APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli

Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli

Setelah didorong dari tangga oleh Mariana, cinta pertama suaminya, sang istri kehilangan bayinya dan sekarat di rumah sakit Grup Dariawan. Putranya yang masih kecil memohon pertolongan pada ayahnya, Ridwan. Namun, sang suami justru menuduh istrinya berpura-pura demi mencari perhatian. Ridwan bahkan melarang dokter memberikan perawatan medis dan mengusir anaknya sendiri demi melindungi Mariana. Akhir tragis menjemput ibu dan anak ini, meninggalkan jasad dingin yang takkan pernah kembali.
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah didorong oleh cinta pertama suamiku dari tangga, aku mengalami keguguran anak kedua dan akhirnya mati di sudut tangga rumah sakit pribadi milik Grup Dariawan.

Menjelang ajal, putraku yang berusia enam tahun menangis sambil memohon pada ayahnya untuk menyelamatkanku.

Untuk pertama kalinya, Ridwan hanya mencibir. "Sekarang ibumu pintar ya, pakai anak untuk berlagak pura-pura menyedihkan demi menipuku." Setelah itu, dia malah menepis tangan anakku dan pergi tanpa belas kasihan sedikit pun.

Kedua kalinya, anakku mengatakan aku terus mengeluarkan banyak darah. Ridwan hanya berkata dengan jengkel, "Jangan berlebihan, cuma keguguran saja, bukan masalah besar. Dia itu memang paling manja!"

Ridwan bahkan mengusir anakku, lalu memerintahkan dokter agar tidak boleh ada seorang pun yang merawatku. "Semua gara-gara aku terlalu memanjakannya. Kalau nggak merasakan penderitaan, dia nggak akan pernah tahu kesalahannya."

Terakhir kalinya, anakku berlutut di depan Mariana sambil terus-menerus memohon. Ridwan murka dan memerintahkan pengawal untuk melempar tubuh mungil anakku yang penuh luka keluar dari ruang rawat, serta membiarkannya menjadi bahan tertawaan.

"Kalau berani mengganggu Mariana lagi, aku akan segera mengusir ibumu dari Keluarga Dariawan dan dia nggak boleh bertemu denganmu selamanya!"

Anakku merangkak kembali ke sisiku dengan meninggalkan bekas darah yang panjang di lantai. Kali ini, keinginanmu tercapai ... aku dan anakmu sudah menjadi mayat yang dingin. Seumur hidup, takkan pernah lagi bertemu denganmu.

Setelah operasi selesai, Ridwan sama sekali tidak merasa iba meski aku baru saja kehilangan bayi keduaku yang sudah berusia tujuh bulan. Jelas-jelas ini rumah sakit pribadi milik Grup Dariawan, tapi mereka sengaja menyuruh orang menaruh ranjang sederhana di sudut tangga.

Bukan hanya aku yang kedinginan sampai seluruh tubuh membeku, bahkan putraku yang menjagaku di samping juga terus menggigil.

Meski begitu, Starla tidak peduli pada dirinya sendiri. Dia malah erat menggenggam tanganku, mulut kecilnya terus meniupkan napas hangat. "Starla tiupin Mama ya, ditiup biar hangat!"

Aku berusaha tersenyum untuk menenangkannya. "Mama nggak kedinginan."

Namun saat melihat tangan mungilnya yang bengkak dan kemerahan, aku tak mampu menahan air mata yang jatuh deras. Hanya berjarak beberapa anak tangga, Mariana mendapat kamar rawat inap mewah khusus satu orang.

Bukan hanya ada dokter dan perawat yang berjaga 24 jam, tapi juga banyak sekali pengawal dan asisten yang disiapkan oleh Ridwan.

Putraku menggigit bibir, seolah sudah membuat keputusan. "Mama, aku pergi minta tolong sama Tante Mariana ya, biar dia bujuk Papa untuk menyelamatkan Mama, boleh?"

Melihat sorot mata bening anakku, hatiku terasa perih. Dia memang manis dan pengertian, tetapi dia baru berusia enam tahun. Dia sama sekali tidak tahu, Mariana yang mendorongku jatuh dari tangga lalu berpura-pura ikut terjatuh dan menuduhku menyakitinya, sebenarnya sangat berharap aku cepat mati.

Tiba-tiba, ada aliran hangat mengalir dari tubuhku.

Anakku menjerit keras, "Banyak darah! Mama keluar banyak darah!"

Tanpa menunggu jawabanku, dia berlari ke lantai atas dengan panik. Menyadari dia ingin mencari Mariana, jantungku terasa ditusuk-tusuk. Aku ingin bangkit untuk menghentikannya, tetpai tubuhku sudah tak punya tenaga sedikit pun.

Setelah berhari-hari lemah dan dirundung kesedihan, akhirnya aku tak kuasa bertahan lagi dan benar-benar pingsan. Namun ajaibnya, jiwaku terlepas dari tubuh dan mengikuti anakku dengan erat.

Begitu sampai di depan pintu kamar Mariana, putraku baru saja hendak mengetuk pintu, tetapi dia langsung ditendang keras oleh pengawal.

"Pak Ridwan sudah berpesan, kamu nggak boleh mengganggu Bu Mariana!"

Anakku terlempar jatuh ke lantai. Sebelum sempat berdiri, dia langsung merangkak dengan tangan dan kaki ke arah pintu.

Dengan kepalan kecilnya, dia terburu-buru memukul pintu. "Tante Mariana! Tante Mariana! Mama pendarahan hebat, tolong panggil dokter untuk selamatkan Mama!"

Demi menemaniku selama ini, putraku yang biasa hidup serba nyaman, harus menahan lapar dan kedinginan dalam beberapa hari terakhir.

Kulit anak kecil sangat rapuh. Tangannya sudah lama bengkak parah. Kini setelah dipakai menggedor pintu sekuat tenaga, tangannya langsung berdarah dan meninggalkan bercak-bercak kemerahan di depan pintu.

Aku menjerit tanpa suara, memohon agar anakku jangan seperti ini. Jangan sampai demi aku, dia merendahkan diri memohon pada wanita kejam itu.

Apalagi, mamanya ini sudah meninggal ....

Sayang sekali, jiwaku sama sekali tak bisa mengeluarkan suara.

Namun tiba-tiba, pintu kamar rawat terbuka.

Mariana tengah duduk di ranjang sambil menyeruput sup bergizi. "Biarkan dia masuk."

Pengawal segera menyeret kerah baju anakku, lalu melemparnya di depan ranjang.

Mariana menelusuri kuku barunya yang berwarna mencolok. "Mau aku selamatkan ibumu?"

Melihat anakku mengangguk, dia mencibir sinis. "Kalau begitu, kamu bersujud untuk mewakili Priscilla minta maaf sama aku. Baru aku akan panggilkan dokter."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bodyguard Seksi
9.7
Kehidupan Asalina berubah drastis setelah sebuah insiden tak terduga memaksanya menjadi pengawal pribadi seorang CEO miliarder yang sangat arogan. Terjebak dalam situasi pelik tanpa pilihan lain, ia terpaksa menandatangani kontrak kerja resmi yang mengikat dirinya. Kini, demi memenuhi kewajiban hukum yang telah disepakati, Asalina harus bersabar menghadapi perangai angkuh sang atasan setiap hari dalam pekerjaan barunya yang penuh tantangan.
Sampul Novel Bucinnya Cowok Temprament
9.2
Lima tahun berpisah akibat amnesia pasca-kecelakaan, takdir mempertemukan kembali Bastian Theo Raymond dan Liliana Mahendra. Theo, yang kini jatuh cinta pada Lili sang dokter, rela membayar sepuluh miliar kepada ayah Lili demi menikahinya. Meski terkenal temperamental, Theo berubah menjadi sangat bucin. Di sisi lain, Lili berusaha mempertahankan pernikahan rumit ini dengan merangkai kembali ingatan masa lalunya yang hilang melalui setiap sentuhan Theo.
Sampul Novel Gairah panas sang presdir
8.0
Pengkhianatan masa lalu mengubah Joshua menjadi pria dengan gairah seksual berlebih yang tak terkendali. Luka batin akibat perselingkuhan itu mengubah perilakunya secara drastis. Di tengah kondisi ini, takdir mempertemukannya dengan seorang mahasiswi muda secara tidak terduga. Akankah hubungan dengan gadis tersebut mampu menyembuhkan trauma mendalam Joshua dan memulihkan dirinya yang dulu, ataukah kehadiran sang mahasiswi justru membuat situasi hidupnya semakin rumit?
Sampul Novel Kesalahan Semalam : Manisnya Suami Miliarder
9.0
Dikhianati tunangan dan sahabat membuat hidup Alina runtuh. Demi melunasi utang keluarganya, ia terpaksa menyerahkan kesucian kepada pria asing. Kini ia terikat pernikahan tanpa cinta dengan Nathaniel, miliarder dingin yang misterius. Di tengah ambisi balas dendam dan perjuangan harga diri, keteguhan hati Alina mulai goyah oleh perlakuan sang suami. Akankah ia tetap menuntut balas, atau justru jatuh cinta pada pria masa lalu kelam itu?
Sampul Novel Niat Jahat Majikanku
9.4
Niat bekerja sebagai pengasuh bayi justru membawa perempuan ini ke dalam situasi tak terduga bersama majikannya, Pak Jeff. Demi menguji kelayakan sang pengasuh, miliarder yang mengidap gangguan emosi tersebut menuntut pelayanan khusus berupa pasokan susu segar setiap hari untuk dirinya dan sang anak. Meski merasa malu, ia berusaha tetap profesional demi mempertahankan pekerjaannya yang berharga. Namun, rahasia hubungan intim ini akhirnya terendus oleh ayah Pak Jeff, yang kemudian memanggilnya ke ruang kerja secara mendadak pada suatu malam.
Sampul Novel OH MY EDWARD : ATASANKU GEBETANKU
8.9
CEO sukses Edward Kenneth menutup rapat hatinya akibat trauma masa lalu. Demi mengubah sang cucu, Opa Bram melunasi utang keluarga Zuri Agnesa dengan syarat ia harus memikat Edward. Misi rahasia ini membawa Zuri masuk ke kehidupan Edward hingga pernikahan kontrak pun terjadi. Akankah ketulusan Zuri mampu mencairkan dinginnya hati sang atasan, ataukah rahasia besar di balik pernikahan mereka justru akan menjadi bumerang yang menghancurkan segalanya saat terungkap?