APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Anak Suamiku yang Dirahasiakan

Anak Suamiku yang Dirahasiakan

Tujuh tahun membina rumah tangga, Dhea harus menghadapi kenyataan pahit bahwa Yordan, suaminya, menyembunyikan seorang putra berusia enam tahun. Rahasia ini terungkap saat Dhea menyaksikan interaksi hangat Yordan dengan bocah yang sangat mirip dengannya di sebuah TK. Pengkhianatan ini meruntuhkan dunia Dhea, terutama karena ia pernah mengorbankan rahimnya demi menyelamatkan nyawa Yordan di masa lalu. Janji suci Yordan yang mengaku hanya membutuhkannya kini terbukti palsu.
Bab
Bagikan

Bab 7

Rafael benar-benar hilang?

Dhea terpaku di tempat, tidak berani bergerak. Pisau buah itu sudah meninggalkan goresan tipis di lehernya, rasanya perih menusuk.

"Sadar sedikit, aku nggak tahu di mana anakmu!" pekik Dhea.

Larissa seperti orang yang kehilangan akal sehat. Tangan yang menggenggam pisau bergetar hebat.

"Nggak mungkin! Cuma kamu yang nggak suka sama Rafael. Hari ini kamu juga memanggil begitu banyak mobil untuk mengangkut barang-barangmu. Kalau bukan kamu, siapa lagi?"

Matanya merah, benar-benar terlihat seperti ibu yang kehilangan anak. Suaranya sudah serak karena menangis, tetapi dia masih bersikeras berkata, "Nyonya, aku mohon kembalikan Rafael kepadaku. Dia satu-satunya sandaran hidupku."

Usai berbicara, Larissa langsung melemparkan pisau buah di tangannya, lalu jatuh berlutut di depan Dhea. "Nyonya, Rafael adalah nyawaku ...."

Dhea akhirnya terbebas dari cengkeraman. Mendengar itu, dia merasa sangat ironis. Dia tak kuasa untuk bertanya, "Kembalikan? Dia cuma anak yatim piatu yang diadopsi, apa hubungannya sama kamu? Kenapa harus kukembalikan?"

"Dia itu ...." Larissa hampir keceplosan, tetapi segera sadar, lalu buru-buru berhenti. Dia hanya bisa terisak lirih.

Kali ini, giliran Dhea yang tidak mau melepaskan. Semua terlihat jelas di matanya. Matanya berkilat, dia sengaja memancing Larissa, "Dia itu siapamu, hah? Coba kamu bilang!"

"Cukup!" hardik Yordan dengan suara dingin. "Dhea, jangan terlalu mendesaknya."

Mata Dhea bergetar hebat. Dia menatap Yordan dengan tidak percaya. Sejak kecil mereka tumbuh bersama, Yordan tidak pernah tega mengucapkan satu kata kasar padanya. Barusan ketika Larissa menyanderanya, Yordan pun tidak membantunya sama sekali.

Ini pertama kalinya Yordan berbicara padanya dengan nada keras, demi melindungi selingkuhan dan anak haramnya!

Kecewa .... Semua emosi menumpuk dalam benaknya berkumpul menjadi satu kata itu. Kini, Dhea benar-benar kecewa pada Yordan.

Yordan bisa melihat perubahan ekspresinya. Merasa kata-katanya barusan terlalu berlebihan, dia buru-buru melembutkan nadanya. "Dhea, aku nggak bermaksud menyalahkanmu. Sejak diadopsi, Rafael dirawat sama dia. Tadi dia cuma terbawa emosi ...."

Dhea menyela dengan dingin, "Nggak perlu dilanjutkan lagi, aku nggak mau dengar. Yordan, aku ulangi sekali lagi, aku nggak tahu di mana anakmu. Kalau memang hilang, lapor saja ke polisi."

Tatapannya tanpa sedikit pun emosi, tenang sampai membuat Yordan gelisah. Bahkan saat Dhea mengatakan Rafael adalah anak Yordan, Yordan tidak sadar.

Saat ini, asisten buru-buru masuk. "Pak, anaknya sudah ditemukan. Dia ada di sebuah truk yang mau ke luar kota. Untung truknya belum jalan jauh. Sekarang sudah dalam perjalanan pulang."

Semua orang di ruangan menghela napas lega, hanya Dhea yang tidak bisa ikut lega. Hari ini memang dia memanggil beberapa mobil untuk mengirim barang ke balai lelang dan ini jelas membuat semua kecurigaan mengarah padanya.

Anindya duduk di sofa, mendengus dingin. "Kamu sendiri nggak bisa melahirkan. Sudah kuberikan seorang anak pun masih nggak puas. Menurutku, kamu memang mau membuat Keluarga Furama nggak punya keturunan."

Ucapan Anindya sangat menusuk, seolah-olah merobek luka lama Dhea dan menaburkan garam di atasnya.

Secara refleks, dia menoleh ke arah Yordan, lalu mendapati Yordan justru menatap Larissa dengan sorot mata tajam, tidak tahu sedang memikirkan apa.

Dhea merasakan sesak di dadanya, napasnya tertahan. Dia mentertawakan dirinya sendiri. "Benar, dulu aku seharusnya nggak mempertaruhkan nyawaku untuk menyelamatkan Yordan. Seharusnya aku biarkan saja dia mati."

Begitu kata-kata itu dilontarkan, hatinya hancur berkeping-keping.

Yordan kaget, menoleh menatapnya, melihat kesedihan di mata Dhea. Goresan merah di lehernya semakin mencolok, membuat hati Yordan mencelos. "Dhea, jangan bicara kalau lagi marah."

Dia buru-buru melangkah maju, ingin meraih tangan Dhea, tetapi Dhea menghindar. Tidak ada kesedihan yang lebih dalam daripada hati yang sudah mati. Teringat tangan itu semalam masih menyentuh tubuh Larissa, Dhea merasa sangat jijik!

Dhea tidak lagi menoleh padanya, hanya menunduk bermain ponsel, bertanya kepada Naira berapa lama lagi dia bisa sampai. Namun, balasan yang ditunggu tak kunjung datang.

Vila seketika sunyi, hanya tersisa suara tangisan Larissa yang tersendat-sendat.

Tak lama kemudian, Rafael dibawa pulang. Begitu melihat Dhea, dia langsung bersembunyi di belakang Yordan, menunjuk ke arah Dhea sambil berseru, "Papa, dia yang mau buang aku! Dia pelakunya!"

Mendengar itu, Anindya segera berdiri, wajahnya serius. "Dhea, apa lagi yang bisa kamu katakan? Rafael masih kecil, apa dia bisa berbohong?"

Sementara itu, tatapan Yordan bergetar. Saat mata mereka bertemu, Dhea langsung menangkap emosi yang tersembunyi di dalam sorot matanya. Pria ini sedang mencurigainya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kemauan Dalam Hatiku
9.2
Hidup Caiden Fowler divonis tinggal tujuh hari lagi. Alih-alih bertobat, ia malah mendesak istrinya, Alexandra Clayton, untuk bercerai demi bisa mengejar Leyla, wanita yang ia sebut cinta sejatinya. Caiden tega membuang anak dan istrinya begitu saja. Namun, setelah dikhianati, kini ia kembali bersujud sambil menangis memohon ampunan. Sanggupkah Alexandra menerima kembali pria yang telah menghancurkan rumah tangga mereka demi perempuan lain?
Sampul Novel PERNIKAHAN DINI
8.8
Akibat satu malam tanpa rencana, Anara Quinzy Prayoga dan Andika Surya Gutama terpaksa membina rumah tangga di usia belia. Jurang status sosial begitu nyata; Anara hanyalah anak buruh pabrik, sedangkan Dika adalah pewaris kaya. Demi mempertanggungjawabkan kehamilan Anara, Dika rela melepas semua kemewahannya. Setelah diusir oleh sang ayah yang murka, kini Dika harus berjuang keras sendirian demi menghidupi istri kecilnya tanpa bantuan keluarga.
Sampul Novel SATU ATAP DUA CINTA: Kunikahi Ibu Tiriku Setelah Ayah Mati
9.1
Dunia Gema Dirgantara runtuh seketika saat mendapati Anita, perempuan yang teramat dicintainya, justru dinikahi oleh ayahnya sendiri, Angga Wijaya. Kenyataan pahit ini memaksa Gema memanggil kekasih hatinya itu sebagai ibu tiri. Di sisi lain, Anita pun harus berjuang keras memerankan sosok ibu bagi pria yang sebenarnya ia cintai. Terjebak dalam takdir rumit, mampukah keduanya bertahan di bawah satu atap dengan perasaan terlarang yang terus membara?
Sampul Novel Secret Wife
9.1
Sepuluh tahun menikah, Bram dan ibunya terus menyudutkan Sinta sebagai istri mandul tanpa bukti medis karena belum ada anak. Demi mendapatkan cucu, sang ibu mendesak Bram hingga ia nekat berpoligami secara rahasia. Sinta tidak tahu bahwa suaminya menyimpan rahasia besar tentang kondisi kesuburan Bram sendiri yang sebenarnya bermasalah. Saat pengkhianatan dan kebenaran ini akhirnya terkuak, apakah Sinta akan tetap tinggal diam?
Sampul Novel Suamiku Pengangguran Akut
8.7
Farida menjalani pernikahan pelik dengan Adam, suami manja yang malas bekerja. Sejak awal, hubungan mereka tidak direstui oleh Nadia, sang ibu mertua yang gemar menyudutkan Farida. Walau terus dicap sebagai beban, Farida terpaksa meminta bantuan makanan ke rumah Nadia agar bisa bertahan hidup. Di tengah tekanan mertua yang dominan dan kepasifan sang suami, sanggupkah Farida bertahan dalam rumah tangga penuh derita dan konflik ini?
Sampul Novel TAWANAN CEO KEJAM
8.3
Di hadapan Kaisar yang berhati dingin, Adelia bersimpuh tanpa daya memohon kebebasan. Dendam membara akibat kecelakaan tragis sang adik telah mengubah Kaisar menjadi sosok kejam yang terobsesi mencari sang pelaku. Kini, Adelia terperangkap dalam sangkar emas tanpa jalan keluar. Kaisar bersumpah tidak akan pernah melepaskannya, menjadikan gadis malang itu sebagai tawanan utama untuk menuntaskan amarahnya yang tak berkesudahan.