APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Si Kembar (TWINS LOVE)

Cinta Si Kembar (TWINS LOVE)

Demi menyelamatkan nyawa ibunya yang sedang kritis, Maya terpaksa menerima tawaran pernikahan kontrak dari Reno. Di sisi lain, Reno memanfaatkan keputusasaan Maya demi melancarkan rencana liciknya. Pengusaha kaya tersebut sengaja menjerat Maya dalam pernikahan legal ini demi mengamankan seluruh warisan keluarga dan memperkuat posisinya di perusahaan. Kini, keduanya terjebak dalam ikatan pernikahan palsu yang lahir dari ambisi sepihak serta kebutuhan finansial yang mendesak.
Bab
Bagikan

Bab 2

Maya bergumam sendiri disaat dia memasuki ballroom hotel mewah. Dia hanya mengintil pada pria didepannya yang berjalan tergesa.

Pria tadi berdiri di depan lift. Maya baru sadar penampilan pria tadi dengan gaun yang dipakainya sangat senada. Seperti pakaian couple.

Mata maya masih celingak celinguk, “Ho—hotel? Mau apa kesini ya?” gumamnya yang terdengar ditelinga Reno.

"Ops, maaf aku lupa mengatakan, ini adalah resepsi pernikahan kita. Jadi, nanti kamu harus akting yang benar ya. Ingat aku bayaran kamu mahal. Aku nggak mau kecewa hanya kesalahan kecil saja dari kamu." Maya melonggo. Tahu-tahu resepsi pernikahan. Bagaimanapun itu bisa terjadi dalam satu jam dia mengalami hal hal diluar nalarnya. Ada orang yang membiayai perawatan ibunya dan sekaligus dia tahu tahu sudah menikah.

"Pak, jangan bercanda, saya menikah dengan, Bapak? Itu bagaimana ceritanya. Benar-benar tidak masuk akal," Maya berkata sambil menyentuh tangannya.

Namun, sedetik kemudian tangannya ditarik kembali dengan cepat saat Reno memicingkan tajam matanya.

"Kita akan bicarakan kontraknya nanti. Yang terpenting sekarang, kamu nanti di hadapan ibu, ayah dan adikku jangan buat masalah. Aku akan mengalihkan semua, kamu cukup tersenyum saja." Maya masih belum mengerti apa yang akan dilakukan oleh laki-laki yang menolongnya. Meski dari ucapannya terdengar mudah, pasti saat dijalankan luar biasa.

"Ko-kontrak? Kontrak apa, Pak maksudnya?" masih dalam kebingungan dengan ucapan Reno.

"Reno, Reno Baskoro. Sayang, honey atau beb. Panggil aku dengan salah satu itu saat ada dihadapan ibu, ayah atay adikku. Aku mau kamu ingat itu mulai sekarang saat memanggilku. Jangan sampai kamu lupa, Reno suami Maya mulai sekerang. ingat itu. Jangan tanya lagi pokoknya sekarang kamu harus senyum!" Reno meraih pinggang Maya, dia sangat terkejut tiba-tiba lelaki yang nggak dikenalnya melakukan itu.

"Ini tidak akan lama, dua jam paling lama. Kamu hanya perlu berada disampingku saat menyapa keluarga dan tamu undangan, kamu mengerti kan, Maya?" Meski Maya ingin menggelengkan kepala atau menolaknya. Itu nggak dia lakukan selain mengikuti permainan dan sandiwara yang Reno inginkan.

Pintu ruangan terbuka, jelas Reno dan Maya langsung jadi tokoh utama dalam tayangan sinetron yang sedang mereka lakoni. Jantung Maya ketar ketir nggak karuan. Dia nggak bisa membayangkan dalam satu waktu yang tak terduga, dia tiba-tiba menghadiri pesta resepsi pernikahan yang nggak pernah sama sekali dia lakukan.

"Mah, Pah, perkenalkan ini Maya, istrinya Reno. Bukan Reno mau menyembunyikan semua, Reno hanya nggak mau kalau Mama terus menerus jodohin Reno. Jadinya sekarang Reno bawa kehadapan Mama, biar Mama dan Papa percaya. Aku nggak berbohong, cuma maafkan Reno, Mah, Pah, Maya tidak seperti lain yang suka memamerkan diri. Dia gadis sederhana yang bisa menaklukkan hati Reno, Mah, Pah!" Maya hanya bengong mendengar karangan yang sedang dibuat Reno. Bagaimana laki-laki berkata seolah nggak terjadi apapun. Apalagi tangannya dengan leluasa memeluk pinggang dan mengecup kening Maya.

“Cantik, dia cantik sekali, Reno. Dia memang sedikit berbeda dari para wanita yang sering kau bawa, uhm,” wanita yang disapa oleh Reno tadi menyentuh pipi Maya dan tersenyum.

“Kamu pasti sangat bekerja keras untuk menaklukan hati anak playboy Mama ini kan, May? Ah, sampai lupa, nama Mama, Siska Amelia, kamu bisa panggil Mama, Mama Siska atau Mama Amel, sama saja kok. Ini Papanya Reno, Tomi Baskoro,” wanita yang memperkenalkan dirinya dan suami.

“I—iya, Mama Amel, namaku, Maya Sari Bakti,” mereka menautkan kening dan terkekeh kecil saat mendengar nama Maya.

“Sudah sudah yang penting Mama bahagia dan senang. Mama ingin kamu segera dapat momongan biar keluarga Baskoro nggak sepi lagi. Pokoknya kalau bisa kamu bikin yang banyak ya, May.” Maya hampir tesedak saat mendengar ucapan ibunya Reno. Sedikit terkejut, keluarga yang terlihat kaya seperti keluarga Baskoro biasa saja saat menerima calon menantu.

“Dimana Rama, Mah, Pah?” kemudian Reno terdengar mempertanyakan seseorang.

“Dia sedang menyambut tamu dan bersama Nadia, tadi Mama lihat mereka sedang disa—,” ucap Mama Amel menggantung, “Nah tuh mereka, mereka ada dipojokan sedang mengobrol!” tunjuk kembali Mama Amel. Setelah perkenalan yang tidak banyak bicara Ayah Reno. Dia terlihat menatap terus Maya seolah ada satu hal yang dia tangkap.

“Ya sudah, aku kesana dulu ya, mau memperkenalkan Maya dengan mereka,” ucapnya. Reno terlihat sumringah saat mendengar nama Nadia. Lalu dia menggandeng Maya ikut bersamanya lagi, tanpa Maya sempat berkata apapun. Hanya tersenyum dan menganggukan kepala persis seperti yang dikatakan olehnya.

“Rama,” panggil Reno saat mendekat kearah mereka. Maya mengkrejabkan matanya, dia terkejut dengan sosok laki-laki dihadapannya. Wajahnya benar—benar mirip dengan Reno.

“Maya, kenalin, ini adikku Rama Baskoro, adik kembar aku,” Maya hanya bisa mematung saat mengulurkan tangannya. Dia nggak sangka akan bertemu dengan laki—laki kembar yang kalau dilihat dari kasat mata itu nggak ada bedanya sama sekali. Dan kebetulan banget baju yang dipakainya pun mirip dengan mereka. Berwarna putih.

Maya mengulurkan tangannya perlahan, “Ma—Maya,” sedikit ada perasaan aneh saat Maya menatap laki—laki dihadapannya. Entah apa dia tidak suka dengan Maya atau ada hal lainnya saat Rama menyambut tangannya. Tangan Rama dingin saat bersentuhan dengan tangan hangat Maya.

“Ram, gue titip bini gue sebentar. Lo temenin dia dulu makan, dia kayaknya belum makan sejak siang tadi. Gue ada urusan dulu sama Nadia, ada yang harus kita obrolin soal pekerjaan, bukan begitu, Nad?” Nadia seolah mengerti dan memehami maksud dari ucapan mendadak Reno.

“Ah, iya,kontrak yang kemarin itu kan, Ren,” sambut Nadia dengan jawabannya sambil tersenyum.

“Iya, penting banget. Yang kontrak di perusahaan Mawar itu, yuk!” Reno melepaskan tangannya dari pinggang Maya dan meraih pinggang Nadia. Makin nggak karuan Maya. Dia belum kenal semua, tapi sudah ditinggalkan pergi begitu saja.

“Kita kesini kakak ipar,” ucap Rama membuatku terkejut. Suaranya benar benar mirip juga dengan Reno. Orang nggak akan sangka kalau Maya berbicara dengan orang lain.

“I-iya,” Maya menurut saat Rama mengajaknya duduk ke sudut sofa dan memanggil beberapa orang pelayan untuk mengambilkan beberapa minuman dan camilan.

“Minumlah,” Maya nggak tahu minuman apa yang diberikan oleh Rama.

“I—ini, tidak beralkohol kan? Aku nggak bisa minum itu. Aku takut mabuk seperti yang ada di teve—teve,” Rama terkejut dan menarik sudut bibirnya kecut. Dia nggak akan sangka akan mendapatkan jawaban yang begitu waspada.

“Tenang saja kakak ipar, kalau kakak ipar mabuk, masih ada aku atau Kak Reno. Mau aku atau Kak Reno sama saja kan, pasti bisa membuat kakak ipar senang,” Rama tiba—tiba mendekat, berbisik dan menyusupkan tangannya dibalik gaun yang Maya gunakan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BLIND HEART
9.7
Demi membiayai wisuda dan meringankan beban sang ayah, Silvana mengambil pekerjaan tak biasa. Mahasiswi akhir ini harus mengasuh Max Elgort, miliarder tunanetra yang terkenal sangat pemarah. Meski kerap menghadapi sikap kasar Max, Silvana justru mulai jatuh hati. Sayangnya, Max masih terjebak kenangan mendiang kekasihnya yang tewas dalam kecelakaan penyebab kebutaannya. Sanggupkah Silvana bertahan di tengah kesetiaan Max pada janji masa lalu?
Sampul Novel Cinta Setelah Menikah
9.4
Bunga, wanita yang masih dibayangi masa lalu, bertemu Rio Xen Zhin. Rio adalah CEO asal Jepang yang kaya, berwibawa, dan dingin. Wajahnya sangat mirip mendiang mantan tunangan Bunga. Demi membalas sebuah jasa, Rio memutuskan menikahi Bunga. Di tengah pernikahan tanpa cinta ini, mampukah Bunga merelakan masa lalunya dan menghadapi kenyataan bersama pria berwajah serupa?
Sampul Novel Di Balik Topeng Cinta Pertama
8.5
Kehilangan putri tercinta akibat serangan jantung menyisakan duka mendalam bagi sang ibu. Kehancuran itu memuncak saat tahu sang suami menyuap dokter demi memindahkan jantung anak mereka ke putri teman masa kecilnya. Di saat suami merayakan keberhasilan itu, sang istri justru divonis menderita leukemia stadium lanjut. Sambil mendekap guci abu anaknya, ia pulang dan mendapati suaminya bersiap keliling dunia bersama teman masa kecilnya itu.
Sampul Novel Duda Pilihan Papa
9.6
Anwar Mahendra terhimpit utang besar hingga nyaris kehilangan putri tunggalnya, Ashiqa, yang diincar rentenir. Demi menyelamatkan sang anak, Anwar meminta Rama, seorang duda kaya yang berutang budi padanya, untuk menikahi Ashiqa. Ashiqa terpaksa menerima pernikahan mendadak ini. Di sisi lain, Rama kini terjebak dalam dilema besar: mencoba mencintai istri mudanya atau justru merelakan Ashiqa pergi demi mengejar kebahagiaan sejati wanita itu sendiri.
Sampul Novel Istri Bayaran
9.5
Seorang gadis muda terpaksa menjadi teman kencan sewaan demi melunasi biaya kuliah dan pengobatan ayahnya. Takdir mempertemukannya dengan seorang pria kaya berparas dingin yang merupakan kakak kliennya. Terpikat oleh sosoknya, sang tuan muda menawarkan pernikahan kontrak demi mengatasi masalah keuangan gadis itu. Walau dimulai tanpa cinta, hubungan mereka diuji oleh konflik keluarga dan rahasia masa lalu. Akankah benih asmara tumbuh sebelum masa kontrak usai?
Sampul Novel Istri Bayaran Untuk Bos Galak
8.9
Kontrak pernikahan telah usai, namun Devan menolak melepaskan Cecil. Terobsesi untuk terus memiliki wanita itu, sang bos yang angkuh melontarkan ancaman ekstrem. Ia bersumpah akan menghamili Cecil agar sang mantan istri bayaran tidak bisa pergi dari sisinya. Meski Cecil memohon dengan ketakutan dalam tekanan tersebut, Devan justru kian bertekad mengikatnya lewat kehadiran seorang anak demi mempertahankan hubungan mereka.