APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Alana's Secret

Alana's Secret

Alana, siswi SMA yatim piatu, menyembunyikan rahasia besar tentang kemampuannya membaca pikiran dan memori orang lain. Kehidupan tenangnya terusik ketika ia terpaksa berkolaborasi dengan siswa populer, Sandri, untuk sebuah kompetisi. Melalui kekuatan misteriusnya, Alana menemukan petunjuk tak terduga bahwa orang tuanya tewas dibunuh. Bersama Sandri, ia pun memulai penyelidikan berbahaya demi mengungkap dalang di balik tragedi masa lalu tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 1

Na, gadis kecil nan cantik itu sedang berada di pangkuan sang Ibu yang sedang mendongeng untuknya.

"Di dalam dasar laut yang paling dalam, terdapat putri duyung yang sedang berenang mendekati permukaan laut. Dan di saat yang sama, ada seorang pria tampan yang sedang berlayar bersama beberapa orang lainnya. Pria itu sedang memandang jauh ke arah lautan yang sangat luas dengan tenang. Putri duyung yang baru saja sampai di permukaan laut memandang pria tersebut dan mulai jatuh cinta pada pandangan pertama. Pria itu tiba-tiba memandang ke arah permukaan laut dimana Putri duyung berada, akhirnya mereka memandang satu sama lain."

"Apakah mereka akan saling jatuh cinta Bu?" tanya Na kepada sang Ibu dan memotong cerita Ibunya.

Tepat di saat sang Ibu hendak menjawab pertanyaan Na, Na perlahan tersadar dari tidurnya karena suara alarm dari ponselnya berdering. Na pun akhirnya terbangun sepenuhnya. Na perlahan mengambil kacamatanya di atas lemari kecil di samping tempat tidur, lalu memakainya.

Setelah kaca mata itu terpasang, Na baru bisa melihat dengan jelas kamarnya. Na menghela nafas, lalu memandang ke arah jendela yang belum ia buka gordennya.

“Kenapa aku terus bermimpi tentang Ibu, apakah aku sangat merindukannya?” gumam Na.

Na mulai beranjak dari kasurnya dan menuju ke dapur untuk membuat sarapan. Seperti biasanya, Na akan membuat roti lapis untuk sarapan karena itu adalah yang mudah untuk dilakukan di pagi hari. Setelah roti lapis yang Na buat jadi, Na mulai sarapan dengan secangkir susu murni hangat.

Na meletakkan piring dan gelas di wastafel. “Aku akan mencucinya nanti, setelah aku pulang sekolah,” ucap Na kepada dirinya sendiri.

Na pun segera bersiap-siap untuk berangkat sekolah. Setelah itu Na keluar dan mengunci pintu rumahnya. Kemudian Na memakai earphone wireless dan juga sarung tangan. Na memakai sarung tangan bukan karena dia merasa dingin, tapi karena alasan tertentu. Lalu Na mulai berjalan menuju halte Bus untuk berangkat sekolah.

Alana, yang biasa dipanggil Na adalah gadis remaja SMA yang tinggal sendirian. Ayah Na meninggal saat dia sedang dinas ke luar negeri dan mengalami kecelakaan. Setelah mendengar kabar duka dari sang Ayah, Ibu Na merasa sangat terpukul dan membuat Ibu Na depresi dan sulit tidur. Ibu Na sering mengonsumsi obat tidur dengan dosis tinggi dan sampai akhirnya dia juga meninggal karena overdosis.

Awalnya Na tinggal bersama sahabat dari kedua orang tuanya. Kemudian setelah SMA Na memutuskan untuk tinggal sendirian. Semua biaya kehidupan Na ia peroleh dari gaji pensiunan Ayahnya dan juga uang asuransi dari kedua orangtuanya. Na tidak tinggal bersama kerabatnya yang lain, karena hubungan keluarga mereka tidak baik.

*****

Na kini sudah tiba di sekolah. Na duduk di bangku paling ujung yang ada di kelas. Biasanya anak laki-laki nakal yang akan duduk di ujung kelas. Tapi bagi Na, duduk disana adalah tempat yang paling nyaman dan jauh dari sorotan mata orang-orang yang membencinya.

Teman-teman Na selalu menganggap bahwa Na pembawa sial karena gosip yang beredar. Orang-orang bercerita bahwa Ayah Na meninggal karena Ayah Na telah melakukan tindak kriminal. Dan Ibu Na sengaja meminum obat sampai overdosis karena hendak bunuh diri. Na pun bukan anak yang terlalu cerdas dan juga tidak pandai bersosialisasi dengan baik.

Na sedang memandang ke arah luar jendela kelas. Teman-teman Na baru saja tiba di sekolah dan berjalan melewati Na kemudian berhenti.

“Aaaw … apa ini, aura apa ini?” ucap Bela seraya tangannya seperti sedang mengibas-ngibaskan udara kosong itu.

“Bela, kamu ini bodoh atau apa? Ini adalah aura sial dari orang yang duduk disana,” sahut Ica dengan melirik ke ara Na yang masih memandang ke arah luar jendela dengan acuh.

“Oh benarkah? Pantas saja, kelas kita tidak pernah memenangkan apapun ketika lomba sekolah diadakan,” sambung Bela lagi. Tapi Na masih tidak menggubris.

Bela kesal karena Na tetap acuh tak acuh dengan bulian mereka. Bela hampir saja menjambak rambut Na, tapi di saat yang sama bel masuk kelas berbunyi. Para siswa pun segera masuk dan duduk di kursi mereka masing-masing. Dan Na juga membenarkan posisi duduknya.

Guru biologi masuk ke dalam kelas dan menyapa para siswa. “Pagi anak-anak!”

“Pagi Pak,” jawab siswa kelas 11 C itu yang hampir terdengar kompak.

“Apakah kalian siap untuk belajar?”

Siswa pun ada yang menjawab siap dan ada juga yang memilih diam. Pak Budi Guru Biologi hanya sedikit tersenyum, kemudian mulai mengabsen mereka satu-persatu.

“Anton!”

“Hadir Pak!”

“Ani!”

“Hadir Pak!”

“Bela!” ….

*****

Jam istirahat tiba. Na memutuskan untuk tidak keluar kelas. Na sibuk dengan pensilnya yang sedang fokus membuat goresan-goresan di atas buku gambarnya yang masih putih polos.

Andre teman Na satu-satunya dan berbeda kelas datang menemuinya, dan hampir saja memegang tangannya yang pada saat itu sedang tidak memakai sarung tangan. Untung saja Na dengan sigap menghindar. Tapi karena hal tersebut, tanpa sengaja Na merusak karyanya tersebut.

Na dan Andre perlahan saling menatap satu sama lain. Na memandang Andre seraya mengangkat kedua alisnya seolah-olah sedang berkata “apa yang telah kamu lakukan pada karyaku Andre?”. Sedangkan Andre hanya tersenyum konyol karena merasa bersalah.

Na pun menggeleng-gelengkan kepalanya, lalu mulai mencoba memperbaiki kesalahan yang telah diperbuat oleh Andre. Andre merasa tertarik untuk melihat lebih dekat apa yang dilakukan oleh Na. Andre pun duduk menghadap Na di kursi yang ada di depan meja Na.

Andre tercengan dengan keajaiban tangan Na yang dengan mudah memperbaiki gambar yang telah Andre rusak. “Na, kamu memang sangat berbakat dalam menggambar, semuanya bisa menjadi sesuatu yang indah hanya dengan goresan pensil yang kamu buat,” puji Andre.

Na tersenyum kecil mendengar pujian Andre. “Kamu ini ada-ada saja Ndre, sangat pandai memuji,” ucap Na pada Andre.

Andre adalah satu-satunya teman yang dimiliki oleh Na. Karena suda lama sebelum kematian kedua orang tua Na, Na dan Andre sudah berteman. Kedua orang tua mereka juga berteman baik. Jadi hanya Andre dan keluarga Andrelah yang sering memperhatikan dan membantu Na setelah kepergian kedua orang tuanya.

Na dan Andre pun lanjut bercerita hal-hal yang menarik. Walaupun pembahasan mereka tidak bisa membuat Na tertawa lepas seperti yang lainnya. Setidaknya Na tidak merasa bahwa dia benar-benar sendirian di dunia ini. Setelah kematian kedua orang tuanya, Na memilih untuk tidak memiliki banyak teman dan lebih memilih menjadi anak yang pendiam dan tertutup.

Dan salah satu alasannya adalah, setelah kedua orang tuanya tiada. Na tiba-tiba saja mendapatkan keahlian khusus yang tidak dimiliki oleh siapapun. Yaitu Na bisa mendengar apa isi kepala seseorang jika iya menatap mata orang tersebut dan Na juga bisa melihat masa lalu seseorang jika dia menyentuhnya. Bahkan kadang hanya dengan bersenggolan saja Na bisa melihat masa lalu. Itulah kenapa Na selalu memakai earphone, memakai sarung tangan dan ketika berjalan Na lebih sering menatap ke bawah atau ke sembarang arah agar tidak bisa mendengar pikirkan seseorang.

Di sela perbincangan mereka, Kakak kelas Na dan Andre masuk ke dalam kelas Na. Dia bernama Sandri. Siswi yang ada di dalam kelas itu senyum-senyum menandang ke arah Sandri bahkan sampai ada wajah mereka yang memerah. Karena Sandri adalah pria paling tampan dan pintar di sekolah itu.

Sandri mulai melihat seluruh kelas dan bertanya apakah ada siswa yang bernama Alana. Dengan sedikit kecewa, gadis-gadis itu menunjuk ke arah Na yang masih asik mengobrol dengan Andre.

Lalu salah satu dari siswa memanggil Na. Setelah namanya di panggil, Na segera menoleh dan melihat ke arah Sandri yang kini sudah berada tepat dihadapannya. Dan di saat yang sama mereka saling memandang satu sama lain dengan cukup lama.

BERSAMBUNG~~~

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CAUGHT IN A BAD CHARACTER
9.1
Tewas secara tragis membawa Juwita Chou bereinkarnasi menjadi Sallyana Fedelian. Karakter barunya ini adalah putri bangsawan kejam yang ditakdirkan mati di usia muda. Demi bertahan hidup, Juwita harus mengubah nasib buruk tersebut. Ia pun berusaha mengacaukan alur cerita asli sambil menghadapi kecurigaan dari lima tokoh utama pria. Namun perlahan, sebuah rahasia takdir yang kelam mulai terkuak, mengungkap hubungan misterius antara dirinya dan sosok asli Sallyana.
Sampul Novel Chasing Vampire
9.1
Julian Donyoung, vampir berumur dua ratus tahun, berkelana demi menuntut balas atas kematian ibunya sejak perang klan 1822. Sangat antipati pada manusia, takdir malah membuatnya terpikat oleh Elena Karenina yang ceroboh. Konflik membara ketika terungkap bahwa Elena adalah keturunan klan Oyster, musuh bebuyutan Julian. Akankah cinta mereka bertahan, ataukah dendam lama ini kembali memicu pertumpahan darah baru di antara kedua kekasih tersebut?
Sampul Novel I Choose The Villain Crown Prince
8.6
Seorang pembunuh bayaran terlahir kembali sebagai Athea Dominic, putri bangsawan klan Api yang dibenci. Usai tewas tragis akibat mencintai Pangeran Alexander di masa lalu, ia bangkit menjadi prajurit elite demi membalas dendam atas pembantaian keluarganya. Athea lalu bersekutu dengan Azrael, sosok misterius yang merupakan Putra Mahkota Klan Api. Bersama-sama, mereka berjuang merebut takhta dari pangeran kejam itu demi menuntut keadilan bagi klan mereka.
Sampul Novel Ksatria Naga Phoenix
8.3
Benua Arkandaria terancam kiamat oleh kehadiran Naga Langit, sesuai ramalan kuno yang beredar. Harapan satu-satunya ada pada Ksatria Naga Phoenix yang legendaris. Zhu Fei, anak Panglima Zhu Lei, diprediksi sebagai sosok penyelamat tersebut. Sejak berumur lima tahun, ia dikirim ke Pulau Pek Long untuk menjalani pelatihan demi takdir besar ini. Mampukah Zhu Fei menghentikan bencana besar itu, ataukah semua ini hanya akan berakhir sebagai mitos belaka?
Sampul Novel MR. AKSA
9.1
Demi berbakti, aku terpaksa setuju menikah muda dengan pria asing pilihan orang tua. Namun, duniaku seketika hancur saat mengetahui rahasia besar bahwa calon suamiku tidak menyukai perempuan. Aku tak habis pikir mengapa orang tuaku tega menjodohkanku dengannya. Kini aku terjebak dalam dilema yang menyiksa, meratapi nasib buruk ini sambil berharap ada jalan untuk melarikan diri. Aku sangat membutuhkan bantuan agar bisa lepas dari jeratan pernikahan yang tidak normal ini.
Sampul Novel Pemburu Iblis
8.6
Skylark, putra angkat saudagar kaya di zaman dinasti, menyimpan rahasia besar. Ia mewarisi kekuatan dahsyat Raja Iblis sekaligus kelembutan sang ibu yang tewas dibunuh rival ayahnya. Berbekal umur panjang, Skylark terus membasmi monster hingga zaman modern. Di tengah misi membalaskan dendam kematian ibunya, akankah jati diri aslinya terbongkar? Simak kisah perjuangan epik sang pemburu iblis dalam menuntaskan dendam masa lalu yang kelam.