APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bunga Kejahatan Dalam Pernikahan

Bunga Kejahatan Dalam Pernikahan

Demi membalas penderitaan keluarganya, Layla berpura-pura mencintai seseorang dalam sebuah rencana balas dendam yang matang. Namun, ambisinya terancam saat perasaan tulus mulai tumbuh di tengah misinya. Kini ia terjebak dalam dilema besar antara menuntaskan dendam masa lalu atau menyerah pada cinta yang tak terduga. Akankah Layla tetap pada tujuannya, atau justru melepaskan segalanya demi perasaan itu? Ikuti kisah penuh intrik dalam Bunga Kejahatan Dalam Pernikahan.
Bab
Bagikan

Bab 1

​Bab 1 Dibalik Kecelakaan Bapak

"Layla berjanji akan mencari tau siapa yang membun*h, Bapak. Layla juga yang akan membuat orang itu merasakan derita lebih dari yang Layla dan Ibu rasakan. Layla janji, Pak! Layla janji!" batin ku seraya menatap dalam ke arah pusara bapak yang masih basah.

Kesedihan hari ini betul-betul tak bisa ku bendung. Bahkan tak terasa air mataku kembali menetes mengingat bagaimana dulu bapak begitu menyayangiku, memanjakan ku tanpa lupa mendidik ku dengan segala ajarannya tentang kehidupan. Dan air mataku semakin deras manakala kenangan indah itu berganti dengan bayangan kematian bapak yang belum lama terjadi. Bapak mengalami kecelakaan tunggal dengan amat tragis ketika beliau dalam perjalanan pulang dari kota. Tepatnya dari kantor tempat beliau bekerja sebelumnya yang mana kala itu sebelum bapak berangkat, beliau menyampaikan niat kedatangannya ke kantor itu hanya akan mengambil pesangonnya selama bekerja di kantor tersebut.

Di sisi lain ada hal yang membuatku semakin bersedih bercampur marah dari kematian bapak adalah ketidakadilan yang aku terima. Dimana di saat proses pemeriksaan tempat kejadian perkara, ditemukan hasil jika penyebab kecelakaan tunggal yang dialami bapak karena rem yang tidak berfungsi dengan semestinya. Pihak kepolisian yang menyelidikinya pun beranggapan kemungkinan besar yang terjadi adalah bapak memang sengaja di .celakai dengan memutus kabel rem pada mobilnya.

Sayangnya, seiring berjalannya waktu penyelidikan kecelakaan yang dialami bapakku malah ditutup begitu saja oleh kepolisian. Dengan alasan jika apa yang dialami bapak hanya kecelakaan karena kelalaian dari pihak pengemudi. Apalagi setelah kecelakaan terjadi semua barang berharga milik bapak masih berada di tempatnya. Hanya saja uang pesangon yang dimaksudkan tidak ditemukan di tempat kejadian perkara. Meski begitu pihak kepolisian menganggap jika besar kemungkinan uang tersebut di ambil oleh orang yang melewati kecelakaan tersebut.

Tentu saja keputusan ini lah yang kemudian membuatku marah dan tak terima. Aku merasa geram pada pihak kepolisian karena bagiku sangatlah tidak masuk akal jika dengan mudahnya mengubah pernyataan yang sebelumnya sudah di tetapkan. Apalagi jelas-jelas terlihat kalau kabel rem di mobil bapak memang sudah terputus ketika kecelakan terjadi. Dan soal uang pesangon yang hilang, pihak kepolisian pun tidak mengusutnya dengan tuntas.

Di sisi lain selama belasan tahun bapak bekerja, beliau sering mendapatkan banyak apresiasi dari teman dan atasannya karena kinerjanya yang bagus. Sebab ini lah yang memungkinkan jika ada pihak-pihak tertentu yang tidak menyukai bapak selama beliau bekerja di kantor tersebut. Ditambah pula bapak juga pernah bilang kalau ada seseorang yang secara terang-terangan selalu memperlihatkan sikap ketidak sukaanya terhadap beliau.

Karena hal tersebutlah aku bertekad untuk menemukan fakta yang sebenarnya dibalik kecelakan yang dialami bapak. Jika memang benar kecelakan tersebut di sengaja, akan ku cari dalang di baliknya dan akan ku buat ia merasakan lebih dari apa yang aku rasakan. Dan aku juga betul-betul dibuat penasaran dengan perubahan keputusan dari pihak kepolisian tersebut yang bagiku itu tidak make sense dengan apa yang terjadi. Karena aku menduga pasti ada oknum dibalik dihentikannya penyelidikan kecelakan yang dialami bapakku.

Aku bahkan tak peduli dengan resiko yang akan aku terima karena keputusanku ini.

Sebab peristiwa ini lah yang menjadikanku tidak hanya kehilangan sosok bapak, tetapi aku juga harus menerima kenyatakan bahwa ibuku mengalami depresi yang mengharuskan beliau dirawat di rumah sakit jiwa. Sungguh, kenyataan yang teramat menyakitkan di sepanjang hidupku.

Jadi, menemukan fakta yang sebenarnya adalah salah satu kunci supaya aku bisa melanjutkan hidup dengan lebih tenang.

"Kuatkan hatimu, Nduk. Ingat, masih ada ibumu yang membutuhkanmu," ucap Pakde Rudi –adik kandung bapak– yang sedikit membuatku tersentak.

Aku tersenyum seraya menghapus sisa-sisa air mataku. Dalam hati aku membenarkan kata beliau, meski bapak telah tiada, aku sebagai anak tunggal diharuskan menjadi lebih kuat demi diriku sendiri juga demi kesembuhan ibuku yang entah sampai kapan akan berada di keadaan yang demikian.

***

Beberapa bulan berlalu ....

"Alhamdulillah, Mas keterima di kantor Bu Mirna," kata Mas Bima padaku.

Aku tersenyum senang mendengar kabar tersebut. Sebab, itu artinya langkah pertama untuk memulai balas dendam ku atas kematian bapak dan depresi yang dialami ibuku telah tercapai. Karena sebenarnya kantor yang akan menjadi tempat bekerja Mas Bima tersebut adalah kantor yang sama dengan kantor bapakku bekerja dulu. Dan sengaja Mas Bima melamar di kantor tersebut karena nantinya ia yang akan membantuku menyelidiki orang-orang yang kami duga ada sangkut pautnya dalam kecelakaan yang di alami bapakku. Termasuk Bu Mirna yang memang saat itu hingga sekarang masih menjabat sebagai manajer di kantor tersebut.

Waktu pun terus berjalan. Hingga tak terasa tiga bulan sudah Mas Bima bekerja di kantor Bu Mirna. Dan selama itu juga Mas Bima berhasil mengumpulkan data-data siapa saja orang yang pernah bekerja sama yang kemungkinan juga memiliki rasa ketidaksukaan terhadap bapak selama bekerja di kantor tersebut.

Selain itu aku dan Mas Bima juga mengetahui sebuah fakta jika ternyata ada seorang wanita yang juga bekerja di kantor tersebut yang mana wanita itu merupakan cinta pertama sekaligus mantan kekasih bapak ketika beliau masih berkuliah di kota. Fakta ini Mas Bima dapatkan dari beberapa seniornya di kantor yang memang mengenal bapak sejak lama. Dan diperkuat dengan pernyataan yang disampaikan oleh beberapa teman kuliah bapak yang kebetulan masih tinggal di kota.

Setelah bertahun-tahun berpisah, wanita itu akhirnya dipertemukan kembali dengan bapak di tempat kerja yang sama. Kala itu wanita tersebut masih menyimpan rasa suka terhadap bapak. Namun bapak menolaknya karena saat itu bapak sudah menikah dengan ibu dan sudah memiliki anak, yaitu aku. Dan wanita itu adalah Bu Mirna. Atasan Mas Bima yang juga menjadi atasan bapak selama lima tahun sebelum kepergiannya.

"Gak tau kenapa, aku yakin Bu Mirna pasti ada kaitannya dengan kecelakaan bapak," ucapku pada Mas Bima.

Mas Bima terdiam sejenak seakan sedang memikirkan sesuatu. Lalu beberapa saat kemudian ia pun berkata yang membuatku semakin yakin kalau kecurigaan ku terhadap Bu Mirna itu benar.

"Aku juga ngerasa gitu, tapi ... Kita, kan, gak ada bukti apapun." Mas Bima memperlihatkan keraguan di wajahnya.

"Tapi bisa jadi kan karena cintanya yang ditolak terus Bu Mirna jadi gelap mata. Dan motif kayak gini udah sering terjadi sama orang-orang yang ngerasa sakit hati. Iya, kan, Mas?" sambung ku.

Mas Bima menganggukkan kepalanya sebentar seolah ia membenarkan ucapan ku barusan. Namun,di sisi lain keraguan masih saja menyelimuti dirinya hingga membuatnya terdiam untuk beberapa detik.

"Aku akan selidiki lebih lanjut nantinya," kata Mas Bima tiba-tiba yang seketika itu membuatku terheran-heran.

Meski kebingungan dan Mas Bima sendiri juga tidak menjelaskan lebih lanjut terkait rencananya untuk menyelidiki Bu Mirna, pada akhirnya aku pun hanya bisa menurut. Aku percaya Mas Bima pasti akan menemukan solusinya sama seperti ia menemukan fakta terkait orang-orang yang berada di sekitar bapak sebelum beliau meninggal dunia.

Dan benar saja, tak membutuhkan waktu yang lama, Mas Bima pun kembali menemui ku dan menyampaikan sesuatu padaku. Dimana, anak sulung Pakde Rudi itu mengatakan jika dari penyelidikannya beberapa hari ini, ia menduga kuat kalau Bu Mirna memang ada kaitannya dengan peristiwa tragis yang dialami bapakku. Mas Bima menyimpulkan hal tersebut lantaran ia mendapatkan informasi mengenai catatan kriminal dari Bu mirna yang ternyata sudah beberapa kali berurusan dengan pihak kepolisian namun tidak ada kelanjutan proses dikarenakan adanya jaminan uang yang diberikan. Selain itu, karena cintanya yang tertolak, besar kemungkinan memang menjadi salah satu motif untuk mencelakai bapakku karena Bu Mirna merasa sakit hati.

So, pantas bukan jika aku mencurigai Bu Mirna?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Istri yang ku sia-siakan ternyata kaya raya
9.5
Kehidupan pernikahan Arumi yang tenang mendadak terguncang setelah ia tanpa sengaja membaca pesan dari ibu mertuanya, Elina, di ponsel Akram. Dalam pesan tersebut, Elina mengucapkan selamat atas kelahiran cucu pertama yang disebutnya sangat cantik. Kecurigaan Arumi pun memuncak, sebab anak mereka yang bernama Ayumi seharusnya menjadi cucu pertama dalam keluarga tersebut. Rahasia besar apa yang sebenarnya disembunyikan oleh Akram dari sang istri?
Sampul Novel Kebahagiaan yang Pernah Kusimpan
8.2
Sebuah skandal besar mendadak mengguncang seluruh penjuru Universitas Jido. Rekaman video sangat pribadi milik Arlena tersebar luas setelah diunggah ke dalam grup obrolan kampus. Video yang diambil di dalam suite kepresidenan sebuah hotel bintang lima tersebut memperlihatkan momen yang sangat intim. Di depan sebuah jendela besar, Arlena tampak bersama seorang pria bertubuh jauh lebih tinggi. Kedekatan yang begitu intens di antara mereka kini menjadi pusat perhatian dan bahan gosip terpanas satu angkatan.
Sampul Novel Obsession of teacher
9.6
Dunia seorang mahasiswi tingkat akhir di universitas elite New York runtuh seketika. Perlakuan keji dari dosennya sendiri meninggalkan trauma psikologis yang sangat mendalam. Pasca-kejadian tragis tersebut, ia harus berjuang menghadapi depresi hebat dan dorongan untuk mengakhiri hidupnya. Kisah pilu ini menyoroti pergulatan batin seorang wanita yang hancur akibat obsesi menyimpang sang pendidik.
Sampul Novel Semangkuk Soto Dari Ibu Mertua
8.1
Pernikahan Jihan Yuniar didera cobaan berat akibat ulah ibu mertuanya, Inggar Larasati, yang gemar merampas uang belanja demi gengsi sosialita. Sikap Rizal Aditama sebagai suami pun sangat lemah dan membiarkan kezaliman ibunya terus berlangsung. Demi menghidupi diri dan Fadil, sang putra, Jihan harus berjuang menjajakan seblak serta telur gulung di teras rumahnya. Di tengah himpitan konflik keluarga yang kian menyesakkan, akankah Jihan berhasil meraih kebahagiaan sejati?
Sampul Novel Suami Janda Paling Setia
9.2
Alfa Septian, pemuda tangguh yang mendedikasikan hidup demi menikahi Kinanti, seorang janda beranak dua. Namun, duka mendalam menerpa ketika sang istri berpulang pascamelahirkan putra mereka. Di tengah beban hidup yang kian menghimpit, bayang-bayang mendiang Kinanti terus mengiringi langkahnya. Kini, Alfa terjebak dalam dilema besar: tetap setia membesarkan anak-anak tirinya atau memilih pergi untuk merajut lembaran hidup yang baru.
Sampul Novel Terjerat Pesonamu
8.0
Sekembalinya dari kuliah di Amerika, Anita langsung memegang kendali bisnis keluarganya. Di tengah kesibukan baru itu, ia dipertemukan dengan Aldo, seorang pebisnis sukses yang jatuh hati padanya. Hubungan mereka pun mendapat restu penuh keluarga. Sayangnya, keharmonisan itu mulai goyah sejak Alexander, sosok terdekat Aldo, hadir. Konflik cinta segitiga yang rumit kini menguji mereka. Mampukah Anita menemukan kebahagiaan sejatinya?