APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel CEO Bucin

CEO Bucin

Amanda, gadis sederhana dari panti asuhan, harus menjalani pernikahan tanpa cinta bersama Antonio, seorang CEO tampan yang dingin. Sikap suaminya yang acuh tak acuh membuat Amanda sangat menderita hingga hampir menyerah pada rumah tangga mereka. Namun, di tengah keputusasaan Amanda, Antonio perlahan menyadari bahwa sang istri telah mengubah dirinya menjadi sosok yang lebih baik. Ia pun mulai berbalik mengejar cinta Amanda. Bisakah Amanda membuka hatinya kembali?
Bab
Bagikan

Bab 2

Saat Antonio akan meninggalkan kamar Manda, tanpa sengaja saat itu juga dirinya mendengar seruan lembut yang keluar dari mulut kecil Manda, "Kalian jahat.. kenapa kalian meninggalkanku hiks.. Mama, Papa... Kakak Dean jangan tinggalkan aku hiks...kenapa tidak ada yang menyayangiku hiks." Manda berbicara dalam tidurnya.

Seketika tubuh Antonio membeku mendengarnya, tangisan lirih yang keluar dari bibir Manda seolah menyadarkannya tentang rasanya bersyukur atas apa yang dia punya sekarang.

Namun Antonio bukanlah tipe pria yang bisa mengekspresikan emosinya, dia hanga menatap Manda yang masih tertidur itu lalu perlahan meninggalkan Manda sendiri dan balik ke kamarnya.

Setelah kembali ke kamarnya, seperti biasa rutinitas Antonio, dia akan mandi dan berendam dengan air hangat untuk membuat tubuhnya terasa rileks kembali setelah itu Antonio pun akan berdiam di kamarnya sambil menunggu jam makan malam. Sementara Manda masih tertidur pulas sampai mendekati waktu jam makan malam.

Antonio lebih dulu turun ke bawah, derap langkah kakinya membawa Antonio langsung menuju ke ruang makan, namun begitu sampai di ruang makan dirinya sama sekali tidak menemukan sosok Manda sang istri, Antonio hanya menemukan bibi yang bekerja di sana sedang menyiapkan makanan di atas meja makan dan menatanya.

"Selamat malam Den," sapa sang bibi.

"Malam Bi.. apa ini bibi yang masak semuanya?" tanya Antonio.

"Iyah Den, non Manda masih belum turun daritadi, bibi udah bolak balik panggil ke kamarnya tapi gak dijawab Den," balas sang bibi melaporkan informasi tentang Manda pada Antonio.

Apa dia masih tidur? huh, benar benar seperti kebo gadis itu~batin Antonio.

"Ya sudah biarkan saja bi, nanti juga kalau lapar dia akan turun dan mencari makan," ucap Antonio.

"Baik Den, kalau gitu bibi tinggal ke belakang dulu Den yah Den," seru sang Bibi sambil berpamitan pada Antonio.

"Terima kasih yah bi," balas Antonio.

Antonio pun memilih duduk di bangkunya,

Meskipun perutnya terasa lapar namun Antonio seperti tidak berselera makan malam itu, apalagi makan hanya seorang diri. Meksipun hubungannya dengan Manda tidak seperti suami istri pada umumnya namun tanpa sadar kehadiran Manda di sisi Antonio sudah membuat banyak perubahan di dalam kehidupan Antonio.

"Hooamm."

Manda coba meregangkan tubuhnya. "Ahh sudah malam rupanya," seru Manda saat melihat jam di kamarnya. "Oiyah, apa bibi sudah masak belum yah? apa Antonio sudah makan?" gumamnya sebelum akhirnya dia tersadar. "Cih! Manda, sadar.. kamu gak ada artinya, jangan bertingkah sebagai seorang istri Manda.. sadar diri!" ucapnya pada diri sendiri.

Tanpa sadar bulir bulir airmata mengalir turun membasahi pipinya, belum hilang bekas mata sembabnya akibat mimpinya kini mata Manda seolah kran air yang tak pernah kering untuk meneteskan airmata.

"Kenapa aku harus menangis? ya ampun Manda jangan cengeng," ucapnya menyemangati dirinya sendiri.

Sementara Antonio menghabiskan 30 menit waktu makannya hanya dengan menatap deretan menu makanan yang ada di hadapannya, hati kecil Antonio mengharapkan Manda untuk turun dan menemaninya makan..

"Dia pasti sudah selesai makan? aku haus sekali, mana air habis lagi," gumam Manda melihat ceret dikamarnya yang kosong. "Sudah jam begini, aku yakin dia pasti sudah selesai.. jadi aku turun saja."

Manda pun melangkahkan kakinya menuruni tangga dan berjalan menuju ruang makan. Namun langkahnya terhenti saat dia melihat Antonio masih duduk di bangku kebesarannya, Manda tidak bisa menghindar lagi karena Antonio juga sudah melihatnya.

Astaga! kenapa dia masih disini~batin Manda.

Turun juga kamu kan~batin Antonio

"M-mmaalam," seru Manda kikuk.

"Hemm! aku kira kamu akan bangun besok pagi," sindir Antonio cuek.

"Oh.. maaf, aku, aku cuma mau ambil air minum," jawab Manda. Dengan cepat Manda melewati belakang Antonio dan segera membuka kulkas untuk mengisi ceretnya yang kosong.

"Mau kemana?" skak Antonio

"Aku udah selesai, mau balik ke kamar."

"Duduk dan cepat makan!" perintah Antonio.

"Aku gak lapar jadi kamu makan aja, permisi."

"Amanda Wiradijaya, berhenti aku bilang!"

Selalu begini, kenapa aku harus selalu patuh padanya~decak Manda kesal.

"I--iiyah, iyah."

Manda pun mengambil tempatnya di sisi Antonio.

"Apa kamu ingin Mama memarahiku karena tidak memberimu makan hah? tubuh kurus seperti itu masih susah makan," kembali cemooh Antonio.

Namun Manda hanya menundukkan kepalanya selain karena takut dia juga tidak ingin Antonio melihat wajahnya terutama matanya yang sembab dan bengkak.

"Angkat kepalamu, kamu pikir bagus sikapmu seperti ini!"

"Iyah.. ya sudah, makanlah," jawab Manda sambil mengangkat wajahnya. Manda pun mulai menaruh nasi dan lauk ke dalam piringnya sementara Antonio terus fokus menatap wajah Manda.

"Devina!" Ucap Antonio.

"Apa? Devina? apa maksudnya?" tanya Manda.

Namun dengan sikap cuek dan asalnya Antonio berbicara sambil makan dan tetap tidak memandang Manda. "Wanita yang di mobil namanya Devina, dia mantan pacar Ramon, dia rekan kerjaku, suaminya juga mantan rekan bisnisku."

Dia kenapa? apa dia sedang menjelaskan semuanya? tapi untuk apa?~pikir Manda heran.

"Aku mengerti," balas Manda singkat dan kembali melanjutkan makannya.

"Lalu?" tanya Antonio ambigu.

Jelas saja pertanyaan Antonio membuat Manda bingung, Manda pun menatap Antonio yang ternyata juga sedang menatapnya.

Hati Antonio berdesir hebat saat dari dekat bisa menatap wajah Manda terutama menatap matanya yang seolah bisa menyihirnya.

Uhuk! Uhuk! Uhuk!

Tiba tiba Antonio tersedak, wajahnya menjadi merah. Manda pun ikut panik lantas memukul mukul punggung belakang Antonio.

"Kamu kenapa? Astaga, Antonio!" Manda terus memukul punggung Antonio, lalu Antonio berdiri dan menarik kedua tangan Manda kemudian dia lingkarkan tangan Manda sampai menyentuh perut dan ulu hati Antonio, Antonio membantu menekan kedua tangan Manda yang terkepal dan terus membawa Manda untuk memeluknya erat dan ternyata berhasil.

Uhuk! Uhuk!

"Kamu ini membuatku takut Antonio," seru Manda khawatir.

Tubuh Antonio terkulai lemas kembali sambil terduduk, Manda dengan lembutnya terus mengusap punggung belakang Antonio dengan lembut. Usapan lembut Manda begitu menenangkan Antonio.

Tanpa sadar Antonio memeluk tubuh Manda yang berdiri di hadapannya, Antonio pun menenggelamkan wajahnya di perut Manda, sementara Manda terus mengusap punggung belakang Antonio.

"Makanya kalau makan jangan ngelamun.. kalah sama anak kecil kamu," cibir Manda.

Sindiran halus dari Manda berhasil tertangkah oleh telinga Antonio, wajah Antonio yang sedang berada di depan perut Manda pun membuat dengan leluasa bisa mengigit Manda.

"Akkkhh! Antonio!" pekik Manda sambil mendorong tubuh Antonio.

"Itu karena kamu sudah menghinaku," balas Antonio.

"Kenapa kamu menggigitku..." lirih Manda sambil memegang perutnya. "Aku akan bilang Mama, liat saja nanti."

Ancam Manda sambil berlalu meninggalkan Antonio.

"Cih! gadis itu beraninya main lapor ke Mama, menyebalkan," gumam Antonio.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Dalam Skandal
9.3
Karier Bitna, aktris asal Korea Selatan, berada di ambang kehancuran setelah skandal besar menimpanya pasca-pesta di Indonesia. Kejadian itu turut menyeret Kenzo, bos besar penyelenggara acara. Demi menyelamatkan reputasinya, Bitna setuju memberikan klarifikasi. Namun, tanpa persetujuan Bitna, Kenzo malah mengumumkan pertunangan palsu mereka kepada publik. Apa motif di balik kebohongan Kenzo ini? Bisakah sandiwara tersebut menyelamatkan Bitna, atau justru memperburuk hidupnya?
Sampul Novel Crazy Maid ( Indonesia )
8.5
Felicity Jolicia Addison, gadis manja yang asing dengan urusan dapur, nekat menyamar sebagai Cia. Demi mendapatkan jet pribadi dari ayahnya, ia rela menjadi pelayan Jerrald Nataniel Mendez, pengusaha jet asal Spanyol. Jerrald dibuat pusing oleh ketidakmampuan Cia yang hampir membakar dapur saat merebus air. Meski dianggap gila karena boros dan polos, interaksi unik pelayan amatir dan majikan angkuh ini perlahan menumbuhkan benih cinta di antara mereka.
Sampul Novel GAIRAH CINTA CEO MESUM
9.8
Lewat aplikasi kencan, CEO Tokopedio bernama Jeff Sebastian terpikat oleh sosok Sarah. Di sana, Sarah mengaku sebagai lulusan Harvard dan pengusaha restoran. Namun, ia mendadak hilang tanpa jejak setelah memutuskan kontak. Rupanya, ia hanyalah Viola, seorang supervisor marketing biasa yang merasa minder dengan status sosial Jeff yang seorang miliarder. Meski Viola bersembunyi karena merasa tidak pantas, Jeff sebenarnya sudah tahu rahasia itu dan tetap berjuang mengejarnya.
Sampul Novel ISTRI KONTRAK SANG CEO
8.0
Masa pernikahan kontrak Rehan dan Merry segera berakhir, tetapi sang CEO mulai jatuh cinta pada istrinya. Walau Rehan menutupi perasaannya, Merry tetap bertekad menyudahi perjodohan keluarga mereka. Saat kabar perceraian berembus, kehadiran model menawan yang merayu Rehan kian memperkeruh situasi. Merry mencoba merelakan perpisahan ini, sedangkan Rehan kini bimbang antara menyatakan cinta atau kehilangan Merry selamanya.
Sampul Novel One Year With You
8.3
Sebagai bos AI Entertainment yang disegani, Ai Hoshino menyembunyikan rahasia besar. Penyakit Xeroderma Pigmentosum membuatnya tidak bisa terkena sinar matahari. Kehidupan sunyi Shino mulai berubah sejak ia mempekerjakan Adam Dausch, pria dari masa lalunya di kasino Hong Kong, untuk menjadi pengawal pribadi. Pertemuan ini menautkan kembali takdir dua insan yang sempat tersesat. Namun, mampukah hubungan mereka bertahan di tengah ancaman penyakit mematikan yang diidap Shino?
Sampul Novel Rahasia Dibalik Sempurna
8.8
Selama empat tahun, Vincent dan Audrey Dawson sukses memikat publik Negara X sebagai pasangan pengusaha yang sangat harmonis. Namun, di balik kesempurnaan hidup yang mereka pamerkan, tersimpan sebuah rahasia besar. Hubungan pernikahan mereka sebenarnya hanyalah kesepakatan bisnis tertulis demi meraup keuntungan pribadi. Segala bentuk kemesraan yang mereka tunjukkan di depan umum tak lebih dari kepura-puraan demi menjaga reputasi serta ambisi finansial masing-masing.