APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Dalam Keheningan

Cinta Dalam Keheningan

Aria menjalani kehidupan yang sunyi sebagai seorang tunawicara yang terabaikan sejak lahir. Takdir membawanya menjadi nyonya di Keluarga Kurnia secara tidak sengaja, meski ia sadar sang suami, Ian, tidak pernah menaruh hati padanya. Situasi kian pelik ketika Letty, cinta pertama Ian, kembali dari luar negeri dan kembali dekat dengan suaminya. Menyadari posisinya yang kian tergeser, Aria memilih menyembunyikan kabar kehamilannya dan bersiap untuk mundur dari pernikahan tanpa cinta tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 4

Kening Aria membentur keras lantai yang dingin.

Dia mendengar Letty menenangkan. "Sudahlah, jangan menyulitkan dia. Lepaskan saja."

Aria dipaksa berlutut dan menyembah, sementara Letty tampil sebagai penyelamat.

Mendengar Letty berbicara seperti itu, Ian pun melepaskan cengkeramannya dengan wajah dingin, lalu menggendong Letty dan membawanya mencari dokter untuk diobati.

Luka di tangan Letty tidak parah, tetapi saat dokter merawat lukanya, dia tetap menggigit bibir dan menahan air mata agar tidak jatuh. Butiran air mata itu menggantung di ujung mata, seolah-olah akan menetes kapan saja. Sungguh menyentuh hati siapa pun yang melihatnya.

Ketika Aria mendekati ruang pemeriksaan, dia mendengar suara Ian yang dingin. "Tenang saja. Aku pastikan dia akan menanggung akibatnya."

"Dia istrimu. Jangan sampai karena aku, hubungan kalian jadi rusak," ujar Letty sambil menghapus air mata secara diam-diam.

Semakin Letty tampak pengertian dan dermawan, semakin Ian merasa iba padanya. Dalam hatinya, dia semakin yakin bahwa Aria memang cemburu dan sengaja menyiram Letty dengan air panas.

Dia berdiri, bersiap untuk mencari Aria, tetapi mendapati perempuan itu sudah berdiri terpaku di ambang pintu.

Aria mengeluarkan ponselnya dan menyerahkannya kepada Ian. Di dalam catatan, dia telah menuliskan secara detail seluruh kejadian, berharap Ian bersedia membaca penjelasannya.

Namun, Ian yang sedang dikuasai amarah sama sekali tidak melirik isi ponsel itu. Dia langsung menepisnya hingga terlempar ke lantai. Ponsel itu pun hancur.

Aria terkejut, tubuhnya membeku. Dia hendak memungutnya, tetapi Ian lebih dulu menarik kerah bajunya dan membenturkannya ke tembok.

Di hadapan Ian, tubuh mungil Aria bagaikan burung kecil. Dia tak punya kekuatan untuk melawan sedikit pun.

Aria hanya bisa menangis ketakutan, memohon ampun dengan suara yang tak karuan.

Namun, Ian tak peduli. Dia mendekat, suaranya dingin dan mengerikan di telinga Aria. "Mau coba sendiri rasanya disiram air panas?"

Sekujur tubuh Aria langsung merinding. Dengan ekspresi ketakutan, dia menggeleng keras sambil menggunakan berbagai gerakan tangan untuk memohon padanya.

Ian hanya tertawa sinis, mencengkeram lengannya, dan menyeretnya masuk ke kamar mandi. Dia memutar keran air dan langsung menyiram tubuh Aria dengan air panas dari pancuran air.

Suhu dari pemanas air memang tidak cukup tinggi untuk menyebabkan luka serius, tetapi tetap terasa perih dan menyiksa. Rasa sakit itu seperti kulitnya terkelupas. Dia mencoba menghindar sebisanya di ruang sempit itu, tetapi tak berhasil.

Melihat kondisi Aria, Ian hanya berdecak dan mematikan air. Dia menatap Aria yang meringkuk ketakutan di pojok kamar mandi. "Ke sini."

Tubuh Aria bergetar hebat. Dia tidak berani bergerak.

Ian mengernyit, suaranya semakin dingin. "Aku memang terlalu baik sama kamu, sampai kamu nggak tahu diri. Sepertinya aku harus hentikan biaya rumah sakit adikmu, baru kamu sadar posisimu."

Begitu mendengar kata "adik", Aria langsung mengangkat kepala. Mata merahnya penuh air mata, tatapannya dipenuhi rasa takut dan putus asa. Dia merangkak menghampiri Ian dan mencengkeram ujung bajunya, memohon dengan sepenuh hati.

Ian menatapnya tanpa emosi, bibirnya justru melengkung membentuk senyuman yang kejam.

Melihatnya tetap diam, Aria semakin ketakutan. Dia menunduk dan mulai membenturkan kepalanya ke lantai.

Setiap kali membentur, suaranya terdengar jelas dan menyakitkan. Tak lama kemudian, lantai mulai ternoda oleh jejak darah halus.

Pandangan Ian sedikit berubah. Dia mencengkeram rahang Aria, memaksa wajahnya terangkat. "Ini peringatan terakhir. Jangan pernah berpikir bisa menyaingi Letty. Perempuan sepertimu bahkan nggak pantas memegang sepatunya."

Aria buru-buru mengangguk. Air mata dan darah bercampur di wajahnya yang pucat. Namun, dia tidak berani mengeluarkan suara sedikit pun, takut Ian benar-benar melampiaskan amarahnya kepada adiknya.

Ian berbalik dan pergi meninggalkannya.

Aria masih berlutut, tubuhnya meringkuk. Dia tak bersuara meskipun air matanya terus mengalir. Semua rasa sakit hanya bisa dia telan dalam diam.

Dalam hatinya, hanya ada satu pikiran yang berulang-ulang muncul. Dia harus pergi. Dia pasti akan pergi. Dia tidak mau tinggal di tempat ini lagi!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Simpanan Tante-Tante
8.2
Terperangkap sebagai pria simpanan dua wanita kaya yang kesepian membuat hidup Andra terasa kelam. Titik balik muncul saat ia mengenal sosok gadis mandiri yang membangkitkan tekadnya untuk bertaubat. Kini, Andra berupaya keras lepas dari belenggu harta para tante demi meraih cinta sejati. Namun, mampukah perempuan idamannya menerima masa lalu kelam tersebut, ataukah hal itu justru menjadi perusak rencana masa depan mereka?
Sampul Novel Bukan inginku Selingkuh
9.1
Menjunjung tinggi kesetiaan tak melindungi Ruela dari pengkhianatan Frans. Suaminya itu justru berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Alih-alih meratapi nasib, Ruela memilih bangkit demi menuntut balas. Di tengah rencana pembalasan dendam tersebut, takdir mempertemukannya dengan Felix, pemuda yang melewati malam penuh gairah bersamanya. Mampukah Ruela menghancurkan para pengkhianat di hidupnya? Inilah kisah penuh luka, ambisi, dan pertemuan tak terduga.
Sampul Novel Dia Yang Merebut Suami dan Anakku
9.4
Setelah delapan tahun pernikahan, sang suami nekat membawa selingkuhannya, Maudy, yang mengaku sakit kanker ke rumah. Sang istri dituntut menerima Maudy, bahkan putranya sendiri mengancam akan memutus hubungan jika ia menolak. Merasa dikhianati, ia memilih bercerai dan kembali merintis karier di industri desain hingga sukses. Ketika kebohongan penyakit Maudy terbongkar, mantan suami dan anaknya datang memohon dimaafkan, namun ia mengabaikan mereka demi prestasinya.
Sampul Novel Suddenly Got Married
8.6
Dara Anastasya tak pernah menyangka takdir akan membawanya ke dalam pernikahan mendadak dengan Randy Wijaya, seorang pria yang sama sekali tidak ia kenal. Hubungan mereka pun terasa canggung dan tidak berjalan normal. Di tengah situasi sulit ini, Randy yang berhati lembut, sabar, dan penuh tanggung jawab enggan menyerah. Ia bertekad memperjuangkan hati sang istri dan mengubah ikatan tak terduga tersebut menjadi kisah cinta sejati yang tulus.
Sampul Novel Terpaksa Menikahi Sang Pewaris
8.0
Kebahagiaan Rika membubung tinggi ketika pria yang baru dikenalnya langsung mengajukan lamaran pernikahan. Tanpa berpikir panjang, ia menerima ajakan cinta pandangan pertamanya itu. Namun, kenyataan pahit segera terungkap setelah mereka menikah. Ramon, sang suami yang ternyata pewaris kaya asal Bandung, hanya memanfaatkannya sebagai istri formalitas untuk mengamankan warisan keluarga. Sanggupkah Rika bertahan dalam pernikahan semu ini? Mampukah Ramon memberikan kebahagiaan sejati untuknya?
Sampul Novel The Devil
8.8
Trauma mendalam akibat kekejaman sang paman mendorong Alina mengambil keputusan ekstrem. Ia nekat menyerahkan seluruh hidupnya kepada Alardo, sesosok iblis mengerikan, demi mendapatkan perlindungan dan membalaskan dendamnya. Namun, kesepakatan gelap ini justru menjebak Alina dalam perasaan cinta terlarang pada sang iblis. Terseret kian jauh ke dalam kegelapan, akankah Alina mampu menemukan jalan keluar, atau justru hancur selamanya dalam jerat asmara yang mematikan?