APKDock Logo
Sampul Novel Alana's Secret

Alana's Secret

9.6 / 10.0
Alana, siswi SMA yatim piatu, menyembunyikan rahasia besar tentang kemampuannya membaca pikiran dan memori orang lain. Kehidupan tenangnya terusik ketika ia terpaksa berkolaborasi dengan siswa populer, Sandri, untuk sebuah kompetisi. Melalui kekuatan misteriusnya, Alana menemukan petunjuk tak terduga bahwa orang tuanya tewas dibunuh. Bersama Sandri, ia pun memulai penyelidikan berbahaya demi mengungkap dalang di balik tragedi masa lalu tersebut.

Alana's Secret Bab 1

Na, gadis kecil nan cantik itu sedang berada di pangkuan sang Ibu yang sedang mendongeng untuknya.

"Di dalam dasar laut yang paling dalam, terdapat putri duyung yang sedang berenang mendekati permukaan laut. Dan di saat yang sama, ada seorang pria tampan yang sedang berlayar bersama beberapa orang lainnya. Pria itu sedang memandang jauh ke arah lautan yang sangat luas dengan tenang. Putri duyung yang baru saja sampai di permukaan laut memandang pria tersebut dan mulai jatuh cinta pada pandangan pertama. Pria itu tiba-tiba memandang ke arah permukaan laut dimana Putri duyung berada, akhirnya mereka memandang satu sama lain."

"Apakah mereka akan saling jatuh cinta Bu?" tanya Na kepada sang Ibu dan memotong cerita Ibunya.

Tepat di saat sang Ibu hendak menjawab pertanyaan Na, Na perlahan tersadar dari tidurnya karena suara alarm dari ponselnya berdering. Na pun akhirnya terbangun sepenuhnya. Na perlahan mengambil kacamatanya di atas lemari kecil di samping tempat tidur, lalu memakainya.

Setelah kaca mata itu terpasang, Na baru bisa melihat dengan jelas kamarnya. Na menghela nafas, lalu memandang ke arah jendela yang belum ia buka gordennya.

“Kenapa aku terus bermimpi tentang Ibu, apakah aku sangat merindukannya?” gumam Na.

Na mulai beranjak dari kasurnya dan menuju ke dapur untuk membuat sarapan. Seperti biasanya, Na akan membuat roti lapis untuk sarapan karena itu adalah yang mudah untuk dilakukan di pagi hari. Setelah roti lapis yang Na buat jadi, Na mulai sarapan dengan secangkir susu murni hangat.

Na meletakkan piring dan gelas di wastafel. “Aku akan mencucinya nanti, setelah aku pulang sekolah,” ucap Na kepada dirinya sendiri.

Na pun segera bersiap-siap untuk berangkat sekolah. Setelah itu Na keluar dan mengunci pintu rumahnya. Kemudian Na memakai earphone wireless dan juga sarung tangan. Na memakai sarung tangan bukan karena dia merasa dingin, tapi karena alasan tertentu. Lalu Na mulai berjalan menuju halte Bus untuk berangkat sekolah.

Alana, yang biasa dipanggil Na adalah gadis remaja SMA yang tinggal sendirian. Ayah Na meninggal saat dia sedang dinas ke luar negeri dan mengalami kecelakaan. Setelah mendengar kabar duka dari sang Ayah, Ibu Na merasa sangat terpukul dan membuat Ibu Na depresi dan sulit tidur. Ibu Na sering mengonsumsi obat tidur dengan dosis tinggi dan sampai akhirnya dia juga meninggal karena overdosis.

Awalnya Na tinggal bersama sahabat dari kedua orang tuanya. Kemudian setelah SMA Na memutuskan untuk tinggal sendirian. Semua biaya kehidupan Na ia peroleh dari gaji pensiunan Ayahnya dan juga uang asuransi dari kedua orangtuanya. Na tidak tinggal bersama kerabatnya yang lain, karena hubungan keluarga mereka tidak baik.

*****

Na kini sudah tiba di sekolah. Na duduk di bangku paling ujung yang ada di kelas. Biasanya anak laki-laki nakal yang akan duduk di ujung kelas. Tapi bagi Na, duduk disana adalah tempat yang paling nyaman dan jauh dari sorotan mata orang-orang yang membencinya.

Teman-teman Na selalu menganggap bahwa Na pembawa sial karena gosip yang beredar. Orang-orang bercerita bahwa Ayah Na meninggal karena Ayah Na telah melakukan tindak kriminal. Dan Ibu Na sengaja meminum obat sampai overdosis karena hendak bunuh diri. Na pun bukan anak yang terlalu cerdas dan juga tidak pandai bersosialisasi dengan baik.

Na sedang memandang ke arah luar jendela kelas. Teman-teman Na baru saja tiba di sekolah dan berjalan melewati Na kemudian berhenti.

“Aaaw … apa ini, aura apa ini?” ucap Bela seraya tangannya seperti sedang mengibas-ngibaskan udara kosong itu.

“Bela, kamu ini bodoh atau apa? Ini adalah aura sial dari orang yang duduk disana,” sahut Ica dengan melirik ke ara Na yang masih memandang ke arah luar jendela dengan acuh.

“Oh benarkah? Pantas saja, kelas kita tidak pernah memenangkan apapun ketika lomba sekolah diadakan,” sambung Bela lagi. Tapi Na masih tidak menggubris.

Bela kesal karena Na tetap acuh tak acuh dengan bulian mereka. Bela hampir saja menjambak rambut Na, tapi di saat yang sama bel masuk kelas berbunyi. Para siswa pun segera masuk dan duduk di kursi mereka masing-masing. Dan Na juga membenarkan posisi duduknya.

Guru biologi masuk ke dalam kelas dan menyapa para siswa. “Pagi anak-anak!”

“Pagi Pak,” jawab siswa kelas 11 C itu yang hampir terdengar kompak.

“Apakah kalian siap untuk belajar?”

Siswa pun ada yang menjawab siap dan ada juga yang memilih diam. Pak Budi Guru Biologi hanya sedikit tersenyum, kemudian mulai mengabsen mereka satu-persatu.

“Anton!”

“Hadir Pak!”

“Ani!”

“Hadir Pak!”

“Bela!” ….

*****

Jam istirahat tiba. Na memutuskan untuk tidak keluar kelas. Na sibuk dengan pensilnya yang sedang fokus membuat goresan-goresan di atas buku gambarnya yang masih putih polos.

Andre teman Na satu-satunya dan berbeda kelas datang menemuinya, dan hampir saja memegang tangannya yang pada saat itu sedang tidak memakai sarung tangan. Untung saja Na dengan sigap menghindar. Tapi karena hal tersebut, tanpa sengaja Na merusak karyanya tersebut.

Na dan Andre perlahan saling menatap satu sama lain. Na memandang Andre seraya mengangkat kedua alisnya seolah-olah sedang berkata “apa yang telah kamu lakukan pada karyaku Andre?”. Sedangkan Andre hanya tersenyum konyol karena merasa bersalah.

Na pun menggeleng-gelengkan kepalanya, lalu mulai mencoba memperbaiki kesalahan yang telah diperbuat oleh Andre. Andre merasa tertarik untuk melihat lebih dekat apa yang dilakukan oleh Na. Andre pun duduk menghadap Na di kursi yang ada di depan meja Na.

Andre tercengan dengan keajaiban tangan Na yang dengan mudah memperbaiki gambar yang telah Andre rusak. “Na, kamu memang sangat berbakat dalam menggambar, semuanya bisa menjadi sesuatu yang indah hanya dengan goresan pensil yang kamu buat,” puji Andre.

Na tersenyum kecil mendengar pujian Andre. “Kamu ini ada-ada saja Ndre, sangat pandai memuji,” ucap Na pada Andre.

Andre adalah satu-satunya teman yang dimiliki oleh Na. Karena suda lama sebelum kematian kedua orang tua Na, Na dan Andre sudah berteman. Kedua orang tua mereka juga berteman baik. Jadi hanya Andre dan keluarga Andrelah yang sering memperhatikan dan membantu Na setelah kepergian kedua orang tuanya.

Na dan Andre pun lanjut bercerita hal-hal yang menarik. Walaupun pembahasan mereka tidak bisa membuat Na tertawa lepas seperti yang lainnya. Setidaknya Na tidak merasa bahwa dia benar-benar sendirian di dunia ini. Setelah kematian kedua orang tuanya, Na memilih untuk tidak memiliki banyak teman dan lebih memilih menjadi anak yang pendiam dan tertutup.

Dan salah satu alasannya adalah, setelah kedua orang tuanya tiada. Na tiba-tiba saja mendapatkan keahlian khusus yang tidak dimiliki oleh siapapun. Yaitu Na bisa mendengar apa isi kepala seseorang jika iya menatap mata orang tersebut dan Na juga bisa melihat masa lalu seseorang jika dia menyentuhnya. Bahkan kadang hanya dengan bersenggolan saja Na bisa melihat masa lalu. Itulah kenapa Na selalu memakai earphone, memakai sarung tangan dan ketika berjalan Na lebih sering menatap ke bawah atau ke sembarang arah agar tidak bisa mendengar pikirkan seseorang.

Di sela perbincangan mereka, Kakak kelas Na dan Andre masuk ke dalam kelas Na. Dia bernama Sandri. Siswi yang ada di dalam kelas itu senyum-senyum menandang ke arah Sandri bahkan sampai ada wajah mereka yang memerah. Karena Sandri adalah pria paling tampan dan pintar di sekolah itu.

Sandri mulai melihat seluruh kelas dan bertanya apakah ada siswa yang bernama Alana. Dengan sedikit kecewa, gadis-gadis itu menunjuk ke arah Na yang masih asik mengobrol dengan Andre.

Lalu salah satu dari siswa memanggil Na. Setelah namanya di panggil, Na segera menoleh dan melihat ke arah Sandri yang kini sudah berada tepat dihadapannya. Dan di saat yang sama mereka saling memandang satu sama lain dengan cukup lama.

BERSAMBUNG~~~

Lanjut Membaca

Daftar Isi Alana's Secret

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Air Mata Seorang Pengasuh
8.1
Kepergian Mbah Tini mendorong Amara meninggalkan Solo menuju Jakarta. Selain ingin menghapus cap anak haram, ia bertekad menemukan ayah kandungnya. Amara lalu bekerja merawat Arya, cucu pengusaha kaya Hadi Pratama yang kurang mendapat perhatian. Di rumah itu, ia harus menghadapi Fathir, ayah Arya yang masih terpukul akibat dikhianati istrinya. Sembari mengasuh sang bayi dan memulihkan trauma Fathir, Amara terus mencari asal-usul dirinya di tengah keluarga yang retak.
Sampul Novel Cinta Berubah Menjadi Dendam
7.8
Darius dilingkupi amarah mendalam kepada Sienna, menuduh ibu gadis itu menghancurkan pernikahan orang tuanya. Demi menuntaskan dendamnya, Darius tega menodai Sienna yang sedang tak berdaya di bawah pengaruh obat bius. Perbuatan keji ini menyebabkan Sienna mengandung dalam keadaan depresi dan tanpa petunjuk tentang identitas sang pelaku. Di tengah badai hidupnya, sebuah fakta kelam siap terungkap. Akankah Sienna sanggup menghadapi kenyataan bahwa musuh terbesarnya adalah ayah dari bayi di rahimnya?
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga, Jessica hanya mendapatkan kepedihan dari Aaron. Usai perceraian mereka, ia memilih mandiri dan sukses membangun karier sebagai desainer terkemuka serta pengusaha tanpa sokongan kekayaan keluarganya. Namun, di tengah keberhasilan dan kemandirian yang kini ia nikmati, Aaron mendadak muncul kembali. Sang mantan suami didera penyesalan mendalam dan memohon dimaafkan. Akankah Jessica luluh atau memilih menutup rapat pintu hatinya?
Sampul Novel Prahara Uang Kompensasi
8.2
Indra Djatmoko terpikat oleh pesona Ceani Janeta, seorang janda yang tinggal di lantai bawah. Bagi Indra, kehangatan Ceani yang menyajikan sarapan spesial dan menerima segala kebiasaan buruknya sangat kontras dengan sang istri yang kaku layaknya robot. Merasa lebih dihargai dan hidup kembali di dekat Ceani, Indra bahkan mendambakan posisi mendiang suami wanita itu. Mengetahui pengkhianatan ini, sang narator memilih untuk segera mengabulkan impian Indra dan melepaskannya sebelum suaminya itu menyadari kesalahan fatalnya.
Sampul Novel Suami Mandul Menghamili Wanita Lain
9.1
Setelah lima tahun mengarungi bahtera rumah tangga, kehamilan yang saya nantikan akhirnya datang juga. Namun, kebahagiaan itu seketika terusik ketika seorang adik kelas menemui saya dalam kondisi mengandung. Perempuan itu tanpa ragu mengklaim bahwa janin di rahimnya adalah darah daging suami saya, bahkan memohon izin untuk melahirkannya. Menghadapi pengakuan mengejutkan tersebut, saya justru tertawa puas lalu menyodorkan selembar surat pemeriksaan medis yang membuktikan bahwa suami saya sebenarnya mandul.
Sampul Novel Unfinished Story
9.3
Pasca-perceraian orang tua, hidup Nesya yang kini berusia dua puluh empat tahun hancur lebur. Ia hidup sebatang kara dan ditinggalkan begitu saja oleh sang kekasih. Merasa kehilangan kehormatan diri setelah kesuciannya direnggut, ia terpaksa bekerja sebagai penari erotis untuk menyambung hidup. Saat masalah besar kembali datang menghimpit, ia pun berniat mengakhiri hidupnya. Masihkah ada secercah harapan bagi akhir kisahnya yang tragis dalam Unfinished Story?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan