APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel CEO LEBAY

CEO LEBAY

Richard tewas usai kalah memperebutkan Claudia. Di akhirat, protesnya atas nasib buruk berbuah kesempatan hidup kedua dari Tuhan. Ia pun bangkit berkat doa tulus seorang gadis, lengkap dengan ingatan masa lalu yang luar biasa. Kini, Richard menguasai banyak bahasa, seni, serta lokasi harta karun. Sembari mengejar Claudia dengan kekayaan barunya, ia mulai bimbang apakah obsesi itu benar atau justru ada cinta lain yang jauh lebih tulus untuknya.
Bab
Bagikan

Bab 1

“Apa yang kuinginkan?”

Aku ingin... Dunia dilanda bencana besar. Bukan bencana alam maksudku. Aku tidak bisa menjadi pahlawan saat terjadi bencana alam. Aku ingin sebuah bencana seperti serangan asteroid, serangan makhluk luar angkasa atau monster raksasa yang menyerang bumi.

Kemudian, aku ingin menjadi pahlawannya. Seorang super-hero yang menyelamatkan bumi.

Aku berjalan memasuki sebuah warnet dan melewati kasirnya sambil berkata, “Paket lima jam.” Paket lima jam adalah paket khusus ‘penambah nafsu hidupku’ yang berharga jauh lebih murah daripada pemakaian per jam. Aku mendekati komputer bernomor 05 yang selalu kupakai saat berada di tempat ini dan menekan tombol untuk menyalakannya.

Hari gini masih nge-rental internet? Saat laptop berharga murah dan koneksi internet melalui wifi jauh lebih murah?

“Heeehh,” desahku dengan bibir tersungging sombong. Orang yang mengatakan itu berada di level yang berbeda denganku. Mereka masih cupu. Aku sendiri memiliki PC, laptop dan juga wifi. Tapi, aku selalu menyukai warnet. Ada sesuatu yang berbeda di sini. Seperti orang-orang yang lebih senang berkumpul untuk menonton pertandingan bola bersama teman-teman di kafe daripada menonton sendirian di rumah.

Mereka yang belum pernah memasuki warnet harusnya memasukinya setidaknya sekali seumur hidup. Aku menjamin mereka akan ketagihan seperti diriku. Tempat ini sangat menyenangkan. Komputer di hadapanku menyala dan aku segera menghubungkannya pada jaringan internet. Program penghitung waktu otomatis warnet ini menyala di sudut layar dan mulai menghitung waktu penggunaan.

Aku melirik pada sekeliling di mana gadis-gadis muda lewat depanku. Seorang berambut panjang dengan hidung mancung dan bibir merah muda terlihat sangat menarik hati. Langkah kakinya bak model, dari kampung yang sedang melakukan cat walk.

Bukan... bukan itu yang membuat warnet menyenangkan. Yang tadi hanyalah intermezzo, sebuah kesenangan seorang pria muda dengan tubuh yang sehat. Tanganku memegang mouse komputer dan mulai menggerakkannya. Kesenangan bermain di warnet adalah...

“BIPP.”

Layar komputer di depanku mendadak gelap total. Suara desah kesal para pemain terdengar sahut menyahut dari sekeliling penjuru warnet.

Mati listrik.

Wajahku berubah jelek dan segera beranjak dari kursi. Tempat ini tidak memiliki generator listrik. Dan..., lupakan mengenai kesenangan dalam bermain di warnet yang ingin kujelaskan. Aku sedang tidak mood untuk menceritakannya.

Aku keluar dari tempat itu dan melihat beberapa pria mulai menghidupkan sepeda motor mereka. Oh, aku tidak memiliki sepeda motor. Bukan berarti aku miskin dan tidak mampu membelinya, aku memiliki yang lebih baik daripada itu. Aku melihat pada mobil-mobil pribadi yang berjejer parkir di depan warnet. Mobil Land Cruise, mobil Mercedes, mobil biru yang tampak mahal dan tak kukenal mereknya dan mobil Harrier. Bibirku membentuk sebuah senyuman.

Bukan, bukan... jangan melihat ke arah sana. Bergeserlah sedikit. Aku tidak memiliki satu mobil, tapi ratusan.

Mataku bergerak menuju pada jalan besar di depan warnet. Sebuah mobil berwarna kuning dengan seorang supir di depannya berhenti dan menatap ke arahku.

Mobilku.

“Ikut dek?” tanya supir itu menatapku sambil mengembalikan uang pecahan pada penumpang yang baru turun.

Aku menggelengkan kepalaku, belum berencana untuk pulang. Mobil kuning dengan empat atau lima penumpang di dalamnya kembali bergerak menelusuri rute perjalanannya. Yah, itu mobilku. Di mana saja aku ingin mereka berhenti, mereka akan berhenti dan mengantarkanku.

Asalkan aku memiliki uang untuk membayarnya.

Bukankah memiliki mobil pribadi juga harus membayar uang bahan bakar penggeraknya? Begitu juga menaiki mobil angkutan kota. Lupakan tentang sepeda motor, mobil pribadi atau mobil angkot. Bukankah sejak lahir kita sudah memiliki kedua kaki yang mengantarkan kita untuk bergerak ke mana saja?

Aku suka berjalan.

Lima menit kemudian...

Aku berjalan dengan keringat yang bercucuran, panas terik matahari menyerangku tiada ampun, badanku terasa gerah dan debu jalanan terbang begitu tinggi. Pakaianku terasa basah. Orang-orang berkata jika polusi di kota semakin hari semakin buruk. Akan tetapi, tetap saja orang-orang dari desa, dari tempat yang berudara bersih malah sibuk pindah ke kota.

Sebuah perilaku yang para ahli psikologi katakan sebagai kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri atau perilaku bunuh diri. Kembali pada harapanku agar dunia menghadapi bencana. Aku ingin menjadi pahlawan di saat semua orang tidak lagi mampu mencegah bencana itu. Dunia di ujung kehancuran. Orang-orang akan mencariku sambil bersujud memohon-mohon. Semua orang di seluruh penjuru dunia, anak-anak, orang muda, orang tua, pria, wanita, mereka akan memanggil namaku beramai-ramai dan kemudian aku akan muncul untuk menyelamatkan mereka semua.

Setelah itu para gadis-gadis cantik dan seksi akan menyerahkan diri mereka padaku. Tunggu... ada yang salah di sini. Aku ada seorang pahlawan yang penuh kemurahan hati. Tidak perlu semua gadis-gadis untuk datang menyerahkan diri mereka padaku.

Cukup seorang saja.

Aku memasuki gedung universitas dan menatap seorang gadis yang sedang duduk bersama tiga orang pria dan dua orang wanita lainnya. Seorang gadis berambut panjang, memiliki wajah bagaikan bidadari, badan berlekuk seperti milik para model hollywood dan pakaian yang terlihat mewah. Aku yakin pakaiannya berasal dari merek-merek luar negeri. Sama seperti sepatunya yang kudengar harganya melebihi harga sepeda motor yang ingin kubeli, ... mungkin seimbang dengan harga mobil impianku.

Claudia..

Yah... jika aku menyelamatkan dunia, cukup dia seorang yang ku harapakan menyerahkan dirinya padaku. Dia boleh berlari kepadaku dan memelukku. Aku akan bermurah hati membiarkannya melakukan itu. Aku melirik ke arah Claudia dan kawan-kawannya.

Jika kalian ingin tahu kedua pria yang sering berada di dekatnya? Jake dan Agus, mereka adalah para penerus perusahaan besar. Berwajah tampan dan berbadan atletis. Mereka punya mobil, bukan cuma satu, tapi banyak dan bahkan memiliki rumah sendiri dengan tabungan yang tidak memiliki batas. Kudengar mereka seorang saja memiliki 30 asuransi yang melindungi mereka. Saat mereka lulus kuliah, sudah ada perusahaan yang siap menampung mereka.

Dunia tidak seindah apa yang kita pikirkan. Bukankah selalu begitu?

Dulu, saat aku masih kecil dan tidak mengetahui banyak hal alias bodoh, guruku mengajari saat manusia makan, maka makanan itu akan turun melewati kerongkongan. Dan saat manusia bernapas, udara akan memasuki tenggorokan. Padahal aku hanya memiliki satu leher. Guruku mengatakan ada sebuah katup yang dengan sendirinya membuka dan menutup agar makanan tidak memasuki saluran pernapasan.

Dulu, aku berpikir jika dapat membiarkan makanan memasuki saluran pernapasan, aku mungkin saja menjadi manusia super seperti superman. Tapi, kini aku sadar, jika itu terjadi, aku akan tersedak dan lebih parahnya, jika makanan memasuki paru-paru, aku akan mengalami infeksi paru-paru dan mati.

Dulu saat aku kecil, aku berpikir jika dunia masih punya banyak misteri. Tapi, ternyata dunia tidak memiliki misteri apa pun. Semuanya membosankan.

Hidup juga membosankan. Karena jalur pilihan di mana masa depanmu akan tertuju cuma sedikit. Pada saat kamu kaya, berbakat dan berwajah tampan, pilihannya mungkin ada dua, kaya dan kaya. Sulit menjadi miskin saat kamu sudah memiliki segala-galanya. Terutama saat kamu memiliki tabungan deposito dalam jumlah sangat besar dan bunga bulanannya sudah cukup membiayai kehidupanmu.

Saat kamu miskin, tidak berbakat dan berwajah jelek, pilihanmu juga dua, miskin atau sengsara. Orang tuaku bekerja sebagai seorang guru pegawai negeri di desa. Tentu saja gajinya sudah dapat dihitung.

Bakatku?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Altair Onder de
9.4
Akibat campur tangan dewa yang menukar tubuh mereka tanpa izin, Altair dan Claretta terjebak dalam situasi ganjil. Rasa murka Altair meredam saat melihat Claretta menangis merindukan kehangatan seorang ibu. Di tengah embusan angin dan guguran kelopak bunga, mereka saling memahami luka masing-masing. Keduanya pun sepakat menerima takdir baru ini. Altair melepas identitas lamanya, sementara Claretta berjanji merawat ibu Altair dengan tulus sebelum cahaya memisahkan mereka selamanya.
Sampul Novel BIDADARI DALAM HIDUPKU
9.6
Kisah emosional seorang pemuda yang berjuang menembus kerasnya kehidupan demi menemukan ibunya yang lama hilang. Di tengah badai masa muda dan pencarian jati diri, ia memulai petualangan panjang melacak jejak masa lalu yang samar. Ini adalah perjuangan batin yang mengharukan dari seorang anak yang bertekad menyatukan kembali kepingan keluarganya yang telah terpisah sekian lama.
Sampul Novel Cinta di Ranjang Jenderal
8.7
Demi kesembuhan sang ayah, Navila rela mengorbankan kesuciannya kepada seorang prajurit Erdan. Transaksi satu malam itu rupanya berbuntut panjang saat sang Jenderal justru terpikat dan menginginkannya lebih jauh. Sayang, romansa mereka terbentur konflik berdarah antara dua kerajaan yang berseteru. Di tengah sempitnya waktu dan kecamuk perang besar yang melanda kedua kubu, mampukah ketulusan cinta mereka bertahan dan tersampaikan?
Sampul Novel Cinta Disisa Serpihan Hati
8.4
Niat baik Dania menyelamatkan Ilham dari kejaran orang asing berujung salah paham warga yang memaksa mereka menikah siri. Di tengah perjalanan menjelajahi berbagai daerah, benih cinta perlahan tumbuh di antara keduanya. Namun, nyawa Ilham terancam oleh konspirasi jahat ibu dan saudara tirinya yang mengincar warisan bisnis hotel sang ayah. Kini, Dania harus terus mendampingi sang pewaris dalam pelarian penuh bahaya untuk melindungi nyawa dan cinta mereka.
Sampul Novel Cinta, Pengkhianatan dan Dendam: Godaan Mantan Istri yang Tak Tertahankan
8.0
Dikhianati hingga dituduh membunuh membuat Maria menceraikan James lalu pergi membawa dendam membara. Enam tahun berlalu, ia kembali membawa identitas baru yang tangguh bersama rival mantan suaminya. Meski bekerja sama dengan James demi membalas sakit hati, Maria tak menyadari dirinya justru masuk jebakan pria itu. Di tengah pergolakan gairah dan niat balas dendam, mereka kini terjebak permainan perasaan yang sangat berbahaya.
Sampul Novel Jadi Istri Kedua Sang Ceo
9.4
Kematian tragis Fero demi menyelamatkannya dari kecelakaan membuat Lania Herbert begitu terpukul. Di tengah keputusasaan, ia mencoba bunuh diri dengan menabrakkan diri ke mobil. Bukannya tewas, Lania justru terlempar ke dimensi asing yang mengerikan, tempat monster-monster ganas keluar dari Dungeon dan menghancurkan peradaban modern. Demi bertahan hidup di dunia baru yang kacau ini, ia terpaksa menjalani peran tak terduga sebagai istri kedua dari seorang CEO yang sangat kuat.