APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Rumit Tiga Sekawan

Cinta Rumit Tiga Sekawan

Setelah sekian lama berjuang melawan penyakitnya hingga hampir sembuh, Wenny Sanjaya akhirnya mengambil keputusan besar yang mengejutkan keluarganya. Saat sang ibu, Maya Sanjaya, menawarkan pilihan untuk membatalkan perjodohan masa kecilnya di Kota Jintara, Wenny justru menyatakan kesediaannya untuk pulang dan menikah. Namun, sebelum melangkah ke pelaminan, Wenny meminta waktu dua minggu guna menuntaskan segala urusan yang tersisa di Kota Hanis, sementara keluarganya mulai mempersiapkan pernikahan tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 4

Hana memeluk piala itu, tetapi tidak ada kebahagiaan di wajahnya atas kemenangan Wenny. Dia juga tidak menyerahkan piala tersebut.

Dia malah menggigit bibirnya dan berkata dengan wajah sedih, "Kak Wenny, Direktur menyuruhku mengantarkan piala ini untukmu. Penghargaan ini sangat bergengsi, kamu hebat sekali."

"Aku mau meminta sesuatu, meski terdengar agak memalukan. Aku belum pernah menerima penghargaan ini, bisakah piala ini aku pinjam beberapa hari?"

Meminjam piala ini beberapa hari?

Ini pertama kalinya Wenny mendengar permintaan yang begitu konyol.

Dia mengernyitkan dahi, lalu tersenyum dingin seraya berkata, "Kalau sudah tahu agak memalukan, sebaiknya jangan ajukan permintaan seperti itu. Kalau kamu benar-benar mau, ikut saja kompetisi itu dan menangkan sendiri."

Setelah itu, dia mengulurkan tangannya untuk mengambil pialanya dari pelukan Hana.

Tidak menyangka sikap Wenny begitu dingin, wajah Hana langsung pucat, tampak seperti sangat tertekan. "Kak Wenny, kenapa kamu bicara seperti itu? Aku bukan mau mengambil milikmu, hanya menyimpannya di rumah sebagai motivasi untuk diriku sendiri, apa itu nggak boleh?"

Melihat Wenny berusaha mengambilnya, Hana memeluk piala itu dengan makin erat, tidak mau melepaskannya.

Di tengah perebutan itu, piala kristal tersebut jatuh ke tanah dengan suara keras dan seketika hancur berkeping-keping.

Yoga dan Sandro yang saat itu kebetulan lewat dan melihat kejadian tersebut, segera berlari mendekat dan langsung melindungi Hana dalam pelukan mereka.

"Hana!"

Keduanya mengelilingi Hana dengan wajah penuh kecemasan, dengan hati-hati memeriksa apakah dia terluka.

Yoga mengangkat rok Hana sedikit dan melihat kakinya berdarah akibat pecahan kaca. Dia meringis, menunjukkan rasa sakit dan kekhawatiran yang mendalam.

"Aku akan membawamu ke rumah sakit!"

Tanpa menghiraukan keberatan Hana, Yoga langsung menggendongnya dan pergi.

Sementara itu, melihat pecahan kaca yang berserakan di lantai, ekspresi Sandro berubah muram. Lalu, dia bertanya dengan nada menuduh, "Wenny, kamu sudah punya segalanya. Kenapa kamu masih harus berebut barang dengan Hana?"

Berebut?

Mendengar kata itu, Wenny hampir tertawa karena marah.

Piala ini milikku. Aku berjuang selama tiga bulan untuk meraihnya. Ini adalah penghargaanku. Dia memeluknya seperti orang paling malang dan nggak mau melepaskannya. Tapi, sekarang kamu bilang aku yang merebutnya dari dia?

Dengan tubuh yang sedikit bergetar karena marah, dia menunjuk pecahan kaca di lantai dan berbicara dengan suara sedingin es.

"Sekarang dia bahkan sudah menghancurkan pialanya. Aku ingin Hana minta maaf padaku."

Wenny berpikir beberapa kata itu sudah cukup untuk menjelaskan siapa yang salah dan siapa yang benar. Namun, tidak disangka Sandro justru tambah marah dan suaranya makin tinggi. "Aku pikir ada masalah besar, ternyata hanya sebuah piala. Mau berapa banyak pun bisa kamu dapatkan! Bagaimana mungkin itu lebih penting daripada Hana? Dia terluka karena kamu. Bukan dia yang harus minta maaf, tapi kamu yang harus minta maaf padanya!"

Setelah mengatakan itu, tanpa memedulikan reaksi Wenny, Sandro segera pergi untuk merawat Hana.

Melihat pecahan kaca yang berserakan di lantai, Wenny tertegun sejenak. Kata-kata Sandro terus terngiang di kepalanya.

Dia benar-benar menyuruhku meminta maaf kepada Hana?

Meminta korban untuk minta maaf kepada pelakunya?

Sandro, kamu benar-benar hebat! batinku.

Hatinya terasa sangat sakit, dan akhirnya dia menyadari bahwa kakinya sendiri juga terluka cukup parah.

Dia baru menyadari ada luka yang panjang dan dalam di kakinya, bahkan lebih parah dibandingkan Hana.

Wenny menggigit bibirnya sambil menahan rasa sakit, membersihkan pecahan di lantai, sebelum berbalik untuk mengobati lukanya sendiri.

Malam harinya, Wenny menerima pesan dari ibunya. Bu Maya mengirimkan lebih dari sepuluh model gaun pengantin dan memintanya memilih mana yang dia suka.

Wenny melihat semua model itu satu per satu sebelum menelepon ibunya.

Setelah berbicara sebentar, ibunya segera menyadari nada lelah di suara Wenny dan bertanya dengan cemas apakah ada sesuatu yang terjadi.

Mengingat semua hal yang dialaminya hari itu, mata Wenny terasa panas, tetapi dia tidak mengatakan apa-apa, malah mengalihkan pembicaraan. "Ibu, urusanku di sini mungkin akan selesai dalam seminggu. Bagaimana persiapan pernikahannya?"

Saat itu, Yoga dan Sandro baru saja pulang ke rumah.

Mendengar kalimat terakhir dari Wenny, mereka berseru bersamaan.

"Pernikahan? Pernikahan apa?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Pelakor?
8.4
Di hari pernikahan putranya, seorang istri diusir suaminya dari kursi utama demi Liana, wanita masa lalu sang suami. Lebih menyakitkan lagi, putranya sendiri mendukung keputusan itu dan menolak menyajikan teh pernikahan untuk ibu kandungnya demi menyenangkan Liana hari itu saja. Menghadapi konspirasi suami dan anak kandungnya yang tega menyingkirkannya di momen penting tersebut, wanita ini akhirnya menyadari bahwa dedikasi dan pengorbanannya selama 25 tahun membina rumah tangga hanyalah sebuah lelucon belaka.
Sampul Novel Alpha Eden
8.9
Megan bertekad menguak misteri tewasnya sang kakak, Helena, satu dekade lalu. Bermodalkan buku harian, ia pergi ke Jazmore, tetapi malah terlempar secara misterius ke tahun 1945. Di hutan belantara masa lalu, Megan bertemu dengan Alpha Eden, pemimpin werewolf yang sangat tangguh. Terjebak di era asing, ia harus berhadapan dengan sihir dan kutukan kuno, sekaligus menerima takdir sebagai mate sang Alpha. Mampukah Megan mengungkap rahasia Helena dan kembali ke tahun 2010?
Sampul Novel Istri Dari Masa Depan
8.2
Li Mei terbangun di rumah bobrok yang tak ia kenali setelah terjatuh dari tangga. Bukannya dirawat, ia malah dihadapkan pada Bai Changyi, pria rupawan yang mengaku suaminya. Bai Changyi berniat menceraikannya karena mengira Li Mei berniat mengakhiri hidup. Walau kebingungan dengan situasi di zaman kuno ini, Li Mei menolak bercerai demi ambisinya. Ia bertekad mengubah nasib dan menjadi pengusaha sukses bersama sang suami yang menyimpan misteri.
Sampul Novel Kekasih Bersama: Penghinaan Seorang Istri
9.5
Pernikahanku hancur seketika saat suami membawa selingkuhannya ke rumah. Namun, situasi kian gila ketika ayah mertuaku, Julio James, justru membela wanita itu dengan kemarahan besar. Pertengkaran hebat antara ayah dan anak demi memperebutkan wanita yang sama pun pecah di depanku. Skandal menjijikkan ini langsung meledak jadi berita nasional. Kini, aku terjebak sebagai istri sah yang dikasihani sekaligus dipermalukan di hadapan publik akibat drama gila keluarga konglomerat ini.
Sampul Novel Suami Adikku Mantanku
8.8
Mantan kekasih yang dulu pergi dan menorehkan luka mendalam tiba-tiba kembali hadir dalam hidupku. Namun, kepulangannya membawa kenyataan yang jauh lebih menyakitkan: ia kini telah resmi menjadi suami dari adik kandungku sendiri. Di tengah ikatan keluarga yang kini terasa begitu menyesakkan, aku terjebak dalam pergolakan batin yang hebat, dipaksa menghadapi bayang-bayang masa lalu yang belum sepenuhnya usai.
Sampul Novel Tante Lusi Yang Menggoda
9.0
Sebagai pelatih kebugaran berfisik prima, pria ini terbiasa dengan rutinitas disiplin. Namun, kepergian istrinya untuk dinas luar kota selama setengah bulan menyisakan kesepian mendalam yang membuatnya terjaga tiap malam. Keadaan berubah drastis saat seorang wanita menawan berusia empat puluhan menyelinap masuk ke dalam kamarnya secara diam-diam. Menawarkan godaan yang sulit ditolak, wanita itu siap mengambil langkah pertama jika sang pelatih terus terdiam dalam kebimbangan.