APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Anak Rahasia Sang Kepala Mafia

Anak Rahasia Sang Kepala Mafia

Lima tahun mengabdi sebagai istri tak dianggap bagi pewaris dinasti mafia Dario Mahardika, wanita ini akhirnya memilih pergi. Meninggalkan mimpi senimannya demi pria yang selalu mengutamakan Arisa, ia melangkah pergi membawa surat cerai bertandatangan dan janin berusia tiga bulan. Kini, setelah sang mantan suami menyadari kehilangan besar ini dan mengerahkan seluruh kekuasaannya untuk mencari keberadaannya, ia telah bertransformasi menjadi ibu sekaligus pejuang tangguh yang tidak akan mudah menyerahkan kembali kehidupannya yang sempat hancur.
Bab
Bagikan

Bab 3

Setelah pulang dari kebun anggur, aku langsung naik ke lantai atas menuju ruang ganti, lalu mulai mengemasi koperku.

Saat itulah aku baru sadar… betapa sedikitnya barang yang sebenarnya kumiliki.

Hanya beberapa gaun yang dulu dipaksa diberikan oleh ibunya Dario saat aku pertama kali menikah ke Keluarga Mahardika. Lima tahun berlalu, dan suamiku belum pernah sekalipun memilihkan sesuatu untukku. Tidak sehelai gaun, tidak seutas syal, bahkan tidak sekeping perhiasan kecil.

Ketika semua sudah tertata dalam koper, mataku terhenti pada tumpukan hadiah yang dulu kupilih dengan hati-hati untuknya. Jam tangan, manset, buku catatan kulit. Semuanya masih terbungkus rapi, belum pernah disentuh, tersusun di sudut ruangan seperti peninggalan dari cinta yang bertepuk sebelah tangan. Aku memasukkannya ke dalam kotak, bukan dengan air mata, melainkan dengan tangan yang tenang, lalu memanggil tukang loak untuk membawanya pergi.

Setiap usaha, setiap senyum kecil, setiap momen di mana aku mencoba memperbaiki jarak di antara kami, semuanya kini telah berubah menjadi debu.

Saat aku hendak melangkah kembali ke dalam vila, suara klakson tajam memecah keheningan.

Sebuah mobil hitam mengilap berhenti di depan halaman. Pintu terbuka, dan seorang wanita turun dari sana. Serina Mahardika, adik perempuan Dario memakai gaun sutra merah, penuh gaya dan penghinaan.

Tatapannya melirik truk yang menjauh, lalu beralih padaku. Tawanya terdengar nyaring, terlatih.

"Sudah kuduga. Entah gadis mana, menjual barang-barang suaminya demi uang receh. Menyedihkan."

Dulu mungkin aku akan diam, menahan diri demi kedamaian keluarga. Namun, hari ini tidak.

Aku menatapnya dengan tenang, suaraku datar tetapi tegas.

"Tidak semua barang di rumah ini milik kakakmu, Serina. Sebagian adalah milikku dan aku tidak menyimpan sesuatu yang sudah tidak diinginkan."

Senyumnya sempat goyah sesaat, sebelum dia kembali menegakkan wajah sinisnya. Dia melangkah mendekat, suaranya merendah penuh bisa.

"Berhentilah berpura-pura. Arisa yang benar-benar dia cintai sudah kembali. Kamu hanya pengganti sementara."

Napasku tertahan, tetapi aku tetap menatap matanya tanpa mundur. Lalu seseorang turun dari mobil Dario.

Itu adalah Arisa.

Dia mengenakan gaun putih sederhana tanpa perhiasan, tetapi kecantikannya memancar alami. Jenis kecantikan yang tak membutuhkan berlian untuk memikat perhatian. Saat itu aku mengerti kenapa pandangan Dario tak pernah berhenti mencarinya.

"Serina." Suara lembut Arisa memecah ketegangan. Dia menepuk pelan lengan Serina. "Jangan berkata begitu. Viona tetap kakak iparmu."

Namun, Serina hanya mendengus.

"Kakak ipar? Jangan bercanda. Kakakku terbang melintasi lautan hanya untukmu, bukan untuk dia. Semua hadiah, semua perjalanan, semuanya untukmu, Arisa. Dan dia tahu itu."

Lalu Serina menatapku lagi, nada suaranya tajam seperti pecahan kaca.

"Lalu? Apa yang kamu tunggu? Bawa koper Arisa masuk. Kakakku bilang dia akan tinggal di sini."

Aku menatap koper-koper itu, lalu kembali menatap Serina. Dengan tenang, aku melangkah ke samping dan membuka pintu vila lebar-lebar.

"Biarkan staf yang mengurusnya."

Langkah tumitnya bergema keras di lantai marmer, tetapi sebelum kata-kata lain sempat terlontar, pintu utama kembali terbuka.

Dario berjalan masuk.

Tatapannya menyapu ruangan, dan ketika matanya menemukan Arisa di sofa, ekspresinya berubah. Ketegangan itu melunak menjadi sesuatu yang hampir lembut.

Dario melangkah menghampiri, melewatkanku seolah aku tak ada. Suaranya rendah, tenang, melindungi.

"Apartemenmu sudah lama tak ditempati. Tidak layak untukmu. Tinggallah di sini untuk sementara sampai selesai direnovasi."

Udara di sekelilingku tiba-tiba terasa sesak.

Arisa menggigit bibirnya ragu. "Dario… mungkin sebaiknya jangan. Ini rumahmu bersama Viona. Aku tidak mau mengganggu."

Sebelum dia sempat berdiri, tangan Dario menahan bahunya, mantap dan lembut.

"Tidak apa-apa. Tinggallah. Viona tidak keberatan. Dia orangnya… pengertian."

Kata-katanya menancap tajam, meski Dario tak bermaksud menyakitiku. Baginya, aku adalah istri yang sabar, selalu mengalah. Namun bagiku, ucapannya terdengar seperti pemaksaan.

Aku memaksa tersenyum tipis. Suaraku keluar lebih lembut dari yang kukira.

"Tentu saja aku tidak keberatan. Arisa, anggap saja rumah ini rumahmu juga."

Karena dalam hati, aku tahu sesuatu yang selama ini tidak mau ku akui.

Rumah ini memang miliknya.

Pria itu pun miliknya.

Dan aku… tak pernah benar-benar punya tempat di sini.

Namun, kali ini, aku tidak akan memohon.

Tidak akan menangis, tidak akan memaksa, tidak akan bersaing.

Biarlah mereka memiliki cinta mereka, keluarga mereka, kerajaan mereka yang dibangun di atas darah dan kesetiaan.

Aku akan pergi tanpa membawa apa pun.

Karena kadang, tidak membawa apa pun jauh lebih berharga daripada hidup sebagai bayangan yang tak pernah dianggap ada.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menyoroti sisi tersembunyi kehidupan yang penuh luka, dilema, dan kerinduan di balik topeng kesucian. Melalui narasi realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan diri di tengah kegelapan untuk menemukan cahaya. Sebuah hiburan mendalam tentang pencarian makna hidup serta cinta yang berliku, menyajikan perspektif baru bagi Anda.
Sampul Novel LELAKI YANG TERKHIANATI
9.6
Demi memberi kejutan manis untuk istrinya, Susanti, Tarno pulang setelah lima tahun merantau ke luar negeri dengan membawa sebuah kalung berinisial khusus. Namun, kepulangan tanpa kabar itu justru mengungkap kebenaran yang menyakitkan. Tarno memergoki Susanti di ranjang mereka bersama Joko, sahabat karib yang ia percayai untuk menjaga istrinya. Hancur karena dikhianati oleh dua orang terdekatnya, bagaimanakah cara Tarno melanjutkan hidup setelah rahasia kelam ini terku ini terungkap?
Sampul Novel Pesona Istri Yang Kuabaikan
8.5
Pernikahan karena mandat sang ibu membuat seorang pria matang harus terikat dengan Husniah, gadis muda yang jauh dari kriteria wanita idamannya. Selama setahun penuh, ia menelantarkan istrinya yang dianggap tidak menarik demi mengejar cinta perempuan lain. Namun, dinamika rumah tangga mereka berbalik total ketika Husniah bertransformasi menjadi sosok perempuan yang sangat anggun dan memikat. Sayangnya, kesadaran dan penyesalan sang suami datang terlambat setelah sekian lama mengabaikannya.
Sampul Novel Resiko Pekerjaan Pengasuh Menyusui
8.3
Karena nyonya dari keluarga kaya tidak bisa menghasilkan ASI, protagonis wanita yang masih dalam masa menyusui disewa untuk datang langsung ke kediaman mereka demi menyusui sang bayi. Namun, sebuah kekeliruan besar terjadi di rumah megah tersebut. Ketika sedang menjalankan tugasnya menyusui si kecil, suami miliarder dari majikannya tiba-tiba salah mengenali identitasnya. Pria kaya itu mengira pengasuh bayinya adalah istrinya sendiri, memicu ketegangan dan situasi tak terduga.
Sampul Novel The Present Of Love
8.6
Sebagai anak mucikari, hidup Seila dipenuhi hinaan. Namun, takdir mempertemukannya dengan Aksara yang menyelamatkannya dari aksi pemerkosaan. Setelah malam intim yang membawa kebahagiaan sesaat, Aksara justru pergi ke luar negeri dan meninggalkan Seila dalam kepedihan serta kerinduan mendalam. Di tengah bayang-bayang masa lalu yang terus mengejar, mampukah Seila bangkit mengatasi keterpurukan dan menemukan kedamaian hidupnya kembali?
Sampul Novel The Villain's Captive
9.1
Ayuma menghadapi dilema besar setelah suaminya, Bastian, menyerahkannya sebagai jaminan utang kepada bos mafia kejam, Rollan. Pertemuan ini memaksa Ayuma berhadapan kembali dengan Rollan, mantan kekasih yang masih ia rindukan di balik komitmen pernikahannya. Rollan sendiri bersumpah tidak akan membiarkan Ayuma pergi lagi. Terjebak dalam kuasa sang penjahat, Ayuma mulai mengabaikan kesetiaannya demi cinta lama yang membara, mengabaikan ancaman kehancuran yang kini mendekat.