APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Palsu Namun Penuh Gairah

Cinta Palsu Namun Penuh Gairah

Saat kuliah, pesona Ryan sebagai mantan idola SMA meredup akibat jerawat parah. Perubahan fisik dan sikap posesifnya membuat Lala, sang kekasih, pergi meninggalkannya. Di tengah keputusasaan pasca-putus, Ryan bertemu Ify, seorang gadis polos yang belum pernah mengenal cinta. Tanpa ada rasa sayang sedikit pun, Ryan memanfaatkan Ify sebagai pelarian untuk melupakan Lala, menyeret gadis tanpa pengalaman itu ke dalam hubungan romansa yang lebih berani.
Bab
Bagikan

Bab 2

Sesampainya di mal, Lala langsung menuju ke stand toko baju yang ingin dibelinya itu. Ia berjalan cepat, tanpa menggandeng tangan Ryan atau merangkul lengannya.

Ryan menemaninya dengan sabar, saat Alula Marisha memilih-milih baju. Stand toko baju tersebut adalah produk import terkenal yang sedang diskon, sehingga Lala tidak mau ketinggalan dengan baju-baju bermerk yang didambakannya tersebut.

“Liat, sayang, bagus nggak di aku?” katanya sambil memperlihatkan atasan sweater berwarna coklat, dimana bajunya mempunyai lengan yang agak bergelembung, dengan pergelangan tangan yang mengerucut, serta di tengah kerahnya terdapat pita yang memberikan kesan imut.

“Heem, cocok kok, di kamu!” ulas Ryan tersenyum.

Lala pun segera mengambil baju yang dipilihnya itu dan meminta pelayan untuk membuatkan notanya.

“Terima kasih, ya, Kak!” katanya dan segera menuju ke kasir untuk membayar. Ryan pun merogoh dompetnya kala itu, untuk membayar baju yang dibeli Lala. Namun, Lala mencegahnya.”Ryan, nggak usah, biar aku aja yang bayar,” cegahnya sambil tersenyum ke arahnya.

“Sayang, aku bisa kok, beliin buat kamu,” ucap Ryan mendesak, namun Lala tidak menghiraukan pacarnya itu dan tetap membayar bajunya ke kasir.

“Sayang, aku tahu kok, kamu sedang nggak ada uang,” jawab Lala santai. Kan, kita statusnya masih anak kos, lagian itu baju juga masih tergolong mahal, walaupun harganya diskon.”

Ryan menggigit bibir bawahnya dan menurunkan pandangan matanya. Ia menggaruk-garuk lehernya dan menghela nafasnya pelan. Ia berpikir ingin sekali membuat senang pacarnya itu, tetapi karena keuangannya sangat terbatas dan memang lagi tanggal tua, jadi tidak bisa membelikannya.

“Ya, udah, aku traktir kamu makan, ya?” ucapnya sambil berpikir, apa yang ingin ia lakukan, supaya pacarnya itu senang.

“Traktir aku minum aja, nggak papa, kok!” jawab Lala santai, karena ia tahu keuangan Ryan seperti apa. Ryan mau tidak mau menuruti Lala, karena ia ingin membeli minuman saja.

Saat mereka sampai di stand minuman, Lala juga memilih minuman dengan harga termurah. Pacarnya, memang sepengertian itu. Makanya, Ryan tidak mau kehilangan dia. Ryan sebenarnya menyesal telah memarahinya terus menerus, karena cemburu masalah sepele. Lala adalah cewek cantik, makanya ia juga banyak disukai cowok-cowok di kampusnya. Kakak kelas pun beberapa ada yang naksir dia. Makanya, Ryan sampai over thingking begitu. Ditambah, wajahnya sekarang tidak setampan dulu dan Lala yang super ramah, welcome dengan pria yang dijumpainya.

Mereka duduk di bangku yang disediakan stand toko minuman tersebut. Seperti biasa, ceweknya itu diam dan hanya melihat-lihat orang-orang yang sedang berjalan. Tiba-tiba juga, ia berkomentar tentang cowok yang melewatinya.

“Ih, putih banget! Kok, bisa sih, ada cowok seputih itu?”

Ryan yang melihat Lala sedang mengomentari cowok yang melewatinya, langsung menegurnya. “Sayang, bisa nggak, kamu fokus sama aku aja?” ucap Ryan dengan tatapan cemburu.

“Enggak, aku…cuma komentar aja. Memang nggak boleh? Ya…kebetulan aja dia lewat. Semua orang juga aku liatin, kok. Nggak cuma cowok itu doang,” ucap Lala beralasan.

Ryan hanya terdiam. Tiba-tiba ia terfokus dengan belahan payudara Lala yang membuat Ryan ingin menjamahnya.

“Sayang, tutup nggak jaketnya!”

“Why?” ucap Lala sambil melihat-lihat ke bawah bajunya. Ryan hanya menghela nafas panjang dan segera menutup jaket jeans Lala dengan kancingnya, tetapi saat ia ingin mengancingkannya, tangan Lala menolak dan menyilangkannya ke bagian dadanya. “Gerah, sayang. Jangan dikancingin!”

Mau tidak mau Ryan cuma diam dan hanya bisa menyaksikan keindahan belahan payudara Lala yang montok itu. “ Kita ke kontrakan, yuk!” ajak Ryan dengan pikiran kotornya. Lala tahu apa yang dipikirkan pacarnya itu sekarang, ia pun menyetujuinya.

Lala dan Ryan memang sering berhubungan badan di kontrakan Ryan. Apalagi saat Ryan sedang marah, pasti Ryan meminta jatah untuknya. Dari seringnya berhubungan badan inilah, yang membuat Ryan berjanji akan menikahinya suatu saat nanti.

~~

Kontrakan tersebut sepi. Seperti biasa, Aldo menyimpan kunci kontrakan di dalam sepatu Ryan, yang Ryan taruh di loker sepatu. Ia pun tak sabar untuk segera membuka kunci kontrakannya.

Hasrat untuk menjamah tubuh pacarnya itu semakin menggelora. Mereka masuk ke dalam kamar Ryan. Dibantingnya tubuh pacarnya itu. Ia segera melepaskan baju dan celananya, serta segera melucuti baju pacar kesayangannya itu dengan sangat brutal. Mencium dan meremas payudara kekasihnya itu. Ia pun tak tahan untuk memasukkan pedangnya. Kekasihnya itu merintih keenakan.

Tiba-tiba, mereka dikejutkan dengan suara motor Aldo yang terparkir di halaman kontrakan. Namun, mereka tetap melanjutkan hubungan panas tersebut dan tak menghiraukannya.

Aldo masuk dan ia pun mendengar desahan dari kekasih Ryan tersebut. “Mulai dah, mereka berdua!” ucapnya dengan menggelengkan kepala. Aldo memang sering mendengar desahan suara kekasih Ryan tersebut. Desahannya memang membuat merinding bulu kuduknya, sehingga membuat pedang Aldo merasa tegang juga.

Selesai berhubungan, Ryan dan Lala terbaring. Mereka berkeringat kelelahan. Lala menyelimuti dirinya dengan selimut hitam milik Ryan, yang sering Ryan gunakan selama tidur. Ryan memeluk cewek kesayangannya tersebut dan mencium lehernya.

“Yang, menurut kamu, aku jelek nggak sekarang?” tanya Ryan.

“Kamu tetap manis kok, sayang,” ucap kekasihnya tersebut sambil mencium bibir Ryan yang memeluk dirinya dari belakang tersebut.

Walaupun pacarnya itu sebenarnya sudah tidak tahan dengan Ryan yang selalu memarahinya dan mencemburuinya tanpa sebab. Lala mungkin akan tetap setia, atau mungkin nggak?

~~

Lala dan Ryan segera memakai baju yang mereka tanggalkan tersebut. Lala lupa kalau hari ini ia ada jadwal pretest praktikum. Memang, asisten dosen tersebut menjadwalkan kelompok Lala untuk pretest hari Minggu jam 4 sore, dan Lala belum belajar sama sekali.

Saking enaknya, tak terasa mereka bermain sampai pukul 15.45. Buru-buru mereka keluar dari kamar. Aldo yang sedang menonton TV, menangkap mereka yang keluar bersamaan dari dalam kamar.

“Udah puas kalian?” sindir Aldo dengan cengengesan.

“Puas, dong! Daripada loe main pakai sabun!” ucap Aldo balas menyindir dengan tertawa puas. Aldo yang disindir, hampir melempar remote TV yang dipegangnya. Ryan pun menepuk pantatnya ke arah Aldo, tanda mengejek.

“Ayo, sayang, aku takut telat!” ucap Lala yang panik, karena ia pun belum belajar soal pretestnya. Ryan menancap gasnya dan segera mengantar pacarnya tersebut ke kampus.

Setelah sampai di kampus, tampak teman-teman sekelompok Lala sudah duduk lesehan di teras kampus untuk menunggu asisten dosen tersebut. Mereka juga terlihat sangat serius belajar untuk mempersiapkan pertanyaan dari asisten dosen.

“Good luck, sayang!” ucap Ryan memberi semangat.

“Makasih, sayang,” ucap Lala sambil melambaikan tangan ke pacarnya yang sudah mengantarnya tersebut.

“Sayang, jangan lupa kancingin jaketnya!” teriak Ryan yang mengetahui jaket Lala belum dikancingkan. Lala yang sudah berlari jauh mendengar teriakan pacarnya. Ia pun mengancingkannya dan segera menuju tempat ia akan pretest.

Dari kejauhan, Ryan terlihat sangat khawatir dan kesal, ketika ia mendapati asisten dosen tersebut adalah kakak kelas yang menyukai cewek kesayangannya. Ia mengamati gerak-gerik pacarnya dari kejauhan dan ia mendapati Lala yang tersenyum dan duduk di sebelahnya.

Ryan pun sangat jengkel dengan pemandangan tersebut. Ingin rasanya Ryan mengomel saat itu juga. Ryan segera memutar balik motornya dan menancap gas motornya dengan perasaan kesal.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA LINA
9.1
Dalam kisah romantis masa kini, Lina terjebak pernikahan yang dipaksakan akibat perjodohan sepihak. Di bawah tekanan tradisi keluarga yang begitu mengikat, ia berjuang menemukan arti cinta sejati di balik hubungan tanpa restu hatinya ini. Akankah komitmen yang diawali dari kehendak orang tua tersebut perlahan tumbuh menjadi kasih sayang yang tulus, atau justru berujung sebagai beban berat yang menghancurkan seluruh kebahagiaan hidupnya?
Sampul Novel Gairah Masa Remaja
9.2
Dalam suasana yang kian intens, Billy perlahan melepas rok yang kupakai. Aku membantunya dengan sedikit menggerakkan kaki hingga pakaian itu terlepas, menyisakan celana pendek di dalamnya. Saat Billy menyingkirkan celana tersebut, ia terpesona menatap kakiku yang begitu mulus. Sentuhan jemarinya yang mulai menelusuri kulitku dengan lembut membuatku hanyut dalam sensasi yang ia ciptakan. Aku pun hanya bisa terdiam, menikmati setiap usapan mesra dari dirinya.
Sampul Novel IMPERFECT BOSS
8.1
Elgar dikenal sebagai bos yang sempurna, namun semua itu hanyalah kedok belaka. Hidupnya yang tenang seketika terusik saat Lea, salah satu pegawainya, berhasil mengungkap rahasia gelap yang selama ini ia simpan rapat. Demi melindungi reputasinya, Elgar mencoba menekan Lea agar bungkam. Namun, tindakan itu malah memicu rasa bersalah dalam dirinya. Perlahan, kebencian Elgar terkikis dan berubah menjadi benih cinta yang mulai tumbuh di hatinya yang dingin.
Sampul Novel Menantu yang ‘Longgar’ dan Ayah Mertua Perkasa
7.8
Setelah menjalani persalinan normal, seorang istri harus menghadapi kenyataan pahit ketika suaminya enggan berhubungan intim akibat kondisi fisiknya yang mengalami sindrom relaksasi. Di tengah penolakan dingin sang suami, rahasia ini justru diketahui oleh ayah mertuanya. Alih-alih menjauh, sang ayah mertua malah menyudutkannya di kamar mandi dan mengungkapkan sebuah rahasia anatomi tubuhnya yang tak terduga, mengklaim bahwa kondisi mereka berdua justru saling melengkapi dengan sempurna.
Sampul Novel Menikahi Presdir Yang Sangat Kejam Dan Angkuh
8.9
Dunia Elsha runtuh setelah menyaksikan pengkhianatan kekasihnya dengan sang kakak tiri. Alih-alih mendapat keadilan, ia justru diusir oleh ayahnya sendiri untuk menjadi pengantin pengganti bagi Ficko, seorang presiden direktur yang sangat dingin dan kejam. Di tengah pernikahan yang penuh konflik dan siksaan batin tersebut, Elsha harus menghadapi kenyataan bahwa suaminya masih mencintai wanita lain. Namun, perlahan perasaan cinta mulai tumbuh di hati Elsha. Sanggupkah ia merebut hati Ficko?
Sampul Novel Pernikahan Tanpa Perasaan dengan Tuan Atasan
9.5
Sejak sang ayah tiada, Niela harus berjuang sendirian menjalani kerasnya hidup. Ia sangat mendambakan kehadiran suami yang bisa melindunginya dan menjadi tempat bersandar. Namun, impian itu hancur ketika ia terikat pernikahan tak terduga dengan bosnya sendiri yang menaruh kebencian mendalam padanya. Bukannya kehangatan, Niela justru menerima sikap dingin dan tekanan dari suaminya yang acuh. Kini, ia terjebak dalam pernikahan tanpa cinta yang begitu menyiksa batinnya.