APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Sepasang Operator Data

Cinta Sepasang Operator Data

Sebagai operator data di sebuah sekolah swasta, Rizal yang berstatus duda sangat mendambakan kehadiran istri tulus yang mau menerima dirinya dan kedua anaknya. Kini, ia sedang serius menjalin kasih dengan seorang perempuan yang berusia empat tahun lebih tua darinya. Sayangnya, jalinan asmara mereka harus menghadapi berbagai rintangan besar yang menguji hubungan tersebut. Mampukah Rizal menjaga komitmennya dan memperjuangkan cinta sejati ini hingga akhir?
Bab
Bagikan

Bab 1

“ Aku hanya ingin seorang wanita yang mau menerima aku apa adanya !” ucapanku pada Misra yang duduk dihadapanku.

“ Aku mengerti dengan keadaanmu, sebagai seorang sahabat juga ingin melihat kamu mendapatkan yang terbaik !” Misra membalas dengan tersenyum. 

Kantin Kantor Dinas Pendidikan saat itu masih sepi, saat saya dan Misra menikmati makan siang.

Kami kadang kesini bersama untuk urusan yang sama. Mengenai data sekolah ataupun data siswa.

Saat itu Aku dan Misra sama - sama berprofesi sebagai operator data di sekolah yang berbeda.

Perkenalanku dengan Misra lewat Kepala Sekolahnya tempat dimana dia mengajar. 

Karena sebuah laporan yang harus diselesaikan, sehingga Kepala sekolahnya menyarankan agar dia menghubungiku dan belajar padaku.

“ Assalamualaikum, Maaf ini dengan Pak Rizal ini ? “ suara dari seberang telepon.

“ Waalaikumsalam, Iya benar. Ini dengan siapa ya ? balik bertanya pada suara itu.

“ Maaf mengganggu Pak, saya Misra Operator SMA Bonerate”

“ Ada yang ingin saya tanyakan soal laporan yang diminta oleh dinas provinsi !” lanjutnya.

“Apa bisa kita ketemu biar Pak Rizal menunjukkan cara pengerjaannya !” pinta Misra padaku.

“ O iya bisa, bilang saja kapan dan tempatnya dimana !” akupun langsung memenuhi permintaannya.

“ Bagaimana kalau di Cafe Indihome yang di jalan Pettarani !” lanjutnya dari seberang telpon

“ Boleh, besok jam 2 saja ya !” jawabku singkat.

Jam dinding menunjukkan di angka 13.30 wita, aku pun bergegas menuju Cafe Indihome tempat dimana aku dan Misra akan bertemu untuk membantunya menyelesaikan sebuah laporan.

hanya butuh 15 menit untuk menjangkau tempat tersebut. Sesampainya disana aku pun langsung masuk.

Didalam ternyata Misra sudah.

Dia bersama 3 orang temannya. Dan kebetulan Ibu Zaenab Kepala Sekolahnya bersamanya.

“ Duduk Pak Rizal !’ Bu Zaenab menyambutku dengan senyum manisnya

Aku mengambil duduk disamping Bu Zaenab.

“ Misra, inilah Pak Rizal !” Bu Zaenab memperkenalkanku pada Misra dan kedua gurunya lagi yang bernama Yupi dan Jum.

“ Pesan saja dulu minum atau makanan !” Bu Zaenab menyodorkan daftar menu.

“ Kalau saya kopi saja, bu !” ucapku pada seorang pelayan cafe.

“ Bagaimana laporannya, sudah selesaikah ? “ tanyaku pada Bu Zaenab dan Misra yang mengutak - atik laptopnya.

“ Nai itu dia Pak, ada yang masih membingungkan buat kami !” Misra membuka suaranya sambil membalikkan laptopnya ke arahku.

“ Oh, ini !’ kataku begitu melihat laporannya di layar laptop

“ Ini sebenarnya mudah, cuma memang awal melihat dan mengerjakannya membingungkan !” sambil mulai memperlihatkan caranya pada Bu Zaenab dan Misra yang serius memperhatikan.

“ Bagaimana sudah dimengertikan caranya !” aku bertanya pada keduanya yang tengah asyik memperhatikan.

“ Ternyata mudah ya, tapi kemarin kok tidak bisa - bisa !” Misra berkata sambil kembali membalikkan laptopnya

“ Alhamdulillah, berarti kami tidak salah orang, pak !” Bu Zaenab berkata sambil meraih sepotong pisang goreng yang tadi sempat di makannya.

“ Kita sama - sama belajar, mungkin ibu - ibu ini lebih dulu mengenal dunia data sekolah dari saya !” aku merendah di hadapan mereka.

“ Aku belum cukup 4 bulan menjadi operator data di sekolahku !” lanjutku pada Bu Zaenab.

Akhirnya akupun semakin akrab dengan Misra. Dan baru aku tahu kalau dia juga mengajar dan operator di sekolah lain. SMP / SMA Bonerate yang terletak di pemukiman Pecinan sana.  

Dan sebentar Misra akan kembali kampung untuk melangsungkan pernikahan.

Jadi selama dia di kampung tugasnya akan dilaksanakan oleh teman satu sekolahnya.

Pertemuan pertama di Cafe Indihome membuat aku dan Misra semakin sering bertemu untuk bersama - sama bekerja membuat laporan. 

“ Bu Misra, sekolah butuh guru ekonomi !” 

“ Siapa tau saja ada teman kamu guru ekonomi mau mengambil jam tambahan ?” aku bertanya pada Misra yang duduk di hadapanku.

“ Seperti ada, tapi nanti saya tanyakan dulu pada guru itu “

“Siapa tau dia mau !” jawabnya padaku yang tengah meneguk kopi panas.

Pagi yang cerah hari ini, saat telpon selulerku berbunyi. Kulihat nama Misra di layar hpku

“ Assalamualaikum, Bu !” mengucapkan salam

“ Waalaikumsalam !”

“ Pak, guruku bersedia mengajar di sekolahnya Pak Rizal !”

“ Namanya Ibu Yuda, orangnya sangat baik  dan pengalaman !” lanjut Misra dari seberang telepon.

“ Alhamdulillah kalau begitu !” berucap syukur dan sangat berterima kasih pada Misra

“ Kirim alamat sekolahnya, pak “

“ Biar Bu Yuda langsung kesana !” lanjut Misra sebelum menutup telponnya.

Setelah menerima telpon dari Misra, aku pun langsung menuju ke sekolahan, dan bertemu dengan kepala sekolah untuk melaporkan kalau aku telah mendapat guru ekonomi pengganti Ibu Nuraeni.

“ Alhamdulillah kalau sudah ada pengganti Bu Nuraeni, kasian siswa kalau terlalu lama tidak belajar ekonomi !” kata Pak Latif yang merupakan kepala sekolah tempat aku mengajar.

“ O iya, Pak Rizal hari ini ada pertemuan Kepala Sekolah di dinas!”

“ Bisakan kamu gantikan saya, soalnya hari ini saya lagi kurang enak badan !” Pak Latif mengutusku untuk menggantikan dirinya.

“ Bisa pak. Memang pertemuannya jam berapa ?” tanyaku pada Pak Latif

“ Sebentar setelah Dhuhur di SMA Negeri 6 !” kata Pak Latif.

Setelah melapor, akupun ke ruanganku untuk memeriksa data - data yang ada di aplikasi data sekolah. Inilah keseharianku. Bekerja sebagai seorang operator data sekolah.

Pekerjaan yang kadang diburu waktu untuk menyelesaikan keakuratan data siswa dan guru - guru.

Belum lagi jika dikejar oleh cut off. Waktu yang ditentukan oleh Kementerian Pendidikan Pusat untuk segera melakukan sinkronisasi. Jika telat maka fatal akibatnya

Saat aku tengah sibuk didepan laptop dengan data - data yang ada di dalam aplikasi data.

Tiba - tiba telepon selulerku berbunyi.

Sebuah nomor telepon tak bernama muncul di layar hpku. Biasanya aku enggan menerima telepon dari orang yang tidak aku kenal. Apalagi aku tengah sibuk bekerja mengelola data siswa yang masih banyak invalid datanya.

Namun aku teringat calon guru ekonomi yang akan mengajar di sekolah kami. 

“ Assalamualaikum..!” mengucapkan salam

“ Waalaikumsalam..!” suara seorang wanita dari seberang sana.

“ Ini Pak Rizal, ya ?” tanya wanita itu

“ Iya betul, maaf ini dengan siapa ?” berbalik bertanya pada wanita itu.

“ Aku, Yuda yang ingin mengajar pelajaran ekonomi di sekolah Pak Rizal !” jawabnya.

“ Sekolah bapak dimana nih “

“ Aku sekarang ada di alamat yang diberikan oleh Bu Misra !”

“ Cuma saya tidak melihat sekolahnya !” lanjutnya.

“ O iya, ibu sekarang posisinya dimana ya ?” aku bertanya pada wanita tersebut

“ Aku sekarang ada di depan toko Sulawesi Baru, pak !” jawabnya singkat.

“ Oke, ibu di sana saja. nanti aku yang keluar jemput ibu !” pintaku pada Bu Yuda

Aku pun bergegas keluar menemui. dari jauh aku melihat seorang wanita tengah berdiri dibawah teriknya matahari.

“ Ibu Yuda ?’ “ tanyaku ketika aku sudah berada di dekatnya

“ Iya !” jawabnya singkat

“ Mari bu, sekolah kami berada di dalam lorong kecil itu !” sambil menunjuk sebuah gang kecil.

Kami pun berjalan beriringan. Selama berjalan menuju ke sekolah aku selalu melirik Ibu Yuda, tanpa sepengetahuannya.

Entah mengapa berjalan dengan Ibu Yuda ada sesuatu yang berbeda. Sesuatu yang muncul dalam hatiku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Air Mata Seorang Pengasuh
8.1
Kepergian Mbah Tini mendorong Amara meninggalkan Solo menuju Jakarta. Selain ingin menghapus cap anak haram, ia bertekad menemukan ayah kandungnya. Amara lalu bekerja merawat Arya, cucu pengusaha kaya Hadi Pratama yang kurang mendapat perhatian. Di rumah itu, ia harus menghadapi Fathir, ayah Arya yang masih terpukul akibat dikhianati istrinya. Sembari mengasuh sang bayi dan memulihkan trauma Fathir, Amara terus mencari asal-usul dirinya di tengah keluarga yang retak.
Sampul Novel Gadis Penakluk Hati Tuan Muda Tampan
8.5
Demi takhta, Arkana menikahi Yasmin lewat perjanjian formal. Meski kesal dengan sikap kekanak-kanakan istrinya, Arkana diam-diam tetap menjalin cinta dengan kekasih lamanya. Setelah delapan bulan, ia memilih bercerai demi sang pacar. Namun, Arkana tidak menyadari bahwa hubungan fisik mereka telah mengubah segalanya. Yasmin ternyata menyembunyikan kehamilannya. Terkejut mengetahui hal itu, Arkana pun menuntut rujuk demi darah dagingnya yang kini dikandung Yasmin.
Sampul Novel Gendutnya Istriku
9.2
Izzah merasa sangat tertekan akibat cibiran tentang tubuhnya setelah menikah dengan Arman. Meski berniat diet, usahanya dihalangi sang suami demi melindungi kehamilan yang baru diketahui. Sebagai mantan nakes dengan dua anak, Izzah merasa tidak butuh hamil lagi. Namun, bagi Arman yang pernah dituding mandul, janin ini adalah pembuktian dirinya. Ego keduanya pun berbenturan antara ambisi Arman memiliki anak dan hasrat Izzah untuk melangsingkan tubuh.
Sampul Novel Hanin & Wahyu
8.0
Hanin dan Wahyu tumbuh bersama sebagai saudara kembar yang tak terpisahkan. Namun, jalan hidup mereka berubah drastis setelah menikah. Suratman berhasil membangun karier sebagai konsultan bank dan beristrikan sekretaris hotel yang penuh ambisi. Di sisi lain, Suratmin hanya menjadi petugas kebersihan dengan istri seorang ibu rumah tangga biasa. Jurang status sosial serta perbedaan pola asuh anak yang sangat kontras ini memicu perselisihan besar yang mengorbankan masa depan anak-anak mereka.
Sampul Novel KURIR CINTA
9.0
Aryo, seorang mahasiswa playboy, bertekad memikat hati Dona. Lewat misi Kurir Cinta, ia dibantu oleh dua sahabatnya, Ode dan Dido, meski akibatnya nilai akademis mereka merosot tajam. Perjuangan itu berbuah manis saat Aryo sukses meyakinkan keluarga Dona untuk menikah muda. Sayangnya, konflik besar kini justru mengancam pernikahan mereka dengan perceraian. Di tengah penolakan keras dari orang tua, Ode dan Dido pun turun tangan demi menyelamatkan rumah tangga sahabat mereka agar perjuangan masa lalu tidak berakhir sia-sia.
Sampul Novel Love & Destiny
8.1
Mikaela Cassandra Djuanda ditinggalkan suaminya pada hari pernikahan demi perempuan lain. Tiga tahun kemudian, ia kembali dipertemukan dengan Marcel Arya Buana yang telah memiliki kehidupan baru. Marcel sangat terkejut saat mengetahui bahwa pernikahan mereka belum berakhir dan dirinya telah menjadi seorang ayah. Kini, Marcel menghadapi dilema berat untuk memilih antara cinta barunya atau memikul tanggung jawab terhadap anak kandungnya.