APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat

Hamil enam bulan tidak membuat seorang istri mendapat perlindungan dari keluarganya. Ketika sang adik mengalami kecelakaan dan membutuhkan transfusi darah mendesak, hanya golongan darahnya yang cocok. Meski lelah akibat mual kehamilan, ia dipaksa mendonorkan darah. Harapan terakhirnya runtuh saat sang suami justru berpaling dan mendukung paksaan tersebut demi masa depan adik iparnya. Kecewa atas pengkhianatan ini, sang istri pingsan pascaoperasi. Begitu tersadar, ia langsung memutuskan untuk mengaborsi kandungannya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Saat aku sedang hamil enam bulan, adikku mengalami kecelakaan dan sangat membutuhkan transfusi darah.

Setelah diperiksa, hanya golongan darahku yang cocok untuknya.

Namun, diriku yang mengalami mual selama kehamilan sangat lelah, sehingga aku menolaknya.

Akan tetapi, keluargaku memaksaku untuk pergi ke ruang transfusi darah.

Aku tidak sanggup melawan, jadi hanya bisa meminta bantuan suamiku.

Tanpa diduga, dia berpangku tangan.

"Mumpung kondisimu baik-baik saja, jadi nggak masalah untuk mendonorkan darah. Hanna berbeda, dia punya masa depan yang cerah, jangan sampai menundanya."

Setelah operasi, aku pingsan di ruang transfusi darah. Hal pertama yang aku lakukan setelah sadar adalah membuat janji untuk aborsi.

"Bu Elena, apa benar kamu ingin menggugurkan anak ini? Kamu juga tahu situasi Pak Jordan. Kalau menggugurkan anak ini, dia bakal sulit punya anak lagi. Begitu tindakan dimulai, anak ini tidak bisa diselamatkan!"

Dokter menatapku dengan tidak berani percaya dan mengeluarkan laporan pemeriksaan fisik Jordan Aprilio.

"Bu Elena, kali ini kamu berhasil mengandung anak Pak Jordan sudah merupakan keajaiban medis. Aku sarankan untuk..."

"Nggak perlu, lakukan saja."

Aku menyela dokter itu dengan tenang.

Kenapa aku harus mengambil risiko melahirkan anak yang tidak dipeduli sama siapa pun dan membiarkannya menderita di dunia ini?

Setelah membuat janji untuk aborsi, aku kembali ke vila Jordan.

Dia keluar dari dapur sambil membawa kotak bekal.

Melihat aku kembali dengan lemah, Jordan hanya memberiku beberapa instruksi tanpa berhenti sama sekali.

"Aku sisain sup ayam di panci buatmu, jangan lupa makan saat makan malam. Kamu baru saja mendonorkan banyak darah, harus menambah nutrisi."

Melihat Jordan hendak keluar rumah, aku bertanya,

"Lalu, kamu mau ke mana?"

Jordan segera mengerutkan kening dan sangat kesal.

"Tentu saja ke rumah sakit, terjadi hal seperti itu pada Hanna, harus ada yang merawatnya. Hanya kamu yang mengabaikannya begitu saja seolah-olah nggak ada hubungan denganmu!"

Sambil berkata, Jordan menatapku dengan pandangan meremehkan.

"Aku memintamu untuk mendonor darah, tapi kamu malah menolaknya. Entah kenapa kamu begitu kejam, kamu bahkan tidak mau menyelamatkan adikmu sendiri!"

Pada saat ini, sepertinya aku mendengar suara jantungku hancur berkeping-keping.

Aku menggertakkan gigi sambil menatap Jordan.

"Aku kejam? Lalu, demi siapa aku melakukan ini? Kalau bukan karena hamil, mana mungkin aku tidak mau donor darah!"

Ketika mendengar kata-kataku, Jordan berlari menghampiriku dan menatapku tajam.

"Kamu masih mengungkitkan anak? Aku hanya memintamu untuk mendonorkan darah, bukan mengorbankan nyawamu! Kau kira seberapa berharganya dirimu? Apakah anak akan hilang begitu kamu mendonorkan darah?"

Aku sungguh tak percaya kata-kata ini akan diucapkan dari mulut suamiku.

Aku menatapnya dengan tatapan kosong, lalu berbicara pelan seolah telah kehilangan segala tenaga.

"Lalu, apa kamu tahu kalau aku tidak pernah makan dengan baik selama enam bulan? Kalau nggak, mana mungkin aku pingsan di ruang transfusi darah?"

Secercah rasa bersalah melintas di mata Jordan.

Namun, segera rasa bersalah ini digantikan oleh kemarahan dan kebencian.

Jordan mengulurkan tangan dan memegang daguku erat-erat.

"Kamu selalu ada masalah selama kehamilan. Kalau bukan kamu bersikeras memintaku mengantarmu ke rumah sakit untuk memeriksa respons nutrisi bayi, bagaimana mungkin Hanna mengalami kecelakaan mobil!"

"Kau yang menyebabkan semua ini!"

Jordan mencubit daguku dengan kuat.

Lalu, aku sadar, ternyata dia menganggap semua ini salahku.

Menurutnya, aku berutang semuanya pada adikku.

Akulah istrinya Jordan, aku tengah mengandung anaknya.

Namun, dia memilih untuk berbelanja dengan Hanna daripada menemaniku ke rumah sakit untuk pemeriksaan.

Tiba-tiba aku tertawa terbahak-bahak.

Menurut Jordan, hal itu tampak seperti tantangan terhadap otoritasnya.

Dia menampar wajahku, rasa jijiknya padaku tampak jelas di wajahnya.

"Kau menyebabkan Hanna dirawat di rumah sakit, tapi malah tertawa. Elena Heis, tak kusangka kau begitu kejam, sungguh menjijikkan."

Selesai berkata, Jordan meninggalkan vila dengan marah.

Aku perlahan mengangkat kepalaku dan menyeka darah di sudut bibirku.

Tak masalah, Jordan akan segera tahu bagaimana rasanya patah hati.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Perawan Kesayangan Tuan-tuan Gigolo
9.6
Jagat raya dikejutkan oleh aksi para gigolo kaya nan rupawan yang memperebutkan kasih sayang seorang gadis desa yang serba kekurangan. Di balik kepolosan wajahnya, perempuan tersebut rupanya seorang pembunuh kejam yang telah melukai mereka. Anehnya, para pria ini malah merasa bangga jika harus tewas di tangan sang gadis. Mengapa mereka justru memuja sosok yang mengancam nyawa tersebut? Inilah kisah cinta penuh laga tentang obsesi luar biasa yang sulit dinalar publik.
Sampul Novel Cinta dan Gairah 21+
8.1
Antologi romansa dewasa ini menyajikan kumpulan kisah penuh gairah dengan latar belakang tokoh yang beragam. Pembaca akan diajak menyelami dinamika emosional yang mendalam dari berbagai profesi, mulai dari kehidupan ibu rumah tangga, mahasiswa, kuli bangunan, hingga pesona para suami, manajer, dan CEO. Setiap cerita dirancang secara unik untuk memenuhi fantasi Anda melalui narasi yang memikat. Nikmati jalinan alur yang intens dan penuh warna di dalam buku ini.
Sampul Novel Cinta Rahasia Sang Pewaris
9.8
Demi lepas dari jeruji besi, pewaris bebal bernama Ananda Edward menyamar sebagai staf biasa bernama Ananda Iskandar. Sesuai perintah sang ayah, ia wajib mendampingi Erika Adhinata, manajer pintar yang perlahan mengikis kebekuan hatinya. Sayang, romansa Nanda terganjal bayang-bayang masa lalu Erika dengan seorang lelaki hedonis. Sanggupkah Nanda meraih cinta Erika di balik kebohongan identitasnya? Simak liku-liku perjuangan sang pewaris kaya.
Sampul Novel Fatal
9.2
Esther harus membayar mahal kesalahan fatal di masa lalunya yang telah merenggut nyawa seseorang. Demi menebus dosa besar tersebut, ia terpaksa menjalani pernikahan penuh penderitaan bersama Felix. Sebagai kakak dari korban yang tewas, Felix diselimuti amarah dan bertekad menggunakan ikatan pernikahan ini sebagai alat balas dendam. Esther pun hanya bisa pasrah menerima segala siksaan dari suaminya di bawah bayang-bayang penyesalan mendalam.
Sampul Novel Gadis Ternoda
8.1
Diana dikhianati sahabatnya sendiri hingga terjebak dalam malam kelam bersama pria asing. Peristiwa itu menyisakan kehamilan tak terduga. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali dipertemukan dengan ayah kandung anaknya. Keadaan kian pelik saat Diana mengetahui bahwa pria tersebut kini menjalin kasih dengan sepupunya. Kini, Diana dihadapkan pada pilihan sulit: membongkar rahasia darah daging mereka atau tetap diam demi keutuhan keluarganya.
Sampul Novel I am Your Boss
8.2
Dulu dicampakkan karena miskin, Andra bangkit hingga sukses mendirikan imperium bisnis raksasa dalam enam tahun. Kini ia menjadi bos kejam berhati dingin dengan aturan super ketat. Namun, pertahanan kokohnya mulai goyah saat bertemu seorang pelamar wanita baru. Kehadiran perempuan tersebut perlahan mengikis kebekuan hati sang miliarder, membangkitkan kembali secercah harapan akan cinta sejati yang sempat ia kubur dalam-dalam.