APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Annaya dan Kaisar Kegelapan

Annaya dan Kaisar Kegelapan

Vlad IV, pangeran vampir penguasa Kastil Bran yang bergelimang harta dan kekuatan, didera kesepian mendalam. Suatu hari, takdir mempertemukannya dengan Annaya di kelas merangkai bunga. Gadis mandiri itu menutup rapat hatinya akibat trauma pengkhianatan masa lalu. Uniknya, kekuatan supranatural Kazi sama sekali tidak mempan terhadap Annaya. Di tengah perbedaan dunia yang membentang, sang pangeran harus berjuang keras meyakinkan Annaya yang skeptis agar mau membuka hati bagi cinta mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

1

Kastil Bran, yang terletak di daerah Bran, Transylvania, merupakan kastil yang dianggap sebagai inspirasi setting film yang menceritakan istana tempat tinggal Count Dracula. Popularitas kastil ini amat sangat tinggi di mata para penggemar film horor, terbukti sangat banyak dijual beberapa souvenir berbau vampir seperti topeng, gigi taring atau bahkan jubah kebesaran vampir.

Bahkan sering diadakan pesta besar-besaran pada perayaan Halloween setiap tahunnya. Pada 1920, daerah Transylvania berpindah tangan dari Hungaria ke Rumania yang saat itu berbentuk kerajaan. Kastil ini kemudian menjadi milik keluarga Kerajaan Rumania, bahkan sempat dijadikan rumah sakit oleh salah satu anggota Kerajaan Rumania, yaitu Putri Ileana, ketika Perang Dunia II meletus.

Vampir sebagai tokoh mitologi yang digambarkan menghisap darah manusia masih menjadi perdebatan hingga kini, sedang Count Dracula sebagai leluhur vampir dikabarkan sebagai makhluk terkeji yang pernah dilahirkan untunglah sudah tiada.

Sehingga kemasyhuran nama Putri Ileana yang terkenal sangat dermawan membantu rakyat kecil sedikit mengaburkan legenda menyedihkan kastil Bran yang penuh dengan kekejaman.

Yang tidak diketahui banyak orang adalah Putri Ileana mempunyai cucu yang sangat tampan, hasil kisah cinta dari putrinya yang sangat cantik Putri Carmelina dan Vlad Tepes(Vlad III). Cucunya itu mempunyai keistimewaan yang dirahasiakan hingga kini dia dinamakan Vlad IV Kazıklı Voyvoda.

Keadaan yang telah berubah membuat semuanya lebih mudah bagi para pengawal abadi untuk mengurus dan melindungi Vlad IV yang dipanggil dengan nama Kazi.

***

Malam ini di Kazi mengikuti pelatihan merangkai bunga di Jemima Foral Education. Program pembelajaran yang ditawarkan bermacam-macam salah satunya adalah kelas European Flower Arranging membuat rangkaian bunga bergaya eropa.

Miss Daniella menjelaskan, "Bisnis florist tidak hanya cukup terampil merangkai bunga saja, namun juga memiliki pengetahuan sebanyak-banyaknya mengenai bunga dan konsep bisnis yang matang.”

Sejenak Miss Daniella berhenti menjelaskan, "Anna jangan kau buat mainan bunga itu lagi! Nanti bunga bagianmu akan patah semua sebelum pelajaran dimulai lo!”

Kazi melihat ke arah Anna yang ditegur oleh Miss Daniella tadi terlihat cuek, matanya melamun dan pandangannya menerawang jauh.

Gadis yang sangat cantik, berkulit seputih salju dengan rambut hitam berombak yang sangat indah. Badannya sangat berlekuk. Akan tetapi dia berpakaian seenaknya, sweater kedodoran menutupi tubuhnya yang aduhai. Mata Kazi yang sangat tajam mampu melihat kemolekan Anna yang tak mampu dilihat orang normal.

“Oasis banyak kalian pakai untuk berlatih. Oasis, busa yang bisa digunakan untuk rangkaian vas meja. Sedangkan bamboo dan stereofoam digunakan untuk rangkaian bunga seperti ucapan selamat atau turut berduka cita. Selain itu, sediakan juga alat pemotong bunga, kawat, tang potong, pita, foral tape, alat penyemprot bunga, wadah atau vas bunga dan lainnya.”

Kazi melirik ke arah Anna yang tetap melamun, ingin sekali rasanya menyentuhnya untuk mengingatkan agar lebih konsentrasi agar tak dimarahi kembali oleh Miss Daniella.

Tiba-tiba mata Anna menatap Kazi dengan ramah, ”Hei kau lihat bulan di sana? Bulan terasa sangat indah malam ini, bulat bersinar bundar menerangi halaman yang cukup rindang.”

“Hei ssst, sudah jangan ramai saja, nanti kau ditegur kembali oleh Miss Daniella.”

“Ah biarin dia memang sangat cerewet.”

“Mengapa kau tidak pernah takut sama sekali padanya?”

“Dia masih terhitung bibiku, dari mulai kecil hingga sekarang aku selalu dicerewetin walaupun aku tidak melakukan kesalahan kau tahu nggak?” kata Anna sampai berbisik.

Kazi menggeleng, "Bagaimana aku bisa tahu kalau kau belum menceritakannya?”

“Sekarang pikiranku bukan ada di sini. Aku sedang disibukkan dengan hitung-hitungan untung dan rugi, pemasukan dan pengeluaran tokoku minggu ini. Soal hitung-hitungan yang sangat membuatku pening.”

“Lalu yang membuatmu sangat gembira dan merasa senang itu kegiatan apa?”

“Apa ya? Aku suka jualan dan berkreasi. Tentu saja tidak mengikat seperti merangkai bunga ini, yang harus beginilah... harus begitulah.”

“Ah rupanya jiwamu sangat bebas.”

Kazi sekarang tahu bahwa segala hal yang berkaitan dengan administrasi sangat membuat Annaya merasa sangat kesulitan. Rupanya Tuhan Maha Baik, inilah cara Kazi mendekati Anna, dia sangat pandai urusan matematika, karena hidupnya yang panjang memberikannya banyak waktu untuk belajar. Benaknya bagai kalkulator yang mampu menghitung dengan cepat.

“Haduh mengapa bulu kudukku terasa merinding ya?”cetus Anna lagi.

“An....naa, jangan ganggu Tuan Kazi, dia pelanggan terbaik toko bunga kita dan baru pertama kali ikut pelatihan merangkai bunga ini.”

“Oh maafkan aku yang telah mengganggumu ya,” Anna merasa malu.

“Tak mengapa, ” kata Kazi menenangkan Anna yang kelihatan sangat sedih. Kazi sedikit kesal pada Miss Daniella yang senang sekali menegur Anna.

“Mengapa kau ada di sini kalau kau memang mempunyai toko sendiri?”

“Setiap malam aku menjemput bibi. Dia adalah adik bungsu ibuku yang merawatku dari mulai bayi walaupun cerewet dia sangat baik. Sebagai pengganti ibu waktunya dihabiskan untuk menggangguku hehehe.”

“Oh begitu.”

“Setelah aku mengantarnya pulang aku akan kembali ke toko.”

“Tokomu terletak dimana?”

Di area pertigaan yang sangat ramai, tempat turis biasa berkunjung.

“Tokomu menjual souvenir?”

“Ya segalanya.”

“Baiklah sekarang silakan kalian boleh merangkai bunga, dan kau Anna aduuh, jangan mengganggu Tuan Kazi teruuus.”

Kazi mau membuka mulut untuk membela Anna, langsung dipegang tangannya oleh Anna untuk melarangnya membuka suara.

Anna tersenyum dengan manis lalu menggeleng pelan.

"Aku sudah terbiasa,” terdengar bisikannya yang manja.

"Sudah tidak berpengaruh lagi untukku. Ayo mulai bekerja jangan hiraukan aku.”

Tangan Kazi yang cekatan mulai membuat karya yang sangat indah, dia telah berlatih berabad-abad. Merangkai bunga melatih kekuatannya agar tetap lembut dan mampu mengira-ngira berapa kekuatan yang dibutuhkan untuk merobek setangkai bunga. Saat tidak ada yang melihatnya, dia memotong tangkai itu dengan kuku dan tangannya, kekuatan yang terukur membuat potongan bunga dan rangkaian bunganya sangat bagus.

“Wah seharusnya kau tak usah kursus lagi Tuan Kazi, buatanmu sangat artistik dan kelihatan berkelas, ini bukan karya kelas pemula.”

Anna mendengus dengan tanpa gaya melihat hasil karya Kazi.

“Huh mengapa aku tak bisa membuat sepertimu? Mendekati aja tak bisa.”

Kau kurang pengalaman baik waktu atau latihan, ucap Kazi dalam hati.

Daniella mendekati Kazi kembali sambil membawa brosur lomba, ”Kazi kau mau ikut lomba merangkai bunga? Mewakili kelas ini, pasti kau akan menang! Selama ini kelasku tak pernah mengirimkan peserta yang handal. Baru kau muridku yang sangat pandai.”

Anna tersenyum manis,”Bagaimana mau pandai kalau bibi selalu cereweeet!”

“Annaaa....”

“Baiklah maafkan Anna, oh ya Bibi mau pulang jam berapa? Soalnya Anna masih banyak kerjaan nih.”

“Sebentar lagi, Sayang. Oh ya Tuan Kazi bagaimana?”

“Maafkan saya tak bisa.”

“Kenapa?”

Kazi bingung untuk menjelaskan. Bagaimana mungkin dia menjelaskan dunianya yang harus tetap dirahasiakan?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kaum Terakhir (Pembalasan Dendam)
8.8
Demi kedamaian abadi, dunia menuntut pemusnahan total kaum kegelapan. Di tengah kerumunan yang haus darah, seorang gadis dirantai erat, menghadapi kebencian massa yang menginginkan kematiannya. Sorak amarah terus mendesak agar nyawanya segera dilenyapkan. Namun, saat eksekusi mati tampak tak terelakkan, sebuah teriakan tegas memecah keputusasaan. Sosok penyelamat tiba-tiba muncul membela sang ratu, mengubah takdir tragis yang semula sudah berada di depan mata.
Sampul Novel OBSESI CINTA MANUSIA VAMPIR
9.4
Kehidupan damai Aleeta seketika sirna sejak Leon, pria asing misterius, menerobos masuk ke kamarnya. Sambil mengintimidasi dan mengancam Aleeta, Leon menuntut tempat persembunyian dari kejaran sekelompok pria berbadan besar yang mengincarnya. Keadaan kian menegangkan saat Leon nekat mencium paksa Aleeta. Kini, Aleeta terjebak dalam bahaya besar, terperangkap di antara ancaman luar dan misteri identitas gelap Leon yang perlahan mulai mengintai keselamatannya.
Sampul Novel Pemburu Darah Perawan
9.7
Demi keluar dari kemiskinan, Japri menjalani ritual pesugihan di Karang Nini. Meski menjadi kaya raya, ia harus menumbalkan darah perawan setiap Selasa Legi. Kewajiban kelam ini kini diwariskan kepada putra tunggalnya, Indra, sesuai perjanjian gaib mereka. Terjebak dalam kutukan tersebut, Indra kini menghadapi situasi pelik saat ia hampir melanggar pantangan sakral yang dapat merenggut nyawa serta seluruh harta bendanya.
Sampul Novel Release the Darkness
8.8
Terobsesi pada kaum abadi, penjelajahan Heaven dan Kaylein berakhir tragis di sebuah kastil tua New Orleans. Alih-alih jawaban, Kaylein dipaksa menjadi vampir, sementara kekasihnya dilecehkan oleh pemimpin klan yang kejam. Di tengah siksaan transformasi fisik dan penderitaan batin, kesetiaan sepasang kekasih ini benar-benar diuji. Akankah cinta lama mereka mampu bertahan dari cobaan berat ini, atau justru takdir baru yang akan menanti mereka?
Sampul Novel SETETES DARAH SUCI
8.6
Legenda kuno meramalkan lahirnya seorang gadis dengan darah suci yang membawa mukjizat. Setetes darahnya berkhasiat memberikan keabadian, kekuatan tak tertandingi, serta mencegah kepunahan klan. Saat kelahirannya yang diiringi awan hitam di malam purnama dan suhu dingin ekstrem, seisi jagat raya berpesta. Kini, hidupnya terancam bahaya besar karena setiap makhluk di alam semesta berambisi memburu dan merebut darah suci di dalam tubuhnya.
Sampul Novel The Cruel Prince
8.4
Nathasya terjebak dalam penderitaan akibat cinta pertama yang kini berubah menjadi obsesi kelam. Kehidupannya kini dikuasai oleh seorang pria kejam yang gila kendali dan pemenuhan hasrat seksual. Demi memilikinya seutuhnya, sosok maniak itu tidak ragu menggunakan kekerasan fisik maupun batin. Di tengah siksaan keji yang terus menderanya, seluruh impian masa depan Nathasya perlahan hancur dan lenyap. Akankah ia sanggup bertahan melewati segala penderitaan tanpa akhir ini?