APKDock Logo
Sampul Novel JANJI YANG DIKHIANATI

JANJI YANG DIKHIANATI

9.5 / 10.0
Pernikahan seorang istri hancur lebur setelah ia membongkar perselingkuhan suaminya yang telah lama disembunyikan. Rasa sakit hati dari pengkhianatan bertahun-tahun ini memicu tekad kuatnya untuk mencari keadilan. Ia pun mulai merancang pembalasan yang sangat diperhitungkan. Langkah berani ini tidak hanya menguras emosi jiwanya, tetapi juga menguji kesetiaan serta batas kesabaran dari orang-orang terdekat di sekelilingnya.

JANJI YANG DIKHIANATI Bab 1

Maya berdiri di depan cermin, menatap bayangannya yang mengenakan gaun biru muda kesayangannya. Hari ini adalah hari istimewa-ulang tahun pernikahannya yang kelima dengan Adrian. Ia memeriksa setiap detail penampilannya, dari lipstik merah menyala hingga aksesori sederhana yang membuatnya terlihat anggun. Momen ini seharusnya menjadi perayaan cinta mereka, tetapi ada rasa gelisah yang mengganggu di dalam hati Maya.

Di ruang makan, meja telah disiapkan dengan indah. Lilin menyala, memberikan suasana romantis. Adrian muncul dari dapur dengan senyum lebar, membawa sepotong kue ulang tahun. "Selamat ulang tahun, sayang!" serunya, menempatkan kue di meja. "Aku sudah menyiapkan sesuatu yang spesial untukmu."

"Wow, terima kasih! Ini terlihat luar biasa!" Maya berusaha tersenyum, meski pikirannya masih terjebak pada rasa curiga yang muncul akhir-akhir ini.

Adrian menyelipkan kue ke dalam piring dan menyajikannya. "Kita harus merayakan ini dengan baik. Setelah ini, aku punya kejutan lain untukmu."

Maya mengangguk, berusaha untuk tidak membiarkan keraguan menguasai suasana. "Kejutan? Apa itu?" tanyanya dengan rasa ingin tahu.

"Ah, itu rahasia. Tunggu saja, ya." Adrian menyeringai, matanya berbinar. Namun, Maya tidak bisa menghilangkan perasaan aneh yang mengganjal di dalam hati.

Setelah makan malam yang romantis, Maya mengambil ponselnya dan memutuskan untuk memeriksa pesan-pesan yang masuk. Saat ia membuka aplikasi pesan, ada sesuatu yang menarik perhatiannya-sebuah notifikasi yang muncul dari aplikasi pesan instan. "Adrian, ada pesan dari siapa?" pikirnya.

Tanpa berpikir panjang, Maya menatap layar ponsel Adrian yang tertinggal di meja. "Ini pasti penting," gumamnya, meraih ponsel dan membukanya. Namun, jantungnya berdebar ketika ia menemukan pesan-pesan yang mencurigakan dari seseorang bernama Clara.

"Berharap bisa bertemu lagi, sayang. Kapan kita bisa melakukan itu?" bunyi salah satu pesan.

Maya merasakan dunia sekelilingnya bergetar. "Apa ini?" tanyanya pada dirinya sendiri, suaranya nyaris bergetar. Dalam sekejap, kebahagiaan yang semula mengelilinginya lenyap, tergantikan oleh rasa sakit dan bingung.

"Ada apa, Maya?" Adrian yang tiba-tiba muncul, melihat wajah istrinya yang pucat. "Kau terlihat seperti melihat hantu."

Maya berusaha untuk tetap tenang, namun gelombang emosinya sulit dibendung. "Tidak ada... hanya... hanya melihat ponselmu," jawabnya, berusaha menyembunyikan rasa curiga yang berkecamuk di dalam hatinya.

Adrian menatapnya dengan penuh rasa ingin tahu, namun senyumnya tetap terjaga. "Oh, maaf, aku mungkin meninggalkan beberapa pesan penting di situ. Kita harus merayakan, bukan membahas hal-hal lain," ujarnya, berusaha mengalihkan perhatian Maya.

Maya tersenyum palsu. "Tentu, merayakan. Mari kita fokus pada hal yang positif." Namun, di dalam hatinya, keraguan mulai tumbuh menjadi benih kebencian.

Malam itu, ketika Adrian terlelap, Maya tidak bisa tidur. Dia berbaring di samping suaminya, matanya terbuka lebar menatap langit-langit. Semua kenangan indah yang mereka bangun seolah-olah hancur dalam sekejap. Rasa sakitnya begitu mendalam, membuatnya merindukan masa-masa ketika cinta mereka terasa sempurna.

"Bagaimana bisa dia melakukan ini padaku?" bisiknya, mencoba menenangkan dirinya. Dia tahu satu hal pasti: kepercayaan yang telah dibangun selama ini telah hancur, dan di dalam hatinya, dia bertekad untuk menemukan kebenaran.

Setelah beberapa lama berjuang dengan pikirannya, Maya memutuskan bahwa hari berikutnya ia akan melanjutkan penyelidikan. Dia tidak akan membiarkan pernikahan mereka dihancurkan tanpa melakukan perlawanan.

Saat fajar menyingsing, Maya merasa siap untuk menghadapi kebenaran. Dia tahu bahwa tidak ada lagi ruang untuk kebohongan dalam hidupnya.

"Adrian, tunggu saja," bisiknya pelan, "aku akan menemukan semua kebenaran, bahkan jika itu berarti merusak semua kebahagiaan yang kau bangun di atas kebohongan."

Dengan tekad yang baru, Maya bersiap untuk menghadapi apa pun yang akan datang. Janji yang dikhianati tidak akan dibiarkan begitu saja; ini adalah awal dari perjalanan panjang untuk menemukan kebenaran yang tersembunyi di balik senyuman manis suaminya.

Hari baru telah tiba, tetapi bagi Maya, semuanya terasa kelabu. Dia duduk di meja makan, menatap secangkir kopi yang sudah dingin. Suara Adrian di dapur membuatnya terbangun dari lamunannya.

"Maya, mau sarapan apa? Aku bisa bikin omelet kesukaanmu!" teriak Adrian dari dapur, mencoba menciptakan suasana ceria.

Maya tersenyum tipis, berusaha menanggapi dengan semangat. "Omelet dan roti panggang, ya. Terima kasih, sayang."

Ketika Adrian muncul dengan piring sarapan, Maya merasakan senyumannya dipaksakan. "Selamat pagi! Hari ini aku ada banyak rencana. Mungkin kita bisa jalan-jalan setelah kau selesai?" katanya, menyuguhkan piring dengan penuh harap.

"Ya, mungkin. Kita lihat saja nanti," jawab Maya, berusaha tidak memberi Adrian kecurigaan. Namun, dalam hatinya, rencananya untuk menyelidiki hubungan Adrian dengan Clara semakin menguat.

Selesai sarapan, Maya memutuskan untuk berangkat lebih awal ke kantor. "Aku ingin memeriksa beberapa dokumen sebelum rapat," ujarnya. Adrian mengangguk, seolah tidak mencurigai bahwa Maya memiliki rencana lain.

Sesampainya di kantor, Maya segera menghubungi sahabatnya, Lisa, yang bekerja di perusahaan yang sama dengan Adrian. "Lis, bisakah kau membantuku?" tanyanya melalui telepon.

"Bantuan apa? Kau tahu aku selalu siap," jawab Lisa, nada suaranya ceria.

"Aku butuh informasi tentang Adrian dan Clara. Sepertinya ada sesuatu yang tidak beres," Maya menjelaskan, suara di dalam hatinya semakin tak sabar.

"Baiklah, tunggu sebentar. Aku akan coba cari tahu," kata Lisa, lalu mereka mengakhiri telepon.

Maya merasa sedikit lebih tenang setelah berbicara dengan Lisa. Dia tahu sahabatnya akan melakukan yang terbaik untuk membantunya.

Setelah beberapa jam menunggu, Lisa mengirim pesan singkat. "Aku sudah mendengar beberapa rumor. Mereka sering terlihat bersama, terutama saat jam makan siang. Pastikan kau hati-hati, Maya. Ini bukan sekadar rumor."

Hati Maya berdegup kencang. Rasa cemas dan marah menyatu menjadi satu. Dia memutuskan untuk bertemu langsung dengan Lisa di kafe terdekat. Sesampainya di kafe, Maya melihat Lisa duduk di sudut, wajahnya tampak serius.

"Maya, aku sudah mencari tahu. Clara bukan hanya rekan kerja biasa. Dia... dia dekat dengan Adrian lebih dari yang kau bayangkan," ungkap Lisa dengan nada khawatir.

"Jadi, semua ini benar?" tanya Maya, suaranya bergetar. "Mereka berselingkuh?"

Lisa mengangguk pelan. "Aku tidak ingin menyakiti hatimu, tapi sepertinya begitu. Ada yang melihat mereka keluar bersama, bahkan terlihat akrab."

Air mata mulai menggenang di mata Maya. "Apa yang harus aku lakukan, Lis? Bagaimana bisa dia melakukan ini padaku?"

"Pertama, tenanglah. Ini bukan akhir dari segalanya. Kau harus mencari bukti nyata sebelum mengambil langkah selanjutnya," saran Lisa dengan bijak.

Maya mengusap air mata yang mulai jatuh. "Aku tahu aku harus melakukannya, tetapi hatiku sangat sakit. Semua kenangan indah itu... sekarang terasa seperti kebohongan."

Setelah berbicara dengan Lisa, Maya merasa memiliki sedikit kekuatan. Dia bertekad untuk tidak membiarkan kebohongan ini merusak hidupnya. "Baiklah, aku akan mencari bukti. Setelah itu, kita akan lihat apa yang akan terjadi."

Setelah pertemuan dengan Lisa, Maya kembali ke rumah dengan pikiran yang berkecamuk. Ketika Adrian pulang kerja, dia berusaha bersikap biasa. "Bagaimana harimu?" tanya Adrian dengan ceria.

"Baik, sama seperti biasanya. Dan harimu?" balas Maya, berusaha menahan ketegangan.

"Cukup sibuk, banyak rapat. Tapi aku sudah merencanakan sesuatu untuk akhir pekan," jawab Adrian, senyum manisnya terpatri di wajah.

"Rencana apa?" tanya Maya, bersikap penasaran.

"Rahasia! Satu lagi kejutan. Kamu pasti suka," jawab Adrian sambil tertawa.

Maya merasa hatinya semakin tertekan. Dia tahu bahwa ada yang tidak beres, dan semuanya terasa semakin sulit. Dengan rasa penyesalan yang mendalam, dia berjanji pada dirinya sendiri untuk mengungkap semua kebohongan ini.

Malam itu, Maya tidak bisa tidur. Dalam gelap, dia berbaring sambil memikirkan semua yang telah terjadi. Dia memutuskan untuk mencari cara untuk memantau Adrian tanpa diketahui.

Ketika semua terasa tidak menentu, Maya hanya bisa berharap kebenaran akan segera terungkap. "Adrian, kau mungkin mengira semua ini akan baik-baik saja, tetapi aku akan menemukan kebenaran. Dan saat itu tiba, aku akan siap," bisiknya pelan, menatap ke arah langit-langit dengan tekad yang baru.

Dengan demikian, hari baru akan membawa tantangan baru bagi Maya. Dia siap menghadapi kebenaran meskipun harus berhadapan dengan rasa sakit yang lebih dalam.

Bersambung...

Lanjut Membaca

Daftar Isi JANJI YANG DIKHIANATI

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Diculik Untuk Menjadi Ibu
9.2
Alina Daryanov, wanita karier yang ambisius, terbangun di samping konglomerat Ivan Vasiliev setelah kecelakaan tragis saat badai. Hidupnya berubah drastis saat ia menyadari dirinya diculik untuk menjadi istri kedua sekaligus ibu pengganti bagi pasangan kaya yang putus asa. Terjebak dalam pernikahan kontrak yang penuh manipulasi dan rahasia gelap, Alina kini dihadapkan pada pilihan sulit: tunduk pada takdir barunya atau melawan demi merebut kembali kebebasannya.
Sampul Novel KANG CENDOL TERNYATA MILIARDER
8.4
Banyak orang meremehkan Irpan yang sehari-hari hanya terlihat sebagai penjual cendol biasa. Padahal, di balik kesederhanaan itu, ia adalah seorang miliarder yang menyembunyikan identitas aslinya. Takdir kemudian mempertemukannya dengan Putri dalam sebuah kejadian tak terduga, memicu benih cinta di antara mereka. Akankah Putri menyadari kekayaan melimpah yang dimiliki Irpan? Mampukah Irpan terus menjaga rahasia besarnya di tengah kisah cinta mereka yang penuh kejutan?
Sampul Novel Kubiarkan Kau Bersama Selingkuhanmu
9.1
Hatiku hancur saat tahu Arza, suamiku, berselingkuh dengan Zorah. Padahal, aku selalu membiayai hidup janda dari mendiang kakakku itu. Sungguh kejam balasan yang Zorah berikan atas kebaikanku. Namun, aku menolak terpuruk meratapi pengkhianatan ini. Aku telah merancang serangkaian kejutan menyakitkan untuk menghancurkan hidup mereka berdua. Kini, giliran para pengkhianat itu merasakan pembalasanku yang tak terduga.
Sampul Novel Mantan Istri Genius yang Diidamkan Dunia
8.6
Tiga tahun Bella bertahan dalam pernikahan tanpa cinta demi Laskar, sebelum akhirnya tahu ia hanya dimanfaatkan sebagai tameng medis bagi kekasih suaminya. Setelah memilih bercerai dan pergi, Bella kembali sebagai sosok baru yang sukses menjadi pianis ternama sekaligus ahli bedah jenius. Laskar yang kini didera penyesalan mendalam, berusaha mengejarnya di bawah guyuran hujan, memohon kesempatan kedua dari mantan istri yang dulu ia sia-siakan.
Sampul Novel Penipuan Lima Tahun, Pembalasan Seumur Hidup
9.4
Alina Wijaya mengira hidupnya sangat bahagia bersama suami, Bram, dan keluarganya. Namun, sebuah rahasia kelam terbongkar tepat di hari ulang tahunnya. Bram ternyata menjalani kehidupan ganda selama lima tahun dengan musuh bebuyutan Alina, Kiara. Lebih menyakitkan lagi, cinta orang tua Alina sendiri hanyalah kepalsuan demi menyokong finansial Bram. Menyadari dirinya dikhianati dan dijadikan alat, Alina yang dianggap tak berdaya kini bangkit untuk menuntut balas pada mereka semua.
Sampul Novel Scent of Love
9.3
Kebahagiaan Shane Johnson sirna setelah Gerald Davis, kekasih yang melamarnya setelah setahun berpacaran, tega berkhianat. Gerald berselingkuh dengan sahabat dekat Shane, Hyena Anderson. Saat Shane terpuruk akibat pengkhianatan sang tunangan, takdir mempertemukannya kembali dengan pria dari masa lalu yang pernah sangat ia cintai. Pertemuan tak terduga ini pun memicu tanya, mampukah rasa cinta yang dulu pernah ada di antara mereka kini bersemi kembali?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan