APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ambil Kembali Hatiku

Ambil Kembali Hatiku

Hari ulang tahun Sena yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi duka mendalam ketika sang ibu mengembuskan napas terakhir. Namun, kepedihan Sena kian berlipat ganda karena sikap dingin suaminya. Pria itu tidak hanya mengabaikan hari lahir Sena, tetapi juga memilih absen dari upacara pemakaman ibu mertunya. Sang suami justru melangkah pergi ke bandara demi menjemput wanita yang selama ini menjadi dambaan hatinya, meninggalkan Sena dalam kesendirian dan luka batin yang mendalam.
Bab
Bagikan

Bab 8

Setelah berbaring sehari semalam di ranjang, Sena akhirnya kembali semangat.

Hari ini adalah hari kepergiannya.

Penerbangannya pukul 7 malam, setelah naik pesawat, dia tidak akan kembali lagi.

Sena bangun saat fajar, dia mengemasi barang-barangnya dan menyumbang semuanya ke panti asuhan.

Barang-barang yang disumbangkannya adalah hadiah-hadiah yang diberikan Erik padanya selama ini, termasuk pakaian, tas, perhiasan... Dia bahkan tidak menyimpan cincin tunangan yang diberikan Erik padanya.

Barang-barang berharga disumbangkan untuk kepentingan masyarakat, sedangkan barang-barang yang tidak berharga dibakar.

Karena ingin memulai dari awal, jadi harus pergi dengan keadaan bersih, dia tidak akan membawa satu pun barang-barang darinya.

Setelah berberes semuanya, hari sudah sore. Sena melirik ponselnya sudah pukul tiga sore.

Pesawatnya akan lepas landas dalam empat jam.

Sena hendak berganti pakaian dan pergi ke bandara, Iren tiba-tiba menghentikannya, "Sena, ngapain kamu di sini? Ayo cepat, segera merias wajah bersamaku."

"Merias wajah?" Sena mengerutkan kening, "Kenapa?"

"Jangan berpura-pura." Iren berkata dengan kesal, "Bukankah hari ini ulang tahun pernikahanmu dan Kakak? Kakakku bilang ketika kalian menikah, karena orang tuaku tidak setuju, kalian langsung mengambil surat nikah tanpa mengadakan pesta pernikahan. Dia selalu merasa bersalah dan baru-baru ini, dia memang mengabaikanmu karena masalah Kak Yuki, jadi Kakak ingin memanfaatkan ulang tahun pernikahan kalian yang kelima untuk menebusmu."

'Palsu, pasti palsu. Ini pasti jebakan,' pikir Sena.

Dia dan Erik telah menikah selama lima tahun, tapi Erik tidak pernah menyebut tentang pesta pernikahan. Mana mungkin Erik akan menyelenggarakan pesta pernikahan untuknya setelah Yuki kembali?

"Apa? Kamu tidak percaya padaku?" Iren melirik Sena, matanya penuh dengan penghinaan, "Kalau begitu, kamu telepon saja kakakku dan tanyakan padanya. Apa menurutmu aku mau melakukan hal semacam ini? Kalau kakakku tidak memaksaku, aku tidak akan mau melayanimu."

Sena tentu tidak percaya, dia juga tidak mau menelepon Erik.

Melihatnya tertegun seperti sepotong kayu, Iren kehilangan kesabaran. Dia langsung menghubungi nomor Erik, kemudian melemparkan ponsel ke Sena.

"Sena, aku sudah tahu tentang masalah ibumu... Kamu pasti sedih selama ini, biarkan aku menebusnya hari ini."

Palsu, ini pasti palsu. Erik tidak akan berbicara padanya dengan nada selembut itu.

"Aku sudah mengatur semuanya, pergilah mengganti pakaianmu bersama Iren. Kita... bertemu di pesta pernikahan."

'Palsu, palsu, semuanya palsu.'

Tubuh Sena mulai gemetar tak terkendali. Apa sebenarnya yang ingin dilakukan Erik? Kenapa dia mengadakan pesta pernikahan? Apa tujuannya?

Dia jelas yakin semua ini palsu.

Dia yakin dialah orang yang tidak dicintai.

Akan tetapi, saat mengenakan gaun pengantin yang telah disesuaikan Erik untuknya, Sena masih tergoyah.

Manusia memang begini, sekalipun tahu itu tidak mungkin, mereka tetap menantikannya. Bagaimana kalau? Bagaimana kalau kali ini benar? Dia cukup sial selama ini, sekarang waktunya untuk menang, bukan?

'Kalau begitu, coba pergi lihat saja! Lagi pula, masih ada waktu,' pikir Sena.

Sena pergi ke pesta pernikahan dengan mentalitas pertaruhan.

Selesai merias wajah sudah pukul empat.

Tiba di tempat pernikahan pukul lima sore.

Sena mendorong pintu ruang pesta pernikahan, seember air dingin tertuang dari atas.

"Hahaha!" Terdengar suara tawa dari telinganya. Iren tertawa terbahak-bahak di belakangnya hingga berlinang air mata. "Sena, dasar bodoh, apa kamu pikir kakakku benaran ingin mengadakan pesta pernikahan untukmu?"

"Hahaha, idiot, hari ini ulang tahun Kak Yuki. Ini bukan pesta pernikahan yang selalu kamu impikan, tapi pesta ulang tahun Kak Yuki!"

Ada banyak orang di ruang perjamuan, harusnya semua datang untuk merayakan ulang tahun Yuki.

Yuki juga di sini, dia juga mengenakan gaun pengantin, gayanya persis sama dengan yang dikenakan Sena.

Namun, Yuki tidak dibasahi air dan tetap indah.

"Gaun pengantin ini sebenarnya dibuat khusus oleh kakakku untuk Kak Yuki. Cantik, 'kan? Kakakku berencana melamar Kak Yuki hari ini."

"Sena, kakakku dan Kak Yuki itu cinta sejati, kamu hanyalah badut dalam kisah cinta mereka. Kalau kamu tahu diri, segera pergi dari sini, akan lebih memalukan kalau diusir kakakku."

Sena menyentuh wajahnya dan menyadari kalau dia sedang menangis.

Ngapain dirinya nangis?

Bukankah dirinya sudah menduga kalau itu palsu?

'Sena, kamu sungguh bodoh, sudah ditipu oleh Tuhan berkali-kali, kenapa masih saja tertipu?'

Jelas sudah tahu itu palsu, tapi masih ngotot datang ke sini... Apa yang ingin dirinya buktikan? Untuk membuktikan betapa menyedihkannya dirinya?

Sena berbalik dan melarikan diri dari tempat yang menyesakkan ini.

Dia memesan taksi dan bergegas ke bandara secepat mungkin, lalu bergegas ke toilet bandara dan mulai merobek gaun pengantinnya.

Lepaskan, lepaskan, lepaskan semuanya!

Gaun ini ketat banget, sangat menyesakkan.

'Tolong! Tolong! Tolong aku!'

Sena tidak tahan lagi, sesuatu yang menyesakkan ini hampir membuatnya tidak bisa bernapas. Dia harus segera melepaskan diri dari gaun pengantin yang menyebalkan ini dan pergi dari sini, pergi selamanya dan tidak mau kembali lagi!

Akhirnya, gaun pengantin itu robek berkeping-keping akibat ulah Sena yang tak terkendali.

Sena membuang gaun pengantin putih di toilet bandara, lalu mengeluarkan gaun suspender hitam dari tasnya dan mengenakannya.

Ponselnya bergetar hebat. Sena mengeluarkan ponsel dan menemukan kalau Erik telah meneleponnya berkali-kali.

Sepertinya Erik telah meneleponnya sejak dia naik taksi, dia telah meneleponnya lebih dari tiga puluh kali.

Namun, Sena tidak menyadarinya.

Ponselnya masih bergetar hebat dan Erik masih menelepon.

Sena mengeluarkan kartu telepon, mematahkan dan membuangnya.

Saat itu hampir pukul tujuh, Sena mengambil tiketnya, melewati pemeriksaan keamanan dan menaiki pesawat.

Satu detik sebelum pesawat lepas landas, Sena keluar dari semua aplikasi media sosialnya.

Pramugari datang mengingatkannya untuk mematikan ponsel, Sena tersenyum mengangguk.

Layar ponsel menjadi hitam dan pesawat lepas landas pada saat yang sama.

Sena bersandar di kursinya dan perlahan memejamkan matanya.

'Erik, aku tidak berpamitan denganmu.'

'Karena aku tidak ingin bertemu denganmu lagi.'

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B85593" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B85593
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel GAIRAH LIAR ISTRI BOSKU
9.7
Demi membalas dendam atas pengkhianatan suaminya, Charles Bosley, Theresa nekat berselingkuh dengan sang pengawal pribadi, Aaron Parker. Di sisi lain, daya tarik Theresa juga memikat Sean Dalbert, seorang politikus Italia yang penuh ambisi. Begitu Charles berhasil disingkirkan, persaingan sengit pun meletus antara Aaron yang bernaung di bawah Organisasi EXO dan Sean yang mengincar kursi walikota New York. Di tengah intrik politik dan perebutan kuasa, Theresa kini terjebak di antara keduanya.
Sampul Novel Hasrat Aneh Rahasiaku
9.4
Kehidupan biasaku runtuh seketika usai mengintip lewat jendela dan melihat rahasia kelam tetanggaku. Ada Dela yang tomboy kini menjelma jadi penggoda, Pak RW yang disegani memamerkan sisi liarnya, serta Rifan yang lugu justru larut dalam ritual penuh gairah itu. Walau cuma mengamati, hasrat ganjil mulai membayangi malam-malamku. Terperangkap rasa penasaran sekaligus ketegangan, aku terseret makin dalam ke dunia terlarang yang mereka tutupi rapat-rapat.
Sampul Novel Kompilasi Cerpen Dewasa
9.1
Antologi fiksi romantis modern ini merangkum deretan kisah cinta dewasa yang penuh gairah dan emosi mendalam. Melalui sudut pandang berbagai karakter lintas profesi, pembaca diajak menelusuri hubungan intim yang sarat konflik tajam antara protagonis dan antagonis. Selain menyajikan ketegangan yang memikat, setiap cerita pendek di dalamnya juga dirancang untuk memberikan wawasan berharga mengenai dinamika asmara sekaligus menyampaikan pesan moral yang mendalam bagi pembaca.
Sampul Novel My Funiest Husband
8.6
Penulis muda humoris bernama Galih harus menghadapi takdir unik saat dirinya dikutuk menikahi seorang dokter. Takdir tersebut mempertemukannya dengan Galuh, dokter cantik yang berusia enam tahun lebih tua darinya. Di kala Galuh sedang patah hati karena baru putus cinta, kehadiran Galih yang penuh kekocakan mulai mewarnai hari-harinya. Akankah perbedaan usia dan latar belakang menyatukan mereka dalam kebahagiaan? Simak perjalanan asmara mereka yang penuh tawa.
Sampul Novel SEKRETARIS PENGGODA BOSS
7.9
Kinan bertekad mengejar karier impian sebagai sekretaris CEO di Accor Group, sekalipun Febian menentangnya. Sang kekasih menaruh curiga bahwa pekerjaan itu sarat godaan dan skandal. Demi membuktikan dedikasinya, Kinan tetap bekerja keras mendampingi atasannya, Erlan. Hubungan mereka diuji saat Kinan harus pergi dinas ke New York berdua saja dengan Erlan. Meski Febian murka, Kinan memilih mengabaikan amarah tersebut demi masa depan pekerjaannya.
Sampul Novel Suamiku Pulang, Tapi Aku Menyesal
9.6
Kepulangan Hendra tidak membawa kebahagiaan bagi Caroline. Pertemuan mereka justru diselimuti ketegangan dingin saat Caroline membaca sebuah jajak pendapat internet tentang penyesalan pria yang berselingkuh. Ketika mayoritas suara meyakini bahwa rasa bersalah lebih besar ditujukan kepada sang kekasih gelap, Caroline pun mempertanyakan isi hati suaminya sendiri. Namun, respons Hendra yang acuh tak acuh dan tampak lelah justru menunjukkan jurang pemisah yang semakin lebar di antara pernikahan mereka.