APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Alana's Secret

Alana's Secret

Alana, siswi SMA yatim piatu, menyembunyikan rahasia besar tentang kemampuannya membaca pikiran dan memori orang lain. Kehidupan tenangnya terusik ketika ia terpaksa berkolaborasi dengan siswa populer, Sandri, untuk sebuah kompetisi. Melalui kekuatan misteriusnya, Alana menemukan petunjuk tak terduga bahwa orang tuanya tewas dibunuh. Bersama Sandri, ia pun memulai penyelidikan berbahaya demi mengungkap dalang di balik tragedi masa lalu tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 3

Pria itu mulai tertawa jahat melihat Na yang merasa sangat kesakitan. Di saat yang sama Na melihat masa lalu pria tersebut.

*****

(Masa lalu pria jahat)

Pria itu berjalan di tengah hujan menuju sebuah mobil yang telah ia tabrak. Pria itu bertanya kepada rekannya apakah orang di dalam mobil sudah meninggal.

“Dia sudah kita selesaikan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi,” jawab rekan pria itu.

Di dalam ingatannya yang lain, pria itu berada di dalam rumah seseorang dengan pakaian serba hitam. Di dalam rumah itu, pria tersebut melihat seorang gadis yang menangis di hadapan jasad Ibunya yang telah tiada karena overdosis. Dan di tangan pria itu ia memegang botol pil tidur.

Na berusaha melihat siapa gadis dan Ibunya itu. Akan tetapi di saat yang sama Sandri telah menghajar pria itu sehingga tangan pria itu lepas dari leher Na.

*****

(Kembali ke masa sekarang)

Sandri dan pria itu berkelahi dengan serius. Sandri melepaskan tinjunya tepat di wajah pria itu dengan kuat sehingga mengakibatkan hidung pria itu patah. Pria itu kembali melawan dengan menendang dan memukul Sandri dengan cepat sehingga Sandri tidak sempat menghindar.

Di sisi lain Na yang masih bingung dengan masa lalu pria itu dan perlahan mendekati pria itu lagi. Na merasa mengenali gadis dan Ibu yang dia lihat. Na melepaskan sarung tangannya dan mencoba menyentuh pria itu. Tapi dengan sigap Sandri menarik Na menjauh. Tapi Na terus mencoba mendekat bahkan sampai mendorong Sandri.

“Apa yang kamu lakukan Na? … Na menjauhlah aku yang akan menghadapinya.”

“Tidak, aku harus menyentuh Paman itu lagi untuk memastikan sesuatu,” jawab Na dengan tatapan kosong.

Sandri terus menghalangi Na untuk mendekati pria itu. Pria itu pun mengambil kesempatan untuk kabur melihat Sandri sedang sibuk mencegah Na.

Di saat yang sama terdengar suara sirine mobil Polisi. Polisi segera menangkap pria itu sebelum ia berlari jauh. Dan rekan Polisi itu mendekati Na dan Sandri.

“Apa kalian baik-baik saja Dek?” tanya seorang Polisi wanita.

“Iya Bu, kami baik-baik saja,” jawab Sandri.

Na tetap diam saja dengan tatapan kosong. Sandri sungguh merasa heran dengan Na. Sandri menghela napas dan merangkul Na.

“Bu, kami akan memberi kesaksian tentang apa yang telah terjadi nanti saja, setelah kami menenangkan diri,” ucap Sandri kepada Polisi wanita itu.

“Baiklah, sebaiknya begitu, teman wanita mu terlihat sangat terkejut … ini kartu namaku, kalian bisa menghubungi nomor ini jika sudah siap memberikan kesaksian,” ujar Polisi wanita itu seraya menyerahkan kartu namanya.

Sandri pun mengambil kartu nama itu. Di kartu nama itu tertera nama Polisi wanita yaitu “Mawar”. Sandri tersenyum dan memasukkan kartu nama itu ke dalam saku jaketnya.

“Iya Bu, terima kasih banyak,” ucap Sandri.

Kemudian Sandri segera menuntun Na berjalan menjauh dari lokasi. Polisi yang tadi memborgol pria jahat mendatangi Mawar. Kemudian melihat Na dan Sandri yang berjalan menjauh.

“Kenapa kamu tidak membawa mereka ke kantor?” tanya Polisi itu yang bernama Eko.

Mawar tersenyum lalu berkata. “Biarkan mereka menenangkan diri terlebih dahulu,” jawab Mawar. Dan Eko hanya menganggukkan kepalanya lalu mereka kembali ke kantor membawa pria jahat.

*****

Matahari perlahan terbenam di ufuk barat. Warna jingga yang sangat indah mulai terlihat di langit barat. Ditambah lagi dengan suara deburan ombak yang menenangkan.

Sandri masih berada di sisi Na yang masih saja terdiam setelah kejadian tadi. Sandri tidak tahu harus berbuat apa, maka dari itu Sandri mengajak Na ke pantai dan berharap Na bisa merasa lebih baik.

“Kak!” tiba-tiba saja Na memanggil Sandri.

Sandri terkejut dan segera menoleh ke arah Na. “Iya Na, katakan jika ada hal yang ingin kamu katakan padaku,” ucap Sandri.

“Terima kasih untuk hari ini karena telah membantuku, aku akan menghubungi Kakak besok jika aku siap untuk pergi ke kantor Polisi.”

Lalu setelah mengatakan hal itu, Na menoleh ke arah Sandri. “Aku baik-baik saja, Kakak bisa pulang sekarang, aku akan pulang sendiri nanti,” lanjut Na.

Sandri tidak berkata apa-apa, Sandri segera bangun dan beranjak dari tempat duduknya dan meninggalkan Na. Na tidak menoleh sama sekali ke arah Sandri yang berjalan menjauh.

Setela Na merasa bahwa Sandri benar-benar sudah jauh, Na mulai meneteskan air mata. Na mengingat kembali masa lalu dari pria tadi.

“Apakah itu adalah aku dan Ibuku? Kenapa itu terlihat sangat mirip dengan kami berdua pada saat itu?” gumam Na.

Na pun bangun dari tempat dimana dia duduk dan masuk ke salah satu lesehan di dekat pantai. Na memesan makan malam, karena Na merasa sangat lapar dan lemas.

Sembari menunggu Na terus berpikir. “Tapi jika memang aku dan Ibu yang ada di ingatan masa lalu pria itu, kenapa aku tidak ingat padanya? … atau jangan-jangan ini hanya sebuah kemiripan?”

Pikiran Na terus berjalan, kadang dia bertanya, lalu menjawab kemudian menyangkal. Tidak lama kemudian pesanan Na pun sampai. Dan di saat yang sama, Na mendapatkan pesan dari Sandri.

(Isi pesan Sandri)

~”Aku tidak tahu apa yang ada dipikiranmu saat ini, tapi aku berharap semua baik-baik saja. Jika kamu tidak ingin hadir ke kantor Polisi tidak apa-apa, aku yang akan menjelaskan semuanya nanti. Oh ya, aku sudah membayar makanan yang baru saja kamu pesan, dan aku juga sudah menghubungi Andre agar menjemputmu di pantai”.

Setelah membaca pesan Sandri, Na melihat ke sekeliling lesehan dan juga pantai yang kini sudah mulai gelap. Tapi Na tidak menemukan Sandri disana.

Ternyata setelah Sandri bangkit dari tempat duduknya, dia tidak meninggalkan pantai. Tapi Sandri terus mengawasi Na dari jauh hingga hari semakin gelap. Sandri juga baru ingat bahwa dia harus membeli makanan untuk Mamanya yang sedang hamil.

Di saat yang sama Na menuju lesehan dan memesan makanan. Sandri pun segera mendekati orang yang menerima pesanan Na dan membayar. Setelah itu Sandri menghubungi Andre kemudian mengirim pesan kepada Na sebelum dia pergi.

Karena Na tidak melihat keberadaan Sandri, Na pun lanjut makan malam. Tapi sebelum itu Na mengirim balasan pesan kepada Sandri.

(Isi pesan Na)

~”Terima kasih atas makanannya Kak”.

Sandri yang menerima pesan dari Na pun tersenyum. “Wanita yang menarik,” batin Sandri.

*****

(Flashback ketika Sandri dan Na berada di ruangan Kepala Sekolah)

“Na!” ucap Sandri lirih.

Na dan Kepala Sekolah menoleh secara bersamaan ke arah Sandri. Sandri yang tadinya sedang menunduk kini mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Na.

“Apa yang ingin Kakak katakan?” tanya Na.

Dengan ragu Sandri berkata, “Aku, aku akan menjagamu dari amarah mereka yang iri terhadapmu karena bekerja sama denganku.”

Na dan Kepala Sekolah saling tatap karena heran. “Menjagaku?” tanya Na mengulangi perkataan Sandri.

Sandri menjawab sedikit tergagap. “Em– iya … maksud aku itu, aku, aku akan menjagamu karena lomba ini akan menjadi sorotan dan bisa memancing para siswa baru untuk masuk ke dalam sekolah kita,” jelas Sandri dengan sedikit menyeringai.

Baik Na dan Kepala Sekolah menganggukkan kepala seraya berkata “ooo”, walau penjelasan Sandri masih ambigu bagi mereka.

BERSAMBUNG~~~

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CAUGHT IN A BAD CHARACTER
9.1
Tewas secara tragis membawa Juwita Chou bereinkarnasi menjadi Sallyana Fedelian. Karakter barunya ini adalah putri bangsawan kejam yang ditakdirkan mati di usia muda. Demi bertahan hidup, Juwita harus mengubah nasib buruk tersebut. Ia pun berusaha mengacaukan alur cerita asli sambil menghadapi kecurigaan dari lima tokoh utama pria. Namun perlahan, sebuah rahasia takdir yang kelam mulai terkuak, mengungkap hubungan misterius antara dirinya dan sosok asli Sallyana.
Sampul Novel Chasing Vampire
9.1
Julian Donyoung, vampir berumur dua ratus tahun, berkelana demi menuntut balas atas kematian ibunya sejak perang klan 1822. Sangat antipati pada manusia, takdir malah membuatnya terpikat oleh Elena Karenina yang ceroboh. Konflik membara ketika terungkap bahwa Elena adalah keturunan klan Oyster, musuh bebuyutan Julian. Akankah cinta mereka bertahan, ataukah dendam lama ini kembali memicu pertumpahan darah baru di antara kedua kekasih tersebut?
Sampul Novel I Choose The Villain Crown Prince
8.6
Seorang pembunuh bayaran terlahir kembali sebagai Athea Dominic, putri bangsawan klan Api yang dibenci. Usai tewas tragis akibat mencintai Pangeran Alexander di masa lalu, ia bangkit menjadi prajurit elite demi membalas dendam atas pembantaian keluarganya. Athea lalu bersekutu dengan Azrael, sosok misterius yang merupakan Putra Mahkota Klan Api. Bersama-sama, mereka berjuang merebut takhta dari pangeran kejam itu demi menuntut keadilan bagi klan mereka.
Sampul Novel Ksatria Naga Phoenix
8.3
Benua Arkandaria terancam kiamat oleh kehadiran Naga Langit, sesuai ramalan kuno yang beredar. Harapan satu-satunya ada pada Ksatria Naga Phoenix yang legendaris. Zhu Fei, anak Panglima Zhu Lei, diprediksi sebagai sosok penyelamat tersebut. Sejak berumur lima tahun, ia dikirim ke Pulau Pek Long untuk menjalani pelatihan demi takdir besar ini. Mampukah Zhu Fei menghentikan bencana besar itu, ataukah semua ini hanya akan berakhir sebagai mitos belaka?
Sampul Novel MR. AKSA
9.1
Demi berbakti, aku terpaksa setuju menikah muda dengan pria asing pilihan orang tua. Namun, duniaku seketika hancur saat mengetahui rahasia besar bahwa calon suamiku tidak menyukai perempuan. Aku tak habis pikir mengapa orang tuaku tega menjodohkanku dengannya. Kini aku terjebak dalam dilema yang menyiksa, meratapi nasib buruk ini sambil berharap ada jalan untuk melarikan diri. Aku sangat membutuhkan bantuan agar bisa lepas dari jeratan pernikahan yang tidak normal ini.
Sampul Novel Pemburu Iblis
8.6
Skylark, putra angkat saudagar kaya di zaman dinasti, menyimpan rahasia besar. Ia mewarisi kekuatan dahsyat Raja Iblis sekaligus kelembutan sang ibu yang tewas dibunuh rival ayahnya. Berbekal umur panjang, Skylark terus membasmi monster hingga zaman modern. Di tengah misi membalaskan dendam kematian ibunya, akankah jati diri aslinya terbongkar? Simak kisah perjuangan epik sang pemburu iblis dalam menuntaskan dendam masa lalu yang kelam.