APKDock Logo
Sampul Novel Cinta Ipar Duda

Cinta Ipar Duda

9.6 / 10.0
Keputusan Viona menetap di rumah mertua justru membawanya ke situasi pelik. Di sana, ia terus diusik oleh Dion, sang kakak ipar yang kerap bertindak nekat di luar batas. Di tengah perjuangan menyelamatkan pernikahannya yang retak, Viona malah menemukan berbagai rahasia gelap serta kebenaran mengejutkan tentang sosok asli Dion. Sanggupkah ia bertahan menghadapi intimidasi ini? Misteri besar perlahan terkuak saat Viona mulai menyingkap tabir kebenaran.

Cinta Ipar Duda Bab 1

Suasana rumah berlantai dua ini sepi. Hanya ada aku dan Bayu—bayi sembilan bulanku yang telah tertidur pulas, usai kuberikan asupan ASI hampir setengah jam lamanya. Bayu kubiarkan tertidur di dalam Box Bayi, yang terletak di ruang tengah. Sementara aku di dapur menyiapkan semua pekerjaan yang masih terbengkalai. Tak lupa semua pintu kukunci, agar aku terbebas dari rasa was-was saat asyik bekerja nanti.

Kuraih piring kotor yang menumpuk di wastafel, dan mencucinya dengan cekatan. Karena, masih banyak pekerjaan yang menantiku setelahnya.

Terlarut beberapa saat oleh tugas-tugas yang masih menumpuk, tiba-tiba, aku dikejutkan oleh bunyi ketukan beruntun dipintu, diiringi suara laki-laki yang memanggil namaku. Aku melirik ke pintu kaca yang berada di sisi kiriku. Wajah lesu Mas Dion membias dari balik kaca, sambil memberikan isyarat padaku untuk membukakan pintu.

Bergegas kucuci tangan yang masih berlumuran busa sabun, mematikan air keran, dan menyeka kedua tangan pada washlap yang menggantung di hadapanku, lalu melangkah cepat ke pintu. Lelaki itu menatapku lesu.

Pintu kubuka pelan, sambil mengamati wajah Mas Dion—lelaki itu. Pasti ia mau ngetem lagi di kamar lamanya pagi ini. Padahal setiap ia pulang ke rumah di jam-jam segini, hatiku selalu risih, karena hanya ada aku, dia dan bayi sembilan bulanku di rumah yang cukup besar ini.

Mas Dion adalah kakak iparku yang kedua setelah Kak Dea, yang kini mengikuti suaminya tinggal di Jakarta. Kemudian baru suamiku—Mas Divo.

Mertuaku dua-duanya masih bekerja, Papa tahun ini pensiun sementara Mama dua tahun lagi. Nyaris setiap hari mereka tak pernah di rumah, selain hari libur kerja. Suamiku sendiri sudah dua bulan dipindah-tugaskan ke ibu kota. Ia hanya bisa pulang di hari Sabtu saja. Minggu sore sudah harus berangkat kembali ke ibu kota.

Sementara itu, Mas Dion? Dua bulan sudah ia juga tinggal disini.

Bertepatan dengan kepindahan suamiku, Mas Dion malah mendapatkan permasalahan dalam rumah tangganya. Hubungannya dengan Mbak Vera sedang dalam masa ujian berat. Khabar yang kudengar, Mas Dion telah mengucapkan kata cerai padanya.

Sebenarnya, Mas Dion itu ganteng. Tubuhnya atletis, kulit putih dan berhidung mancung. Walaupun ia dan Mas Divo sama-sama putih, tapi aku harus akui, Mas Dion lebih unggul selangkah dilihat dari face dan tubuhnya.

Keunggulan itulah yang membuat seorang putri konglomerat tergila-gila padanya. Mbak Vera yang merupakan putri tunggal pengusaha property di ibu kota. Sayang, hubungan mereka sedang melewati masa sulitnya.

“Nggak kerja ya, Mas?” tanyaku setelah pintu kubuka.

“Enggak! Mas masih pusing.” jawabnya singkat, masih dengan ekspresi lesu. Ia melangkah ke dalam, kemudian duduk di kursi santai ruang keluarga yang terpajang televisi ukuran cukup besar di dindingnya.

“Vi, bikinkan Mas minum, ya?” pintanya kemudian setelah bobotnya ia henyakkan di lantai. Ia menyandarkan punggungnya di bibir kursi.

“Iya, Mas.” jawabku kemudian. Aku langsung menuju dapur, mengambil gelas dan wadah. Kemudian memasukkan gula, kopi dan menyiramnya dengan air panas. Asap mengepul dari kopi yang kuseduh. Kemudian kuaduk dan membawanya ke hadapan Mas Dion.

“Makasi, ya? Kamu memang isteri idaman,” ucapnya sambil tersenyum.

Aku terkejut. Kulihat ia kembali tersenyum sambil menatap padaku.

“Sayangnya ….”

“Sayangnya apa, Mas?” tanyaku heran.

“Sayangnya aku tak menemukan perempuan seperti kamu.”

Aku makin kaget. Serasa dua pupil mata membesar karenanya. Sambil mengernyitkan kening, aku pun berlalu darinya dari hadapan Mas Dion. Sudut mataku masih dapat menangkap sunggingan senyum aneh di bibirnya.

Aku kembali ke dapur dan larut dengan pekerjaanku sebagai pengganti Mama mertuaku. Karena Mama memang tidak suka dengan ART. Tanpa peduli lagi apa yang ia kerjakan di ruang itu. Pekerjaan yang menumpuk menguras tenaga dan konsentrasiku. Cucuran keringat jatuh di pelipis dan kening.

Beberapa menit berlalu, gerakanku terhenti. Aku dikejutkan dengan suara tangisan Bayu dari ruang tengah--tempat ia kuletakkan tadi. Tanpa menunggu lagi segera kuberlari cepat menghampiri putra semata wayangku itu. Takut terjadi apa-apa bila terlalu lama membiarkan ia terbangun dan menangis sendiri.

Namun, baru saja tiba di pembatas ruang tengah dan ruang makan, langkahku tiba-tiba terhenti. Bayu sudah berada dalam gendongan Mas Dion. Ia terlihat berupaya menenangkan tangis Bayu sambil memeluk dan menciumi dengan hangat. Melebihi sikap yang pernah dilakukan Mas Divo. Aku terdiam mengamatinya.

Menyadari kehadiranku, ia mengangkat wajahnya menatapku, sambil mengusap-usap punggung Bayu yang menghadap padanya. Aku tersenyum, dia balas tersenyum.

Bayu masih saja merengek. Tak sanggup membiarkan anakku dengan tangisannya, kuulurkan tangan meraih Bayu dari gendongan Mas Dion. Ia menyerahkan Bayu padaku. Tanpa sadar tangannya sedikit menyentuh tubuh bagian depanku.

Aku terperanjat. Namun, ekspresi lelaki itu hanya datar saja. Ia seakan tak menyadarinya. Walau awalnya aku kaget, tapi melihat ia seperti tak menyadasinya, aku pun mengacuhkannya. Kurasa aku tak perlu membesar-besarkan masalah ini. Mungkin ia memang tak sengaja.

“Hai, ganteng. Jangan nangjs lagi! Kasian Mimi, capek kerja sendirian,” ujarnya pada Bayu. Aku cuma tersenyum. Kemudian bersipa-siap hendak berlalu darinya. Namun, lagi-lagi langkahku terhenti. Mas Dion meraih jemari Bayu, dan mengajak Bayu bermain.

“Ganteng, sayang Papa Dion. Ci-luk ... ba! Ci-luk ... ba!” Aku tetsenyum, sekedar menghargai itikad baiknya menenangkan Bayu.

Bayu tertawa, Mas Dion ikut tertawa melihat tawa lucu anakku. Ia kemudian mendekat dan menciumi Bayu yang sedang dalam gendonganku. Aku terperanjat. Wajahnya terasa amat dekat denganku. Rambut ikalnya yang masih menguarkan aroma shampo, berada tepat di bawah wajahku. Aku merenggangkan tubuh dari Bayu. Menghindari rasa tak nyamanku.

“M-maaf, M-mas. A-aku bawa Bayu dulu, ya? Sepertinya dia haus,” ujarku menghentikan keteganganku. Ia mengangkat wajahnya dan tersenyum, “Oh …. ya udah! Disini aja!” Aku mendelik. What!

“N-nggak, Mas. Di dalam aja. Bayu biasa sambil tiduran,” kilahku padanya. Kemudian tanpa menunggu jawabannya, aku pun berlalu darinya dengan mentralkan rasa bergidik yang kurasakan. Masih dapat kulihat sungingan senyuman yang tiba-tiba hadir di sudut bibirnya. Entah apa maksudnya.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Cinta Ipar Duda

Ch. 1
Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Broken home
9.2
Mengusung tema romansa modern, kisah pilu ini menggambarkan kehancuran sebuah keluarga. Konflik batin dan luka emosional yang mendalam akibat perceraian memaksa para tokoh berjuang keras memahami arti cinta sejati serta kedamaian. Hubungan antarmanusia diuji secara ekstrem saat pilar rumah tangga runtuh, menuntut setiap orang menghadapi realitas pahit demi menemukan kembali kebahagiaan mereka yang sempat hilang.
Sampul Novel Jangan Salahkan Aku Pergi
9.5
Tepat setelah malam pertama pernikahan mereka yang sakral, Merrisa Amalia harus menghadapi kenyataan yang sangat pahit. Kehidupan Mer hancur seketika saat sebuah rahasia kelam terungkap: Adi, sang suami baru, ternyata telah memiliki istri dan anak lain di luar sana. Di tengah kehancuran hati akibat kebohongan besar ini, Mer kini dihadapkan pada pilihan sulit. Apakah ia akan tetap bertahan, atau memilih pergi demi mempertahankan harga dirinya?
Sampul Novel LOVE FROM LA
9.7
Hubungan unik terjalin antara Kim dan Diki lewat media sosial. Kim, seorang sersan satu militer Amerika Serikat berdarah Indo-Cina, terbiasa hidup mandiri sejak yatim piatu di usia delapan tahun. Walau terhalang jarak jauh dan perbedaan bahasa, rasa nyaman mendorong Diki memberanikan diri menembak Kim. Tak diduga, cintanya bersambut. Akankah hubungan asmara virtual lintas negara ini sanggup bertahan hingga mereka akhirnya saling bertemu langsung?
Sampul Novel PRAMESWARI
8.5
Demi menghindari perjodohan dengan Ustadz Rayyan, Prameswari memilih kabur dari pesantren dan menyamar sebagai Mytha di Yogyakarta. Di kota ini, ia justru terlibat hubungan asmara rumit dengan Giga, seorang pria beristri yang istrinya, Peony, sedang hamil tua. Konflik batin kian memuncak saat Peony merasa mengenali sosok Mytha. Akankah rahasia masa lalu ini menyeret Prameswari kembali ke keluarganya, atau ia justru kian tenggelam dalam pusaran cinta terlarang bersama Giga?
Sampul Novel RelationShit!
8.3
Zanata Aprilia Rose dan Sultan Shaka Gilang Reyzidan menjalani hubungan yang terikat oleh kontrak formal. Sejak awal, Shaka menetapkan aturan tegas agar mereka tidak melibatkan perasaan. Namun, kebencian mendalam Shaka justru menyiksa Aprilia, bahkan ia berharap Aprilia lenyap demi orang lain. Di tengah kepedihan dan luka batin yang terus mendera, Aprilia hanya bisa meratapi nasib buruknya. Akankah pernikahan kontrak ini berujung pada kehancuran bagi mereka?
Sampul Novel Suamiku dan Selingkuhannya
8.5
Tiga hari setelah perayaan satu bulan anak mereka, Raka pamit melakukan perjalanan dinas dan meninggalkan istrinya mengurus bayi mereka sendirian. Namun, kebenaran pahit terungkap saat Indah, teman masa kecil Raka, mengunggah foto liburan keluarga bersama Raka. Alih-alih merasa bersalah, Raka justru memarahi istrinya karena mempertanyakan foto tersebut dengan dalih kasihan pada Indah yang merupakan ibu tunggal. Puncaknya, Indah memamerkan hadiah kalung emas dari Raka, memicu sang istri untuk mantap mengambil keputusan pergi.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan