APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir

Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir

Saat menjalani pengambilan sel telur ketiga untuk bayi tabung, sang istri harus berjuang sendiri karena suaminya, Johannes, beralasan lembur. Tengah malam, ia terbangun dengan tubuh membengkak parah dan kesulitan bernapas. Dalam kondisi kritis, ia menghubungi Johannes. Namun, teleponnya justru diangkat wanita asing bersuara mesra. Keadaan kian mencekam saat terdengar suara cambukan dan erangan sebelum panggilan terputus, mengungkap misteri kelam di balik pernikahan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 4

Mata Johannes langsung membara. Setelah membantu Merry mengenakan gaun itu dengan penuh semangat, dia menindih Merry lagi ....

[ Meski ada noda, ini sangat berharga bagiku. Aku akan menghargainya .... ]

Di akhir postingan itu, Merry menutupnya dengan kesimpulan yang genit dan ceria.

Di kolom komentar, ada banyak orang yang berspekulasi, memberi restu, dan menge-ship pasangan ini.

Sungguh menjijikkan.

Setelah keluar dari rumah sakit, Johannes masih terus menemaniku sepanjang hari.

Sampai suatu hari, dia berkata dengan ekspresi serbasalah, "Sayang, hari ini perusahaan adakan gathering karena hasil kerja yang bagus. Aku terpaksa harus hadir, apalagi aku sudah seminggu nggak pergi ke perusahaan."

Aku pun mengangguk.

Dia dengan santainya membantuku membeli bubur dan merapikan pakaianku sebelum pergi ke kamar mandi untuk mandi.

Aku membuka akun media sosial Merry.

[ Aku sangat menantikan gathering hari ini! ]

Cih!

Ketika Johannes yang mengenakan kemeja biru dan menata rambutnya dengan rapi hendak keluar, aku berkata, "Kutemani, deh. Sudah lama juga aku nggak pergi ke perusahaan."

"Benarkah? Boleh juga."

Dia tertegun sejenak, lalu membantuku memilihkan baju untukku.

Sebelum keluar, aku dengan santainya mengambil sepotong selendang biru. Mereknya sama dengan merek kemejanya.

Semua orang sepertinya sudah tiba di hotel. Johannes mendorong kursi rodaku sambil perlahan-lahan berjalan masuk melewati pintu.

"Semuanya, tenang dulu! Cuma Pak Johannes yang masih belum datang!"

Di meja makan, Merry yang tampil glamor dan mengenakan gaun pendek biru tanpa tali langsung membeku begitu melihatku. Kami bertiga sama-sama mengenakan pakaian berwarna biru. Namun, gaun Merry terlihat murahan dan kampungan sehingga membuatnya mencolok.

Pada detik berikutnya, dia segera memasang ekspresi gembira dan menggantikan Johannes mendorong kursi rodaku. "Kenapa Nyonya juga datang? Sudah sembuh, ya? Baguslah!"

"Lumayan," jawabku sambil tersenyum sopan dan membiarkannya mendorongku.

Suasana acara makan malam ini sangat meriah.

Di meja besar untuk menampung 20 orang, Merry yang tadinya duduk diagonal di seberangku menghampiriku sambil memegang segelas anggur.

"Nyonya Silvia masih kelihatan awet muda! Aku iri banget! Aku mau bersulang dengan Nyonya dan doakan semoga Nyonya tetap muda dan cantik!"

Mana ada orang yang bersulang dengan mengucapkan kata-kata seperti ini?

Suasana meriah di meja tiba-tiba berubah menjadi keheningan yang canggung.

Melihatku yang tidak merespons, Johannes mengambil gelas dari tangan Merry dan memelototinya. "Sembarangan saja! Istriku bukan orang yang bisa kamu olok-olok! Duduk!"

Merry pun mengambil kesempatan itu untuk duduk di sebelah Johannes. Jarak mereka sangat dekat dan dia terlihat patuh.

Aku tersenyum, tetapi tidak merasakan gejolak emosi apa pun. Sebaliknya, dia yang tidak tahan dan melirikku beberapa kali.

"Pak Johannes, jangan minum terlalu banyak."

"Pak Johannes, ikan ini banyak tulang. Hati-hati waktu makan."

"Sup ini enak. Aku akan mendinginkannya untukmu."

Merry sangat perhatian dan tidak berhenti melayani Johannes.

Rekan-rekan kerja lainnya pun menggodanya, "Asisten ini kerjanya maksimal banget. Dia bahkan tahu jelas selera Bos."

Merry tersenyum malu-malu sambil menyelipkan rambutnya ke belakang telinga. "Sudah seharusnya. Lambung Pak Johannes kurang baik, jadi dia harus lebih hati-hati."

Wakil presdir yang suka bergosip itu bertanya padaku dengan niat bercanda, "Nyonya lagi hamil? Perutmu besar banget."

Plop!

Sendok Merry langsung jatuh dan sup yang panas hampir terciprat ke wajahku.

"Maaf, Nyonya. Aku nggak sengaja."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Luka Kakiku, Tawa Mereka
8.8
Demi menyelamatkan Yudha, sang suami yang berprofesi sebagai politisi, karier balet dan kakiku harus hancur. Namun, pengorbanan tersebut dibalas pengkhianatan saat aku memergoki Yudha berselingkuh dengan Selvia, terapis pribadiku. Mereka bahkan tega mencemooh kecacatanku, sementara ibu mertuaku terus mencaci sebagai beban. Meski Yudha berpura-pura memujiku demi citra politiknya, rasa sakit ini telah berubah menjadi dendam. Tanpa air mata, kini aku bertekad menghancurkan mereka.
Sampul Novel Mau Dimadu Demi Membalas Suami Peselingkuh
8.3
Fiona Larasati rela melakukan apa saja demi membahagiakan suaminya, mulai dari merawat diri hingga mengurus dapur. Sialnya, pengorbanan itu dibalas dengan pengkhianatan keji saat ia mendapati sang suami berselingkuh dengan iparnya sendiri. Alih-alih membela, ibu mertuanya malah merestui hubungan gelap itu. Merasa hancur dan enggan terus ditindas, Fiona menolak pasrah. Ia kini mulai merancang sebuah rencana balas dendam yang rapi demi menghancurkan hidup mereka.
Sampul Novel Mencintai Monster yang Kupanggil Suami
9.0
Elara memaksakan pernikahan sepihak dengan Julian, cinta pertamanya, lewat pengaruh besar keluarganya. Tiga tahun berlalu dalam dinginnya kebencian Julian yang merasa terbelenggu. Sadar kasih sayangnya hanya membawa luka, Elara memutuskan mundur dan lenyap tanpa jejak. Kepergian mendadak ini justru menyisakan kekosongan mendalam di hati Julian. Benarkah kebebasan ini yang ia dambakan, ataukah rasa benci yang selama ini ia pelihara sebenarnya adalah cinta?
Sampul Novel Pengantin Pengganti Untuk Tuan CEO
9.3
Aluna harus menjadi pengantin pengganti setelah kembarannya kabur dari perjodohan dengan CEO kaya, Angga Wijaya Kusuma. Enggan terjebak pernikahan tanpa cinta, ia nekat melarikan diri pada hari pernikahan. Sialnya, rencana itu gagal total saat dirinya malah masuk ke mobil milik calon suaminya sendiri. Kini, Aluna terjebak bersama Angga, menghadapi ancaman kehilangan kebebasannya secara total.
Sampul Novel Pernikahan Yang Salah
9.0
Sebuah penolakan tiba-tiba mengguncang hubungan asmara modern yang rumit ini. Ucapan emosional 'Jangan sentuh aku, Mas!' menjadi titik balik ketegangan yang menguji komitmen serta kesetiaan sepasang kekasih tersebut. Di balik benturan perasaan itu, terdapat konflik mendalam yang mengancam keutuhan hubungan mereka. Kini, mereka harus menghadapi pilihan sulit: sanggupkah pernikahan ini dipertahankan, ataukah luka yang terlanjur tertanam akan membawa mereka pada perpisahan selamanya?
Sampul Novel WAJAH SUAMIKU TIDAK TAMPAN LAGI
8.5
Kebahagiaan pernikahan Naiya dan Fadhil selama lima tahun mulai goyah karena campur tangan Aini, sang ibu mertua yang ingin memisahkan mereka. Ujian semakin berat saat kecelakaan tragis merusak wajah tampan Fadhil. Di tengah perubahan fisik sang suami, kesetiaan Naiya benar-benar diuji. Kini, ia harus bertahan mendampingi Fadhil sekaligus mengungkap dalang misterius di balik kecelakaan tersebut. Mampukah cinta mereka bertahan?