APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bekas Luka Ikatan yang Hancur

Bekas Luka Ikatan yang Hancur

Tiga tahun pernikahan Sinta terasa hampa karena sikap dingin Trisna. Situasi memburuk ketika cinta pertama suaminya kembali, memicu munculnya berkas perceraian. Walau Sinta menyatakan dirinya tengah mengandung, Trisna tetap teguh pada keputusannya untuk berpisah. Di atas ranjang rumah sakit, Sinta akhirnya menyerah dan membubuhkan tanda tangan. Namun secara tak terduga, Trisna justru berbalik memohon ampunan serta berjanji memperbaiki diri, membuat Sinta didera keraguan besar.
Bab
Bagikan

Bab 3

Selama tiga tahun terakhir, meskipun Sinta dan Trisna belum mengakui pernikahan mereka secara terbuka, mereka hidup bersama layaknya pasangan suami istri pada umumnya.

Setiap pagi, Sinta memilihkan setelan jas dan dasi untuk Trisna, setelah itu mereka berangkat ke kantor bersama-sama.

Pada malam hari, selama pertemuan bisnis, Trisna akan meluangkan waktu untuk menelepon Sinta dan menceritakan kesehariannya.

Setiap malam, mereka menemukan kenyamanan dengan berpelukan satu sama lain, lalu terkadang mandi bersama dan selalu menutup malam dengan ciuman lembut sebelum tidur.

Pada momen-momen penting seperti hari ulang tahun pernikahan mereka, Hari Valentine, dan hari ulang tahun Sinta, Trisna selalu memberinya hadiah yang berkesan tanpa pernah melewatkan satu pun. Apa pun yang Sinta inginkan, dia akan memenuhinya. Dia adalah pria romantis yang telah memenuhi semua tugas yang diharapkan dari pasangan ideal.

Diperlakukan seperti ini, tidak mengherankan jika Sinta terbuai dan merasa yakin bahwa hari-harinya akan terus berjalan dengan bahagia seperti ini.

Namun, tiba-tiba Gisel muncul kembali dan Sinta bisa merasakan akhir dari pernikahan bahagia mereka.

Apakah suara wanita yang didengarnya di telepon kemarin adalah suara Gisel?

Apakah mereka sudah saling berhubungan?

Apakah mereka menghabiskan sebulan penuh berduaan dengan alasan sedang pergi untuk perjalanan bisnis?

Apakah mereka pulang ke sini bersama-sama?

Apakah semalam Trisna menghabiskan waktu bersama Gisel?

Saat pertanyaan-pertanyaan ini menggantung di benaknya, Sinta merasa hatinya terjerumus ke dalam jurang keputusasaan. Trisna telah menghancurkan hatinya.

"Jangan khawatir, Sinta. Meskipun kita sudah bercerai, aku akan menganggapmu sebagai adik perempuanku yang paling aku sayangi."

Adik perempuan? Mereka telah menikah dan tidur di tempat tidur yang sama selama tiga tahun, tetapi pada akhirnya, pria ini berkata akan menganggapnya sebagai adik perempuannya? Bagaimana dia bisa menerima hal ini?

"Kita akan membicarakannya lagi nanti," ucap Sinta yang memalingkan wajah sambil tersenyum mengejek.

Saat menyesuaikan kerah bajunya, mata Trisna bertemu dengan tatapan Sinta yang dalam dan intens saat dia berkata, "Omong-omong, apa yang ingin kamu katakan padaku?"

Sinta membuka surat cerai di tangannya dengan santai, senyuman tipis menghiasi wajahnya saat dia berkata, "Sudahlah. Desain untuk pakaian musim mendatang telah dirilis. Tadinya aku berharap bisa mendiskusikan sebuah ide denganmu, tapi aku sudah mendapatkannya."

Sinta merasa dia tidak perlu memberi tahu Trisna bahwa dirinya sedang hamil.

"Baiklah, terima kasih sudah bekerja keras."

Sinta adalah direktur merek Grup Bianto dan Trisna tidak meragukan kemampuannya dalam bekerja. Dia seakan terlahir untuk menjalani pekerjaan ini. Produk apa pun yang dia tangani, baik itu perhiasan, pakaian, video game, maupun produk elektronik, tanpa terkecuali, popularitasnya akan melejit.

Sinta menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri sebelum berkata, "Aku hanya melakukan pekerjaanku. Sekarang permisi, aku harus berangkat kerja."

Kemudian, Sinta berbalik tanpa panik dan melangkah dengan mantap sambil berusaha mempertahankan ketenangan di wajahnya.

"Kita akan berangkat ke kantor bersama-sama," ucap Trisna, lalu dia naik ke lantai atas untuk berganti pakaian.

Sinta berhenti melangkah, tenggorokannya tercekat dan matanya basah. Bagaimana mungkin Trisna masih bisa bersikap tenang setelah meminta cerai, dan bahkan mengajaknya berangkat ke kantor bersama-sama? Ternyata pria itu benar-benar tidak mencintainya.

"Tidak apa-apa. karena kita akan bercerai, sebaiknya kamu berhati-hati agar tidak terlihat sedang bersamaku," ucap Sinta sambil buru-buru melangkah keluar karena takut dirinya akan kehilangan ketenangannya di hadapan Trisna. Dia tidak bisa membiarkan hal ini terjadi.

Setelah malam itu, Trisna setuju untuk menikahi Sinta karena dia berpikir bahwa Sinta adalah wanita yang pengertian dan penurut.

Sinta memendam rasa bersalah pada anak yang masih berada di dalam kandungannya, seorang anak yang ditakdirkan untuk tidak mempunyai ayah.

Saat melihat Sinta beranjak pergi, Trisna mengerutkan kening.

Sesampainya di garasi, Sinta membuka pintu pengemudi dan masuk ke dalam mobil. Alih-alih menyalakan mesin, dia malah membuka Status WhatsApp. Setelah melihat-lihat dengan santai, dia menemukan sesuatu.

Trisna dan sebagian besar temannya tidak suka berbagi sesuatu di media sosial, tetapi ada beberapa pengecualian. Salah satunya adalah Edi Darusman.

Sinta menemukan postingan yang menunjukkan Trisna sedang makan malam dengan judul yang berbunyi, "Selamat datang kembali, Gisel! Pernikahan tinggal menunggu hari!" diikuti dengan emoji perayaan.

Lokasi tempat foto itu diambil merupakan klub tempat mereka sering menongkrong.

Tanpa sadar, setetes air mata jatuh di layar ponsel.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Untuk Farisa
8.1
Farisa memutuskan pergi ke kota demi memenuhi pesan terakhir sang ibu untuk melacak keberadaan ayahnya. Dalam perjalanannya, ia diselamatkan oleh seorang lelaki yang tulus membantunya. Namun, saat sang ayah berhasil ditemukan, Farisa mendapati kenyataan pahit bahwa posisinya telah diambil alih oleh sosok lain yang mengaku sebagai anak kandung. Di tengah situasi rumit ini, Farisa dihadapkan pada pilihan sulit: merelakan semuanya atau berjuang merebut kembali hak serta pengakuan yang menjadi miliknya.
Sampul Novel Harga Cinta Terpendam
9.0
Dulu aku terpaksa menghancurkan Bram demi melindunginya. Sekarang, ia kembali sebagai pengacara berdarah dingin yang berniat merebut Kania, putriku. Bram sama sekali tidak menyadari bahwa Kania adalah anaknya sendiri, dan aku sedang berjuang melawan leukemia yang mematikan. Di tengah tuntutan hukumnya yang kejam, aku harus bertahan hidup. Menjelang ajal, kuikhlaskan semuanya untuk Kania dan kutinggalkan sepucuk surat yang akan menghancurkan hidup pria yang sangat kucintai.
Sampul Novel Ibu Tiri yang Buta Hati
9.1
Kiara kehilangan satu mata demi melindungi ayahnya, Ditya Danaraja, dari serangan perampok yang menewaskan ibunya. Sejak itu, sang ayah yang bipolar melindunginya secara ekstrem dari siapa pun yang mengusik Kiara. Setelah menjalani operasi pemulihan mata di luar negeri, Kiara pulang untuk menyambut pernikahan baru ayahnya. Namun, ibu tiri yang diklaim lembut justru menculik Kiara ke pabrik kosong. Menuduhnya ingin merebut suami orang dan mencuri perhiasan mendiang istri pertama, sang ibu tiri kini mengancam akan mengulitinya hidup-hidup.
Sampul Novel IBU YANG KAU BUANG
8.0
Saat raga mulai melemah di usia senja dan tak lagi mampu bekerja keras, seorang ibu justru harus menerima kenyataan pahit. Anak-anak kandung yang dahulu ia besarkan dengan segala pengorbanan tega menelantarkannya begitu saja setelah ia pensiun. Di tengah kepedihan mendalam akibat pengkhianatan darah dagingnya sendiri, mampukah wanita malang ini menemukan kedamaian dan kebahagiaan di sisa usianya? Kisah mengharukan tentang perjuangan batin seorang ibu yang terbuang.
Sampul Novel Ikhlasku dengan takdirku
9.7
Wanita yang didera kesulitan ekonomi dan beban mengasuh anak ini harus menghadapi pahitnya dikhianati oleh sang kekasih. Namun, kepasrahan kepada Allah menuntunnya pada kedamaian jiwa. Sementara itu, perjalanan seorang gadis dalam mengejar cita-cita justru mempertemukannya dengan jodoh tak terduga. Lewat kesabaran dan keikhlasan yang religius, mereka membuktikan bahwa ketulusan hati akan selalu membawa kebahagiaan setelah badai berlalu.
Sampul Novel Rahasia Tersembunyi Dalam Pernikahan
8.3
Pertemuan pertama yang sunyi langsung menyulut hasrat membara bagai pedang tajam yang melukai mereka. Sebagai pria yang akrab dengan risiko maut dan kenikmatan duniawi, ia tak pernah menyangka ada wanita yang sanggup meruntuhkan pertahanannya hingga ia lengah. Di balik ikatan pernikahan mereka, tersimpan sebuah rahasia besar yang kini menguji batas kekuatan serta perasaan terdalam keduanya.