APKDock Logo
Sampul Novel Cinta Sepasang Operator Data

Cinta Sepasang Operator Data

8.1 / 10.0
Sebagai operator data di sebuah sekolah swasta, Rizal yang berstatus duda sangat mendambakan kehadiran istri tulus yang mau menerima dirinya dan kedua anaknya. Kini, ia sedang serius menjalin kasih dengan seorang perempuan yang berusia empat tahun lebih tua darinya. Sayangnya, jalinan asmara mereka harus menghadapi berbagai rintangan besar yang menguji hubungan tersebut. Mampukah Rizal menjaga komitmennya dan memperjuangkan cinta sejati ini hingga akhir?

Cinta Sepasang Operator Data Bab 1

“ Aku hanya ingin seorang wanita yang mau menerima aku apa adanya !” ucapanku pada Misra yang duduk dihadapanku.

“ Aku mengerti dengan keadaanmu, sebagai seorang sahabat juga ingin melihat kamu mendapatkan yang terbaik !” Misra membalas dengan tersenyum. 

Kantin Kantor Dinas Pendidikan saat itu masih sepi, saat saya dan Misra menikmati makan siang.

Kami kadang kesini bersama untuk urusan yang sama. Mengenai data sekolah ataupun data siswa.

Saat itu Aku dan Misra sama - sama berprofesi sebagai operator data di sekolah yang berbeda.

Perkenalanku dengan Misra lewat Kepala Sekolahnya tempat dimana dia mengajar. 

Karena sebuah laporan yang harus diselesaikan, sehingga Kepala sekolahnya menyarankan agar dia menghubungiku dan belajar padaku.

“ Assalamualaikum, Maaf ini dengan Pak Rizal ini ? “ suara dari seberang telepon.

“ Waalaikumsalam, Iya benar. Ini dengan siapa ya ? balik bertanya pada suara itu.

“ Maaf mengganggu Pak, saya Misra Operator SMA Bonerate”

“ Ada yang ingin saya tanyakan soal laporan yang diminta oleh dinas provinsi !” lanjutnya.

“Apa bisa kita ketemu biar Pak Rizal menunjukkan cara pengerjaannya !” pinta Misra padaku.

“ O iya bisa, bilang saja kapan dan tempatnya dimana !” akupun langsung memenuhi permintaannya.

“ Bagaimana kalau di Cafe Indihome yang di jalan Pettarani !” lanjutnya dari seberang telpon

“ Boleh, besok jam 2 saja ya !” jawabku singkat.

Jam dinding menunjukkan di angka 13.30 wita, aku pun bergegas menuju Cafe Indihome tempat dimana aku dan Misra akan bertemu untuk membantunya menyelesaikan sebuah laporan.

hanya butuh 15 menit untuk menjangkau tempat tersebut. Sesampainya disana aku pun langsung masuk.

Didalam ternyata Misra sudah.

Dia bersama 3 orang temannya. Dan kebetulan Ibu Zaenab Kepala Sekolahnya bersamanya.

“ Duduk Pak Rizal !’ Bu Zaenab menyambutku dengan senyum manisnya

Aku mengambil duduk disamping Bu Zaenab.

“ Misra, inilah Pak Rizal !” Bu Zaenab memperkenalkanku pada Misra dan kedua gurunya lagi yang bernama Yupi dan Jum.

“ Pesan saja dulu minum atau makanan !” Bu Zaenab menyodorkan daftar menu.

“ Kalau saya kopi saja, bu !” ucapku pada seorang pelayan cafe.

“ Bagaimana laporannya, sudah selesaikah ? “ tanyaku pada Bu Zaenab dan Misra yang mengutak - atik laptopnya.

“ Nai itu dia Pak, ada yang masih membingungkan buat kami !” Misra membuka suaranya sambil membalikkan laptopnya ke arahku.

“ Oh, ini !’ kataku begitu melihat laporannya di layar laptop

“ Ini sebenarnya mudah, cuma memang awal melihat dan mengerjakannya membingungkan !” sambil mulai memperlihatkan caranya pada Bu Zaenab dan Misra yang serius memperhatikan.

“ Bagaimana sudah dimengertikan caranya !” aku bertanya pada keduanya yang tengah asyik memperhatikan.

“ Ternyata mudah ya, tapi kemarin kok tidak bisa - bisa !” Misra berkata sambil kembali membalikkan laptopnya

“ Alhamdulillah, berarti kami tidak salah orang, pak !” Bu Zaenab berkata sambil meraih sepotong pisang goreng yang tadi sempat di makannya.

“ Kita sama - sama belajar, mungkin ibu - ibu ini lebih dulu mengenal dunia data sekolah dari saya !” aku merendah di hadapan mereka.

“ Aku belum cukup 4 bulan menjadi operator data di sekolahku !” lanjutku pada Bu Zaenab.

Akhirnya akupun semakin akrab dengan Misra. Dan baru aku tahu kalau dia juga mengajar dan operator di sekolah lain. SMP / SMA Bonerate yang terletak di pemukiman Pecinan sana.  

Dan sebentar Misra akan kembali kampung untuk melangsungkan pernikahan.

Jadi selama dia di kampung tugasnya akan dilaksanakan oleh teman satu sekolahnya.

Pertemuan pertama di Cafe Indihome membuat aku dan Misra semakin sering bertemu untuk bersama - sama bekerja membuat laporan. 

“ Bu Misra, sekolah butuh guru ekonomi !” 

“ Siapa tau saja ada teman kamu guru ekonomi mau mengambil jam tambahan ?” aku bertanya pada Misra yang duduk di hadapanku.

“ Seperti ada, tapi nanti saya tanyakan dulu pada guru itu “

“Siapa tau dia mau !” jawabnya padaku yang tengah meneguk kopi panas.

Pagi yang cerah hari ini, saat telpon selulerku berbunyi. Kulihat nama Misra di layar hpku

“ Assalamualaikum, Bu !” mengucapkan salam

“ Waalaikumsalam !”

“ Pak, guruku bersedia mengajar di sekolahnya Pak Rizal !”

“ Namanya Ibu Yuda, orangnya sangat baik  dan pengalaman !” lanjut Misra dari seberang telepon.

“ Alhamdulillah kalau begitu !” berucap syukur dan sangat berterima kasih pada Misra

“ Kirim alamat sekolahnya, pak “

“ Biar Bu Yuda langsung kesana !” lanjut Misra sebelum menutup telponnya.

Setelah menerima telpon dari Misra, aku pun langsung menuju ke sekolahan, dan bertemu dengan kepala sekolah untuk melaporkan kalau aku telah mendapat guru ekonomi pengganti Ibu Nuraeni.

“ Alhamdulillah kalau sudah ada pengganti Bu Nuraeni, kasian siswa kalau terlalu lama tidak belajar ekonomi !” kata Pak Latif yang merupakan kepala sekolah tempat aku mengajar.

“ O iya, Pak Rizal hari ini ada pertemuan Kepala Sekolah di dinas!”

“ Bisakan kamu gantikan saya, soalnya hari ini saya lagi kurang enak badan !” Pak Latif mengutusku untuk menggantikan dirinya.

“ Bisa pak. Memang pertemuannya jam berapa ?” tanyaku pada Pak Latif

“ Sebentar setelah Dhuhur di SMA Negeri 6 !” kata Pak Latif.

Setelah melapor, akupun ke ruanganku untuk memeriksa data - data yang ada di aplikasi data sekolah. Inilah keseharianku. Bekerja sebagai seorang operator data sekolah.

Pekerjaan yang kadang diburu waktu untuk menyelesaikan keakuratan data siswa dan guru - guru.

Belum lagi jika dikejar oleh cut off. Waktu yang ditentukan oleh Kementerian Pendidikan Pusat untuk segera melakukan sinkronisasi. Jika telat maka fatal akibatnya

Saat aku tengah sibuk didepan laptop dengan data - data yang ada di dalam aplikasi data.

Tiba - tiba telepon selulerku berbunyi.

Sebuah nomor telepon tak bernama muncul di layar hpku. Biasanya aku enggan menerima telepon dari orang yang tidak aku kenal. Apalagi aku tengah sibuk bekerja mengelola data siswa yang masih banyak invalid datanya.

Namun aku teringat calon guru ekonomi yang akan mengajar di sekolah kami. 

“ Assalamualaikum..!” mengucapkan salam

“ Waalaikumsalam..!” suara seorang wanita dari seberang sana.

“ Ini Pak Rizal, ya ?” tanya wanita itu

“ Iya betul, maaf ini dengan siapa ?” berbalik bertanya pada wanita itu.

“ Aku, Yuda yang ingin mengajar pelajaran ekonomi di sekolah Pak Rizal !” jawabnya.

“ Sekolah bapak dimana nih “

“ Aku sekarang ada di alamat yang diberikan oleh Bu Misra !”

“ Cuma saya tidak melihat sekolahnya !” lanjutnya.

“ O iya, ibu sekarang posisinya dimana ya ?” aku bertanya pada wanita tersebut

“ Aku sekarang ada di depan toko Sulawesi Baru, pak !” jawabnya singkat.

“ Oke, ibu di sana saja. nanti aku yang keluar jemput ibu !” pintaku pada Bu Yuda

Aku pun bergegas keluar menemui. dari jauh aku melihat seorang wanita tengah berdiri dibawah teriknya matahari.

“ Ibu Yuda ?’ “ tanyaku ketika aku sudah berada di dekatnya

“ Iya !” jawabnya singkat

“ Mari bu, sekolah kami berada di dalam lorong kecil itu !” sambil menunjuk sebuah gang kecil.

Kami pun berjalan beriringan. Selama berjalan menuju ke sekolah aku selalu melirik Ibu Yuda, tanpa sepengetahuannya.

Entah mengapa berjalan dengan Ibu Yuda ada sesuatu yang berbeda. Sesuatu yang muncul dalam hatiku.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Cinta Sepasang Operator Data

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Anak Tersisih
8.4
Sarinah kabur dari rumah akibat perlakuan tidak adil orang tuanya. Nasibnya berubah total setelah kecelakaan mobil membawanya diadopsi dan berganti identitas menjadi Rully. Ia yang dahulu buta huruf kini berhasil bangkit menjadi dokter sukses. Masalah besar datang saat seorang pria meminangnya tanpa tahu bahwa Rully berasal dari keluarga miskin. Kini ia bimbang antara berterus terang atau tetap menyembunyikan rahasia masa lalunya demi mempertahankan cinta serta status sosialnya.
Sampul Novel MAFIA DI KEJAR GADIS OBSESI
9.2
Seorang bos mafia kejam yang ditakuti dunia mendadak tak berkutik di hadapan gadis pemberani berjiwa pejuang. Alih-alih takut dengan intimidasi sang mafia, pebisnis tangguh ini justru berani membangkang, berdebat, hingga menggoda dirinya. Segala upaya sang bos untuk menundukkannya sia-sia karena keberanian luar biasa gadis tersebut. Akankah ketangguhan sang mafia akhirnya luluh oleh obsesi unik sang gadis?
Sampul Novel MENGEJAR CINTA ANAK KYAI
9.8
Andre, putra konglomerat yang putus asa akibat paksaan nikah orang tuanya, batal mengakhiri hidup setelah diselamatkan oleh Amira, seorang anak kyai. Peristiwa itu mendorong Andre untuk hijrah dan memperdalam agama demi memikat hati Amira. Sayangnya, impiannya runtuh seketika saat melihat Amira bertunangan dengan Adam. Andre kini dihadapkan pada pilihan sulit: bangkit berjuang mendapatkan cintanya atau menyerah dan kembali terpuruk dalam depresi.
Sampul Novel Miliarder Misterius dan Pengantin Penggantinya
8.6
Demi membiayai pengobatan pelayan tercinta, Julita terpaksa menggantikan saudara angkatnya untuk menikah dengan Erwin, pria yang dicap tidak berguna. Erwin sendiri setuju menikahi Julita hanya demi memenuhi wasiat ibunya. Namun, di balik penindasan yang dialami Julita, Erwin ternyata menyimpan rahasia besar tentang kemiripan dirinya dengan miliarder terkaya di kota. Akankah pernikahan penuh kebohongan identitas ini bertahan, atau justru berujung pada bencana?
Sampul Novel Obat Posesif Untuk Ratu Es
8.4
Sebagai Ratu Es, aku memendam rahasia kelainan PGAD yang menyiksa. Ketika menghadiri gathering di Puncak tanpa membawa obat penekan hormon, aku justru terjebak dalam kamar sempit bersama bosku yang kaku, Dhimas Pakpahan. Di tengah gairahku yang mendadak tak terkendali, Dhimas hadir memberikan sentuhan intim serta menghajar rekan mesum yang nyaris melecehkanku. Namun kini, ketakutan baru melandaku saat Dhimas dengan posesif mengklaim bahwa hanya dirinyalah satu-satunya obat bagi tubuhku.
Sampul Novel Tiga Miliar Untuk Semalam
8.1
Kehidupan Selena yang baru berumur 22 tahun hancur usai sang ayah berpulang dan ibunya jatuh sakit. Demi melunasi utang tiga miliar rupiah serta menyelamatkan rumahnya, ia terpaksa menjual diri. Di hotel mewah, ia melewati satu malam bersama pria dingin yang berkuasa. Transaksi tersebut ternyata menyeret Selena ke dalam pusaran cinta rumit dan rahasia kelam yang mengubah takdir hidupnya selamanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan