APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel CEO YANG MENKUJGKIRBALIKKAN DUNIAKU

CEO YANG MENKUJGKIRBALIKKAN DUNIAKU

Hubungan cinta Delia, seorang mahasiswi biasa, dengan putra mahkota konglomerat bernama Arkan hancur seketika. Kehadiran tunangan Arkan yang mempermalukan Delia di depan umum, serta kebungkaman pria itu, menorehkan luka hebat. Empat tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka lagi di tempat kerja baru Delia, di mana Arkan menjabat sebagai CEO. Kini, Delia dihadapkan pada pilihan sulit: pergi menjauh, bertahan bekerja, atau membalas kepedihan masa lalunya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku melihat Delia berjalan cepat menuju Gedung C. Ia mengenakan blus merah berlengan panjang, dengan garis putih di kerah dan manset, dipadukan dengan celana putih dan sepatu merah model Aladin andalannya.

Rambutnya dikuncir tinggi dengan ikat rambut merah-membuat wajah manisnya terlihat semakin jelas. Ah, Delia. Gadis keras kepala yang bahkan dengan tampilan sesederhana itu tetap berhasil mencuri perhatianku.

Tanpa pikir panjang, aku langsung melangkah untuk menghadangnya di depan pintu masuk. Teman-temanku bersiul pelan di belakang, menonton dengan semangat seperti sedang menonton adegan drama.

"Delia," panggilku, nada suaraku setengah menantang. "Urusanmu belum selesai sama aku."

Dia berhenti. Wajahnya langsung masam. Ia mencoba menghindar, menunduk dan mempercepat langkah. Tapi aku lebih sigap. Tanganku terulur, menghalangi jalannya.

"Mau kabur? Gak semudah itu," ucapku sambil tertawa kecil. "Kalau mau masuk, ada syarat."

Delia menatapku kesal. Tapi aku tahu, dia bukan tipe yang suka bikin keributan di tempat umum.

"Ya udah, maunya apa lagi sih?" balasnya, nada sebal tak bisa ditutupinya.

"Kalau kamu jadi Sri Mulyani, menghadapi situasi sekarang, apa yang bakal kamu lakukan?" tanyaku tiba-tiba, kali ini dengan nada serius.

Dia menarik napas, siap menjawab. Tapi aku langsung mengangkat tangan, memotong.

"Kelamaan! Kamu harus dihukum!" ucapku sambil nyengir.

Delia melotot. "Hukuman apaan sih?!"

Teman-temanku mulai bersorak kecil, menanti hukuman aneh yang pasti sudah kusiapkan.

Aku menyeringai. "Kamu pilih. Mau nyanyi lagu Sakitnya Tuh di Sini sekarang juga... atau kasih nomor WhatsApp kamu."

Delia mendelik. Wajahnya jelas bingung. Dua-duanya memalukan, cuma beda tingkat.

Akhirnya, dengan suara pelan tapi tegas, dia menjawab, "Kasih nomor WA aja."

Aku menahan tawa. Sudah kuduga dia bakal pilih itu. Tapi aku juga tahu kelakuannya-pasti nanti diblokir.

Aku mengangguk, pura-pura puas. "Gak jadi. Ganti. Kasih alamat rumah kamu aja."

Wajah Delia langsung berubah. "Buat apa alamat rumah?" tanyanya curiga.

Aku mendekat sedikit, suaraku diturunkan, tapi cukup membuatnya waspada. "Kalau alamatnya palsu, kamu harus siap dihukum dua kali lipat."

Dia menggigit bibir bawah, ragu. Tangannya mencengkeram erat tali tas selempangnya. Setelah hening beberapa detik, akhirnya ia menyebutkan alamat kontrakannya-lengkap, dengan blok dan nomor rumah.

Aku mengeluarkan ponsel. "Ulangin. Aku catat."

Dengan wajah merah padam, Delia mengulanginya. Teman-temanku bersorak di belakang, seolah aku baru saja menang taruhan.

Selesai mencatat, aku menatapnya. "Bagus. Kalau ternyata palsu, hukumannya dobel."

Delia mendengus, lalu berjalan melewatiku-menabrak bahuku dengan tas selempangnya. Aku membiarkannya lewat, tak bisa menahan senyum.

Bocah keras kepala.

Kamu boleh lari sekarang, Delia, tapi kamu nggak akan bisa lari terus dariku.

♡♡♡

Sudah tiga bulan sejak dia memberikan alamat itu. Aku belum pernah ke sana. Bukan karena takut dia bohong-Delia terlalu jujur untuk itu. Tapi entahlah. Setiap kali aku mengingat alamat itu, ada rasa gugup yang aneh.

Jadi selama tiga bulan terakhir, aku hanya mengamatinya dari kejauhan. Diam-diam. Seperti penguntit amatir dengan niat mulia.

Sore ini, akhirnya aku memutuskan untuk datang. Sempat terpikir untuk berdandan rapi. Tapi kupikir, ah sudahlah. Ini kunjungan resmi ke rumah cewek paling menyebalkan sekaligus paling menarik di kampus-mungkin penampilan biasa saja lebih jujur.

Yang penting, mobil sport merah kesayanganku dicuci sampai mengilap. Mobil itu kuparkir tepat di depan rumah kontrakan Delia, sedikit miring supaya kelihatan elegan dari segala sudut. Lampu hazard kunyalakan sebentar. Lalu ku tekan klakson-sekali saja. Dramatis.

Tapi harapanku langsung runtuh saat Delia keluar. Bukannya kaget atau kagum, dia malah langsung panik. Membawa gayung biru, wajahnya penuh curiga.

"ARKAN?!" serunya. "Ngapain kamu ke sini?!"

Ya ampun, Delia. Boro-boro terkesan, melirik mobil pun tidak. Aku tersenyum miris dalam hati.

Mobil sport merah, kalah saing sama gayung plastik.

"Aku cuma mau buktiin kamu nggak kasih alamat palsu," sahutku santai.

Dia membuka pagar dengan malas. Berdiri di depan pintu sambil menyilangkan tangan di dada.

"Terus sekarang kamu mau apa? Laporin ke rektor? Atau ngajak nyanyi dangdut keliling RT?"

Aku tertawa pelan. "Tenang. Aku nggak sejahat itu. Tapi boleh juga tuh... karaoke duet pas lebaran."

Dia melotot, tapi pipinya memerah. Duh, lucunya.

"Kalau kamu cuma mau malu-maluin aku, mending pulang aja," ujarnya sambil mulai menutup pagar.

Tapi aku tahan. "Gak. Aku ke sini bukan buat itu. Aku cuma... pengen lihat kamu aja. Tanpa baju merah. Tanpa wajah galak."

Dia terdiam. Tatapannya lebih lama kali ini.

"Dan kamu puas sekarang?"

Aku mengangkat bahu. "Lumayan. Tapi kalau kamu bikinin teh manis, mungkin aku bakal lebih puas lagi."

Dia mendecak. "Dasar cowok aneh."

Tapi pagar itu tetap dibuka lebar. Dan tanpa sadar, dia masuk ke dalam, sambil ngomel-ngomel kecil.

Aku tersenyum lebar, lalu menyusulnya masuk.

Lucu ya, hidup ini... dari ancaman dangdut jadi undangan teh manis.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Mengungkap Cinta: Pernikahan Kilat dengan Seorang Taipan Rahasia
9.6
Elyse terkejut saat melihat pria berkuasa di TV yang sangat mirip Adrian, suami kontrak satu tahunnya. Walau awalnya berniat cerai, kebersamaan mereka membuat Adrian ingin pernikahan ini menjadi nyata. Namun, segalanya berubah saat identitas asli Adrian sebagai taipan terbongkar. Konflik pun memuncak ketika rahasia tentang anak mereka terungkap, memicu perselisihan besar mengenai kejujuran serta masa depan cinta mereka.
Sampul Novel Mencari Seorang Gadis Selama 20 Tahun
8.0
Demi menemukan gadis masa kecil yang memikat hatinya dua dekade lalu, CEO tampan blasteran, Axel Narendra, memutuskan pulang ke Indonesia. Namun, langkahnya terhalang oleh pengkhianatan anak buahnya sendiri yang berujung pada penawanan dirinya. Di tengah pusaran konspirasi besar ini, Axel harus berjuang meloloskan diri. Mampukah ia menumpas para pembelot di gurita bisnis internasionalnya sekaligus bersatu kembali dengan cinta sejati yang tengah dicarinya?
Sampul Novel Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif
8.6
Amber, wanita yang kerap dicap sebagai anak haram dan diabaikan keluarganya, harus menghadapi takdir rumit saat dipaksa menjadi istri dadakan bagi Reyvan. Reyvan adalah seorang CEO dingin dan angkuh yang sejak awal memperingatkan Amber untuk menjaga jarak serta tidak jatuh cinta kepadanya. Pernikahan mereka bahkan dibatasi oleh tenggat waktu perceraian yang telah ditentukan. Namun, seiring berjalannya waktu, sang CEO justru menyadari bahwa ia tidak sanggup hidup tanpa kehadiran Amber di sisinya.
Sampul Novel PASSIONATE CEO WITH TROUBLEMAKER SECRETARY
8.4
Briyan, miliarder berusia 35 tahun, diam-diam memendam hasrat dan perasaan mendalam kepada sekretarisnya, Sessyl. Kendati demikian, asmara sang CEO terhalang rintangan besar karena Sessyl ternyata sudah mempunyai kekasih. Di sela-sela kesibukan pekerjaan yang padat, Briyan terus berupaya keras memikat sang sekretaris. Mampukah sang atasan merebut hati Sessyl dari pacarnya dan memenangkan cintanya dalam jalinan romansa kantor yang rumit ini?
Sampul Novel Rahasia Sang CEO
8.5
Trauma masa lalu membuat Chris tumbuh menjadi pria sinis. Ia menyaksikan bagaimana sang ayah, Howard, menolak bercerai dari ibunya, Jane, demi melampiaskan dendam akibat perselingkuhan. Di tengah kehancuran rumah tangga tersebut, Jane sangat berharap putra tunggalnya itu bisa segera menikah. Namun, Chris justru bersumpah hanya akan membina rumah tangga setelah ia berhasil menyakiti dan menghancurkan hati banyak wanita sebagai bentuk pelampiasan rasa sakitnya.
Sampul Novel Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi
9.6
Saat menonton konser sendirian, seorang istri terkejut melihat Martin Sutanto, suaminya yang mengaku sedang dinas luar kota, muncul di layar lebar bersama cinta pertamanya, Desi Maulanda. Di depan ribuan penonton, Martin meminta lagu "Kembali ke Masa Lalu" agar mereka tidak pernah berpisah tiga tahun lalu. Di tengah sorak penonton dan air mata yang mengalir, sang istri terpilih di sesi berikutnya. Melalui lagu yang sama, ia menyatakan penyesalan terdalamnya karena telah menerima lamaran pernikahan Martin.