APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bidadari Pembawa Luka

Bidadari Pembawa Luka

Menjadi istri kedua Zayn, posisi saya hanya untuk memberi keturunan. Di balik pernikahan mapan Zayn dan Alysa, keberadaan saya tak pernah dianggap. Alih-alih dikasihani, saya justru dituduh sebagai perusak kebahagiaan mereka, padahal sayalah yang paling terluka akibat pengabaian ini. Kini, dalam kesendirian tanpa kepastian status, saya harus memilih: terus bertahan dalam pernikahan yang hampa atau mundur demi mengakhiri semua rasa sakit ini.
Bab
Bagikan

Bab 3

Cinta itu dia seperti air yang menyejukan? Tapi, kenapa cinta ini seperti rasa cemas. Cinta itu datang, tapi aku merasa cinta ini  akan menumbuhkan luka baru. Aku ingin memeluknya meski tahu itu akan jadi lebam.

***

“Maaf, Pak. Saya tidak bisa, dan seumur hidup pun saya tidak mau jadi yang kedua. Mungkin wanita lain pun sama, mereka tidak mau jadi wanita kedua,” ucap Maha dengan tegas.

“Saya sudah memperkirakan kalau kamu pasti akan menolaknya, Maha. Saya tahu kalau permintaan ini mungkin terlalu mendadak dan membuat kamu terkejut. Tapi, saya harap kamu memikirkannya terlebih dahulu, dan jangan langsung menolaknya.” Zayn mengatakannya dengan pelan, “maaf karena aku sudah membuatmu kaget, tapi saya memang harus segera berbicara ini dan saya tidak mau menundanya. Kamu tak perlu menjawabnya saat ini, kamu bisa berpikir dulu dan juga nanti Insya Allah... saya akan datang ke rumahmu bersama Alysa. Kami akan menemui ibumu.”

“Saya tidak akan mengubah keputusan. Mau nanti pun, saya akan tetap menolaknya karena saya tidak mau dipoligami,” kata Maha dengan tegas. “Saya... saya tidak tahu kenapa Pak Zayn mendadak ingin meminang saya, meski itu ada alasan tersendiri, tapi saya tidak mau jadi yang kedua. Bagaimana bisa satu hati dibagi dua, tidak ada namanya manusia normal yang ingin berbagi perasannya. Apalagi wanita... wanita mana yang mau suaminya mencintai wanita lainnya.”

“Jangan menilai poligami itu salah, Maha. Stigma negatif yang melekat selama ini tentang poligami itu salah, mereka hanya menganggap poligami itu memenjarakan wanita, dan menguntungkan kaum Adam. Poligami itu seolah haram, dan juga bahaya bagi umat manusia. Jika memang poligami itu berbahaya, maka Rasulullah tidak mungkin melakukan poligami. Jangan melihat hanya dari satu sisi, semua hal di dunia ini kita langsung patahkan dengan melihat dari satu sisi saja.” Zayn menjelaskannya.

“Poligami memang tidak salah, dan juga bukan sebuah dosa. Saya tahu poligami itu ada dalam salah satu ayat di dalam Al Quran, saya pun tidak akan melanggar ayat-ayat Allah, namun rata-rata yang salah itu para pelakunya, mereka yang melakukan poligami tidak sesuai dengan ajaran Rasululllah, para pelaku poligami saat ini tiak bisa berlaku adil . Rasanya saya belum menemukan dimana rumah tangga yang tentram karena memiliki lebih dari satu istri. Saya juga tidak tahu alasan pasti kenapa para wanita mau saja dijadikan yang kesekian. Bagaimana bisa membayangkan wanita lain bermesraan dengan wanita lain? Kalau saya... itu pasti sakit, dan saya mungkin tidak akan tahan satu atap dengan rumah tangga yang seperti itu.”

“Adil itu menempatkan sesuatu pada tempatnya. Saya paham dengan rasa cemburu yang dimiliki wanita. Kaum Hawa memang mudah cemburu dan sangat perasa. Saya memang tidak bisa berjanji untuk berlaku adil karena manusia itu tempatnya shalat dan juga khilaf. Tapi, sebagai manusia yang punya iman, saya pasti akan melakukan yang terbaik untukmu nanti. Saat akad terucap nanti, itu artinya diri ini sudah berjanji di depan Allah kalau saya harus menjaga dan membahagiakan kamu, saya akan membimbing kamu dunia dan akhirat.”

“Jika memang Bapak mau menikah lagi dan mau melakukan poligami, kenapa harus saya  wanita yang Pak Zayn pilih? Saya bukan wanita sholehah, saya bukan wanita yang mempunyai didikan agama yang cukup, dan juga masa lalu saya... jadi istri dari Pak Zayn itu rasanya kurang pantas meski saya jadi yang kedua.”

“Karena Alysa yang mengusulkan, dan saya pun tanpa sadar tertarik padamu, Maha. Saya diam-diam memperhatikanmu, kamu wanita yang cerdas, dan juga sederhana. Ditambah kamu sudah hijrah dan tahu batasan bagaimana jadi seorang wanita muslimah. Saya kagum dengan pola pikirmu, saat kamu berbicara, kamu seperti memiliki kecantikan orang lain yang akan betah berada di dekatmu” balas Zayn.

Maha termenung, dia menatap pria di depannya dengan perasaan campur aduk. Zayn menyukainya? Pria itu tertarik padanya? Apa ini bukan khayalannya? Pria sempurna itu diam-diam memperhatikan gadis buruk seperti dirinya? Apa Zayn sedang salah bicara tadi?

Hati Maha sungguh sangat rumit. Dia tidak tahu kenapa situasi saat ini diluar nalarnya. Pria yang sudah dia sukai sejak lama tiba-tiba meminangnya dan memintanya menjadi istrinya. Memang ini mimpinya, tapi mimpi ini akan jadi buruk... bukan hanya mimpi buruk baginya, tapi bagi semuanya, apalagi Alysa. Wanita itu... kenapa menginginkannya jadi adik madu? Alysa masih mencintai suaminya, kan?

Di tengah rasa bingung dan hatinya yang sangat rumit, Maha mencoba menenangkan dirinya. Dia mencoba menghela napas panjang agar bisa berpikir jernih. “Kenapa Mbak Alysa hanya memilih saya? Apa alasannya? Apakah Mbak Alysa tidak lagi mencintai Pak Zayn?” tanyanya hati-hati.

“Saya juga tidak tahu apa alasan Alysa memilih kamu untuk jadi adik madunya. Mungkin saya rasa Alysa tahu kalau kamu memang wanita yang baik dan shalihah. Dia juga sangat mengenal kamu. Alysa pasti sangat tahu bagaimana karakter kamu. Dia sudah menganggap kamu seperti adik kandungnya,” balas Zayn.

“Tapi saya tidak mau, Pak. Bagaimana pun hati wanita mana yang tidak akan terluka dan cemburu kalau suaminya malah merasa dirugikan dengan wanita lain. Meski Mbak Alysa membuka dan memilih saya jadi adik madunya, tapi jauh di lubuk hatinya pasti ada lubang cemburu. Saya tidak mau menyakiti hati wanita sebaik Mbak Alysa, beliau adalah orang yang selalu membantu saya dan juga keluarga saya. Mbak Alysa... dia bidadari penyelamat kami, jadi saya tidak pantas untuk mengambil kebahagiaannya. Saya benar-benar tidak bisa, maafkan saya.”

“Saya tidak meminta jawaban kamu sekarang karena saya tahu kamu pasti terkejut. Hari ini saya hanya menyampaikan niat saya, dan nanti saya dan Alysa akan bicara juga dengan ibumu. Kami akan menemuimu dan bicara lebih jelas, nanti kami akan menghubungi kamu saat kami berdua berkunjung ke rumahmu.”

“Tidak perlu, Pak. Ibu saya pun pasti tidak akan setuju kalau saya jadi istri kedua Pak Zayn,” balas Maha. “Saya tidak tahu kenapa Mbak Alysa rela berbagi suami, dan saya pun tidak tahu alasan Pak Zayn ingin mencari istri kedua. Saya hanya ingin menyatakan kalau saya tidak akan menerima jadi yang kedua. Maafkan saya. Saya juga tidak berpikir untuk segera menikah dalam waktu dekat ini.”

Zayn menghela napas panjang, dia sudah tahu kalau Maha pasti akan menolaknya dengan tegas. Wanita itu pasti tidak mau jadi yang kedua. Sebenarnya Zayn bisa saja mencari wanita lain, dan banyak wanita lain di luar sana yang terang-terangan menyatakan perasaannya dan rela jadi yang kedua. Namun, Alysa sang istri menolaknya, istrinya itu hanya mengajukan syarat kalau wanita yang bisa dia nikahi hanya Maha. Alysa tidak cemburu jika dirinya menikah dengan Maha. Dan juga Zayn, dia memang tertarik dengan Maha. Wanita itu bahkan sampai membuatnya tidak betah untuk terlalu lama berada di perusahaan, Zayn tidak mau terjebak dalam perasaan yang tidak pantas itu. Apa yang dia rasakan pada Maha selalu saja ditepisnya sangat keras. Dia selalu beristighfar agar hatinya tidak kotor. Seringnya bertemu dan berdiskusi dengan Maha membuat hati Zayn tertarik dan itu bahaya bagi Zayn.

Apakah kali ini dia sudah melakukan hal yang benar?

***

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Sedalam Doa
9.2
Penyesalan merayap setelah aku meninggalkan Naira demi Qirani, yang akhirnya malah mengkhianatiku setelah lulus. Demi menyembuhkan luka, aku memilih membangun karier di Pekanbaru, meski bayang Naira tak pernah hilang. Begitu tahu rencana pernikahan Naira batal, aku bertekad membenahi diri dan terus berdoa agar dimaafkan. Setahun berjuang dengan sabar, ketulusanku akhirnya melunakkan hati Naira. Kini, kami telah bersatu dalam pernikahan dan hidup bahagia bersama putri kecil kami.
Sampul Novel Dari Kekasih Bayangan Menuju Dirinya Sendiri
9.6
Lima tahun kuhabiskan dalam persembunyian sebagai kekasih rahasia demi janji kepada mendiang kakaknya, sosok yang seharusnya menjadi suamiku. Namun, saat masa perjanjian kami akhirnya selesai, luka baru justru digoreskan olehnya. Aku ditugaskan untuk merancang dan mempersiapkan seluruh rangkaian acara pertunangannya dengan wanita pilihan lain. Di tengah patah hati, aku harus menyelesaikan tugas menyakitkan ini.
Sampul Novel Kuhancurkan Harga Dirimu, Galih
8.4
Tujuh tahun kulupakan karier hukum demi mendukung mimpi Galih. Sialnya, dia malah mengabaikanku demi Davina, bahkan abai pada alergi seafood-ku saat sakit. Setelah 52 kali rencana masa depan kami dibatalkan sepihak, aku memilih pergi. Kini, aku bangkit menjadi pengacara sukses yang mandiri. Saat Galih bersujud memohon di depan kantor, aku menolaknya dengan tegas. Waktunya telah tiba bagiku untuk menghancurkan harga dirinya dan memegang kendali penuh atas takdirku sendiri.
Sampul Novel Mencintai Monster yang Kupanggil Suami
9.0
Elara memaksakan pernikahan sepihak dengan Julian, cinta pertamanya, lewat pengaruh besar keluarganya. Tiga tahun berlalu dalam dinginnya kebencian Julian yang merasa terbelenggu. Sadar kasih sayangnya hanya membawa luka, Elara memutuskan mundur dan lenyap tanpa jejak. Kepergian mendadak ini justru menyisakan kekosongan mendalam di hati Julian. Benarkah kebebasan ini yang ia dambakan, ataukah rasa benci yang selama ini ia pelihara sebenarnya adalah cinta?
Sampul Novel Mr. Ergan Obsession
8.5
Kehidupan mapan sebagai pewaris tunggal dan CEO di Jakarta tak membuat Ergan Tirta Alviano mudah mendapatkan segalanya. Ia justru terobsesi pada Andira, perempuan sederhana yang berani menolak cintanya demi menjaga kesetiaan pada sang kekasih. Meski ada jurang pemisah status sosial, Ergan yang berwatak keras tidak menyerah. Melalui berbagai siasat halus hingga pemaksaan, ia bertekad merebut hati Andira. Akankah ambisi yang penuh emosi ini mampu berubah menjadi cinta yang tulus?
Sampul Novel My Ghost
8.4
Syafira akhirnya paham mengapa apartemennya disewakan dengan harga miring. Di balik ketakutan para tetangga, hunian itu dihuni hantu tampan yang justru memikat hatinya. Alih-alih lari, fantasi romantis Syafira malah membuncah saat merasakan dekapan dingin sang arwah. Namun, benturan logika dua dunia perlahan mulai mengusik pikirannya. Akankah jalinan asmara beda alam ini berujung bahagia seperti kisah-kisah fiksi yang kerap ia tulis?