APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Palsu Namun Penuh Gairah

Cinta Palsu Namun Penuh Gairah

Saat kuliah, pesona Ryan sebagai mantan idola SMA meredup akibat jerawat parah. Perubahan fisik dan sikap posesifnya membuat Lala, sang kekasih, pergi meninggalkannya. Di tengah keputusasaan pasca-putus, Ryan bertemu Ify, seorang gadis polos yang belum pernah mengenal cinta. Tanpa ada rasa sayang sedikit pun, Ryan memanfaatkan Ify sebagai pelarian untuk melupakan Lala, menyeret gadis tanpa pengalaman itu ke dalam hubungan romansa yang lebih berani.
Bab
Bagikan

Bab 3

Ify Elina, sebut saja Ify, mahasiswi semester 6 yang mengambil jurusan Farmasi di Universitas Palapa, Jakarta. Ify adalah sosok cewek yang polos, kalem, dan mempunyai wajah yang tidak cantik, namun manis.

Ify tinggal di kos yang berada tidak jauh dari kampus. Ia merupakan anak rantau yang berasal dari Jawa Tengah, Semarang. Ia selalu bangun pagi, karena tidak ingin melewatkan sarapannya. Ia ada jadwal kuliah pagi jam 07.00 dengan dosen Farmasi Fisika, pelajaran yang Ify benci selama kuliah di Farmasi.

Ify memang tidak suka pelajaran berhitung, namun ia selalu mengusahakan, agar ia bisa cumlaude saat lulus kuliah nanti. Bisa dibilang, Ify sangat ambisius dalam mencapai nilainya. Sesulit apapun dia memahaminya, ia akan terus belajar sampai ia paham. Bisa dibilang cewek ini sangat rajin. Walaupun ia tidak menyukai Farmasi Fisika, dalam pelajaran hafalan ia sangat jago.

Jam menunjukkan pukul 05.45, ia segera bangkit dari tempat tidurnya untuk mandi. Rambut panjang bergelombangnya yang sedikit berantakan, ia rapikan. Kemudian, tidak lupa ia merapikan kasurnya terlebih dahulu, karena ia tidak suka kamar yang berantakan.

Selesai ia mandi, ia mengajak teman satu kosnya, yang berada tepat di samping kamarnya untuk mencari sarapan pagi.

“Rina!Rin, Rina!” panggilnya sambil mengetuk pintu kamarnya. Namun, berkali-kali ia mengetuk, tidak ada jawaban sama sekali. Mungkin masih tidur? Pikirnya. Terpaksa Ify jalan sendiri untuk mencari sarapan dengan berjalan kaki, karena warung nasi tidak jauh dari kosnya.

~~

“Udah hampir jam 07.00, nih!” Ify buru-buru mengikat rambut bergelombangnya ke belakang dan mengunci pintu kamar kosnya. Ia segera mengeluarkan motor maticnya dari garasi, karena jam sudah menunjukkan pukul 06.55.

Ia pun mengendarai motornya tersebut menuju kampus dengan terburu-buru. Namun, pada saat sudah setengah jalan hampir memasuki kampus, tiba-tiba mesin motornya berhenti.

“Duh, motornya mati lagi! Gimana, nih!” ucapnya panik. “Udah mau masuk jam pelajaran lagi!”

Ia ingin menyela motor maticnya itu, namun ia tidak bisa mengangkat motornya dengan standar 2 kaki, karena lumayan berat.

Tiba-tiba dari kejauhan, Lala dan Ryan yang sedang berboncengan, melihat Ify berusaha untuk menyela mesin motor. Lala si cewek lemah lembut itu, simpati terhadapnya.

“Sayang, bantuin cewek itu, yuk! Kasihan!” ucapnya memohon kepada Ryan.

Ryan pun menurutinya. Ryan menepikan motornya ke arah motor Ify yang sedang mogok.

“Kak, biar aku bantu, sini!” ucap Ryan mendekatinya. Ify yang merasa ada bantuan seorang malaikat, langsung bahagia. Matanya yang tadinya suram, tiba-tiba cerah berbinar. “Ah, iyaya. Minta tolong, ya, Mas!” ucapnya dengan perasaan senang.

Ryan mengangkat motor Ify dengan 2 standar kaki dan segera menyela mesin motornya. Dengan 2 dorongan kaki saja, akhirnya mesin motor itu pun menyala. Ify yang terlihat senang langsung berterima kasih kepada mereka. “Wah, terima kasih ya, Mas, Mbak!”

Lala dan Ryan pun mengangguk senang. Dan mereka pun kembali menaiki motor.

~~

Ify benar-benar terlambat sekarang, gara-gara motornya yang mogok. Tetapi, untung aja ada batas toleransi dari dosennya 15 menit. Jadi, beruntung Ify memasuki ruangan jam 7 lewat 15 menit.

Ify memasuki ruangan dengan badan agak membungkuk dan untungnya teman akrab satu kelasnya, yang bernama Tika, menyediakan kursi kosong untuknya. Ia melambaikan tangannya untuk menduduki kursi kosong di samping tempat duduknya.

“Baik, ibu lanjut pelajarannya, ya.” ucap dosen Farmasi Fisika tersebut.

Tika, teman akrab Ify berbisik.” Fy, kamu kenapa sih, nggak biasanya telat?”

“Iya, tadi motor aku mogok di tengah jalan,” jawab Ify dengan mengerucutkan bibirnya.

“Terus, udah bisa, kan, motornya sekarang?” tanya Tika lagi. Ify pun mengangguk.

Jam pelajaran Farmasi Fisika pun udah usai, Ify dan Tika keluar dari ruangan sebentar untuk menghirup udara, karena mata kuliah pelajaran Kewarganegaraan akan dimulai sebentar lagi. Mereka duduk di bangku panjang yang berada di depan kelas.

“Aduh, padet banget jadwal kita hari ini. Mana aku laper banget lagi,” kata Tika mengeluh dengan memegang perutnya yang keroncongan. Ia terlihat lemas dan wajahnya tampak kurang bersemangat.

“Nih, aku ada wafer 1, buat kamu aja!” Ify mengeluarkan wafer yang berada di saku kantong bajunya dan memberikannya kepada Tika. “Makasih, ya,” kata Tika.

“Makanya dibiasain sarapan sebelum berangkat kuliah!” ucap Ify menasehati.

“Iyaya, soalnya tadi pagi tuh, nggak begitu laper,” ucap Tika beralasan. Ify menghela nafasnya pelan dan menggeleng kepalanya mendengar alasan Tika.

Tiba-tiba Ify melihat cowok dan cewek yang berada di seberang gedung fakultasnya, yang tidak lain adalah cowok dan cewek yang menolong motornya tadi yang mogok. Mereka, Ryan dan Lala ternyata berada di fakultas Tekhnik yang letak gedungnya berseberangan dengan gedung Farmasi.

Mereka tampak seperti membicarakan masalah serius. Ify menyipitkan kedua matanya melihat seksama ke arah mereka berdua.

“Ify, kamu lagi liat apa, sih?” Tika sambil menepuk paha Ify.

“E… nggak, nggak papa, kok,” ucap Ify memalingkan pandangannya dan menoleh ke arah Tika.

~~

Ryan menarik tangan Lala dan membawa Lala ke belakang gedung kampus Tekhnik.

“Kamu bisa nggak, sih, nggak usah deket-deket sama temen kamu itu? Dia itu cuma modus mau deketin kamu, tahu nggak?”

“Ryan, aku sama dia nggak ada hubungan apa-apa. Aku sama dia cuma sebatas teman, nggak lebih! Dan aku cuma nanya tentang tugas kelas kita aja, kok.”

“Terus, kenapa kamu harus duduk mepet-mepet gitu berdua?”

“Ya… karena, aku… ,” belum Lala menyampaikan alasannya, Lala seperti mulai capek menjelaskan panjang lebar kepada Ryan yang possessive itu. Ia menangkup wajah dengan kedua tangannya, memegang salah satu sisi kepalanya dan menghela nafasnya cukup panjang. Ia bingung harus menjelaskan kepada Ryan, bagaimana lagi.

“Yan, aku pikir, kamu akhir-akhir ini sudah mulai possessive dan over thingking terhadap aku. Aku… lama-lama capek dengan sikap kamu yang seperti ini.” Lala menghela nafasnya lagi. Ia seperti mulai berpikir dan ingin mengatakan sesuatu yang serius.

“Aku... ingin… kita putus,” Lala menunduk dan mengatakannya dengan perasaan berat hati. Ia menahan rasa sedihnya sekarang. Ia mulai berbalik arah dan meninggalkan Ryan yang saat itu shock mendengar kata putus dari pacar kesayangannya itu. Mulut Ryan terbuka, mata Ryan membeliak dan berlinang. Ia tidak menyangka kalau hubungannya dengan Lala akan berakhir sampai disini.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel I love you Mas duda
9.3
Meysa rela menerima perjodohan dengan Harry, duda dua anak, sebagai bentuk balas budi. Di saat asmara mulai bersemi dan pernikahan direncanakan, mantan istri Harry datang mengacau. Ia memengaruhi anak-anak untuk membenci Meysa, menyebarkan fitnah di tempat kerja, hingga menyabotase hari akad nikah mereka. Sanggupkah ketulusan hati Meysa bertahan menghadapi segala kekejaman dan kelicikan masa lalu calon suaminya?
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Paman Mantan Pacar
9.7
Brendan tega membatalkan pernikahan demi perempuan lain, mengira aku akan mengemis cintanya lagi. Namun, aku memilih pergi selamanya. Di saat semua orang mengira hidupku hancur, Edrence, pangeran sekaligus paman Brendan, mengejutkan publik dengan memamerkan bukti pernikahan kami. Brendan yang panik langsung mendatangi rumahku. Ia pun syok saat melihatku menyambutnya sambil bersandar manja pada Edrence, lalu bertanya dengan nada sinis, Ada perlu apa ke sini, Ponakan?
Sampul Novel Promise
9.6
Demi menghindari pertikaian keluarganya, Elphia memilih mengasingkan diri ke desa sunyi. Di sana, ia menyendiri dan melukis untuk memulihkan batinnya. Takdir lalu mempertemukannya dengan pemuda misterius yang perlahan mengusir rasa sepinya. Namun, kedamaian itu runtuh ketika pria tersebut mendadak pergi tanpa penjelasan. Kini, hanya sebuah janji tersirat yang tersisa. Akankah takdir mempertemukan mereka kembali?
Sampul Novel Rahasia Mamiku
8.3
Jamy sangat protektif pada putrinya yang manja dan masih harus disusui saat tidur. Sikap manja sang anak memicu rasa iri di antara teman-temannya. Namun, pesona Jamy yang menawan justru memikat hati salah satu teman putrinya tersebut. Di balik hubungan yang terlihat harmonis ini, Jamy ternyata menyembunyikan sebuah rahasia besar mengenai identitas sang anak. Misteri apakah yang sebenarnya ia simpan rapat-rapat?
Sampul Novel Terjebak Pernikahan Dengan Duda Kaya
8.4
Kehidupan Alina berbalik total setelah dinikahi Arjuna, duda kaya yang sangat dingin. Meski bergelimang kemewahan, ia justru hidup dalam kesepian dan terus ditolak oleh anak-anak tirinya. Di pernikahan tanpa cinta ini, Alina hanya diperlakukan layaknya seorang pengasuh. Saat kepedihan hatinya kian tak tertahankan, sebuah kejadian besar terjadi, memaksa Alina mengambil keputusan sulit: tetap bertahan dalam kepalsuan atau pergi menjauh demi kebebasannya.
Sampul Novel Yang Belum Terucap
8.1
Niat baik Mora menampung seseorang di apartemennya justru menjadi awal dari berbagai masalah rumit. Di tengah perjuangan menyelesaikan kekacauan itu, tantangan baru muncul saat benih cinta mulai tumbuh di hatinya. Meski kini harus berjuang sendirian setelah ditinggalkan oleh orang-orang terdekatnya, Mora tidak pernah menyesali keputusannya. Ia terus bertahan dan berupaya keras demi memulihkan kembali kehidupannya yang sempat hancur seperti sediakala.