APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Dalam Keheningan

Cinta Dalam Keheningan

Aria menjalani kehidupan yang sunyi sebagai seorang tunawicara yang terabaikan sejak lahir. Takdir membawanya menjadi nyonya di Keluarga Kurnia secara tidak sengaja, meski ia sadar sang suami, Ian, tidak pernah menaruh hati padanya. Situasi kian pelik ketika Letty, cinta pertama Ian, kembali dari luar negeri dan kembali dekat dengan suaminya. Menyadari posisinya yang kian tergeser, Aria memilih menyembunyikan kabar kehamilannya dan bersiap untuk mundur dari pernikahan tanpa cinta tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 5

Aria bangkit perlahan, berjalan pincang saat keluar dari kamar mandi.

Dia ingin mengambil kembali ponselnya. Bagaimanapun, dia tak punya uang lebih untuk membeli yang baru.

Darah segar dari dahinya mengaburkan penglihatannya, membuatnya hampir terjatuh saat tubuhnya oleng.

Untung saja sepasang tangan muncul dari belakang dan menahannya. Saat menoleh, dia melihat paman Ian menatapnya dengan sorot mata penuh kesedihan.

Kebetulan, hari ini paman Ian memang datang ke rumah sakit untuk pemeriksaan ulang.

"Aria, kenapa lukamu begitu parah?"

Aria tak menyangka bisa bertemu paman Ian dalam keadaan seperti ini. Dia menunduk dengan canggung.

Namun, justru sikapnya yang seperti ini membuat hati sang paman semakin nyeri. Dia langsung menyadari, semua luka di tubuh gadis ini pasti perbuatan keponakannya sendiri.

"Bajingan itu memperlakukanmu seperti ini?"

Awalnya dia mengira telah menjodohkan dua anak muda yang serasi, tetapi ternyata dia malah mendorong Aria ke dalam neraka.

Sang paman membawa Aria ke UGD. Setelah mengurus segala keperluan, dia pun pamit pergi.

Sebelum pergi, dia sempat berkata bahwa dirinya akan membantu Aria menyelesaikan semuanya.

Aria tak mengerti maksudnya. Dia hanya menggenggam ponsel yang layarnya sudah retak dengan ekspresi kosong.

"Ternyata kamu di sini. Susah sekali mencarimu."

Aria berbalik dan melihat Letty entah sejak kapan sudah berdiri di belakangnya. Dia menatap Aria yang seluruh tubuhnya basah kuyup, bibirnya melengkung penuh rasa puas.

"Kamu sudah lihat sendiri betapa perhatian Ian padaku, 'kan? Kalau kamu tahu diri, sebaiknya kamu pergi sendiri dari hidupnya. Kalau nanti sampai diusir, akan lebih memalukan."

Aria menggigit bibirnya. Memang dia sudah berencana pergi, tetapi mendengar ucapan itu dari mulut Letty terasa sangat menyakitkan.

Dia menyimpan kembali ponselnya dan membalikkan badan, tak ingin berurusan lebih jauh.

Namun, Letty langsung menariknya dengan kesal, "Sikap macam apa itu? Kamu meremehkanku? Sudahlah, aku nggak akan bersikap perhitungan sama orang bisu. Aku tahu kamu pasti susah cari kerja. Jangan bilang aku kejam. Ambillah uang ini dan tinggalkan Ian sekarang juga."

Tanpa memberi kesempatan berbicara, Letty menyodorkan selembar cek. Jumlahnya tidak terlalu besar, hanya sekitar ratusan juta. Namun bagi Aria, itu adalah nominal yang sangat besar.

Melihat Aria ragu-ragu, Letty mencibir. "Masih kurang? Selama setengah tahun ini kamu juga sudah ambil banyak dari Keluarga Kurnia. Jangan nggak tahu diri!"

Aria membuka mulut dan menggeleng. Dia tak bisa menjelaskan bahwa selama ini dia tidak pernah meminta apa-apa dari Ian. Bahkan uang pengobatan harian untuk adiknya sudah membuatnya sangat bersyukur. Dia tak pernah berani berharap lebih, takut membuat Ian semakin muak padanya.

Awalnya Aria ingin menolak, tetapi setelah berpikir ulang, dia tak punya penghasilan setelah pergi dari Keluarga Kurnia. Selain itu, ada satu nyawa kecil dalam perutnya yang harus dia lindungi.

Kalau Letty benar-benar ingin membayar untuk menyingkirkannya, kenapa tidak menerimanya saja?

Aria dibesarkan dengan prinsip tak menginginkan apa yang bukan miliknya. Maka, kali ini dia seolah-olah melawan nurani sendiri saat menerima cek itu. Wajahnya tampak bersalah.

Dia berpikir dalam hati, suatu saat nanti jika dia punya uang, dia pasti akan mengembalikannya pada Letty.

Aria melipat cek itu dengan hati-hati dan menyimpannya di saku bajunya. Menurutnya, Letty akan tinggal di rumah sakit cukup lama dan Ian pasti akan menemaninya. Itulah waktu yang tepat untuk mencairkan ceknya di bank.

Dia memutuskan untuk kembali ke rumah Keluarga Kurnia dulu untuk mengganti baju. Seluruh tubuhnya basah kuyup, dia bisa masuk angin.

Kalaupun dia sakit, itu tak jadi masalah. Namun, dia tidak ingin bayi dalam kandungannya terdampak.

Rumah Keluarga Kurnia sangat luas. Selain kamar utama, masih banyak kamar tamu. Meskipun secara status, Aria adalah Nyonya Keluarga Kurnia, dia hanya tidur di kamar tamu. Dia baru akan dipanggil ke kamar utama saat Ian ingin menyalurkan hasratnya.

Tentu saja setelah selesai, dia akan langsung disuruh kembali ke kamar tamu.

Aria melepas pakaian basahnya dan mengeringkan tubuh dengan handuk. Tanpa sadar, tangannya menelusuri perutnya. Pinggangnya masih ramping dan perutnya belum menonjol, tetapi dia merasa ajaib. Di dalam sana, ada kehidupan yang sedang tumbuh.

Dia menghela napas. Dia memang menantikan kelahiran bayi ini, tetapi juga ragu apakah dirinya bisa menjadi ibu yang baik.

Saat hendak mengenakan pakaian, tiba-tiba pintu kamar terbuka. Entah sejak kapan Ian sudah kembali. Dia berdiri di ambang pintu dan melihat Aria berdiri telanjang, matanya sedikit menyipit.

Tubuh Aria yang mungil, kulitnya yang putih mulus, dan pipinya yang memerah. Aria panik dan buru-buru menarik selimut untuk menutupi dirinya. Semua itu membuat tenggorokan Ian terasa kering.

Namun, dia sangat pandai menyembunyikan perasaannya. Tak ada satu pun emosi yang terlihat di wajahnya.

Ian berkata dengan datar, "Tangan Letty cedera cukup parah. Kamu juga harus tanggung jawab. Aku nggak berharap kamu bisa merawatnya dengan baik, tapi mulai sekarang kamu masak di rumah dan aku yang akan antar makanannya ke rumah sakit. Paham?"

Aria mengangguk panik, menarik selimut lebih erat. Wajahnya yang memerah pun ditutupi dengan selimut.

Tatapan Ian menyapu kulitnya beberapa detik, lalu dia menggerakkan jemarinya untuk melonggarkan kerah bajunya. Saat hendak berbalik pergi, matanya tiba-tiba menangkap ujung kertas mencuat dari tumpukan pakaian basah di lantai.

Dia merasa aneh, lalu mengambilnya. Begitu melihat isi kertas itu, ekspresinya langsung berubah. "Aria, kamu minta uang dari Letty?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DESTINY
9.5
Zeline Zakeisha kerap dikhianati akibat genophobia yang dideritanya. Sang sahabat yang ingin ia sembuh akhirnya mendaftarkan Zeline ke situs kencan global. Lewat platform itu, ia terhubung dengan Ricardo Fello Daniello, triliuner asal New York yang jenuh dengan wanita materialistis. Walau terpisah jarak Indonesia-New York, keunikan Zeline sukses memikat Ricardo. Kini, keduanya harus menghadapi trauma masa lalu dan bentangan jarak demi membuktikan kekuatan takdir cinta mereka.
Sampul Novel Di Antara Dua Pria Yang Kucinta
9.6
Hesti sangat terpukul saat mengetahui Haris melakukan vasektomi diam-diam akibat trauma masa lalu. Kecewa karena impian memiliki anak kandas, ia pun memutuskan bercerai. Demi mendapatkan keturunan, Hesti nekat menemui Samuel di sebuah klub malam hingga sepakat menjalin hubungan intim. Namun, situasi rumit muncul ketika Haris kembali untuk meminta maaf dan bersedia memulihkan kondisinya demi Hesti. Kini, Hesti pun terjebak dalam dilema besar di antara dua pria.
Sampul Novel Harga Cinta Terpendam
9.0
Dulu aku terpaksa menghancurkan Bram demi melindunginya. Sekarang, ia kembali sebagai pengacara berdarah dingin yang berniat merebut Kania, putriku. Bram sama sekali tidak menyadari bahwa Kania adalah anaknya sendiri, dan aku sedang berjuang melawan leukemia yang mematikan. Di tengah tuntutan hukumnya yang kejam, aku harus bertahan hidup. Menjelang ajal, kuikhlaskan semuanya untuk Kania dan kutinggalkan sepucuk surat yang akan menghancurkan hidup pria yang sangat kucintai.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
Pelajar muda bernama Lea dikejutkan oleh tawaran tidak masuk akal dari bos mafia, El Zibrano Elemanus. El bersedia memberikan kekayaan melimpah asalkan Lea mau menyusui putranya. Tentu saja Lea menolak keras demi masa depannya. Sayangnya, El tidak menerima kata tidak dan siap memakai caranya sendiri untuk memaksa Lea. Kini, ia terjebak dalam situasi intim yang mengancam harga diri serta masa depannya akibat obsesi sang mafia.
Sampul Novel THE ISLAND : I'M IN LOVE
9.2
Rayakan kelulusan kuliah, Mira, Sera, dan Lia menyewa kapal di laut Indonesia. Sialnya, badai merusak sekoci dan lambung kapal mereka bocor akibat menabrak karang. Terombang-ambing di samudra, mereka bertemu Edu, Hezki, dan Ronald yang berada di kapal lain. Demi bertahan hidup, ketiga gadis ini memutuskan bergabung dengan kelompok pria tersebut. Di tengah lautan luas yang penuh ancaman, mampukah mereka semua menemukan daratan atau justru tenggelam selamanya?
Sampul Novel Wanita Kontrak
9.0
Setahun setengah Kana berpura-pura menjadi istri Ian demi menutupi jalinan asmara rahasia sang pria. Namun, setelah perceraian mereka, nasib buruk kembali menjeratnya. Kali ini, Lucas datang memaksa Kana menyetujui pernikahan kontrak baru selama tiga tahun, di mana ia hanya dijadikan pemuas nafsu. Saat Kana menderita dalam jeratan Lucas, Ian muncul kembali untuk menolongnya. Akankah Kana berhasil membebaskan diri dan mengakhiri takdirnya sebagai wanita kontrak?