APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel BURONAN

BURONAN

Sammy, eks-militer yang kabur dari penjara akibat fitnah keji, kini menjadi buronan Interpol demi melacak adik angkatnya. Di tengah pelarian, ia terpaksa bertahan hidup sebagai pembunuh bayaran berdarah dingin. Kehidupannya mulai berubah saat ia jatuh hati pada Rheyna. Namun, dilema besar menghantam Sammy ketika ia mendapati bahwa target eliminasi berikutnya merupakan sosok penting yang sangat dekat dengan wanita yang dicintainya tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 2

Masa sebelum prolog...

Beberapa lelaki menodongkan pistol ke arah kepala dua orang manusia yang berlutut di lantai dengan dua kaki dan tangan yang terikat, serta mulut mereka yang disumpal kain.

"Jangan! Jangan sakiti mereka!" Teriak seorang lelaki berseragam militer yang keadaannya sama dengan dua orang tadi. Hanya saja mulut lelaki itu dibiarkan terbuka.

"Mamah... Papah... Kak Sam... Tolong... Lepas brengsek!" Jerit seorang perempuan lain di sudut ruangan yang berusaha melepaskan diri dari pelukan seorang lelaki yang hendak memperkosanya.

"Max, aku mohon! Jangan sakiti adikku! Lepaskan Anna!" Teriak lelaki itu lagi.

Lelaki bernama Max itu menyeringai saat sebelah tangannya berhasil menarik paksa satu-satunya pakaian yang masih membalut tubuh Anna.

Dia memperkosa Anna dihadapan keluarga wanita itu.

Ayah Anna, ibu Anna dan Kakak laki-laki Anna yang bernama Sammy.

"BAJINGAN! KEPARAT! KAMU PASTI MATI DI TANGANKU MAX! BIADAB!" Lelaki bernama Sammy itu terus meracau dengan caci maki kasar yang keluar tanpa henti dari mulutnya.

Tangisannya tak mampu lagi dia tahan melihat adiknya menjadi bulan-bulanan Max.

Sementara dia tak mampu melakukan apa-apa.

Sammy benar-benar merasa tak berguna.

Tubuh Anna meringkuk di pojokan ruang tamu setelah Max berhasil menikmatinya dengan sangat leluasa.

Max memakai kembali celananya dan merapikan pakaiannya yang berantakan.

Dia berjalan ke arah dua orang manusia renta yang duduk berlutut tadi.

Max mengambil alih salah satu senjata di tangan anak buahnya. Menekannya kuat-kuat di pelipis seorang wanita paruh baya bernama Larasati. Dia ibu Sammy dan Anna.

"Tolong, jangan bunuh ibuku! Bunuh aku saja! Jangan lukai mereka!" Kali ini Sammy tidak berteriak melainkan bicara dengan nada memelas dan memohon pada Max. Berharap lelaki itu berbelas kasihan pada keluarganya.

"Aku sudah bilangkan, aku paling tidak suka ditolak! Aku datang melamar Anna secara baik-baik! Tapi perempuan ini malah mengusirku!" Max memukul kepala Larasati dengan ujung senjata di tangannya.

Darah segar mengalir dari kepala wanita itu yang kini tersungkur di lantai.

"Ibu..." pekik Sammy tak berdaya. Lilitan tali yang mengikat tubuhnya sangat kuat, Sammy tak mampu berbuat lebih banyak untuk menolong Ibunya.

"Dan satu hal lagi yang membuatku muak, kau ingin tahu Sammy?" ucap Max kala itu.

Max mendekat ke arah Sammy dan berbisik di telinga lelaki itu.

"Ketika aku mengatakan pada Anna bahwa aku mencintainya, Anna justru mengatakan bahwa dia mencintai lelaki lain. Dan hebatnya, lelaki itu adalah kau, Mayor Sammy Immanuel,"

Max mengangkat kembali kepalanya, lalu dia bertepuk tangan.

"Sayangnya, drama romantis dua pasangan Kakak dan adik angkat itu kini harus berakhir tragis..."

Tatapan Max tertuju pada salah satu anak buahnya yang masih mengarahkan senjatanya ke kepala lelaki tua di sana.

Seketika sebuah letusan senjata terdengar.

"AYAAAHHH..." teriak Sammy berbarengan dengan rintihan tangis Ibunya yang terluka, juga Anna.

Tubuh lelaki paruh baya itu rubuh tepat di sisi tubuh istrinya yang tak lama kemudian menyusulnya tepat setelah dua letusan senjata kembali terdengar.

"IBUUUU..." teriak Sammy dan Anna tak berdaya.

Sammy masih menangis begitu pun Anna.

Tatapannya menusuk ke wajah Max.

Max yang saat itu memerintahkan pada anak buahnya untuk membawa Anna pergi, ikut bersama kawanannya, setelah lelaki itu berhasil melumpuhkan Sammy.

Max menembak dada Sammy dengan dua kali tembakan.

Saat itu dalam posisi setengah sadar, Sammy masih sempat mendengar teriakan Anna memanggil namanya.

Hingga setelahnya pandangan lelaki itu mengabur dan gelap.

*

"ANNAAA!"

Sammy terbangun dari tidur.

Dia terduduk di atas kasur lantai dengan tubuh yang basah oleh keringat.

Padahal cuaca di luar flatnya saat itu sangat dingin.

Mimpi buruk itu terus menghantuinya.

Membuat Sammy kembali larut dalam perasaan bersalahnya.

Dalam ketidakberdayaannya.

Sammy pikir, setelah dia berhasil membalaskan dendam keluarganya, maka semua kenangan pahit itu akan menghilang seiring waktu.

Nyatanya, Sammy salah.

Meski dia telah berhasil membunuh Max dengan tangannya sendiri, tapi perasaan bersalah itu tetap saja mengukung dirinya.

Memenjarakannya dengan sangat kejam.

Sammy bangkit dari kasur lantai yang menjadi tempat dirinya melepas penat dan lelah. Lelaki itu berjalan ke arah dapur untuk mengambil minuman. Sayangnya, dia tak menemukan stok air mineral di dalam lemari esnya.

Yang tersisa di sana hanyalah sebotol beer bermerk murah pemberian Ricky, sahabatnya.

Sammy mengambil botol beer itu, membukanya dan menenggaknya hingga habis tak bersisa.

Lelaki itu berjalan kembali menuju kamar.

Dia melepas kausnya yang basah.

Bertelanjang dada dia membuka jendela kamarnya lalu menyulut rokok.

Ditatapnya langit kelam di atas sana.

Sekelebat wajah gadis manis bernama Anna hadir dalam benaknya.

"Aku mencintaimu, Kak. Aku sudah menolak lamaran Max. Bahkan ayah dan Ibu sudah merestui hubungan kita..."

Ucapan terakhir Anna sebelum tragedi itu masih melekat kuat dalam ingatannya.

"Maaf, Anna. Tapi aku tidak bisa. Aku hanya menganggapmu sebagai seorang adik,"

Menjadi sebuah penyesalan besar untuk Sammy karena dia sudah menyakiti hati Anna sebelum adiknya itu dibawa pergi oleh Max.

Entah di mana kini Anna berada.

Sammy sendiri tidak tahu.

Sebab, Anna berhasil kabur dari tawanan Max, sebelum kedatangan Sammy untuk membunuh lelaki biadab itu.

Itulah sebabnya, kini Sammy terdampar di negara antah berantah ini, setelah Ricky sahabatnya memberinya informasi mengenai keberadaan Anna di negara ini, yakni Amerika serikat.

Tepatnya, di Las Vegas.

Sayangnya, setelah berbulan-bulan Sammy berada di sini, dia tak sama sekali menemukan titik terang atas keberadaan Anna.

Bahkan setelah uang dalam rekeningnya kini semakin menipis.

Uang yang dia dapatkan dari profesi baru yang akhir-akhir ini dia geluti.

Sebuah profesi yang muncul akibat rasa kecewanya terhadap ketidakadilan yang dia terima.

Setelah dirinya difitnah hingga menyebabkan pemecatan secara tidak hormat yang dialaminya di dunia militer.

Hidup dengan penuh penderitaan akibat siksaan secara brutal dan tak berkeprimanusiaan yang diterimanya selama mendekam di balik jeruji besi.

Semua hal buruk itu perlahan menimbulkan pemberontakan dalam diri Sammy. Hingga akhirnya, lelaki itu memutuskan sesuatu yang sebelumnya bahkan tak pernah terpikir dalam benaknya sekali pun.

Yaitu, menjadi seorang pembunuh bayaran.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bunga yang Terinjak
9.3
Keadilan seolah mati bagi sang protagonis dalam novel aksi modern "Bunga yang Terinjak". Setelah pelaku pemerkosaan putrinya yang berasal dari keluarga kaya dibebaskan begitu saja, sang ayah harus menerima penghinaan keji. Pelaku melemparinya segepok uang sambil menyombongkan bahwa kekayaan mampu membeli segalanya. Di tengah keputusasaan dan amarah yang meluap, keinginan untuk membunuh sang pelaku langsung membakar jiwanya. Kisah misteri penuh dendam ini pun dimulai.
Sampul Novel Kembali Bangkit Hancurkan Para Pengkhianat
9.1
Demi Gunawan, aku rela lumpuh sepuluh tahun. Namun, tunanganku itu malah berselingkuh dengan Vivian, dan Keenan, adikku sendiri, menyembunyikannya demi uang. Mereka mengira aku tidak tahu apa-apa, padahal aku telah sembuh dan melihat semua kebusukan itu. Setelah menghilang selama tujuh tahun, kini aku kembali sebagai Alena Kusuma. Menjelma menjadi seorang investor kaya raya, aku siap membalas dendam dan menghancurkan hidup mereka yang dahulu telah mengkhianatiku.
Sampul Novel Pembuktian Cinta
7.9
Bram bertekad membuktikan rasa cintanya pada teman masa kecil yang menyelamatkannya saat tragedi pembantaian keluarganya terjadi. Bertahun-tahun terpisah demi bertahan hidup, takdir mempertemukan mereka kembali. Demi melindungi sang kekasih dari tuduhan keji, Bram bahkan rela dipenjara. Sayang, pengorbanan itu berbalas kepedihan karena sang wanita tak pernah datang menjenguknya. Usai bebas, akankah Bram menemukan kebahagiaan atau justru melihatnya bersama pria lain?
Sampul Novel Pesona Uncle Ji
8.9
Kehidupan gelap Jimmy Hugo, seorang bos mafia besar, berubah setelah kehadiran Graziela. Gadis muda yang merupakan putri mendiang sahabatnya itu membawa warna baru yang tak terduga. Di tengah perbedaan usia yang sangat jauh, jalinan asmara mereka tidaklah mudah. Keduanya harus menghadapi ancaman mematikan dari musuh-musuh berbahaya. Kisah ini memadukan aksi menegangkan penuh risiko dengan romansa mendalam di dunia kriminalitas.
Sampul Novel Purba Mahkota
8.2
Perebutan takhta Putri Purba memicu perang saudara berdarah di antara tujuh putri yang dulunya saling menyayangi. Di tengah kekacauan ini, mahkota kekuasaan justru jatuh ke tangan Purbasari, putri yang sama sekali tidak mendambakan takhta. Kegagalan ini menyisakan kepahitan mendalam bagi Purbararang, sang kakak sulung yang ambisius. Kini, dari balik jeruji besi, ia meratapi kasih sayang tulusnya kepada sang adik sebagai kesalahan terbesar dalam hidupnya.
Sampul Novel Putri delapan tahun: Feniks terlahir kembali
8.6
Terbangun di tubuh masa kecilnya yang berumur delapan tahun, Yun Shang membawa memori kelam dari masa depan. Di kehidupan lalu, ia dikhianati oleh suami dan kakaknya sendiri hingga kehilangan anak tercinta secara tragis. Kini, sang putri kerajaan bertekad mengubah takdirnya yang kelam. Berbekal rasa sakit dan pengetahuan masa depan, ia mulai merancang rencana pembalasan yang matang demi membalas setiap kekejaman dan penderitaan yang pernah dialaminya dahulu.