APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Anak Suamiku yang Dirahasiakan

Anak Suamiku yang Dirahasiakan

Tujuh tahun membina rumah tangga, Dhea harus menghadapi kenyataan pahit bahwa Yordan, suaminya, menyembunyikan seorang putra berusia enam tahun. Rahasia ini terungkap saat Dhea menyaksikan interaksi hangat Yordan dengan bocah yang sangat mirip dengannya di sebuah TK. Pengkhianatan ini meruntuhkan dunia Dhea, terutama karena ia pernah mengorbankan rahimnya demi menyelamatkan nyawa Yordan di masa lalu. Janji suci Yordan yang mengaku hanya membutuhkannya kini terbukti palsu.
Bab
Bagikan

Bab 8

Dhea sontak merasakan ketidakberdayaan di hatinya. Dia menarik bibirnya yang terasa pahit, lalu menyahut dengan suara berat, "Sudahlah, terserah kalian mau pikir apa. Lagi pula, apa pun yang kukatakan tetap nggak ada gunanya."

"Papa, lihat! Perempuan jahat itu sudah mengakuinya. Papa harus menghukumnya!" Rafael menarik-narik lengan baju Yordan, sementara matanya diam-diam melirik ke arah Larissa.

Saat tatapan keduanya bertemu, Larissa mengangguk ringan. Barulah wajah tegang Rafael sedikit mengendur.

Yordan berjongkok, mengusap lembut kepala anaknya. Tatapannya penuh kasih. "Anak baik, Papa pasti akan melindungimu."

Segera setelah itu, suaranya menjadi dingin. "Bawa Nyonya ke aula leluhur di rumah lama untuk dihukum berlutut. Tanpa izinku, dia nggak boleh keluar!"

Keputusan Yordan sudah bulat, tak ada ruang untuk perubahan. Selesai berbicara, dia memapah Larissa berdiri, lalu mereka bertiga berjalan keluar begitu saja. Dari awal sampai akhir, dia tidak melirik Dhea sedetik pun.

Sebaliknya, Larissa justru menatapnya dengan sikap menantang. Sorot mata penuh ambisi itu menusuk hati Dhea.

Melihat mobil di luar menyala dan melaju pergi, Anindya akhirnya merasa puas. Dia mengangkat dagu tinggi-tinggi, memperlihatkan sikap seorang senior, melambaikan tangan agar para pelayan segera menyeret Dhea pergi.

Para pelayan yang sudah bertahun-tahun bekerja di sana tampak tak tega, bahkan sempat berbisik untuk menenangkan, "Nyonya jangan khawatir, kami semua percaya Nyonya bukan orang seperti itu. Tuan mungkin punya alasan yang sulit diucapkan. Dia sangat mencintai Nyonya, pasti nggak akan benar-benar membiarkan Nyonya menderita."

Dhea hanya tersenyum getir. Sudahlah, toh sebentar lagi dia juga akan pergi. Semua ini tak ada lagi artinya.

Dia berlutut di aula leluhur selama tiga hari tiga malam. Hari-hari itu jauh lebih sulit dari yang dia bayangkan.

Para pelayan rumah lama jelas sudah diberi perintah. Cacian dan hinaan tak terhitung jumlahnya, lalu setiap beberapa jam sekali dia harus menerima hukuman pukulan. Tongkat menghantam tubuhnya, tetapi Dhea tetap menahan diri tanpa mengeluarkan suara.

Dia menggigit bibir sampai bau amis darah terasa di mulutnya, keputusasaan di hatinya semakin dalam.

Mendadak, dia teringat tujuh tahun lalu, ketika Yordan berlutut di aula leluhur Keluarga Furama selama tiga hari tiga malam demi menikahinya. Tulang rusuk yang patah dan baru tersambung hampir membuat Yordan cacat seumur hidup.

Bukan hanya Anindya yang memaksa Yordan, sebenarnya Naira dan orang tua Dhea juga terus menasihati. Semua orang tahu betapa pentingnya garis keturunan bagi Keluarga Furama.

Saat itu, Dhea merasa kasihan pada Yordan, percaya bahwa cinta mereka akan abadi. Dia pun menanggung tekanan besar dan menikah dengannya.

Kini, apakah ini balasan karena dia mencintai orang yang salah? Dia bersumpah akan membuat Yordan menyesal!

Hingga pagi hari keempat, pintu aula leluhur perlahan terbuka dan Yordan masuk. "Sayang, aku datang menjemputmu," ucapnya dengan suara parau dan wajahnya terlihat lelah.

Dhea seolah-olah tidak mendengarnya, hanya menatap barisan papan leluhur di depan dengan tatapan kosong.

Ya, aula leluhur Keluarga Furama sangat lengkap. Setiap generasi penguasa dipuja di sana dan asap dupa tak pernah berhenti. Dia benar-benar terlalu naif, sampai berani percaya bahwa Yordan akan rela melepaskan anak itu.

Akhirnya, semua ini hanyalah kesalahannya sendiri.

Dhea tidak menjawab, hanya perlahan berdiri. Kakinya sudah mati rasa karena terlalu lama berlutut, belum lagi setiap gerakan membuat luka di punggungnya semakin perih.

Begitu berdiri, tubuhnya langsung terjatuh. Untung Yordan segera meraihnya agar tubuhnya tidak membentur lantai lagi.

"Dhea, kalau kamu berbuat salah, kamu harus menerima hukuman. Kalau nggak, gimana memberi contoh pada anak? Lagi pula, ini hanya hukuman berlutut."

Hanya hukuman berlutut? Lantas, luka-luka di tubuhnya ini apa?

Dhea tersenyum pahit, lalu mendorongnya menjauh. "Yordan, dulu kamu bilang, selama aku nggak suka, kamu akan mengirim anak itu pergi."

Yordan berkerut, menghela napas penuh rasa tak berdaya. "Dhea, Keluarga Furama nggak bisa tanpa penerus. Anak itu pilihan terbaik. Kita ini suami istri, kamu juga harus mempertimbangkan untukku."

Ucapan ini sudah berkali-kali dia dengar sampai merasa bosan. Dhea hanya bisa mengejek, "Begitu ya? Kalau aku nggak tahu, aku pasti kira dia anak kandungmu."

Napas Yordan tercekat, matanya sedikit menghindar. "Mana mungkin. Sayang, seumur hidupku aku hanya akan mencintaimu. Tapi Rafael anak yang baik, dia sangat penurut."

Apakah itu cinta atau bukan, Dhea sudah tidak ingin memperdebatkan lagi. Namun, rasa tertekan yang dipendam bertahun-tahun kini hampir pecah.

"Yordan, kamu masih mau ...." Menipuku sampai kapan?

Belum sempat kata-kata itu selesai, Larissa tiba-tiba masuk. "Yordan, Rafael merengek ingin pergi ke taman hiburan. Kita pergi bersama ya."

Kemudian, dia melirik Dhea. "Tapi wajah Nyonya terlihat begitu pucat, mungkin sebaiknya ...."

"Dia nggak ikut," potong Yordan dingin, langsung membuat keputusan untuk Dhea. Tatapannya tanpa ekspresi ketika menoleh pada Dhea. "Besok ulang tahun Rafael. Keluarga Furama akan mengadakan pesta ulang tahun di rumah lama, sekaligus mengumumkan identitasnya. Sebagai ibunya, kamu harus mempersiapkan diri dengan baik."

Dhea hanya tertawa dingin dalam hati. Menjadi ibunya Rafael? Hanya mendengarnya saja sudah membuatnya muak.

Dia keluar dari aula leluhur dengan tertatih-tatih. Dari jauh, dia melihat Naira yang sedang cemas menunggunya.

Tanpa ragu, Dhea melangkah mendekat, tidak ingin menoleh, meskipun suara Yordan terdengar di belakang. "Dhea, aku akan temani Rafael ke taman hiburan. Malam ini aku nggak pulang. Istirahatlah dengan baik, besok pagi aku akan menyuruh orang menjemputmu."

Dhea tidak menoleh, hanya menjawab lirih, "Hmm."

Entah kenapa, melihat sosoknya yang semakin jauh, hati Yordan tiba-tiba diliputi rasa panik. Namun, dia menekan dirinya agar jangan bersikap terlalu lembek lagi. Dia tahu betul sikap keras kepala Dhea. Kalau Rafael ingin diakui, perpecahan ini memang tak bisa dihindari.

Yordan percaya, Dhea mencintainya. Setelah melewati penolakan awal, pada akhirnya Dhea pasti akan mengalah.

Di sisi lain, Dhea akhirnya duduk di mobil dengan bantuan Naira. "Dhea, koper yang kamu siapkan sudah kubawa. Terus, ini map dari Larissa."

Dhea membuka map itu. Di dalamnya adalah surat perjanjian cerai dan di akhir tertera tanda tangan Yordan.

Melalui jendela mobil, ia menatap keluarga kecil itu menaiki mobil dengan riang dan melaju pergi. Tatapannya membeku. "Naira, ke bandara. Kita pergi sekarang juga."

'Yordan, kali ini saat aku harus memilih, aku memilih untuk meninggalkanmu.'

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balasan Setimpal Untuk Suami & Selingkuhannya
8.2
Kehancuran rumah tangga yang damai memaksa seorang istri menghadapi kenyataan pahit atas pengkhianatan suaminya. Alih-alih tenggelam dalam kesedihan mendalam, rasa sakit itu justru memicu kekuatan baru di dalam dirinya. Ia memilih bangkit dan dengan tenang merancang strategi matang untuk menuntut keadilan. Kisah perjuangan emosional seorang wanita yang bertekad membalas rasa sakit hati, sekaligus memberi ganjaran setimpal bagi suami dan selingkuhannya.
Sampul Novel Bukan Cinta Yang Kandas
8.7
Demi Damian, Aveline rela memendam bakat arsitekturnya selama tiga tahun pernikahan yang dingin. Namun, pengkhianatan sang suami di depan umum menjadi titik balik hidupnya. Aveline memutuskan bercerai lalu bangkit mendirikan firma de la Fontaine. Kini, ia terlahir kembali sebagai arsitek elite dunia yang sukses meruntuhkan dominasi bisnis Blackwood. Di tengah kesuksesan besar ini, mampukah ia membuka kembali pintu hatinya untuk cinta yang baru?
Sampul Novel Istri Yang Diacuhkan
8.3
Arvin berniat menceraikan Gina, mengabaikan kehadiran putri mereka, Darcy. Pernikahan ini rupanya cuma kedok balas dendam Arvin kepada Felysia, sang mantan pacar yang ternyata kakak kandung Gina sendiri. Walau Gina sudah berjuang keras mempertahankan rumah tangga mereka, pengkhianatan Arvin yang berselingkuh dengan Felysia di belakangnya merusak segalanya. Akhirnya, demi menyembunyikan kepedihan ini, mereka sepakat bercerai saat Darcy berusia tiga tahun.
Sampul Novel Kecanduan Manis: Istri Manja Tuan Wahid
9.4
Kehamilan tak terduga akibat cinta satu malam menghancurkan hidup Rossa. Di tengah keputusasaan, ia terpaksa menjalani pernikahan bisnis dengan tunangan masa kecilnya. Walau awalnya terasa hambar, cinta mulai tumbuh di hati Rossa. Tragisnya, menjelang persalinan, ia justru didepak dengan surat cerai. Rossa pun memilih pergi. Saat takdir mempertemukan mereka kembali, sang mantan suami memohon kesempat kedua. Akankah Rossa mau memaafkan?
Sampul Novel Mrs Bodyguard
8.7
Nyawa Kendra, pewaris manja dinasti otomotif Tanaka, terancam akibat ulahnya sendiri. Sang ayah lalu menugaskan Drupadi, mantan anak asuh mafia yang berkarakter dingin, untuk menjadi pengawal pribadi. Menyamar sebagai laki-laki, Dru berkomitmen menjaga Kendra. Meski awalnya kesal, Kendra perlahan mulai bergantung pada Dru. Di tengah ikatan profesional dan beda usia empat tahun, benih cinta tak terduga tumbuh di antara sang pengawal tangguh dan majikan manisnya.
Sampul Novel Panen Buah Cinta
9.1
Ken, seorang pria biasa, tidak pernah menyangka akan masuk ke dalam kehidupan para wanita luar biasa. Keberuntungan besar datang saat dirinya tanpa sadar berhasil memikat hati dua perempuan cantik nan populer. Meski awalnya mereka terasa mustahil digapai, kini Ken justru terjebak dalam dinamika asmara yang tak terduga. Ikuti kisah perjuangan Ken dalam menghadapi pilihan sulit di antara dua sosok menawan yang sama-sama memuja dirinya.