APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat

Hamil enam bulan tidak membuat seorang istri mendapat perlindungan dari keluarganya. Ketika sang adik mengalami kecelakaan dan membutuhkan transfusi darah mendesak, hanya golongan darahnya yang cocok. Meski lelah akibat mual kehamilan, ia dipaksa mendonorkan darah. Harapan terakhirnya runtuh saat sang suami justru berpaling dan mendukung paksaan tersebut demi masa depan adik iparnya. Kecewa atas pengkhianatan ini, sang istri pingsan pascaoperasi. Begitu tersadar, ia langsung memutuskan untuk mengaborsi kandungannya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Setelah Jordan pergi, tidak ada berita sama sekali.

Aku menunggu dari siang hingga malam, tetapi dia tidak kembali.

Aku terlalu lapar, jadi hanya bisa menguatkan diri untuk menyiapkan makanan di dapur dengan tubuhku yang lemah ini.

Tanpa sadar aku membuka panci presto di atas kompor dan meliriknya.

Benar saja hanya sup ayam.

Ada juga beberapa potongan daging kecil dan leher serta pantat ayam.

Semua daging terenak dibawa oleh Jordan, tidak tersisa apa pun.

Aku tertegun selama dua detik, kemudian tertawa tanpa suara.

Entah apa yang masih aku nantikan.

Aku memasak semangkuk mi.

Jordan kembali pada saat ini.

Dia mengerutkan kening ketika melihatku keluar membawa semangkuk mi dengan terhuyung-huyung.

"Kamu sedang hamil, kenapa hanya makan ini? Apa nilai gizi yang terkandung di dalamnya!"

Jordan maju dan memapahku duduk di meja makan, lalu menarikkan kursi dengan penuh perhatian.

Aku menatapnya dengan heran.

Aku memakan dua suap mi, lalu meletakkan sumpitku.

"Aku nggak sanggup menikmati masakan orang lain, aku hanya bisa memasak mi untuk diriku sendiri."

Jordan tampak canggung, dia berdeham dan melirikku.

"Kalau bukan kamu mengatakan hal-hal yang menyinggungku, mana mungkin aku marah sampai melupakannya. Lagi pula, bukankah aku menyisakan daging ayam untukmu? Kamu sedang hamil, jadi jangan pilih makan, kamu bisa makan daging apa saja."

Jordan terus mengomel.

Aku memijat kepalaku dengan kesal, wajahku makin pucat.

"Bisakah kamu diam? Apa kamu lupa kalau aku ingin muntah saat mencium bau sup ayam? Gimana aku memakannya?"

Jordan yang hendak marah, tiba-tiba menghentikan amarahnya.

Tampaknya sungguh konyol.

Dia benaran lupa hal ini.

"Aku... Aku... Aku merawat Hanna sampai lupa. Dia bilang mau makan sup ayam, aku tentu harus mengutamakan pasien dulu."

Jordan perlahan-lahan menjadi yakin dan mulai melontarkan komentar-komentar ironis padaku.

"Lagi pula, kamu punya tangan dan kaki, dan kamu juga tidak sedang sakit. Kamu hanya mendonorkan sedikit darah, kenapa harus berlagak lemah?"

Ketika mendengar kata-katanya, aku merasa sangat kesal.

Hanna... dia selalu mengutamakan Hanna.

Di mata Jordan, meski aku mengandung anaknya tetap saja tidak sepenting Hanna!

Ngomong-ngomong, saat aku menikah dengan Jordan.

Semua orang di keluargaku mengkritikku dan merasa aku tidak layak bersama Jordan. Mereka semua menganggap Hanna dan Jordan adalah pasangan yang cocok.

Hanna bahkan mengajak Jordan keluar menggunakan namaku tanpa sepengetahuanku.

Awalnya, Jordan akan memberitahuku tentang hal ini.

Namun, seiring berjalannya waktu, dia tampak berubah dan tidak pernah menyebut tentang Hanna lagi.

Sekarang, aku sadar mungkin dia telah goyah sejak dia berhenti memberitahuku.

Melihatku terdiam dan tertegun, Jordan pun berbicara.

"Sudahlah Sayang, aku tahu kamu sudah bekerja keras, mengandung anak dan mempertaruhkan nyawamu untuk mendonorkan darah. Sini, biarkan aku menyuapimu."

Dia mengambil mi dengan sumpit, lalu meletakkannya di dekat mulutku seolah-olah ingin menghiburku.

Wangi samar langsung tercium dari ujung lengan bajunya.

Itu aroma Hanna.

Tiba-tiba aku merasa mual.

Aku tidak tahan lagi, lalu bergegas dan muntah di toilet.

Aku memuntahkan semua mi yang baru saja kumakan.

Setelah akhirnya tenang, aku menatap wajahku yang lemah di cermin.

Serta ekspresi Jordan yang agak tak berdaya.

Dia memapah lenganku dan bertanya dengan penuh perhatian.

"Sayang, ada apa denganmu? Apa kamu ingin periksa ke rumah sakit?"

Aku menepis lengannya dengan kuat dan berkata acuh tak acuh.

"Nggak usah, menjauhlah dariku!"

Wajah Jordan yang awalnya menyanjung berubah muram.

Dia menggumamkan sesuatu saat melihatku berjalan kembali ke kamar tidur.

"Menurutku, kamu itu nggak tahu diri, aku ingin membantumu, kamu malah berlagak sombong!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Jalan Raih Mahkota
8.8
Richard Ahmed mengkhianati pertunangan kami demi berselingkuh dengan Eva Marsh. Eva bahkan mengirimkan rekaman mesra mereka yang direstui keluarga Richard. Menghadapi penghinaan ini, saya menghubungi ayah saya, seorang bos sindikat kriminal besar, guna membalas dendam lewat siaran langsung media sosial. Namun, bantuan itu menuntut syarat berat: saya wajib kembali ke Zlomont untuk memimpin Brooks Group sebagai kepala barunya.
Sampul Novel Jerat Pesona Ayah Anakku
8.9
Kehilangan kesucian dalam satu malam menghancurkan hidup Kara. Diasingkan dan menderita, ia berjuang sendirian demi membesarkan anaknya. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukannya kembali dengan pria yang menjadi dalang kehancurannya. Kini, pria tersebut kembali hadir untuk menjerat kehidupan Kara lebih dalam. Kara didera ketakutan hebat. Sanggupkah ia bertahan ketika buah hatinya terancam direbut oleh pria yang dahulu merusak dunianya?
Sampul Novel Love of My Life
9.6
Demi mencari dalang di balik kerugian bisnis keluarganya, desainer lulusan Parsons bernama Pandan Wangi menyamar menjadi OG di PT Inti Graha Anugrah. Penyelidikannya menemui jalan buntu ketika Denver, musuh masa kecilnya, justru dicurigai sebagai pelaku utama. Di tengah kemelut perusahaan, Pandan malah menghadapi masalah pribadi yang membuatnya hamil. Kini, ia harus berjuang menyelamatkan warisan Aditama Group sambil mencari cinta sejatinya.
Sampul Novel Misi; Mengandung Benih Tuan Vince
9.3
Qiara Selena Odelia sangat mendambakan sebuah pernikahan yang tulus dan bahagia. Sayangnya, impian itu harus tertunda saat ia terikat kontrak dengan Vincenzo Nick Emyr. Pria dingin tersebut telah menutup rapat hatinya akibat luka mendalam dari cinta pertamanya di masa lalu. Berawal dari sebuah misi rahasia, takdir justru menjebak mereka dalam komitmen formal yang disepakati bersama. Di tengah trauma masa lalu Vince, mampukah hubungan sandiwara ini berubah menjadi cinta yang nyata?
Sampul Novel Selamat Jalan Adit
8.8
Kisah ini menyajikan realitas hidup apa adanya tanpa bumbu fiksi yang manis. Kejujuran menjadi fondasi utama, meski harus melewati kepedihan dan duka yang mendalam. Penulis menegaskan bahwa rasa cinta yang pernah tumbuh kini telah sepenuhnya padam tanpa menyisakan harapan sedikit pun. Masa lalu biarlah menjadi bagian dari sejarah yang tidak lagi memiliki kekuatan di masa sekarang. Sebuah ungkapan tulus tentang cara melepaskan sesuatu yang memang telah usai.
Sampul Novel Sudah Nakal Dari Sononya
9.0
Bonang, dosen genit berumur 32 tahun, terkejut oleh kedatangan gadis muda yang membawa balita dan mengaku sebagai anaknya. Belum pernah menikah, ia terpaksa menampung mereka meski ragu dirinya sudah punya cucu. Bonang pun mulai menelusuri kembali kenakalan masa mudanya yang liar demi mencari kebenaran. Ia ingin memastikan apakah kehadiran mereka berdua merupakan konsekuensi nyata dari masa lalunya yang bebas.