APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta yang Sirna Sebelum Fajar

Cinta yang Sirna Sebelum Fajar

Shasa Handoko diam-diam menghitung mundur sepuluh hari terakhir yang tersisa sebelum ia mendonorkan ginjalnya demi menyelamatkan Arya Lexim. Setelah prosedur medis itu selesai, Arya akan mendapatkan kembali kesehatannya, sementara Shasa, sosok pengganti yang selama ini dibenci, memilih untuk melangkah pergi dan menghilang selamanya. Shasa hanya bisa bertanya-tanya dalam hati, apakah Arya akan mengingat dirinya saat pria itu hidup bahagia bersama wanita yang dicintainya, meski ia tahu jawabannya mungkin adalah tidak sama sekali.
Bab
Bagikan

Bab 5

Bukannya melepaskan tangannya, Arya malah menggenggam lengan Shasa makin kuat.

"Shasa, apa kamu pikir dengan cara kekanak-kanakan seperti ini, kamu bisa mengutukku mati?"

"Aku nggak pernah berpikir begitu," jawab Shasa.

Arya tertawa dingin. "Nggak pernah berpikir begitu?"

"Ya, aku memang nggak pernah berpikir begitu."

"Lalu ini semua apa?!" bentaknya sambil melemparkan selebaran pemakaman di tangannya ke arah wajah Shasa.

Kertas-kertas itu menghantam wajahnya, ujung kertas yang tajam menggores kulit Shasa hingga terasa perih.

Shasa menyentuh wajahnya dan melihat darah menodai ujung jarinya.

Melihat darah itu, genggaman Arya spontan mengendur. "Aku..."

Belum sempat dia melanjutkan, Shasha tiba-tiba berlari menghampiri dan berdiri di antara mereka berdua, yang secara tidak langsung memperlebar jarak antara mereka berdua.

Wajahnya tampak penuh kekhawatiran saat menatap Shasa. "Kak Shasa, kamu nggak apa-apa? Wajahmu berdarah!"

Shasa mundur beberapa langkah, tidak menanggapi mereka.

Dia berjongkok dan memunguti satu per satu kertas yang berserakan di lantai. Seandainya Arya mau memperhatikan dengan saksama, dia pasti akan melihat bahwa di bawah brosur pemakaman itu terselip surat persetujuan operasi.

Namun, dia tidak melihatnya.

Memang benar, seorang pria yang tidak pernah mencintainya tidak akan pernah peduli padanya. Shasa pun berbalik dan melangkah naik ke lantai atas tanpa menoleh lagi ke arah mereka.

Melihat Shasa naik ke lantai atas, Shasha buru-buru menahan Arya yang tampak ingin mengejarnya.

"Kak Arya, kamu nggak apa-apa?"

Wajah Arya saat itu pucat pasi, bibirnya yang biasanya berwarna ungu muda kini berubah menjadi ungu gelap.

Napasnya terengah. "Aku nggak apa-apa."

Shasha merasa ada yang tidak beres. "Kamu kelihatan nggak baik-baik saja. Ayo, aku antar kamu ke rumah sakit."

Arya sebenarnya tidak ingin pergi, tetapi pada akhirnya dia tidak bisa menolak Shasha dan ikut bersamanya untuk menjalani pemeriksaan.

Shasa tidak tahu sama sekali tentang hal ini.

Begitu kembali ke kamar sementaranya, dia mulai membereskan dan mengemas barang-barangnya.

Shasha sebelumnya telah menempati kamarnya, yang justru memudahkan dirinya.

Barang-barangnya sudah dipindahkan dari kamarnya, dikemas dalam beberapa kardus dan diletakkan di sini.

Sekarang, Shasa hanya perlu memilah semua pakaian dan barang-barang itu, mana yang masih bisa dipakai, dan mana yang tidak.

Barang-barang yang tidak terpakai akan dibuang ke tempat sampah atau disumbangkan ke lembaga amal.

Sebuah foto lama yang sudah menguning jatuh ke lantai saat Shasa membongkar barang-barangnya.

Di dalam foto itu ada dirinya dan Arya.

Tahun itu, Arya menyelamatkannya saat dirinya tenggelam. Akibatnya, Arya harus dirawat di rumah sakit selama setengah tahun.

Foto itu diambil saat Arya masih dirawat.

Shasa berdiri di samping ranjang, tersenyum canggung ke arah kamera.

Sementara Arya yang masih muda bersandar di tempat tidur, menatap kamera dengan wajah jengkel.

Ekspresinya sama seperti ketika dia melihat Shasa sekarang.

"Shasa."

Shasa tersentak, dia menoleh dan melihat Arya berdiri di ambang pintu dengan tatapan dingin.

"Ada apa?" tanyanya.

Mata hitam Arya menatapnya. "Tandatangani ini."

Di tangannya ada sebuah berkas.

Shasa melangkah mendekat, menerima berkas itu, lalu membukanya.

Perjanjian perceraian.

Shasa terdiam beberapa detik, lalu perlahan menutup berkas itu. "Aku akan menandatanganinya."

"Kalau gitu, tandatangani sekarang," ucap Arya sambil menatapnya tajam, "Kita nggak perlu terus membuang waktu satu sama lain."

Shasa menggenggam perjanjian perceraian itu dan menggigit bibirnya. "Tapi, nggak sekarang."

"Shasa, menurutmu apa kamu masih punya pilihan lain?"

Ekspresi Arya menunjukkan ketidaksenangan. "Sebaiknya tandatangani sekarang juga."

Shasa menatapnya, dia melihat kemarahan dan ancaman dalam sorot mata Arya.

"Maaf, aku nggak ingin menandatanganinya sekarang," ujarnya lembut.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendamnya Adalah Kecerdasannya
9.4
Evelin kerap dikucilkan keluarganya bagai itik buruk rupa. Namun, takdir berbalik saat CEO Carlos justru memilih menikahinya, bukan sang saudari tiri yang sempurna, Paramita. Di balik cemoohan khalayak, Evelin membuktikan dirinya bukan gadis biasa dengan mengungkap rahasia besar bahwa ia adalah pakar keuangan, genius AI, sekaligus penyembuh ajaib. Saat para pembenci berlutut meminta maaf, Carlos pun menunjukkan pesona sejati Evelin yang memikat dunia.
Sampul Novel Demi Anak, Kuterima Hinaan Mertua
8.7
Keira hancur saat bisnisnya hampir pailit dan sang tunangan memilih berselingkuh dengan perempuan berharta. Di puncak keputusasaan, ia menenggelamkan diri dalam alkohol di sebuah kelab malam. Tak disangka, malam itu membawanya terbangun di ranjang yang sama dengan Aksel Sanjaya, atasan sekaligus CEO dingin di tempatnya bekerja. Keira dan Aksel kini terperangkap dalam konsekuensi rumit akibat peristiwa tak terduga tersebut. Mampukah keduanya menjalani perubahan hidup yang drastis ini?
Sampul Novel Gairah Tersembunyi Bos Killer
8.6
Sebagai lulusan terbaik yang ambisius, Nina mendapati jalan kariernya terhambat oleh Nathan, atasannya yang terkenal kejam di kantor. Namun, sebuah momen lembur malam mengubah segalanya dan mengungkap kehangatan tersembunyi sang bos. Benih cinta pun tumbuh di antara mereka, memaksa keduanya menjalin hubungan asmara secara rahasia. Kini, Nina harus menghadapi dilema besar di tengah persaingan kantor, intrik pekerjaan, dan rahasia hubungan mereka.
Sampul Novel Istri Kecil Penebus Hutang
8.1
Lavira Amrin, gadis polos yang malang, harus menjadi penebus hutang ayahnya. Ia dipaksa menikah dengan Avram, konglomerat misterius yang terkenal kejam dan tertutup. Setelah sekian lama menderita akibat ketidakadilan ayah kandung serta kekejaman ibu dan adik tirinya, kini Lavira justru terperangkap dalam pernikahan dengan pria yang haus darah tersebut. Sanggupkah Lavira bertahan menghadapi takdir barunya bersama sang penguasa kegelapan?
Sampul Novel Kontrak Cinta - Love Contract
7.8
Demi melunasi utang keluarga dan biaya medis ayahnya, Mahesa rela menunda kelulusan kuliah dan bekerja di kelab malam. Di tempat kerja, ia bertemu seorang wanita mabuk yang tengah patah hati. Secara mengejutkan, wanita itu menawari Mahesa pernikahan kontrak dengan imbalan finansial yang besar. Terdesak kebutuhan, Mahesa akhirnya menerima kesepakatan tersebut. Kini, lembaran baru kehidupan pernikahan penuh kepura-puraan di antara mereka resmi dimulai.
Sampul Novel Mantan Istriku Hamil?!
9.4
Miliarder ibu kota bernama Lenny terjebak pernikahan hampa tanpa cinta. Demi menikahi wanita misterius dari cinta satu malamnya, ia memutuskan menceraikan sang istri. Namun beberapa bulan pasca-perceraian, Lenny sangat terkejut saat melihat mantan istrinya hamil tujuh bulan. Kecurigaan pun mulai menyelimuti benaknya, membuatnya bimbang apakah mantan istrinya itu telah berselingkuh dan mengkhianati komitmen pernikahan mereka selama ini.