APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Antara Kau, Dia, dan Bekas Pacarmu

Antara Kau, Dia, dan Bekas Pacarmu

Hubungan harmonis Maya dan Dito mendadak goyah setelah kehadiran Rian sebagai tetangga baru. Keakraban yang terjalin antara Maya dan Rian memicu kecurigaan besar pada diri Dito, hingga memicu pertengkaran hebat. Di tengah jeratan rasa bersalah dan benih cinta baru, Maya memilih menyudahi hubungannya dengan Dito demi bersatu dengan Rian. Sayangnya, keputusan ini berujung pada stigma negatif dari lingkungan sosial. Kini, mereka harus menanggung beban moral demi mempertahankan cinta penuh dilema ini.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kedekatan antara Maya dan Rian semakin dalam, sementara hubungan Maya dengan Dito semakin rapuh.

Kedekatan Maya dan Rian semakin dalam setiap harinya. Mereka menemukan kenyamanan dan pemahaman yang sulit ditemukan di tempat lain. Rian mendengarkan Maya dengan penuh perhatian, memahami setiap gelombang emosi yang melanda. Sementara itu, hubungan Maya dengan Dito semakin tergelincir. Mereka jarang berbicara, dan ketika mereka melakukannya, percakapan mereka dipenuhi dengan ketegangan yang tak terucapkan. Maya merasa semakin jauh darinya setiap hari, tetapi dia belum siap untuk mengakui bahwa hubungan mereka telah mencapai titik terendah.

Pertentangan antara Maya dan Dito mencapai puncaknya, memaksa mereka untuk menghadapi kenyataan tentang hubungan mereka.

Pertentangan antara Maya dan Dito mencapai puncaknya. Argumen-argumen mereka semakin memanas, dengan setiap kata yang dilontarkan terasa seperti pisau yang menusuk. Maya tidak lagi bisa mengabaikan ketidakbahagiaan yang melanda hubungan mereka. Dia meminta Dito untuk duduk bersamanya, memaksa mereka berdua untuk menghadapi kenyataan yang pahit. Mereka harus mengakui bahwa cinta mereka telah pudar, dan hubungan mereka tidak lagi berfungsi.

Maya menemukan dirinya terjebak dalam pusaran emosi dan konflik yang semakin memanas.

Di tengah-tengah konflik yang semakin memanas, Maya merasa terjebak dalam pusaran emosi yang melanda. Dia merasa bersalah karena merasa terikat pada Dito, tetapi juga tergoda oleh hubungan yang berkembang dengan Rian. Setiap hari, dia terhempas di antara dua dunia yang berbeda, tidak tahu ke mana harus berpihak. Emosinya bergejolak, membuatnya merasa terjebak dalam situasi yang semakin rumit. Maya menyadari bahwa dia harus membuat keputusan, tetapi takut akan konsekuensinya.

Maya: (dengan suara gemetar) "Dito, kita perlu bicara tentang kita."

Dito: (dengan ekspresi tegang) "Apa yang ingin kau bicarakan, Maya?"

Maya: (menatap lantai, berusaha mengumpulkan keberanian) "Hubungan kita, Dito. Sudah lama kita berdua merasa tidak bahagia, bukan?"

Dito: (bercoba menjaga ketenangan) "Ya, aku juga merasakannya. Tetapi kita bisa mengatasi ini, kan? Kita bisa memperbaikinya."

Maya: (menggeleng perlahan) "Aku tidak yakin lagi, Dito. Kita terlalu lama mengabaikan masalah-masalah kita. Aku merasa kita berdua telah berubah, dan tidak lagi cocok satu sama lain."

Dito: (dengan nada penuh penolakan) "Tidak, Maya. Kita bisa bekerja keras untuk memperbaikinya. Kita bisa kembali seperti dulu."

Maya: (dengan tatapan sedih) "Maaf, Dito. Aku pikir sudah saatnya kita mengakhiri ini. Kita tidak bisa terus menyiksa diri kita sendiri."

Dalam dialog yang penuh dengan ketegangan dan emosi, Maya dan Dito akhirnya menghadapi kenyataan yang sulit tentang hubungan mereka. Meskipun penuh dengan kesedihan, keputusan untuk mengakhiri hubungan mereka diucapkan dengan keberanian, membawa kedamaian dalam penerimaan bahwa ini adalah langkah yang benar bagi keduanya.

Setelah berbulan-bulan merenungkan keadaan hubungannya, Maya akhirnya memutuskan bahwa dia tidak lagi bahagia dalam hubungannya dengan Dito. Meskipun penuh dengan rasa takut dan kebingungan, Maya tahu bahwa dia harus menghadapi kenyataan yang sulit. Dia menyiapkan dirinya untuk menghadapi Dito, mengetahui bahwa pembicaraan itu tidak akan mudah.

Ketika mereka duduk bersama di ruang tamu apartemen mereka, atmosfer terasa tegang. Mata Maya berusaha menemukan keberanian saat dia menyampaikan keputusannya. Meskipun Dito mencoba untuk mempertahankan hubungan mereka, Maya teguh dalam keputusannya. Ketika kata-kata terakhir diucapkan, Maya merasa lega, meskipun ada rasa sedih yang mendalam.

Dito, meskipun terkejut dan terluka oleh keputusan Maya, merasa lega bahwa mereka akhirnya mengungkapkan kebenaran tentang hubungan mereka. Meskipun perpisahan itu menyakitkan, Dito mengetahui bahwa itu adalah langkah yang benar bagi mereka berdua. Dengan hati yang berat, mereka berdua mengucapkan selamat tinggal pada masa lalu mereka dan memasuki babak baru dalam hidup masing-masing.

Maya duduk di ujung sofa, matanya terpaku pada layar ponselnya yang gelap. Seberkas cahaya redup menyinari ruangan, menciptakan aura kesepian di sekitarnya. Hatinya terasa berat, dipenuhi oleh keraguan dan kegelisahan. Dia merenung tentang hubungannya dengan Dito, pertanyaan-pertanyaan yang mengganggu terus memenuhi pikirannya. Setiap ingatan manis tentang masa lalu mereka terasa terlalu berat untuk dihadapi, terhalang oleh ketidakpastian akan masa depan.

Sementara itu, di ruang sebelah, Dito duduk sendirian di kursi empuk. Ekspresi wajahnya tegang, mencerminkan pertarungan batin yang tak terlihat. Dia menatap ke hampa, mencoba memahami perasaannya yang rumit. Hatinya dipenuhi oleh campuran emosi: kesedihan karena akan kehilangan Maya, ketakutan akan masa depan yang tidak pasti, dan keinginan yang kuat untuk memperbaiki segala sesuatu.

Kedua hati yang terpisah, terjebak dalam kebuntuan emosional yang tak terucapkan. Meskipun begitu dekat secara fisik, mereka merasa terasing satu sama lain, terperangkap dalam pusaran konflik dan kebingungan. Pada saat yang sama, di antara rasa sakit dan kekosongan, ada semacam keberanian yang tumbuh dalam diri mereka, keberanian untuk menghadapi kenyataan yang sulit dan mengambil langkah-langkah menuju kebebasan dan kedamaian yang mereka cari.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ah! Mantap Mas Ramli
8.4
Demi menghidupi tiga anaknya, Ramli bekerja pada pasangan CEO kaya yang belum dikaruniai keturunan setelah lima tahun menikah. Demi uang, duda asal desa ini terpaksa menerima tawaran gila sang majikan pria untuk menghamili istrinya, Vina. Namun, kerja sama ini berubah menjadi hubungan rumit saat Vina mulai nyaman dengannya, terlebih setelah perselingkuhan suaminya terbongkar. Di balik statusnya yang tampak sederhana, Ramli ternyata menyimpan rahasia besar tentang identitas aslinya.
Sampul Novel Brondong Bucin
8.3
Kehilangan suami membuat dunia Aira hancur. Sebagai ibu tunggal, ia sempat tenggelam dalam kesedihan hingga mengabaikan ketiga anaknya. Sadar harus bertahan hidup, Aira berjuang bangkit demi masa depan buah hatinya. Di tengah badai kehidupan tersebut, takdir mempertemukannya dengan seorang pemuda yang mencintainya dengan sangat ugal-ugalan. Namun, sanggupkah hubungan mereka bertahan ketika rintangan baru kembali datang menguji keteguhan hati Aira?
Sampul Novel JANJI YANG DIKHIANATI
9.5
Pernikahan seorang istri hancur lebur setelah ia membongkar perselingkuhan suaminya yang telah lama disembunyikan. Rasa sakit hati dari pengkhianatan bertahun-tahun ini memicu tekad kuatnya untuk mencari keadilan. Ia pun mulai merancang pembalasan yang sangat diperhitungkan. Langkah berani ini tidak hanya menguras emosi jiwanya, tetapi juga menguji kesetiaan serta batas kesabaran dari orang-orang terdekat di sekelilingnya.
Sampul Novel Lawyer With Benefit
8.2
Demi menjatuhkan ibu tirinya yang menggelapkan dana perusahaan saat ayahnya kritis, Adara meminta bantuan pengacara andal bernama Deva. Namun, hubungan kerja ini justru berkembang menjadi hubungan intim yang penuh gairah. Di tengah kesedihannya kehilangan sang ayah, pesona Deva di luar dan di dalam persidangan berhasil memikat hati Adara. Akankah jalinan asmara yang penuh skandal ini dapat berakhir bahagia bagi keduanya?
Sampul Novel Sang Pewaris Pesantren
8.0
Gus Iqbal sempat menutup rapat hatinya akibat dikhianati oleh Mafayzah, wanita yang dahulu sangat ia cintai. Kehancuran hubungan tersebut meninggalkan kepedihan mendalam bagi sang pewaris pesantren. Namun, situasi mulai berubah sejak kehadiran Neng Lia. Perempuan yang taat dan tulus ini perlahan mampu membawa kedamaian baru. Lewat kelembutan sikapnya, Neng Lia sukses meluluhkan kembali kekakuan hati Gus Iqbal yang sempat membeku.
Sampul Novel Selamat Tinggal, Haris Gunawan
8.3
Aku tewas mengenaskan di tempat Haris Gunawan dan Lea Linata berselingkuh. Lea memanipulasi Haris untuk membedah perutku demi merebut bayi kami, lalu memfitnahku agar Haris berhenti mencariku. Setelah mengetahui kebenaran mengerikan bahwa jasad yang ia bedah adalah aku, Haris didera penyesalan. Namun, ia tetap menikahi Lea. Di hari pernikahan, Haris membongkar semua dosa Lea, lalu melompat bersamanya dari gedung. Lea tewas seketika, sementara Haris menjadi vegetatif seumur hidup.