APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Balas Dendamnya Adalah Kecerdasannya

Balas Dendamnya Adalah Kecerdasannya

Evelin kerap dikucilkan keluarganya bagai itik buruk rupa. Namun, takdir berbalik saat CEO Carlos justru memilih menikahinya, bukan sang saudari tiri yang sempurna, Paramita. Di balik cemoohan khalayak, Evelin membuktikan dirinya bukan gadis biasa dengan mengungkap rahasia besar bahwa ia adalah pakar keuangan, genius AI, sekaligus penyembuh ajaib. Saat para pembenci berlutut meminta maaf, Carlos pun menunjukkan pesona sejati Evelin yang memikat dunia.
Bab
Bagikan

Bab 2

Kirani langsung bangkit berdiri dan berseru, "Bagaimana ini bisa terjadi?!"

Darwin juga tiba-tiba menjadi panik. "Ini tidak mungkin benar. Pasti ada kesalahan."

Dulu, Keluarga Januardi tumbuh subur berkat kecemerlangan ibu kandung Evelin, Rika Marshuri—kegeniusannya dalam bidang medis dan formula langka membuat mereka terkenal. Namun, setelah Rika meninggal, warisan itu mulai memudar. Bergantung pada Keluarga Ernanda adalah harapan terakhir mereka. Mereka ingin pernikahan ini berjalan, seolah-olah hidup mereka bergantung pada hubungan itu.

Meski Evelin juga putri Keluarga Januardi, pernikahan Paramita memiliki bobot yang berbeda. Paramita adalah putri kesayangan mereka.

Paramita mencoba bersikap tenang, tetapi kedua tangannya terkepal begitu erat, cukup untuk meretakkan tulang. Namun, dia masih berpura-pura lembut dan anggun. "Ayah, Ibu, jangan khawatir. Ini tidak masuk akal. Pasti ada kesalahpahaman di sini."

"Tapi sistem menunjukkan status perkawinan Pak Carlos dengan jelas," ucap anggota staf Catatan Sipil dengan tegas.

Semua orang mendekat ke layar laptop. Benar saja, sistem menampilkan Carlos dan Evelin terdaftar sebagai suami istri. Tanggalnya dua tahun yang lalu, di negara lain—Pode, saat Evelin berusia delapan belas tahun.

Darwin dan Kirani berdiri tercengang.

Topeng Paramita yang dipoles dengan baik langsung retak di sana sini. Dia kebingungan, dan dia tidak bisa lagi mempertahankan sikap anggunnya.

Ruangan itu memusatkan perhatian pada Carlos. Raivan menyipitkan mata dan bertanya dengan nada tajam, "Carlos, apa yang terjadi? Bisakah kamu menjelaskan?"

Carlos mempertahankan ekspresi datarnya. "Aku juga tidak tahu, sama bingungnya denganmu."

"Bingung?" tanya Raivan, suaranya meninggi karena amarah, kumisnya hampir berkedut karena kesal. "Kamu mengatakan bahwa kamu mendaftarkan sebuah pernikahan dan entah kenapa tidak tahu bagaimana itu terjadi?"

Kepala Carlos perlahan menoleh ke arah Evelin, tatapannya cukup tajam untuk memotong kaca. Wanita itu tidak bergerak—masih terperangkap dalam ketidakpercayaan.

Tatapan dingin di matanya menarik perhatian semua orang ke arah Evelin. Kini, secara tak terduga, dia menjadi pusat badai.

Evelin mengedipkan mata secara perlahan, mengangkat bahu dengan polos, dan berkata, "Aku juga tidak tahu."

Tak ada seorang pun yang punya alasan nyata untuk meragukannya. Dia tumbuh dalam kondisi tak terlihat—tersembunyi di halaman belakang rumah, berjuang melewati sekolah dasar, tinggal di gudang yang tidak lebih besar dari ruang ganti pakaian, dan terus-menerus dihina karena wajahnya yang jelek. Gagasan bahwa dia bisa menyelinap ke Pode dan menikah dengan Carlos secara rahasia kedengarannya mustahil.

"Tidak mungkin ini nyata! Seseorang pasti mengutak-atik data perkawinan!" Sambil menggertakkan gigi karena kesal, Kirani memberi instruksi, "Selidiki saja kebenarannya nanti. Untuk saat ini, segera bercerai dan nikahkan Paramita dengan Carlos hari ini."

"Benar, benar. Menikahkan Carlos dan Paramita adalah prioritas!" timpal Darwin.

"Aku khawatir Carlos tidak bisa menikahi Paramita." Raivan menghela napas perlahan. "Keluarga Ernanda memiliki tradisi yang ketat. Seorang pria yang berasal dari Keluarga Ernanda hanya dapat menikah lagi jika istrinya telah meninggal dunia. Dia tidak boleh bercerai. Orang yang akan menjadi pengantin wanita hari ini adalah Evelin."

"Bagaimana boleh begitu?!" Paramita tidak tahan lagi. Dia melompat berdiri, ketenangannya runtuh, matanya berbinar karena marah. "Semua orang di Uto tahu akulah yang akan menikah dengan Keluarga Ernanda! Dan sekarang kalian menukarku dengan Evelin seolah-olah itu bukan apa-apa? Bagaimana aku bisa menunjukkan wajahku di depan umum setelah ini?"

Kirani tidak peduli lagi dengan basa-basi. Suaranya menjadi tajam dan beracun. "Paramita-lah yang seharusnya menjadi istri sah Carlos! Evelin, si jalang itu, tidak memenuhi syarat untuk berada di dekatnya!"

Menyaksikan kehancuran Kirani dan Paramita sungguh tak ternilai harganya. Evelin hampir tidak dapat menyembunyikan rasa senangnya—ini lebih baik daripada apa pun yang dapat direncanakannya. Dia memang pernah berkhayal tentang merebut Carlos hanya untuk membuat mereka marah. Namun, takdir telah melangkah lebih jauh. Takdir menjatuhkan pernikahan itu ke pangkuannya. Dia bahkan tidak perlu melakukan apa pun. Konyol atau tidak, dia tidak akan melepaskannya.

Dengan senyum semanis gula, Evelin menatap Carlos dan berkata, "Suamiku, maafkan semua drama ini."

Sebutan "suamiku" bagaikan tamparan bagi harga diri Paramita. "Dasar jalang! Dia milikku! Beraninya kamu memanggilnya begitu!" teriaknya, dan menyerang Evelin dengan amarah yang tak terkendali.

Dengan sigap, Evelin merunduk di belakang Carlos dan mencengkeram bahunya seperti perisai. Dengan tatapan menggoda di matanya, dia mencondongkan tubuh ke samping dan berkata dengan manis, "Tarik napas, Kak Paramita. Di mana sopan santun yang kamu banggakan itu?"

Paramita gagal menangkap Evelin, tangannya terkepal dan bergetar, ketika dia hendak mengulurkan tangan lagi ke arah Evelin untuk ronde kedua—kata-kata Evelin membekukannya di tengah langkah.

Segala yang telah dibangun Paramita—reputasinya yang baik, statusnya di lingkungan sosial Uto—mulai sirna. Dia telah berjuang keras untuk mencapai puncak, dan satu kejadian kacau akan menghancurkan usahanya selama bertahun-tahun.

Semua orang menatap saat Paramita, yang beberapa saat lalu berteriak seperti orang gila, tiba-tiba kembali bersikap lembut dan penuh perhatian. "Carlos, kamu tidak bisa meninggalkanku. Tidak ada seorang pun yang mencintaimu lebih dariku ...."

Darwin dan Kirani menoleh ke arah Carlos, diam-diam memohon padanya untuk mengatakan sesuatu—apa saja—yang dapat mengubah arah bencana ini. Reputasi Raivan tidak tergoyahkan—dia tidak pernah melanggar aturan. Meyakinkannya adalah hal yang sia-sia. Jika ingin ada sesuatu yang berubah, itu hanya bisa datang dari Carlos.

Berdiri tepat di tengah badai suara dan ketegangan, Carlos tampak seperti patung—tanpa emosi dan tak tersentuh.

Setelah melirik ke arah Evelin dari balik bahunya, yang masih memeganginya dalam diam, Carlos kembali menatap ke depan. Suaranya membelah udara, tenang dan tegas. "Sebagai pria Keluarga Ernanda, aku diharapkan untuk menjunjung tinggi tradisi keluargaku. Aku bukan orang yang akan menghancurkan tradisi."

Kata-kata itu terdengar bagai guntur. Baik Kirani maupun Paramita memucat, seolah-olah lantai di bawah mereka runtuh.

Pandangan Darwin tertuju pada Raivan, kepanikan menggelegak di bawah permukaan. "Pak Raivan, ini ...."

Riasan Evelin menusuk matanya, tetapi fokus Raivan tetap pada Carlos—tenang, terkendali, tak tergoyahkan. Dia menghela napas panjang dan berat.

"Ini tidak adil bagimu, Carlos. Tapi tradisi keluarga kita tidak memberi ruang untuk pengecualian," gumam Raivan pada dirinya sendiri.

Raivan menatap langsung ke arah Darwin. "Darwin, aku sudah berjanji pada ayahmu, dan itulah satu-satunya alasan kenapa aku menyetujui pernikahan ini sejak awal. Tapi pertunangan itu tidak pernah menyatakan secara pasti siapa di antara putri-putrimu yang akan menikah ke keluargaku. Sekarang Evelin telah menjadi istri Carlos, kesepakatan itu masih berlaku. Jangan memaksaku untuk menentang tradisi yang telah dianut keluargaku selama beberapa generasi!"

Walaupun Darwin enggan menerima hal ini, dia tidak berani menyuarakannya karena menentang Raivan bukanlah pilihan. Menelan amarahnya, dia mengangguk dengan kaku.

Dan dengan demikian, penggantian pengantin pun ditetapkan. Evelin melangkah maju tanpa ragu-ragu, mengenakan gaun pengantin yang telah disiapkan untuk Paramita ....

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta dan Dendam Andara
9.8
Demi membalas penderitaan ibunya dahulu, Andara nekat mengadu nasib ke kota besar. Saat bekerja sebagai petugas kebersihan, takdir mempertemukannya dengan sang CEO tampan yang menjadi bosnya. Ketulusan Andara perlahan memikat hati sang atasan hingga cinta merebak di antara mereka, meski terhalang jurang status sosial. Namun, saat ikatan mereka kian erat, ujian berat mulai berdatangan mengancam keteguhan cinta mereka.
Sampul Novel Don Juan
8.9
Miliarder asal Italia, Don Juan, dikenal memiliki ketampanan dan kekayaan melimpah. Baginya, wanita tak lebih dari sekadar mainan sementara yang mudah dicampakkan. Namun, prinsip hidup sang playboy seketika runtuh setelah takdir mempertemukannya dengan sosok gadis misterius. Perempuan tak biasa ini berhasil meluluhkan hati dingin sang pria tampan hingga membuatnya bertekuk lutut. Siapakah sebenarnya wanita yang mampu mengubah jalan hidup Don Juan selamanya?
Sampul Novel Godaan Ranjang Sang CEO-tamat
8.0
Gwen Florine terdesak oleh biaya operasi kanker paru-paru ayahnya yang mencapai lima puluh ribu dolar. Di situasi sulit ini, Nicholas Kennedy, sang mantan kekasih yang pergi sepuluh tahun lalu, datang menawarkan bantuan keuangan. Namun, CEO tersebut mengajukan syarat pernikahan. Gwen pun sepakat demi sang ayah, dengan menegaskan bahwa ini hanyalah pernikahan kontrak. Di tengah bayang masa lalu, mampukah Gwen membentengi hatinya dari pesona Nicholas?
Sampul Novel Kanjeng Ratu Minta Mantu
9.5
Melanjutkan kisah dari Tante, Mau kan jadi Mamaku?, sekuel ini menghadirkan dilema horor yang unik. Bagi seorang lulusan baru, kejaran makhluk halus rupanya tidak ada apa-apanya dibanding desakan sang ibu yang sangat berambisi mencarikannya pasangan hidup. Teror perjodohan setiap hari ini terasa jauh lebih mengerikan bagi sang protagonis. Ikuti perjuangan jenakanya menghadapi tuntutan keluarga di tengah gangguan mistis yang penuh misteri.
Sampul Novel Love In Bandung
9.2
Di balik romansa Bandung, Lisa memendam rasa pada Reyhan, sahabatnya. Namun, kehadiran Louis dari Singapura mengubah segalanya dan berhasil memikat hati Lisa. Ketika hubungan Lisa dan Louis terjalin, Reyhan baru menyadari perasaannya sendiri. Sayang, sebuah rintangan pahit menghadang cinta Lisa dan Louis. Meski Reyhan berusaha mendekat, sosok Louis tetap tak tergantikan. Akankah Lisa bersatu dengan salah satu dari mereka, atau justru kehilangan keduanya?
Sampul Novel My Lovely Angel
8.1
Demi menyudahi tekanan sang ibu yang terus memaksanya kencan buta dan mengejeknya perawan tua, Renata akhirnya bersedia menikahi Dafa. Di sisi lain, sang CEO kaya raya berstatus duda anak dua itu setuju menikah hanya karena menuruti kemauan anak-anaknya yang mendambakan sosok ibu. Namun, Dafa masih belum bisa melupakan mendiang istrinya, Arin. Sanggupkah rumah tangga tanpa rasa cinta ini bertahan di saat hati Dafa masih tertutup rapat untuk masa lalunya?