APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Berakhir Menjadi Tawanan

Berakhir Menjadi Tawanan

Demi menghidupi adik-adiknya di ibu kota, Liana rela melakoni pekerjaan apa pun, mulai dari berpindah kontrakan hingga menjadi pacar sewaan. Namun, kehidupannya yang penuh perjuangan mendadak kacau setelah ia bertemu dengan Arsen, pemilik kos barunya. Sosok pria misterius ini tidak sekadar mengusik ketenangannya, tetapi juga menjebak Liana dalam situasi rumit. Kini, Arsen menjadi ancaman sekaligus penentu masa depan Liana.
Bab
Bagikan

Bab 2

Liana berusaha menenangkan dirinya saat Arsen meninggalkan ruangan tanpa memberi penjelasan lebih lanjut. Matanya mengawasi pria itu dengan campuran kebingungan dan kekhawatiran. Apa yang baru saja terjadi? Dia tak bisa memahami apa yang Arsen inginkan darinya. Namun, satu hal yang pasti-dia terjebak dalam permainan yang lebih besar daripada yang bisa dia bayangkan.

Selama beberapa hari berikutnya, suasana di kost terasa berbeda. Arsen semakin sering muncul, entah untuk berurusan dengan urusan administrasi atau sekadar berjalan melewati koridor. Namun, setiap kali mereka bertemu, Arsen selalu mengamati Liana dengan tatapan yang sulit diartikan. Ada ketegangan yang tak terucapkan di antara mereka, seperti ada sesuatu yang menggantung di udara, menunggu untuk meledak.

Liana tak bisa menghindari kenyataan bahwa hidupnya semakin rumit. Dia selalu berusaha untuk tetap fokus pada tujuan utamanya-mengumpulkan uang untuk menghidupi adik-adiknya-tetapi semakin hari, dia merasa terperangkap dalam situasi yang lebih besar daripada yang dia duga.

Pagi itu, Liana sedang mempersiapkan diri untuk bekerja ketika Arsen tiba-tiba muncul di depan pintu kamarnya. "Kamu tidak perlu pergi bekerja hari ini," katanya dengan nada datar, hampir seperti perintah.

Liana terkejut, bingung. "Kenapa? Ada masalah apa?" tanyanya, berusaha menyembunyikan kekhawatirannya.

"Karena kamu akan membantu saya," jawab Arsen singkat. Liana merasa ada ketegangan di antara kata-kata itu, seolah Arsen mengharapkan sesuatu darinya yang lebih dari sekadar pekerjaan biasa.

"Bantu Anda? Dengan apa?" Liana tak bisa menahan rasa ingin tahunya.

Arsen menatapnya dengan ekspresi tak terbaca. "Ada beberapa urusan yang harus diselesaikan, dan saya membutuhkan bantuanmu. Kamu tinggal di sini, jadi kamu punya kewajiban untuk membantu."

Liana terdiam. Ini bukan hanya tentang uang sewa lagi, pikirnya. Ini lebih dari itu. Ada sesuatu yang sedang dimainkan di sini, dan dia hanya terjebak di dalamnya tanpa tahu jalan keluar.

"Apa yang sebenarnya Anda inginkan, Tuan Arsen?" suara Liana bergetar, meskipun dia berusaha keras untuk tetap tenang. "Apa yang sebenarnya Anda rencanakan?"

Arsen mengamati Liana untuk beberapa saat sebelum akhirnya berkata, "Jangan terlalu banyak bertanya, Liana. Cukup lakukan apa yang saya minta. Saya tidak ingin membuat ini lebih sulit dari yang seharusnya."

Liana merasa seperti terjebak dalam jebakan yang tak bisa dia hindari. Apa pun yang terjadi, hidupnya sudah tak sama sejak dia mengenal Arsen. Ada perasaan gelisah yang terus mengganggunya, tapi entah kenapa, dia tak bisa menolak dorongan untuk tahu lebih banyak.

Hari itu, Arsen membawa Liana ke sebuah ruang pertemuan yang terletak di lantai bawah gedung kost. Suasana ruangan itu terasa asing-rancangan modern, dengan dinding kaca besar yang menghadap ke jalanan kota yang sibuk. Di meja panjang yang terbuat dari kayu gelap, ada beberapa dokumen dan layar komputer yang menyala.

"Duduk," perintah Arsen, menunjuk kursi di seberang meja. Liana duduk dengan ragu-ragu, matanya terus memperhatikan Arsen yang tampak begitu tenang, seolah segala sesuatunya terkendali.

"Apa ini semua?" tanya Liana, suaranya rendah dan penuh kebingungan.

"Ini adalah kesempatanmu untuk membayar hutangmu," jawab Arsen. "Namun, bukan dengan uang. Kamu akan bekerja untuk saya-lebih tepatnya, kamu akan membantu saya dalam urusan tertentu."

Liana semakin bingung. "Apa maksudnya? Saya tidak mengerti," ujarnya dengan nada putus asa.

Arsen menatapnya dengan tatapan tajam. "Kamu akan menjadi bagian dari rencana saya. Kamu akan membantu saya menangani beberapa bisnis yang tidak bisa saya lakukan sendiri. Ini bukan pekerjaan biasa, Liana. Tapi kamu tidak punya pilihan."

Liana terdiam, mencerna kata-kata Arsen. Hatinya semakin gelisah. Dia tahu ada sesuatu yang lebih besar di balik semua ini, sesuatu yang lebih berbahaya dan lebih rumit dari sekadar urusan sewa kost. Namun, dia juga tahu bahwa dia tidak bisa mundur begitu saja. Apa pun yang terjadi, dia harus tetap berjuang.

"Tapi... kenapa saya? Kenapa tidak orang lain?" Liana bertanya, berusaha menemukan alasan di balik keputusan Arsen yang tampaknya penuh perhitungan.

Arsen hanya tersenyum tipis, senyuman yang membuat Liana merasa tidak nyaman. "Karena kamu sudah terjebak dalam dunia saya, Liana. Tidak ada jalan keluar."

Liana merasa terjebak. Tak ada lagi tempat yang bisa dia tuju. Setiap pilihan yang ada hanya mengarah pada satu titik: ketergantungan pada Arsen. Satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah mengikuti apa yang dia perintahkan.

Namun, meskipun demikian, Liana tahu bahwa di balik semua ini ada rahasia yang belum terungkap. Arsen bukanlah pria biasa, dan dia tak pernah berbuat sesuatu tanpa alasan. Ada kegelapan dalam dirinya yang semakin terasa, dan Liana hanya bisa berharap, dia masih bisa menemukan cara untuk mengendalikan takdirnya sebelum semuanya terlalu terlambat.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anakku Tak Butuh Ayah Sepertimu
7.9
Pascaserangan brutal tiga pemuda di Gunung Lawu, Alana yang sekarat di dasar jurang diselamatkan oleh Arga. Penyelamatnya adalah eks anggota Kopassus yang kini menjadi buronan di hutan tersebut. Selagi memulihkan trauma dan luka fisiknya, Alana bimbang untuk membalas dendam atau menata ulang hidupnya. Kedekatannya dengan Arga yang berwatak keras namun sangat protektif lambat laun menumbuhkan perasaan baru yang tak terduga di antara mereka.
Sampul Novel Delasio
8.0
Kebiasaan Alesio mempermainkan wanita hancur seketika saat Adela mempermalukannya di depan publik. Namun, ketika musuh-musuh berdatangan untuk menjatuhkan Alesio, Adela justru hadir menyelamatkannya. Dari sana, hubungan mereka berkembang menjadi persahabatan erat. Sayangnya, kedekatan ini perlahan menguak rahasia kelam masa lalu yang saling terikat. Saat luka lama terungkap, Alesio memilih menjauh dan menyesali persahabatan yang kini dianggapnya tak pernah boleh ada.
Sampul Novel Hasrat Liar Darah Muda
8.1
Firhan Ardana, pemuda berusia 24 tahun, memulai magang di kampung halamannya. Momen reuni SMP yang ia hadiri justru menyeretnya ke dalam konflik asmara yang membingungkan. Firhan kini terjebak di antara tiga wanita: Puspita yang penuh teka-teki, Meilani yang berani, dan Azaliya sang primadona sekolah yang memikat. Di tengah gelora masa mudanya, ia harus berjuang menghadapi pergulatan batin demi memilih antara cinta sejati atau sekadar nafsu belaka.
Sampul Novel Kepentok cinta om cupu
8.4
Akibat kalah taruhan, Zoya Raveena terpaksa menembak Danu Atmadja. Ia tidak tahu bahwa pria berpenampilan kuno itu sebenarnya pewaris takhta bisnis yang sangat tampan. Saat benih cinta yang tulus mulai tumbuh di antara keduanya, bayang-bayang masa lalu mendadak hadir dan mengancam kebersamaan mereka. Kini, Zoya dan Danu harus bersatu demi mempertahankan hubungan yang baru terjalin dari rintangan besar yang siap menghancurkan segalanya.
Sampul Novel MENUNGGU MANTAN MENJANDA
8.0
Tujuh tahun pernikahan Diana Angelina dengan Reynaldi Yahya hancur setelah rahasia poligami sang suami terbongkar. Di tengah kepedihan itu, Denny Permana datang menawarkan kembali cinta lamanya, tetapi terbentur restu keluarga. Untuk menghindar, Diana nekat berpura-pura pacaran dengan duda tampan, Ivan Sanjaya. Situasi kian pelik ketika mantan adik iparnya, William Yahya, juga mulai mengejar cintanya. Siapakah lelaki yang akan dipilih Diana?
Sampul Novel Unexpected Feeling
7.8
Hukuman tak biasa dari Fajar, senior playboy di kampusnya, memaksa Indira menjadi kekasih pemuda itu. Meski didera kebingungan dan rasa takut untuk menolak, Indira akhirnya terperangkap dalam hubungan tersebut. Di sisi lain, Fajar menganggap Indira sebagai tumpuan baru demi menyembuhkan trauma masa lalu yang gagal diobati oleh para mantan pacarnya. Hubungan mereka kian mendewasa walau penuh rahasia. Akankah ini cinta tulus, ataukah Indira sekadar obat pelipur lara?