APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel AYO, Kawin Kontrak!

AYO, Kawin Kontrak!

Chilla sukses dalam karier namun skeptis terhadap cinta akibat trauma kegagalan pernikahan kakaknya. Meski pesimis, ia sangat mendambakan anak. Demi mewujudkan impian tersebut, ia pun mencari pria berkualitas untuk menjalani pernikahan kontrak. Namun, rencana yang awalnya murni demi keturunan ini menjadi rumit saat hasrat dan perasaan cinta mulai tumbuh di antara mereka, menyeret Chilla ke dalam pusaran emosi tak terduga yang menguji hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

BAB. 1

“Bisa aku minta bantuan kamu, Bel?” tanya Chilla dengan hati-hati pada sahabatnya. Malam ini Chilla sudah tidak punya pilihan lagi. Setelah beberapa hari ia di buat stress oleh tuntutan keluarganya yang mengharuskan dirinya harus segera menikah. Ia terpaksa mengutarakan kegundahan hatinya pada sahabatnya untuk meminta bala bantuan

“Bantuan apaan, Chill?” Bella mengerutkan keningnya. Ia menelisik sahabat yang sudah lebih dari sepuluh tahun ini. Chilla sempurna bahkan sangat sempurna. Cantik, pintar, memiliki pendidikan tinggi hingga S-2 dan dari keturunan orang kaya raya dan ia memiliki karier yang cemerlang di bidang art.

Bantuan seperti apa yang ia harapkan dari seorang Bella yang sederhana ini.

“Bantuan apaan?” tanya Bella ulang saat di lihatnya Chilla diam dengan keraguan.

“Bantu aku mencari pria untuk aku nikahin,”

Pyur...

Minuman yang di sedot Bella muncrat, untung posisi Chilla lumayan jauh di depannya, di batasi meja.

“Apaan sih, Bella? Kamu jorok deh,” keluh Chilla.

“kamu bilang apa tadi?” tanya Bella menghiraukan keluhan Chilla yang sibuk meraih tisue dan mengelap meja.

“Kamu jorok!”

“Bukan yang itu,”

“Apa?”

“Yang tadi sebelum aku minum,”

Chilla hening dan menatap Bella prustasi. “Bantuin aku cari pria yang bisa aku nikahin,”

Bella melotot, soalnya Chilla selama ini di kejar banyak pria dari mulai remaja hingga saat ini tapi selalu di tolak, lalu sekarang.

“Kamu sakit Chill?”

“Enggak!”

“Trus, kenapa? Tumben minta cari jantan and mau kawin?”

“Jantan..jantan, pria! And bukan kawin...nikah!” sewot Chilla.

“Terserahlah itu apa, yang penting angin apa kamu mau itu tadi semua,”

“Angin puting beliung telah terjadi di keluarga besar aku Bella, dan aku harus memberikan cucu segera.”

“Cucu? Kenapa dengan cucu?”

“Bulan lalu kakek aku sakit dan dia mengumpulkan semua anak-anaknya dan cucu-cucunya. Kamu kan tahu aku cucu tertua di keluarga Kakek Dirgantara.”

“Iya, trus...,” Bella masih menyimak.

“Aku di paksa harus kasih cucu segera, karena warisan atas diriku tidak di berikan atas namaku melainkan untuk anakku. Jika aku dalam satu tahun ini tidak memberikan cucu, maka warisan atas namaku akan di wakafkan ke yayasan sosial.”

“Loh, kok gitu?”

“Enggak tahu tuh kakek tua, entah apa maunya,” wajah Chilla kian prustasi.

“Bukannya banyak yaa Chilla, laki-laki yang mengejar kamu? Edo, arsitek muda yang masih kasih kode buat kencan and Marvel fotografer yang selalu kirim-kirim salam trus pak Dito yang trus ngedeketin Madam Lina mulu buat bisa dapatin cucu kesayangan keluarga Dirgantara. Lalu..siapa lagi yaa sampe aku lupa, kenapa kamu sampe pusing mikirin sih Chill?”

“Mereka kan serius ngajak nikah Bella, aku enggak mau menikah. Kan kamu tahu aku gimana,”

Mata bella melotot dan wajah garang. Rasanya ia ingin murka jika tidak mengingat wanita di depannya adalah bosnya di kantor. Walau bagaimanapun ia harus tetap jaga sikap.

“Kamu maunya apa sih Chilla?”

“Aku mau nikah tapi enggak untuk serius berumah tangga,”

“Jadi untuk apa? Untuk buat cucu doang? Untuk kamu pamerkan ke kakek kamu dan kasih warisan,”

“Iya,”

“Apaa?” pekik Bella.

Sekeliling mereka lalu menatap ke arah meja mereka berdua. Chilla membalas dengan senyuman canggung seolah minta maaf.

“Apaan sih, enggak usah teriak juga kali!”

“Lagian kamu maunya apa sih?” tanya Bella dengan nada mulai di paksakan melunak.

“Aku mau cariin pria yang berkualitas untuk menghamilin aku,”

Bella menggeleng cepat, ‘Ini nih akibat jomblowati akut jadi error’ keluh bhatin Bella.

“Gini deh, kamu mau nikah apa kawin,”

“Nikahlah!”

“Nikah enggak bisa menghamilin kamu Chill, yang bisa kawin,”

“Dua-duanya lah, nikah dulu baru kawin terus pas aku dah hamil cerai deh,” ujar Chilla enteng dengan senyum manisnya.

‘Wah, dah saraf nih otak nih anak,’ Bella mendesah keras.

“Kamu mau nikah terus buat anak lalu cerai, gitu?”

“Iya,”

“Tapi tetap harus pria yang berkualitas?”

“Iyalah, ini menyangkut keturunan aku, anak aku jadi harus dari bibit yang unggul dan berkualitas terbaik,”

Sekarang giliran Bella yang prustasi, tatapan matanya sudah menunjukkan kekhawatiran akut atas pola pikir sahabatnya yang mulai lepas kendali.

“Kamu...mau yang seperti itu bisa dapat dari mana? Dari mana cari pria seperti itu? Nikah hanya buat ngebuntingin kamu doang,” tanya Bella dengan suara pelan tapi tertekan.

Selama persahabatan mereka Bella sudah kenyang dengan karakter random Chilla yang selalu bertingkat aneh dan pikirannya yang ngawur.

Tapi dari semua ide-ide gila di kepala gadis berusia 26 di depannya ini. Ini yang menurutnya paling ekstrim.

“Iya, aku enggak tahu. Makanya aku minta bantuan kamu. Kamu kan punya banyak teman, koneksi dan relasi,”

“Bukannya kamu juga kan?”

“Aku urusan pekerjaan semuanya, enggak ke kamu Bella, kan punya banyak kegiatan dan komunikasi juga pergaulan kamu banyak. Kamu kan ekstrovert Bella,”

“Iya, tetap aja gimana caranya aku mencari jantan seperti yang kamu mau itu?”

Pria! Laki-laki, cowok! Jangan jantanlah itu sebutan untuk hewan!”

“Habisnya kamu cari golongan berbatang itu hanya buat ngebuntingin kamu doang kan jadi apa doang bedanya dengan hewan Cuma buat kawin doang,

“Kan aku bilang tadi nikah Bella,”

“Kamu kira ada laki-laki yang mau gitu nikah sebentar doang lalu cerai. Kalo yang abal-abal bisalah, gampang nyarinya tapi ini harus berkualitas dan unggul pula lagi. Laki-laki yang seperti itu paling dah sold out Chilla,”

“Ya... Masak banyaknya pria di muka bumi ini enggak ada satu aja gitu yang belum laku. Masa dah laku semuanya gitu yang berkualitasnya,”

“Kalau pun belum laku, mereka enggak akan mau di manfaatkan Cuma buat bercocok tanam doang.”

“Bukannya pria sukanya bercocok tanam ya?”

“Ampun dah aku sama kamu Chilla, aku rasa dosen dan kampus yang meluluskan kamu itu enggak benar deh, bisa pula manusia ke kamu ini bisa lulus,”

“Maksudnya kamu, apa?” Chilla mulai kesal padahal seharusnya Bella lah yang kesal.

“Yang berkualitas menurut kamu itu yang gimana? Selera kamu, apa? Bibit unggul untuk calon keponakan aku maunya kamu itu yang bagaimana?” Bella mengalah.

“Ya...,” Bella menerawang seolah berpikir akan gambaran laki-laki yang ia inginkan.

“Apa? Chilla?”

“Aku enggak peduli dia dari kalangan mana aja, asal bibit, bebet, bobotnya jelas, goodloking, cerdas, berpendidikan, dan riwayat kesehatan fisik dan rohani juga kesehatan seksualnya bagus. Aku mau yang pria subur, bila perlu sekali berhubungan aku bisa langsung hamil,”

Bella dah shock, ia rasanya ingin pinjam pintu ke mana saja milik Doraemon. Siapa pun tolong selamatkan Bella.

“Kenapa?” tanya Chilla jadi khawatir sama Bella. Karena sahabatnya itu menjadi beku.

“Dengan standar kamu semua tadi mana ada yang mau kilat, nikah lalu cerai, Chilla Wangi Dirgantara.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bayaran Cinta Yang Terluka
9.4
Clarisse Nayara sangat marah ketika suaminya, Dario Mahendra, menunjuk Keiran sebagai pengawal pribadinya hanya agar bisa menghindarinya. Rasa sakit hati Clarisse kian memuncak setelah mengetahui Dario telah berselingkuh selama dua tahun. Didorong rasa dikhianati, ia nekat menjalin hubungan terlarang dengan Keiran untuk membalas dendam pada Dario. Namun, Clarisse tidak tahu bahwa Keiran memiliki rahasia gelap yang sangat berbahaya, mengubah siasatnya menjadi bumerang yang mengancam nyawanya.
Sampul Novel Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada
8.6
Kematian menjemputku saat serangan asma hebat menyerang, tepat ketika Reza memilih mendampingi perempuan lain yang dicintainya untuk memeriksakan kandungan. Tragisnya, obat penyelamat hidupku justru berada di tangan Reza. Setelah kepergianku, kepanikan luar biasa melanda Reza yang mencariku ke mana-mana, terutama setelah ia mengetahui rahasia tentang kehamilanku. Kini, hanya tersisa penyesalan sunyi dan sosok misterius yang setia menjaga makamku yang sepi.
Sampul Novel Dimanjakankan oleh Bos Mafia Kejam
9.0
Khloe hancur setelah dikhianati saudari dan tunangannya sendiri di hari pernikahan hingga ia dipenjara tiga tahun. Usai bebas, penderitaannya belum usai karena ia dipaksa melayani pria tua demi menyelamatkan ibunya. Di masa sulit ini, takdir mempertemukannya dengan Henrik, seorang bos mafia kejam. Di balik reputasi dinginnya, Henrik justru melindungi Khloe dengan penuh kasih sayang. Bersama Henrik, Khloe siap membalas dendam pada semua orang yang telah mengkhianatinya.
Sampul Novel Gadis Barbar dan Cowok Cupu
9.3
Terbiasa hidup bebas tanpa kekangan, putri seorang bos mafia yang menawan justru jatuh hati pada teman sebangkunya di sekolah. Pemuda tersebut dikenal sangat culun dan kerap menjadi korban perundungan. Meski kepribadian mereka bertolak belakang, sang gadis barbar tetap terpikat pada sosok cowok cupu itu. Di tengah kerasnya dunia bawah dan lingkungan sekolah, kisah unik mereka pun terajut.
Sampul Novel Guruku tersayang
8.6
Bagi Raina, cinta untuk Kevin telah sirna. Trauma mendalam membekas setelah ia harus berjuang sendirian antara hidup dan mati saat melahirkan bayi kembar mereka. Di momen kritis itu, Kevin justru bersenang-senang dengan Clara. Pengkhianatan perih tersebut membuat Raina enggan rujuk. Meski kini sang suami memohon untuk kembali, ketakutan akan luka baru menyadarkan Raina bahwa kisah mereka memang harus berakhir.
Sampul Novel Kakak Tiriku adalah Pasanganku
8.0
Masuk ke dalam lingkaran keluarga konglomerat setelah pernikahan ibunya dengan pria kaya raya seharusnya menjadi awal kehidupan yang menyenangkan bagi sang protagonis. Namun, keberadaan kakak tiri yang tampan sekaligus bersikap dingin merusak segalanya. Pria itu menyimpan kebencian mendalam, dengan tatapan yang kian hari terasa semakin janggal. Puncaknya terjadi ketika sang kakak pulang dalam kondisi mabuk suatu malam, memaksa adik tirinya memanggilnya dengan sebutan sayang hingga fajar tiba.