APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Pernikahan tanpa cinta membuat seorang wanita asal desa harus menerima sikap dingin suaminya yang bahkan enggan menyayangi anak mereka sendiri. Namun, kepulangan cinta pertama sang suami ke Kota Jenang mengubah segalanya. Kehangatan mendadak di meja makan malam itu justru menyadarkan sang ibu akan kenyataan pahit. Saat sang anak bertanya dengan polos tentang kasih sayang ayahnya, keputusan untuk pergi menjadi satu-satunya jalan demi mengakhiri hubungan yang telah padam ini.
Bab
Bagikan

Bab 1

Suamiku selalu memandang rendah diriku hanya karena aku seorang wanita petani. Bahkan, dia tidak sayang pada anak kami.

Setelah usia anak kami genap 100 hari, dia baru memeluknya untuk pertama kalinya.

Lalu, kekasih pertamanya kembali ke Kota Jenang.

Pria yang selama ini bersikap dingin itu pun, untuk pertama kalinya tersenyum di meja makan dan bahkan menyuapi anakku.

Semalaman, anakku tampak sangat bahagia. Sebelum tidur, dia bertanya dengan suara lembut.

"Ibu, apakah paman sedikit menyukaiku?"

Aku memeluknya erat-erat. Mataku berkaca-kaca dan aku menggeleng pelan, berkata.

"Bukan, tetapi kekasih paman telah kembali. Jadi kita harus pergi."

Suamiku selalu memandang rendah diriku hanya karena aku seorang wanita petani. Bahkan, dia tidak sayang pada anak kami.

Setelah usia anak kami genap 100 hari, dia baru memeluknya untuk pertama kalinya.

Lalu, kekasih pertamanya kembali ke Kota Jenang.

Pria yang selama ini bersikap dingin itu, untuk pertama kalinya tersenyum di meja makan dan bahkan menyuapi anakku.

Semalaman, anakku tampak sangat bahagia. Sebelum tidur, dia bertanya dengan suara lembut.

"Ibu, apakah paman sedikit menyukaiku?"

Aku memeluknya erat-erat. Mataku berkaca-kaca dan aku menggeleng pelan, berkata, "Bukan, tetapi kekasih paman telah kembali. Jadi kita harus pergi."

Setelah putraku tertidur, aku mencari surat nikahku dengan Irfan, berencana untuk mencari waktu untuk mengurus perceraian.

Tahun ini adalah tahun kedelapan pernikahan kami dan tahun keenam kami hidup terpisah.

Waktu yang panjang telah mengikis habis semua cinta aku padanya.

Kini, aku siap melepaskannya.

“Ibu…”

Putraku yang berusia delapan tahun sudah bangun tanpa aku sadari. Dia datang ke depanku dengan kaki telanjang, matanya dipenuhi rasa enggan berpisah.

“Kita benar-benar harus pergi?”

“Hari ini ayah...paman memelukku dan memberiku makanan. Mungkin dia mulai menyukaiku?”

Aku tersentak sejenak mendengar kekeliruan panggilannya.

Akibat meniduriku saat mabuk, Irfan terpaksa menikahiku.

Jadi dia membenci aku, dan bahkan membenci anak kami karena aku.

Sejak anakku mulai bisa berbicara dan memanggilnya "ayah", dia langsung memarahinya dan melarang memanggil seperti itu.

Saat anakku berusia tiga tahun dan masih pelupa, dia dengan alami memanggil Irfan “ayah” lagi. Tapi Irfan, dengan wajah dingin, memukul mulutnya sepuluh kali dengan rotan.

Bibirnya bengkak dan berdarah. Anakku pun menangis tersedu-sedu. Sejak itu, ia hanya memanggilnya “paman” dan tidak pernah memanggilnya “ayah” lagi.

Saat aku kembali sadar, aku memeluknya dengan mata berkaca-kaca.

“Anto, kekasih sejati paman sudah kembali. Kita harus pergi.”

Namun dalam hati, aku melanjutkan, ‘kalau tidak, kita akan semakin tersakiti.’

Mata Anto berkaca-kaca dan suaranya bergetar.

“Dua hari yang lalu, paman masih bilang aku anak yang baik. Dan hari ini, dia memelukku, memberiku makanan…”

“Jelas, dia sudah mulai suka padaku!”

“Tidak bolehkah kita tidak pergi?”

Ekspresinya penuh harapan. Dia berpikir ayahnya sudah mulai menyukainya!

Dia mengira, dengan menjadi lebih patuh lagi, ayahnya akan benar-benar menyukainya!

Aku melihat keinginannya yang kuat untuk mendapatkan cinta ayahnya.

Aku pun tersentak, bahkan satu kalimat pun tak bisa kuucapkan.

Bagaimana caraku menjelaskannya?

Haruskah aku katakan bahwa sejak lahir, dia tidak pernah diterima oleh ayah kandungnya?

Atau bahwa tindakan Irfan memeluknya hanyalah karena kegembiraan melihat kekasihnya kembali, sebuah pelukan yang tidak tulus?

Aku tidak bisa mengatakan semua itu. Aku tidak tega memberitahu semua kenyataannya.

Dia baru umur delapan tahun. Bagaimana mungkin dia bisa menanggung kenyataan sekejam itu?

Lebih baik aku membawanya pergi. Membiarkan waktu menghapus lukanya perlahan.

Ini adalah cara terbaik yang bisa aku lakukan sebagai ibu.

“Anto, ibu sudah tidak sayang paman. Bolehkah kamu pergi bersama Ibu?”

Akhirnya air matanya jatuh juga, suaranya tersendat.

“Benar-benar tidak boleh tetap di sini?”

“Aku belum mendapatkan pengakuan dari ayah…”

Hatiku terasa sakit. Aku berkata dengan pelan, “Tapi kamu sudah tahu sejak dulu kalau dia tidak menyukaimu, kan?”

Anto mulai menangis lebih parah, tetapi dia menangis dengan terdiam. Isaknya membuat dadaku sesak.

Lama kemudian, dia berkata dengan suara serak dan parau, “Ibu, bolehkah kita beri paman tiga kesempatan lagi?”

“Aku masih ingin mencoba.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AMARAH DALAM SELUBUNG
9.5
Riana pernah terjebak pernikahan penuh dusta dengan pria beristri yang memanfaatkannya lewat ilmu hitam. Setelah berhasil melawan dan menolak cinta suaminya yang telat tumbuh, ia mengusir pria itu. Riana lalu berjuang sendirian membesarkan putranya hingga sukses dan menjadi wanita kaya. Kini, saatnya pembalasan tiba. Secara perlahan dan rahasia, Riana memakai kekuatan gaibnya untuk menghancurkan seluruh kejayaan mantan suaminya hingga tak bersisa.
Sampul Novel Benang yang Tak akan Pernah Putus
9.2
Kaiyo Wrasasana bertekad kuat menghapus keberadaan sang ibu dari hidupnya. Demi memutus ikatan batin tersebut, Yoyo bahkan rela menempuh jalan paling menyakitkan. Namun, sekeras apa pun ia berusaha, benang takdir yang menghubungkan mereka berdua terlalu kokoh untuk dipatahkan. Tanpa disadari, upaya kerasnya untuk menjauh justru melukai ibunya secara mendalam, sekaligus menggoreskan luka yang jauh lebih perih di dalam hatinya sendiri.
Sampul Novel Diceraikan Mantan Suami, Ternyata Aku ....
7.9
Tiga tahun pernikahan dengan Claude hanya menyisakan penyesalan bagi Lillia, yang akhirnya dicampakkan begitu cinta pertama suaminya kembali. Namun, kehidupan pascabercerai justru membawa Lillia ke puncak kejayaan. Publik terkejut saat mengetahui bahwa dia adalah Lorraine, desainer ternama dunia, sekaligus pewaris rahasia Keluarga Forester dan pakar perbankan yang genius. Saat Claude menyadari kesalahannya dan mencoba merebutnya kembali di pelaminan, Lillia memilih untuk tidak mengenalinya lagi.
Sampul Novel Hanya Pria Tak Berguna
9.3
Lima tahun membina rumah tangga, pernikahan ini hancur seketika saat Vincent Amjaya membawa pulang cinta pertamanya, Cindy Harris, yang tengah hamil tiga bulan. Alih-alih merasa bersalah, Vincent justru menuntut istrinya untuk menampung wanita itu di rumah pernikahan milik keluarga sang istri. Lupa bahwa seluruh keluarganya hidup dari kekayaan sang istri, kesombongan Vincent memicu serangan balik. Tanpa ragu, sang istri memutuskan menghentikan semua bantuan finansial dan segera menyiapkan surat cerai.
Sampul Novel Istri Yang Tak Dianggap
9.6
Kebahagiaan rumah tangga Arshella dan Dion yang baru saja terjalin kini diambang kehancuran. Masa lalu Arshella kembali membayangi lewat kehadiran seorang pria yang membawa prahara besar. Ketegangan memuncak saat pria tersebut secara sepihak mengklaim sebagai ayah biologis dari anak Arshella. Di tengah badai ini, kesetiaan serta keutuhan cinta Arshella kepada Dion benar-benar diuji dalam sebuah pilihan yang sangat sulit.
Sampul Novel Membalas Pengkhianatan Suami & Sahabatku
8.1
Saat ingin merawat suami yang sakit, aku justru mendapati Mas Reza bermesraan dengan Joyce, sahabatku sendiri. Tanpa rasa bersalah, Mas Reza malah menceraikanku secara kejam dan merebut semua hartaku. Di titik terendah ini, aku bersumpah tidak akan tinggal diam atas kejahatan mereka. Pengkhianatan ini harus dibayar tuntas. Kini, aku bangkit untuk merebut kembali kebahagiaan yang dirampas sekaligus membalas dendam pada mereka yang telah menghancurkan hidupku.