APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku Tak Lain Hanyalah Tamu

Aku Tak Lain Hanyalah Tamu

Tujuh kali menikah dan diceraikan oleh pria yang sama demi wanita lain membuat perasaan wanita ini mati rasa. Dari mencoba mengakhiri hidup hingga belajar pergi tanpa suara, ia telah melewati semua kepedihan. Kini, saat kekasih lama suaminya kembali, ia memilih menyodorkan surat cerai atas inisiatif sendiri. Sang suami mengira ini hanyalah bagian dari siklus pernikahan kembali yang biasa mereka lakukan, tanpa menyadari bahwa kali ini istrinya benar-benar pergi selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sylvia sudah memanggil Jason berkali-kali, sampai akhirnya nada suaranya mulai terdengar tidak sabar.

Baru kemudian Jason perlahan-lahan menarik kembali pandangannya.

Aku sempat mengira, pertemuan kami di restoran itu akan menjadi interaksi terakhirku dengan Jason sebelum aku pergi ke luar negeri.

Namun pada malam hari setelah aku resmi mengundurkan diri dari posisi asisten Jason, aku malah menerima panggilan video darinya.

Itu hal yang belum pernah terjadi sebelumnya, sampai-sampai aku harus menahan diri agar tidak langsung menekan tombol "tutup panggilan", dan malah memilih jawab dengan telepon biasa tanpa video.

Suara Jason terdengar jelas dengan nada tidak puas.

"Kenapa diubah ke suara?"

Aku asal menjawab, "Nggak pakai makeup, nggak pantas buat video call."

Begitu kata-kata itu keluar dari mulutku, aku langsung menyesal, karena terdengar seolah aku masih ingin tampil cantik hanya untuk menyenangkannya.

Seperti yang kuduga, Jason malah tertawa, nadanya mendadak terdengar ceria. "Kita kan sudah suami istri lama, gimana pun wajahmu aku sudah pernah lihat, kan?"

Nada suaranya yang menggoda membuatku merasa sangat tidak nyaman, jadi aku menjawab dingin, "Kau mau bicara apa sebenarnya?"

Jason tampaknya menyadari perubahan sikapku yang menjauh.

Dengan refleks, dia duduk lebih tegak, nada suaranya jadi lebih serius.

"Aku dengar dari bagian HRD, kamu undurkan diri ya?"

Aku hanya menjawab singkat, "Iya," tanpa niat menjelaskan.

Suasana jadi hening beberapa saat.

Jason akhirnya bicara lagi, suaranya seperti mencoba mencairkan suasana.

"Ya bagus juga sih, kamu ini aneh banget. Udah enak-enak jadi istri CEO, malah milih kerja jadi asistennya sendiri. Bukannya cari susah?"

"Tapi kalau menurutku, cara kamu kerja itu benar-benar seenaknya. Aku hampir nggak pernah lihat kamu di kantor, tapi tiap bulan aku tetap harus bayar gajimu. Sampai-sampai, satu kantor sekarang pada ngomong kamu itu masuk dengan jalur orang dalam, bilang aku pilih kasih."

Aku langsung memotong dengan nada malas, "Kau nggak perlu nemenin Sylvia, ya?"

Jason bergumam pelan, terdengar agak jengkel, "Aku dan dia juga nggak ada hubungan apa-apa, ngapain harus nemenin?"

Begitu kata itu keluar, dia langsung terdiam.

Karena dia baru ingat, aku sekarang cuma mantan istrinya.

Wajah Jason sempat tampak merasa bersalah.

"Soal perceraian itu, aku yang salah sama kamu."

"Aku cuma takut kalau kita nggak cerai, orang-orang bakal ngomongin hal buruk tentang Sylvia…"

Aku mengangguk pelan.

Sylvia memang tidak pantas dijadikan bahan gosip.

Jadi akulah yang pantas dijadikan bahan tertawaan dan omongan orang?

Suaraku jadi dingin, nyaris tanpa emosi.

"Kalau nggak ada urusan lain, aku tutup ya."

"Tunggu dulu!" Jason cepat-cepat menahan.

"Tanggal 12 kan hari jadi pernikahan kita. Ethan bakal konser waktu itu. Aku tahu kamu pengin nonton. Aku temenin ya? Kita nonton bareng, gimana?"

Ada satu momen di mana aku hampir saja ingin mengatakan yang sebenarnya padanya.

Tapi sebelum sempat aku buka mulut, suara Sylvia yang agak jauh sudah terdengar dari ujung telepon.

"Jason, aku lupa bawa handuk. Bisa tolong ambilkan untukku?"

Jason tidak langsung menjawab. Ia hanya terdiam, menatap nama "Emma" di layar ponselnya, tampak bingung dan serba salah.

Aku menatap kosong dan berkata datar, "Pergilah."

Baru setelah itu dia berdiri pelan, tapi tetap belum menutup telepon.

"Emma, tunggu aku sebentar ya. Aku segera balik."

Selesai bicara, dia melangkah menuju kamar mandi.

Seperti yang sudah kuduga, tak lama kemudian terdengar suara mereka berciuman, disusul desahan tertahan dari Jason, lalu suara pintu kamar mandi tertutup keras.

Aku tersenyum sinis dan menutup panggilan tanpa ragu.

Kebetulan saat ini Wanessa menelepon dengan semangat, mengajakku ke bar untuk joget dan bersenang-senang.

Tanpa berpikir lama, aku meletakkan ponsel dan menggandeng lengannya.

Di dunia ini masih banyak hal yang bisa bikin aku bahagia.

Dulu aku terlalu buta karena satu orang, tapi sekarang, buat apa lagi aku buang tenaga buat pria yang sudah jelas cuma bagian dari masa lalu?

Tanpa Jason, hari-hariku berlalu cepat. Saat aku sadar, keberangkatanku ke luar negeri tinggal menghitung hari.

Walau aku dan dia sudah tak ada hubungan apa-apa, kabar tentang Jason dan Sylvia tetap saja sampai ke telingaku lewat Wanessa. Kabarnya, mereka sempat bertengkar hebat, bahkan Jason sampai marah besar dan meninggalkan pesta di depan banyak orang, tanpa peduli wajah Sylvia yang memerah.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Nekatnya, Kehidupan Hancurnya
9.5
Dua belas tahun lamanya aku mengabdi pada Davian Adhitama, sang pewaris takhta teknologi. Sejak umur enam belas, aku dijual demi mengobati kanker ibuku, lalu menjadi sekretaris sekaligus kekasihnya. Namun, kepulangan Kania, cinta masa kecil Davian, menghancurkan segalanya. Davian memilih menikahi Kania dan mendepakku begitu saja. Sebagai ganti atas seluruh masa muda yang telah kuhabiskan bersamanya, ia hanya menawarkan uang pesangon senilai miliaran rupiah.
Sampul Novel En-PD157
8.5
Lu Xun dengan dingin menunda pernikahan kami demi membantu sahabat perempuannya, Jian Tong, mendapatkan anak lewat donor sperma. Ia bahkan menyodorkan perjanjian asuh bersama dan mencoba menyuapku dengan harta agar aku sepakat. Tanpa ragu, aku menandatangani dokumen itu lalu pergi begitu saja. Lu Xun mengira aku akan ikut merawat bayi itu bersamanya nanti. Dia sama sekali tidak menyadari bahwa minggu depan, aku sudah dijadwalkan untuk menikah dengan sahabatnya sendiri.
Sampul Novel Menantu Hina Ternyata Kaya Raya
8.5
Randi kerap direndahkan dan diperlakukan buruk oleh mertuanya yang buta akan jati dirinya. Di balik kesederhanaannya, ia sebenarnya adalah seorang miliarder dengan kekayaan melimpah yang tak terduga. Ketika status aslinya perlahan terbongkar, akankah kebencian keluarga sang istri berubah menjadi penyesalan mendalam? Simak perjuangan menantu yang tertindas ini membuktikan kuasa dan harta melimpah miliknya.
Sampul Novel Pembalasan Pada Keluarga Mantan Calon Suamiku
9.1
Demi keadilan bagi diri dan ibunya, Azzalyn bangkit membawa dendam membara. Kehilangan orang-orang tercinta akibat kekejaman musuh telah menghapus seluruh rasa takutnya. Di tengah perjuangan, ia dikejutkan oleh kenyataan bahwa sang ayah rupanya masih hidup, walau ada masa lalu kelam yang menyertainya. Meski badai persoalan terus datang menghimpit, Azzalyn bertekad untuk tetap bertahan dan membalas setiap kejahatan mereka.
Sampul Novel Sepupu Dan Suami: Cinta atau Dosa?
8.1
Kehidupan Nindy hancur saat Bastian, suaminya, tega berselingkuh dengan Dini yang merupakan sepupunya sendiri. Pengkhianatan keji ini terjadi tepat ketika Nindy tengah berjuang keras melawan penyakitnya, menyisakan trauma mendalam akan komitmen. Di masa sulit itu, Rangga hadir. Sahabat kuliah Nindy tersebut membawa ketulusan yang perlahan memulihkan hatinya. Saat Nindy mulai bangkit, Bastian dan Dini justru harus menghadapi karma buruk akibat perbuatan mereka.
Sampul Novel Young mom
8.0
Kehidupan Rania berbalik arah setelah malam tak terduga bersama idola yang sangat ia kagumi. Hubungan itu menyisakan kehamilan, namun sang bintang justru pergi mengabaikannya. Tanpa dukungan, Rania kini harus berjuang sendirian menjadi ibu tunggal demi membesarkan anaknya. Di tengah beratnya tekanan hidup, ia berusaha keras menata masa depan yang baru. Kisah romansa modern penuh haru tentang perjuangan dan keteguhan hati seorang wanita.