APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Antara Penyesalan Dan Pembebasan

Antara Penyesalan Dan Pembebasan

Setelah sepuluh tahun menanggung kebencian Irfan pasca-pernikahan paksa mereka, sang protagonis akhirnya kehilangan pria itu dalam misi penyelamatan yang tragis. Diiringi penyesalan keluarga dan tuduhan sebagai pembawa sial, ia memilih mengakhiri hidupnya dengan racun. Namun, sebuah keajaiban membawanya terbangun kembali di malam sebelum hari pernikahan mereka. Sadar akan penderitaan masa lalu, kali ini ia bertekad untuk merelakan hubungan mereka dan memilih jalan hidup yang berbeda.
Bab
Bagikan

Bab 2

Irfan reflek ingin meraih berkas pengajuan dari tanganku, tapi aku cepat-cepat menghindar.

“Ini juga akan diserahkan ke komandan untuk diarsip. Kamu biasanya sibuk, biar aku saja yang antarkan.”

Dia menatapku dengan curiga.

“Ada apa denganmu hari ini? Sudah gila?”

“Sudahlah, terserah kamu.”

Aku hanya tersenyum tanpa menjawab.

Sepertinya aku benar-benar sudah gila.

Karena hidup kembali, kali ini akhirnya aku bisa melepaskan diriku sendiri.

Setelah masuk mobil, kami berdua sama-sama tidak berbicara.

Mungkin keheningan ini membuatnya tidak nyaman, dia pun berdeham dua kali, lalu malah membuka percakapan duluan.

“Katanya malam ini ada pertunjukan dari grup seni. Kalau nggak ada kegiatan di markas nanti, bagaimana kalau kita pergi menonton?”

Aku agak terkejut dan menoleh melihatnya.

Di kehidupan sebelumnya, justru aku yang mengajukan ajakan itu.

Saat itu, bibirnya terkatup rapat dan wajahnya tampak kesal.

“Aku menikah denganmu, itu karena paksaan orang tuaku, bukan untuk bermesraan denganmu. Sebaiknya kamu ingat baik-baik hal itu!”

Jadi, kali ini aku memilih diam saja.

Melihat aku melamun lama, Irfan pun tampak sedikit kesal.

“Kalau nggak mau, ya sudah….”

“Ayo!”

Ujarku memotongnya.

“Tentu saja mau.”

Melihat sudut bibirku yang tak bisa menahan untuk tersenyum, Irfan membuka mulutnya, seakan ingin berkata sesuatu. Tapi akhirnya, dia hanya diam sambil menyalakan mesin mobil.

“Kalau begitu, tunggu aku setelah makan malam nanti….”

Belum selesai dia bicara, seorang anggota grup seni buru-buru berlari ke depan mobil.

“Gawat, Kapten Irfan! Terjadi sesuatu pada Selina!”

Mobil mendadak berhenti.

“Aku pergi lihat, kamu pulang sendiri dulu.”

Aku mengangguk pelan.

“Iya, pergilah.”

Padahal Irfan terlihat buru-buru, tapi setelah mendengar jawabanku, dia malah berhenti dan perlahan menoleh melihatku.

“Kamu… nggak cemburu?”

Hatiku terasa getir. Kalau cemburu bisa menyelesaikan semuanya, aku tidak akan membuang-buang sepuluh tahun hidupku di kehidupan sebelumnya.

Belum sempat aku menjawab, dia sudah lebih dulu memperingatkanku dengan dingin, “Nggak peduli apa yang sedang kamu rencanakan, sebaiknya berhenti sekarang juga!”

Irfan pun buru-buru pergi.

Sama sekali tidak menyadari kepahitan dan kekecewaan di tatapanku.

Di dua kehidupan ini, aku tidak pernah menghalangi rasa sayangnya pada Selina.

Aku tahu hal itu diluar kuasaku.

Aku pun pulang sendiri.

Begitu masuk ke rumah, ibu Irfan yang mendengar suara dari halaman sebelah, langsung memanggilku dengan ramah.

“Miselia, berkas pengesahan dari markas sudah turun, ‘kan?”

Kemudian, dia menoleh ke belakangku dan alisnya berkerut.

“Di mana Irfan? Kok dia nggak pulang bersamamu?”

Aku tersenyum, menjawab bahwa dia ada urusan mendadak di markas.

Wajah ibu Irfan langsung memuram.

“Anak kurang ajar! Kerjaan apa yang lebih penting dari istri? Bakal kuberi pelajaran begitu dia pulang nanti!”

Ayah Irfan hanya bisa menggeleng tak berdaya.

“Anak itu memang semakin lama semakin keterlaluan. Miselia, jangan dimasukkan ke hati, ya.”

Mendengar itu, mataku langsung terasa perih.

Sepuluh tahun lamanya, aku tak pernah merasakan suasana sehangat ini.

Kalau saja Irfan tidak bertengkar dengan mereka karenaku di kehidupan sebelumnya, sebenarnya mereka berdua selalu memperlakukanku seperti putri kandung sendiri.

Aku ingin jujur pada mereka.

Namun, kata-katanya seolah tertahan, tak sanggup terucap.

Akhirnya, aku hanya menggenggam tangan ibu Irfan dan berkata pelan,

“Tante, terima kasih untuk semua perhatianmu dan om selama ini.”

“Aku pasti akan membalas kebaikan kalian.”

Ibu Irfan menjawab dengan lembut, “Dasar anak bodoh, untuk apa dibalas? Kamu bisa menikah dengan putraku saja, aku sudah sangat bahagia.”

Aku tidak berbicara lagi, hanya menggenggam erat tangannya.

Di kehidupan ini, aku bukan lagi istri Irfan.

Dengan begitu, Irfan tak perlu lagi hidup dengan penuh keterpaksaan.

Dia juga bisa mengejar orang yang dia cintai, bisa menjalani hidupnya dengan bebas.

Dan kedua orang tuanya pun tidak akan lagi dimusuhi anak mereka seumur hidup, hanya karena pernah membantu memisahkannya.

Menjelang senja, aku membawa tiket yang sudah kubeli dan tiba di depan gedung teater grup seni.

Namun sampai acara usai, sosok Irfan sama sekali tidak terlihat.

Aku tahu, dia mengingkari janjinya lagi kali ini.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO
9.8
Xion, seorang petarung tangguh yang baru saja kembali, memilih jalan hidup tak terduga dengan menjadi sosok pelindung di balik bayang-bayang seorang CEO wanita yang sangat menawan. Di tengah kembalinya sang jagoan, ia membawa misi ganda yang membara dalam dirinya. Xion bertekad untuk menuntut balas atas setiap dendam masa lalu yang belum terselesaikan, sekaligus membalas semua kebaikan yang pernah ia terima. Kisah aksi romantis modern ini penuh dengan perjuangan dan kesetiaan yang mendalam.
Sampul Novel DIGILIR PREMAN (Istriku Dibawa Kabur)
9.7
Hidup Jovan hancur seketika saat keluarga dan harga dirinya direnggut. Lewat petunjuk dari sebuah surat misterius, ia terseret ke dalam pusaran dendam masa lalu yang kelam. Demi melacak keberadaan istrinya yang hilang misterius, Jovan harus bangkit dan melampaui batas kemampuannya saat melarikan diri. Inilah perjuangan keras seorang pria demi mengungkap kebenaran pahit di balik pengkhianatan besar yang telah merusak seluruh hidupnya.
Sampul Novel Gadis Milik Tentara Arogan
9.3
Akibat pandemi global, Amore Acresia terpaksa menyudahi studinya di Los Angeles dan kembali ke Kudus. Sialnya, kepulangan Acre justru membawa petaka saat mobilnya tidak sengaja menabrak seorang tentara arogan bernama Alexander Yudha yang tengah bertugas. Insiden itu menghancurkan ponsel Alex hingga terlindas ban mobil, memicu kemarahan sang prajurit yang menuntut ganti rugi penuh. Perselisihan tajam ini perlahan berubah menjadi benih cinta, sebelum akhirnya tugas negara memisahkan mereka.
Sampul Novel Lawon Abang (Kafan Merah)
9.4
Mbah Karso didera dendam hebat usai Mawar, cucunya yang bermata merah, tewas mengenaskan di tebing akibat kejaran dan fitnah warga Ledokombo. Demi membalas kematian keji sang cucu, ia nekat membangkitkan iblis kuno bernama Nyai Larapati yang telah lama tertidur. Jasad Mawar yang tak bernyawa pun dipaksa bangkit kembali untuk mengobarkan aksi balas dendam berdarah tanpa ampun, menyasar seluruh penduduk desa yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut.
Sampul Novel Peace Hunter
7.9
Rid Archie, seorang pemuda desa, menyadari bahwa kedamaian di dunianya hanyalah ilusi. Di balik ketenangan semu tersebut, diskriminasi rasial serta perbudakan masih terus terjadi. Kondisi ini sebenarnya merupakan gencatan senjata rapuh antara ras Malaikat dan Iblis yang sewaktu-waktu dapat memicu perang besar. Didorong kenyataan pahit ini, Rid bertekad menciptakan keharmonisan yang nyata. Namun, sanggupkah ia menggapai mimpi besar tersebut di tengah dunia yang sarat konflik?
Sampul Novel Pembalasan Dendam Istri TKI
8.6
Bekerja di luar negeri, Mutia harus menahan kepedihan mendalam saat tahu suaminya berselingkuh dan menikah lagi. Rasa sakitnya kian tak terbendung ketika mendengar putri kesayangannya disiksa di rumah mereka sendiri. Begitu kembali ke Indonesia, Mutia menolak untuk terus menderita. Berbekal tekad kuat, ia menyusun rencana matang demi menuntut keadilan. Inilah saatnya bagi Mutia untuk membalas semua pengkhianatan dan kehancuran yang menimpa keluarganya.