APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Belaian Cinta

Belaian Cinta

Demi masa depan Chika, sang putri, Prima rela bekerja di Kalimantan dan terpaksa menjalani hubungan jarak jauh dengan Ratih. Sayangnya, perpisahan ini memicu masalah pelik. Tanpa kehadiran suaminya, daya pikat Ratih justru mengundang perhatian Wira si duda, Heru tetangga depannya, serta Derry yang masih sekolah. Ratih pun terbuai godaan mereka hingga akhirnya hamil. Kini, rumah tangganya di ambang kehancuran, menyisakan misteri besar tentang siapa sebenarnya ayah dari janin tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 2

Menyiapkan makanan untuk Prima sebelum berangkat ke bandara, Ratih ingin sekali ikut hanya saja tidak bisa melakukannya dan mereka berpisah di rumah. Pakaian kebesaran yang biasanya digunakan adalah daster, seperti wanita pada umumnya yang memiliki anak suka lupa menggunakan pakaian dalam.

“Aku berangkat dulu,” ucap Prima yang diangguki Ratih.

Mencium bibir sebentar, sebelum akhirnya keluar dari rumah dengan membawa Chika yang masih menatap ayahnya pergi. Chika, bayi yang sangat tenang hanya saja beberapa hari selalu dekat dengan Prima seakan merasakan akan jauh darinya. Pandangan Ratih terus ke mobil sampai benar-benar hilang dari pandangannya.

“Mbak Ratih,” panggil suara yang berada disampingnya yang ternyata adalah istri Heru, Ayu. “Mas Prima sudah berangkat?” Ratih menganggukkan kepalanya “Oalah kesepian dan hanya berdua, kalau butuh apa-apa jangan takut bilang.”

“Siap, Mbak.” Ratih menjawab dengan senyum kecilnya. “Mbak, mau berangkat kerja? Mas Heru?”

“Mas Heru baru pulang, aku ini mau berangkat sama Mega. Kamu nggak ada jadwal kuliah?” tanya Ayu yang dijawab gelengan kepala “Ya udah aku berangkat itu Mega udah nungguin.”

“Mbak Ratih duluan,” teriak Mega yang membuat Ratih tersenyum kecil.

Ratih menatap kepergian mereka berdua dengan tatapan kosong, hembusan nafas terdengar yang artinya dirinya hanya berdua dengan Chika. Menatap putrinya yang tenang dengan memainkan mainan yang ada di tangannya membuat Ratih gemas dengan sendirinya, mencium Chika dengan penuh perasaan membuatnya tertawa keras.

“Ratih,” panggil suara berat yang ada disampingnya.

“Pak Wira,” ucap Ratih dengan nada terkejutnya.

“Mau mengembalikan cangkir.” Wira memberikan cangkir yang telah bersih.

“Ooh...” Ratih hanya berkata singkat “Masuk aja kedalam, saya nggak bisa bawa.”

Wira mengikuti langkah Ratih, masuk kedalam rumah. Tidak lupa menutup pintunya saat mereka masuk kedalam, Ratih memberikan petunjuk untuk meletakkannya di meja. Suasana menjadi hening dan aneh diantara mereka berdua, tidak lama suara tangis Chika membuat mereka sadar. Sekali lagi Ratih tidak menyadari kehadiran Wira yang ada dihadapannya, mengeluarkan payudaranya dan mengarahkan putingnya ke bibir Chika. Berjalan menuju salah satu sofa yang ada di ruang tamu, menatap pemandangan dihadapannya yaitu suasana tempat tinggalnya.

“Kamu seksi,” bisik Wira tepat di telinga Ratih yang membuatnya langsung membeku.

“Pak Wira masih disini?” Ratih terkejut dengan keberadaan Wira.

“Kamu nggak sadar masih ada aku disini? Semalam juga kamu nggak sadar keluar telanjang dengan cairan yang keluar di paha.” Wira berkata tanpa menutupinya membuat wajah Ratih memerah “Kamu tahu siapa aku, kan? Status duda yang haus belaian dan kamu berpenampilan menggoda dihadapannku.”

“Maaf, Pak. Aku rasa Pak Wira akan menganggap aku sama kaya Mega.”

Wira tertawa mendengarnya “Kamu bukan anakku, Ratih,” ucap Wira dengan memasukkan helaian rambut kedalam telinga “Kita berdua beda jenis pastinya ada ketertarikan.”

“Kami seusia.” Ratih mencoba membuat Wira sadar.

“Chika sudah tidur,” ucap Wira langsung mengambil Chika dalam gendongannya.

Wira membawanya kedalam kamar membuat Ratih langsung mengikutinya, berhenti di pintu menatap apa yang Wira lakukan dengan meletakkan Chika pelan di ranjangnya. Melihat itu semua membuat Ratih langsung merindukan Prima, padahal baru beberapa menit yang lalu mereka berpisah.

“Prima jadi ke Kalimantan?” tanya Wira yang sudah berdiri dihadapannya.

“Tadi berangkatnya, Pak.” Ratih menjawab dengan jantungnya berdetak kencang.

“Wira, panggil Wira kalau kita hanya berdua.”

Wira memegang pipi Ratih, mengangkatnya dengan wajah Wira turun mendekati wajah Ratih, melihat itu membuat Ratih langsung memejamkan matanya. Wira meletakkan bibirnya di bibir Ratih, hanya sentuhan tanpa melakukan gerakan. Melepaskan ciuman singkat membuat mereka menatap satu sama lain, jantung Ratih berdetak sangat kencang saat mendapatkan hal gila dari Wira.

“Aku tidak akan berbuat lebih kalau kamu tidak menggodanya, keputusan ada di kamu sekarang melakukan hal lebih atau aku pulang,” ucap Wira membuat suasana mereka semakin panas.

Tangan Wira membelai wajah Ratih, belaiannya membuat Ratih memejamkan matanya. Perlahan Ratih bisa merasakan bibir Wira kembali, bibir yang pastinya berbeda dengan Prima. Wira memiliki bibir tebal, membuat bibir Ratih bisa masuk kedalam bibirnya dengan memberikan hisapan kecil. Melepaskan ciumannya kembali dan sekali lagi menatap satu sama lain, jantung Ratih benar-benar berdetak kencang.

“Bagaimana?” tanya Wira membuka suara kembali setelah keheningan mereka.

Ratih terdiam, mencoba menilai apa yang harus dilakukannya. Melakukan hal gila dengan berhubungan bersama Wira, itu artinya mengkhianati pernikahan mereka dan ini baru beberapa menit setelah kepergian Prima. Mereka saling menatap satu sama lain, mencoba membaca pikiran dari tatapan itu.

Ratih mendorong Wira pelan sambil menggelengkan kepalanya “Aku nggak mau mengkhianati pernikahan apalagi Mas Prima baru saja berangkat.”

Wira langsung menarik Ratih kedalam pelukannya dalam satu kali tarikan, membelai punggungnya pelan membuat nafasnya menjadi berbeda. Sentuhan Wira membuat hasratnya bangkit dan Ratih tidak tahu harus melakukan apa, memejamkan matanya menikmati sentuhan yang dilakukan Wira.

“Aku tidak akan mengeluarkannya didalam, kamu menggunakan kontrasepsi kan?” tanya Wira membuka pembicaraan yang dijawab dengan menganggukkan kepala. “Tidak akan tahu Prima selama kita bermain aman.”

Ratih langsung menggelengkan kepalanya, melepaskan pelukan dari Wira membuat mereka menjadi berjarak. Saling menatap satu sama lain, membuat Ratih dapat melihat tatapan penuh gairah pada dirinya.

“Kamu bisa menendang aku kalau menolak apa yang aku lakukan ini.”

Wira menarik Ratih kembali dalam pelukannya, melumat bibirnya kasar, tangannya membuka kancing baju membuat payudaranya keluar yang langsung diremas. Mendapatkan perlakuan secara tiba-tiba membuat Ratih mengeluarkan suara erangannya dalam ciuman yang dilakukan Wira, ciuman mereka semakin dalam dan tangan Ratih sudah melingkar di leher Wira dengan kakinya yang juga melingkar di pinggang Wira.

“Kita melanjutkan atau berhenti?”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A Lover (Alec & Alea)
8.6
Pesona Azalea Mahendra memikat hati Alec Cage. Kesempatan emas tiba ketika kakak Alea, Arsen, rela menyerahkan sang adik demi meraih takhta CEO. Terjebak situasi, Alea terpaksa menikah secara formal dengan Alec, walau cintanya hanya untuk Arza, sang kakak angkat. Konflik memuncak saat Alec membongkar rahasia masa lalu mereka. Sebagai sosok pencemburu yang antipati pada pengkhianatan, Alec siap menghukum Alea dengan penderitaan yang lebih kejam daripada maut.
Sampul Novel Affair With Santa
8.4
Di bawah cuaca ekstrem New York yang membekukan, seorang gadis gigih bertahan di dekat pohon besar demi menanti seseorang. Tanpa alas kaki yang memadai, tubuhnya perlahan mati rasa dan mulai kehilangan keseimbangan akibat hipotermia di taman yang sunyi. Namun, tepat sebelum ia pingsan, sesosok pria misterius datang mendekapnya dengan erat dan hangat. Ucapan dengan nada rendah dari pria asing tersebut menjadi memori terakhir yang terekam sebelum ia sepenuhnya tidak sadarkan diri.
Sampul Novel Amnesia Palsu, Tapi Melepaskannya Sungguh-sungguh
9.5
Niat awal berpura-pura amnesia setelah kecelakaan demi menggoda suami dan anaknya justru berujung pada kenyataan pahit bagi wanita ini. Saat ia melontarkan pertanyaan tentang identitas mereka, sang putra justru tampak gembira. Bocah itu segera membawa masuk seorang wanita asing yang menunggu di luar ruang perawatan, lalu memperkenalkannya sebagai bagian dari keluarga yang datang menjenguk. Sang suami hanya berdiri membisu, membiarkan kebohongan kejam itu terjadi di depan matanya.
Sampul Novel Kau Tak Pernah Mencintaiku
9.3
Pernikahan Aurora dengan Leandro, seorang pengusaha sawit kaya raya, terasa hampa tanpa cinta. Di balik kemewahan hidupnya, Aurora harus menahan siksaan dari ibu mertua yang dominan serta kekejaman adik iparnya, tanpa pernah dibela oleh sang suami. Kepedihan ini kian mendalam saat kakak kandungnya sendiri, Ravela, datang dan merayu Leandro. Jiwa Aurora benar-benar hancur ketika ia memergoki Ravela keluar dari kamar suaminya di suatu malam.
Sampul Novel Mamaku yang Cantik dan Pengagum Misteriusnya
8.0
Dikhianati dan dijebak dalam cinta satu malam, Alisa pulang membawa anak kembar. Kini, ia bekerja untuk Marvin, CEO genius yang diam-diam menyamar sebagai Primus demi melindungi identitasnya. Situasi pelik terjadi ketika Alisa menyadari bahwa Primus adalah pria dari masa lalunya. Terjebak di antara dua persona dari pria yang sama, mampukah Alisa mengungkap rahasia Marvin? Bagaimana sang CEO akan bereaksi saat mengetahui keberadaan kedua anak kandungnya?
Sampul Novel Penipuan Bayi Miliaran Suamiku
9.2
Lima belas tahun aku merelakan mimpi menjadi ibu demi cinta dan kutukan keluarga suamiku. Namun, demi melahirkan pewaris bisnis sesuai tuntutan kakeknya, dia menyewa ibu pengganti yang mirip denganku. Janji bahwa ini hanyalah prosedur medis biasa hancur saat dia mulai tidur dengannya dan mengabaikanku. Pernikahan kami pun runtuh ketika dia melupakan momen penting kami demi perempuan asing itu.