APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Anakku Jadi Saksi Perselingkuhan Suamiku sama Sahabatku

Anakku Jadi Saksi Perselingkuhan Suamiku sama Sahabatku

Perayaan ulang tahun pernikahan kelima Ivana dan Lionel berubah menjadi mimpi buruk yang terekam kamera. Lionel tega berselingkuh dengan Regina, sahabat Ivana, tepat di ranjang mereka. Pengkhianatan ini terasa kian menyakitkan karena putra kandung Ivana justru bersekongkol menjaga pintu agar ibunya tidak memergoki mereka. Di tengah kemesraan itu, Lionel mengungkapkan keengganannya menambah keturunan dengan Ivana, mengaku muak melihat bekas luka operasi di perut istrinya demi melahirkan anak mereka.
Bab
Bagikan

Bab 3

Malam harinya, Alisia mengetuk pintu kamarku sambil memegang bantal. Dia bertanya, apa dia boleh tidur bersamaku.

Saat mengendongnya ke atas ranjang, aku merasa tubuhnya gemetar.

"Ada apa?"

Alisia membuka sedikit celah dari selimutnya dan berkata, "Aku nonton film yang kamu sebut barusan. Aku agak takut."

Aku tertegun sejenak. Saat menyadari apa yang terjadi, aku langsung tertawa terbahak-bahak.

Alisia menarik selimut menutupi wajahnya.

"Jangan tertawa, Bu."

Sejak hari itu, dia sering memanggilku 'ibu'.

Tidak terasa, kini sudah waktunya Alisia masuk bangku Sekolah Dasar.

Hari itu, aku menerima telepon dari guru, yang mengatakan Alisia sedang berkelahi dengan orang lain.

Dalam perjalanan ke sekolah, aku memikirkan banyak kemungkinan, tetapi aku masih belum menemukan jawabannya.

Alisia merupakan anak yang sangat dewasa, bahkan sebelum waktunya. Apalagi, kemampuannya dalam mengendalikan emosi sudah melampaui usianya.

Setelah tinggal bersamanya, hanya kejadian film horor yang membuatnya emosinya tidak stabil. Di lain waktu, dia selalu terlihat kalem. Bagaimana dia bisa mendadak berkelahi dengan orang lain?

Sesampainya di kelas, guru sudah memisahkan kedua anak tersebut.

Guru menjelaskan kejadian itu secara singkat kepadaku. Seorang murid pindahan secara tidak sengaja melihat layar kunci di jam tangan Alisia dan bersikeras mengatakan orang di layar jam Alisia adalah ibunya.

Lantaran kalah berdebat, murid pindahan ingin mengambil jam tangan Alisia. Terakhir, mereka malah jadi berkelahi.

Begitu melihatku datang, Alisia berhenti menulis, lalu mengemasi tas sekolahnya dan berjalan ke arahku.

Saat melihat Alisia baik-baik saja dan suasana hatinya stabil, aku baru menghela napas lega.

Tepat di saat ini, sesosok tubuh melompat ke arahku dan terus memanggilku 'Ibu'.

Jarang sekali, Alisia mengerutkan kening. Dia langsung menarik kerah murid itu.

"Cih. Ingusmu sudah mengotori rok ibuku."

Saat inilah, aku baru melihat wajah anak laki-laki yang barusan memanggilku 'ibu'. Meski gigi depannya tanggal dan badannya bertambah tinggi, aku masih mengenalinya. Dia adalah putra sulungku, Deon.

Saat ini, dia menunjuk ke arahku. Matanya membelalak, tetapi wajahnya begitu tegas.

"Dia ibuku. Kembalikan ibuku!"

"Dia bukan ibumu." Alisia tidak mau kalah. "Ibuku suka makan mi instan sambil nonton film horor. Dia bukan orang yang sama dengan ibumu."

Deon menatapku dengan tampang sedih. Dia memegang jari telunjukku.

"Ibu paling suka makan sayur. Dia juga nggak pernah nonton film horor. Benar, 'kan?"

Aku melepaskan tangan Deon, kemudian menggantungkan tali tas sekolah di bahu Alisia dan mencium pipinya.

"Sayang, bisakah kamu pulang sendiri hari ini?"

Alisia mengangguk. Dia mengayunkan tas sekolahnya dan berjalan pergi.

Begitu menyaksikan aku yang mengantar Alisia, cahaya di mata Deon mulai meredup sedikit demi sedikit.

Namun, saat melihat mataku tertuju padanya, dia masih berusaha sekuat tenaga untuk memperlihatkan senyuman ceria dan terlihat cuek.

"Bu, kapan kita pulang ke rumah?"

Deon bermulut keras. Sifatnya yang satu ini sama persis dengan Lionel.

"Ayahmu mana?"

Deon menundukkan kepalanya dan menatap ujung sepatunya.

"Aku ingin bersama dengan Ibu."

Saat ini, guru masuk dengan membawa ponsel.

"Tuan Lionel telah tiba. Bagaimana kalau kedua orang tua bertemu lebih dulu?"

Jantungku tiba-tiba berdegup kencang.

Deon dibawa oleh gurunya. Dia terus menoleh ke belakang untuk melihatku.

Aku duduk di kursi barisan pertama. Tiba-tiba aku tergerak untuk berbicara.

"Kamu tahu kenapa aku makan banyak sayur saat di rumah dulu?"

Deon menoleh. Dia tampak kebingungan.

"Itu karena kamu nggak mau makan sesuap pun. Aku khawatir gizimu nggak seimbang, jadi aku harus menemanimu makan. Aku harus makan sepuluh suap dulu, barulah kamu mau makan sesuap."

"Itu sebabnya, kamu bisa mengira aku suka makan sayur."

"Sebenarnya, aku sangat suka nonton film horor, tapi kamu dan ayahmu nggak suka. Jadi, aku hanya bisa menemani kalian nonton film lainnya."

Mata Deon sedikit memerah, tetapi dia masih menahan air matanya.

"Bu, mulai sekarang, aku akan makan sayur. Aku juga akan nonton film horor bersamamu, ya?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cintaku Sudah Habis
8.1
Fitnah kejam dari Rina menghancurkan kisah cinta Kaluna dan Citra hingga berakhir tragis. Kebencian mendalam kini menyelimuti hati Citra, namun sebuah rahasia besar yang selama ini tersembunyi perlahan mulai terungkap. Di tengah situasi pelik ini, Kaluna harus berjuang keras demi bertahan hidup dan menghadapi kemarahan sang mantan kekasih. Apakah kebenaran yang sesungguhnya dapat terungkap sebelum semuanya terlambat?
Sampul Novel Derita berujung bahagia
8.3
Arini harus berjuang keras membesarkan anaknya seorang diri. Begitu sang buah hati berhasil meraih kesuksesan, mantan suaminya yang dahulu mencampakkan mereka kembali hadir demi mengincar harta atas nama hubungan darah. Di tengah kemarahan dan luka masa lalu, takdir mempertemukan Arini dengan sosok jodoh tak terduga yang rupanya berhubungan erat dengan keluarga Hakam. Mampukah Arini menemukan kebahagiaan sejatinya kini?
Sampul Novel Hati Terjerat: Jatuh Cinta pada Istriku yang Jelek
8.5
Viona sengaja menyamar jadi perempuan berwajah buruk dan tidur dengan Daniel, paman tunangannya, demi membatalkan pernikahan dengan pria yang berselingkuh. Namun, setelah malam itu, Daniel yang sangat disegani justru enggan melepaskan Viona. Meski diterpa berbagai gosip miring tentang hubungan mereka, Daniel tetap menunjukkan kesetiaannya. Pria terpandang itu bahkan tak ragu berlutut untuk memakaikan sepatu Viona demi memperoleh kecupan manis dari sang istri.
Sampul Novel Istri Polos sang Milyarder
8.6
Akibat ulah orang tak bertanggung jawab, Cantika tak mampu membayar biaya pengobatan ayahnya. Demi melunasi utang medis tersebut, ia terpaksa menikah sebagai istri kedua seorang miliarder dan bersedia mengandung anaknya. Namun, pernikahan impiannya justru berubah menjadi siksaan yang kejam layaknya neraka. Akankah perempuan polos ini sanggup bertahan menghadapi penderitaan tersebut, atau ia akan memilih melarikan diri demi meraih kembali kebebasannya?
Sampul Novel Istri Untuk Warisan
9.7
Launa sangat menantikan perceraian, namun suaminya justru menolak keras perpisahan itu. Pernikahan hambar selama tiga tahun yang minim kebersamaan kini di ambang batas baru. Rahasia besar Launa akhirnya terkuak saat sang suami mengetahui kehamilan yang selama ini ia sembunyikan. Tak ingin membiarkan Launa berjuang sendirian, suaminya melarangnya pergi. Pelarian Launa pun terhenti karena sang suami bertekad mencegahnya membawa calon anak mereka pergi menjauh.
Sampul Novel Jerat Janda Terhormat
8.2
Kehilangan suami memaksa Serena Aqulea Abraham berjuang mandiri demi putri kecil dan ibu kandungnya yang sakit. Di tengah impitan ekonomi dan pandangan miring masyarakat terhadap status jandanya, ia dituntut berubah dari wanita lemah menjadi sosok yang tangguh. Tanpa tempat bersandar, Serena bekerja keras menghadapi segala rintangan demi bertahan hidup. Mampukah ia terus bertahan melewati hinaan sekitar, ataukah takdir akan mempertemukannya dengan pria baru yang tulus?