APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada

Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada

Kematian menjemputku saat serangan asma hebat menyerang, tepat ketika Reza memilih mendampingi perempuan lain yang dicintainya untuk memeriksakan kandungan. Tragisnya, obat penyelamat hidupku justru berada di tangan Reza. Setelah kepergianku, kepanikan luar biasa melanda Reza yang mencariku ke mana-mana, terutama setelah ia mengetahui rahasia tentang kehamilanku. Kini, hanya tersisa penyesalan sunyi dan sosok misterius yang setia menjaga makamku yang sepi.
Bab
Bagikan

Bab 4

Ketika aku masuk, Reza masih terduduk di lantai, dengan buket bunga yang aku siapkan untuknya tergeletak di samping kakinya. Bunga yang seharusnya menjadi kejutan itu kini sudah sangat layu.

Di atas meja, tergeletak beberapa botol alkohol yang sudah kosong.

Reza mengangkat ponselnya dan mencoba meneleponku beberapa kali, tetapi ponselku tetap mati

"Rania, kamu pergi ke mana? Kenapa nggak mengangkat teleponku? Bukankah kamu paling benci kalau orang nggak mengangkat telepon? Obatmu masih ada di sini .…”

Aku duduk di sampingnya dan tersenyum getir. “Reza, aku ada di sampingmu, tapi kamu nggak bisa melihatku lagi, dan selamanya nggak akan bisa melihatku.”

Saat tengah malam, telepon Reza tiba-tiba berdering, dan nama yang muncul adalah Tamara

Aku mengalihkan pandanganku, dengan air mata menggenang di mataku.

Reza menjawab, "Ada apa?"

Di sisi sana terdengar suara. "Apa Rania marah? Apa aku perlu membantumu menjelaskan padanya?"

"Nggak perlu, aku bisa menyelesaikannya sendiri."

"Baiklah, semoga kamu bisa istirahat dengan baik."

Setelah menutup telepon, Reza tertidur dengan keadaan setengah sadar.

Aku tetap duduk di sampingnya, mengamatinya dengan tenang. Aku sadar bahwa waktuku di sini tidak akan lama, jadi aku ingin memanfaatkan waktu terakhir ini untuk melihat pria yang sangat kucintai.

Meskipun dia lebih memilih untuk bersama orang lain saat aku sangat membutuhkannya.

Tiba-tiba, telepon Reza berdering lagi. Dia menjawab dengan suara samar, "Rania, akhirnya kamu mau mengangkat teleponku. Kamu di mana? Aku akan menjemputmu."

“Pak Reza, ini saya.”

Aku mengenali suara asisten Reza, dan kutahu ini pasti tentang urusan pekerjaan.

Malam itu, aku menjelajahi seluruh sudut rumah dengan cermat, melihat kembali semua kenangan yang pernah kutinggalkan bersama Reza.

Sayang sekali, semuanya akan segera lenyap.

Keesokan harinya, Reza pergi pagi-pagi. Aku mengira dia akan ke kantor, tetapi ternyata dia pergi ke selatan kota.

Aku terkejut. Tempat itu adalah tempat pertama kali kami bertemu.

Untuk apa Reza pergi ke sana?

Aku mengikutinya selama tiga hari penuh, dan baru kemudian menyadari bahwa dia mengunjungi semua tempat yang pernah kami singgahi, hanya untuk mencari keberadaanku.

Namun, dia sama sekali tidak tahu bahwa aku sudah tiada, meninggal saat dia menemani Tamara untuk pemeriksaan kehamilan.

Namun, setidaknya aku bisa memastikan satu hal. Reza tidak sepenuhnya tak memiliki perasaan terhadapku.

Saat aku berencana untuk pergi, aku melihat dia menuju ke jalan yang tidak asing, yaitu menuju rumahku.

Setelah aku hitung-hitung, sepertinya hari ini kakakku sudah membawa jasadku pulang. Jadi, Reza pasti akan mengetahui kebenarannya.

Apakah dia akan merasa sedih?

Setelah berpikir sejenak, aku sadar bahwa Reza berhak mengetahui kebenarannya, mengingat dia masih suamiku secara resmi.

Selain itu, aku juga ingin melihat reaksinya seperti apa.

Saat Reza baru saja sampai di depan pintu, dia melihat pintu itu dipenuhi dengan warna putih. Dia terdiam di tempat dan tampak sedikit bingung.

Entah mengapa, aku merasa seolah-olah tangannya sedikit bergetar.

Setelah kakakku membuka pintu, dia terkejut melihat Reza dan terdiam selama beberapa saat.

Reza kemudian masuk dengan tergesa-gesa dan langsung melihatku terbaring di tengah ruang tamu, dikelilingi oleh bunga-bunga, dan mengenakan gaun ungu kesukaanku.

Namun, mataku tertutup dan aku tak dapat melihatnya lagi.

Melihat pemandangan itu, aku tak bisa menahan tangis. Aku mendekat dan meraba wajahku, yang sepertinya masih menyimpan bekas air mata.

Tiba-tiba, aku melihat Reza berlari ke arahku. Dia bertindak seperti orang yang kehilangan akal, mengangkat semua bunga yang ada di sekelilingku sambil terus mengoceh, "Rania punya asma. Di rumah nggak boleh ada bunga! Dia bisa merasa nggak nyaman karena serbuk sari. Kenapa kalian menaruhnya di tengah bunga seperti ini?"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B84534" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B84534
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Durhaka Dibutakan Nafsu
8.4
Saat ibu mertuanya sekarat akibat kecelakaan, sang istri berulang kali menghubungi suaminya yang berprofesi sebagai pengacara. Namun, pria itu menolak membantu dan menuduhnya berbohong demi uang, karena sibuk mengurusi mantan kekasihnya. Setelah sang ibu meninggal, sang suami justru menjadi pembela yang membebaskan pelaku tabrak lari tersebut di pengadilan, tanpa menyadari korban tewas adalah ibunya sendiri. Kecewa berat, sang istri langsung melayangkan gugatan cerai.
Sampul Novel GAIRAH TERLARANG
9.1
Kehidupan pernikahan Lie terasa begitu dingin dan hampa, di mana ia hanya dianggap sebagai pemuas kebutuhan suaminya. Namun, segalanya berubah saat ia mengenal dokter Danil. Sosok pria lembut ini berhasil menyalakan kembali api gairah dalam diri Lie yang sempat mati. Lewat perhatian dan sentuhan dr. Danil, Lie merasakan kebahagiaan serta kepuasan batin yang tak pernah ia dapatkan dari sang suami. Kini, ia terbuai dalam babak baru yang penuh kehangatan.
Sampul Novel Makmum Kedua Suamiku Sahabat Baik ku
8.4
Kehidupan Aisyah hancur seketika saat sang suami meminta restu untuk menikahi sahabat karibnya. Demi mempertahankan rumah tangga, ia rela dimadu meski hatinya sangat terluka. Sayangnya, keputusan itu justru membawanya pada penderitaan baru. Suaminya berubah menjadi dingin, kasar, dan enggan memberikan kasih sayang. Di tengah cercaan dan ketidakadilan yang terus menerpa, sanggupkah Aisyah bertahan dalam pernikahan poligami ini?
Sampul Novel Ranjang Panas Tuan Lucas
8.9
Flora terkejut saat Lucas, pemilik Blackwood yang dingin, menagih utang besar mendiang orang tuanya secara mendadak. Meski baru bertemu di sebuah pesta, pria yang terpaut lima belas tahun lebih tua itu tak memberi celah untuk bernegosiasi. Flora yang hanya staf magang kini terjepit dalam kontrak gelap yang mengikatnya. Tanpa uang untuk melunasi kewajiban tersebut, Lucas memaksa Flora menyerahkan kehormatannya malam ini juga sebagai bentuk pembayaran mutlak.
Sampul Novel Surgaku Yang Hilang
8.2
Tujuh tahun membina rumah tangga yang indah, kebahagiaan seorang ibu satu anak runtuh seketika akibat pengkhianatan suaminya sendiri. Dalam kepedihan mendalam, wanita berhijab ini menangis pilu meratapi nasibnya yang kini dilingkupi kegelapan. Fisiknya tak lagi kuat menahan beban duka yang teramat berat setelah semua keindahan hidupnya dirampas paksa. Di tengah hancurnya dunia yang ia miliki, mampukah ia bangkit dan menemukan kembali senyumnya yang hilang?
Sampul Novel Terlahir Kembali Setelah Dicelakai Suamiku
8.9
Saat putra mereka mengalami diseksi aorta, sang suami yang merupakan spesialis jantung justru menyalahkan istri dan anaknya atas kematian teman masa kecilnya, Sophia. Setelah meracuni keluarganya sendiri sebagai aksi balas dendam, sang istri tiba-tiba terbangun di hari suaminya menerima telepon dari Sophia di kehidupan kedua. Dalam novel romantis misteri ini, sang istri memilih menyelamatkan putranya sendiri tanpa memohon pada suaminya, tetapi sang suami justru berakhir berlutut meminta maaf.