APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku Mengandung Setelah Diusir Mamamu

Aku Mengandung Setelah Diusir Mamamu

Baru tiga bulan menjalani pernikahan kontrak dengan CEO Arsenio Arfandra, Adelia diusir oleh ibu mertuanya karena sebuah kebohongan terbongkar. Tak lama berselang, Adelia hamil anak Arsenio, tetapi sang suami justru menolak keberadaan janin tersebut. Saat penyesalan datang dan Arsenio ingin rujuk, Adelia justru muncul sebagai pengantin dari manajer bernama Vino. Kini, Arsenio harus merana karena Adelia menyembunyikan fakta mengenai ayah kandung Giovanni.
Bab
Bagikan

Bab 2

Empat hari sebelumnya di perusahaan Arsenio.

"Mamaku masih saja mau menjodohkanku dengan wanita pilihan mama dan aku disuruh cepat-cepat menikah. Aku belum menemukan wanita yang tepat."

"Mamaku malah menganggap aku lelaki tidak normal, hanya karena aku belum mempunyai kekasih sampai sekarang. Aku benar-benar pusing dibuatnya," keluh Arsenio.

"Sabar, Pak Arsenio. Bukannya, Pak Arsenio lagi dekat dengan Maura? Teman pak Arsenio semasa kuliah," kata Bagas.

"Hanya dekat begitu saja tidak lebih. Aku juga tidak menyukai dia. Dia begitu agresif aku tidak suka dan dia mendekatiku tidak tulus. Aku menginginkan wanita yang mencintaiku secara tulus. Aku tidak mau mereka mencintaiku hanya karena gelarku dan hartaku saja," urai Arsenio.

"Di mana aku harus mencari wanita seperti itu? Aku harus cepat-cepat mencarinya sebelum Mama menikahiku dengan wanita lain."

Bagas manggut-manggut setelah mendengarkan ucapan Arsenio. "Iya, memang sulit. Apa lagi di jaman sekarang," ucap Bagas lalu terbersit ide.

"Pak Arsenio! Anda tidak usah pusing-pusing mencari wanita. Ada Adelia, bukannya Adelia mau melakukan apa saja kalau dia tidak bisa membayar."

Arsenio mengerutkan keningnya lalu berpikir sejenak. "Boleh juga dan kamu tahu dia wanita aneh. Semua wanita menginginkanku dan selalu bersikap agresif terhadapku. Tapi dia sok jual mahal padaku," ucap Arsenio lalu menyunggingkan senyumannya.

"Berdoa saja agar Adelia tidak bisa membayar uang sebanyak itu. Aku perhatikan memang dia lain dari lain. Semua wanita sangat menginginkan Anda, tetapi Adelia sepertinya biasa saja kepada Anda," ledek Bagas.

"Sialan! Kamu malah meledekku," kesal Arsenio lalu tertawa.

***

Kembali ke sebuah cafe. Adelia sontak saja membelalakkam matanya ketika mendengar ucapan Bagas.

"Maksud, Asisten Bagas? Saya ... saya harus menikah kontrak dengan Pak Arsenio yang menyeramkan itu? Saya tidak mau!" kesal Adelia, dadanya kembang kempis karena tidak percaya akan ditawari menikah kontrak.

"Oke. Kalau Anda tidak mau. Mana uang dua puluh juta!?" Bagas mengulurkan tangan kepada Adelia.

Adelia langsung terdiam karena bingung.

"Kenapa diam? Anda tidak ada uang, 'kan? Dan Anda sendiri pernah berjanji kepada Pak Arsenio dan saya saksinya. Anda mau mengelak?" tegas Bagas.

"Iya, saya memang berjanji, tetapi kenapa harus menikah kontrak? Tidak ada pilihan lain selain itu? Saya lebih baik menjadi Asisten Rumah Tangga di rumah Pak Arsenio dari pada harus menikah kontrak." Adelia memberi usul kepada Bagas.

Bagas langsung menertawakan Adelia lalu menggelengkan kepalanya. "Anda memang wanita lain dari pada yang lain. Kamu tahu, Nona Adelia. Semua wanita sangat menginginkan berada di samping Pak Arsenio.

Mau Pak Arsenio mencintai wanita itu atau tidak, mereka tidak peduli. Yang terpenting mereka bisa berada di samping Pak Arsenio dan itu suatu kebanggaan bagi mereka," ungkap Bagas.

Adelia menyunggingkan senyumnya. "Saya bukan mereka. Jangan samakan saya dengan mereka!" ketus Adelia.

"Oke, kembali ke topik! Anda mau tidak mau harus menikah kontrak dengan Pak Arsenio! Ingat janji adalah hutang, Anda pun harus membayarnya dengan janji Anda!" Bagas menatap tajam mata Adelia.

Adelia menghela napas berat lalu menatap Bagas. "Ya sudah saya akan tepati janji. Tapi ingat ini hanyalah menikah kontrak. saya tidak mau melayani Pak Arsenio di atas ranjang," pinta Adelia.

"Baiklah saya akan mengatakannya. Kamu tenang saja," jawab Bagas, "besok kamu datang ke perusahaan pukul sepuluh harus tepat waktu!"

"Iya. Saya akan datang tepat pada waktunya. Saya bukan tipe yang suka datang terlambat," sahut Adelia.

***

"Kenapa hidupku apes banget? Masa aku harus menikah kontrak dengan CEO menyeramkan itu. Mimpi apa semalam sampai harus menikah segala?" Adelia menggerutu sambil mengendarai motornya.

"Jangan sampai ibuku tahu kalau aku akan menikah kontrak dengan CEO menyeramkan itu," lanjut Adelia.

***

Arsenio sedang dalam perjalanan pulang bersama Bagas.

"Dia benar-benar wanita aneh. Dia lebih memilih menjadi Asisten Rumah Tangga di rumahku, daripada harus berdampingan denganku. Ada-ada saja." Arsenio menggelengkan kepalanya.

Bagas melirik ke kaca spion lalu kembali fokus menyetir. "Ternyata ada juga yang menolak Anda. Aku pikir semua wanita akan bertekuk lutut kepada CEO yang bernama Arsenio Arfandra. Ternyata ada wanita biasa dan bukan dari kalangan wanita-wanita seksi dan juga ...."

"Terus saja berbicara aku akan potong gajimu!" kesal Arsenio.

"Baik, Pak aku akan diam," timpal Bagas lalu tertawa.

***

Adelia sudah berada di perusahaan Arsenio. Untuk yang kedua kalinya dia datang ke perusahaan Arsenio. Dia masih kagum dengan kemegahan perusahaan CEO menyeramkan.

"Sepertinya enak bekerja di sini. Gajinya pasti besar kalau bekerja di perusahaan ini. Seandainya aku bisa kuliah, aku pasti bakal bekerja di perusahaan besar seperti perusahaan ini. Tapi apalah daya aku hanya lulusan Sekolah Menengah Atas," batin Adelia.

***

Adelia sudah berada di lantai ruangan Arsenio. Dia mendekati meja sekretaris. "Permisi, Sekretaris Lily. Saya Adelia mau ...."

"Nona Adelia. Mari saya antar." Lily bangun dari duduknya, "Anda sudah ditunggu oleh Pak Arsenio."

"Oh, iya. Terima kasih." Adelia mengekor Lily dari belakang.

"Pak Arsenio. Nona Adelia sudah datang," ucap Lily setelah membuka pintu.

"Suruh masuk!" perintah Arsenio.

"Baik, Pak," jawab Lily lalu menoleh ke arah Adelia, "Nona Adelia. Silakan masuk."

"Iya. Terima kasih, Sekretaris Lily," sahut Adelia lalu masuk ke ruangan Arsenio.

"Pak Arsenio." Adelia menundukkan kepalanya setelah berada di hadapan Arsenio.

Arsenio tidak menjawab, dia malah memperhatikan wajah Adelia dengan tatapan dingin. "Wajahnya lumayan juga tidak akan membuat mama kecewa," batin Arsenio, "ya sudah duduk di sana." Arsenio menggerakkan kepalanya ke arah sofa.

"Iya. Terima kasih," ucap Adelia lalu berjalan ke arah sofa, "jutek banget," batin Adelia.

Arsenio pun bangun dari duduknya lalu ikut duduk di sofa. Dia kemudian mengambil ponsel dan menghubungi Bagas.

Sementara Adelia memperhatikan Arsenio yang sedang menghubungi Bagas. "Pak Arsenio memang tampan, tetapi kelakuannya itu loh menyeramkan. Tidak sesuai dengan wajah tampannya," batin Adelia.

Arsenio sudah selesai menghubungi Bagas lalu memperhatikan Adelia. "Ada apa denganku? Sampai kamu memperhatikanku seperti itu!" ketus Arsenio.

"Maaf, maaf, Pak Arsenio. Saya melamun." Adelia tersadar dan kikuk sendiri.

Tidak lama kemudian Bagas datang dan langsung duduk di samping Arsenio.

"Serahkan berkasnya sama dia. Aku tidak mau capek-capek bicara sama dia." Arsenio menggerakkan kepalanya ke arah Adelia.

"Baik, Pak Arsenio," sahut Bagas lalu menyerahkan berkas kepada Adelia, "ini, Anda baca dulu isinya setelah itu Anda tanda tangan di sini," pinta Bagas.

"Baik, Asisten Bagas." Adelia mengambil berkas lalu membaca berkas tersebut dengan sangat teliti.

Arsenio memperhatikan Adelia yang sedang membaca berkas. "Teliti sekali ini wanita."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gairah Terpendam Tuan Ahli Waris
7.9
Dunia Jill runtuh usai dikhianati sang kekasih yang telah menemaninya selama tiga tahun. Saat duka mendalam, ia tak sengaja terjerat malam satu kali yang penuh gairah bersama pewaris konglomerat bernama Revel. Meski Revel kerap memicu emosinya, Jill tak mampu menghapus bayang pria itu dari benaknya. Hubungan rumit ini kian membingungkan saat sebuah rahasia besar terkuak: Revel ternyata terhubung erat dengan masa lalu Jill yang selama ini tersembunyi.
Sampul Novel Hati Terjerat: Jatuh Cinta pada Istriku yang Jelek
8.5
Viona sengaja menyamar jadi perempuan berwajah buruk dan tidur dengan Daniel, paman tunangannya, demi membatalkan pernikahan dengan pria yang berselingkuh. Namun, setelah malam itu, Daniel yang sangat disegani justru enggan melepaskan Viona. Meski diterpa berbagai gosip miring tentang hubungan mereka, Daniel tetap menunjukkan kesetiaannya. Pria terpandang itu bahkan tak ragu berlutut untuk memakaikan sepatu Viona demi memperoleh kecupan manis dari sang istri.
Sampul Novel Istri Dadakan Presdir
9.0
Demi mengubur masa lalu kelam, Salsabila Ayu Hanifa merantau ke Jakarta. Namun nasib justru membawanya ke dalam pernikahan tanpa cinta dengan Raditya Wijaya, pengusaha dingin yang memperlakukannya bak pembantu. Di tengah siksaan batin ini, mampukah gadis desa tersebut meluluhkan hati sang suami agar diakui seutuhnya, ataukah pernikahan mereka akan hancur total?
Sampul Novel ISTRI ORANG
8.2
Ayana merasa kesepian karena sikap dingin suaminya, Devaro. Di tengah situasi ini, ia terpikat oleh Javier, bosnya yang menawarkan kehangatan baru. Namun, hubungan terlarang mereka sebenarnya adalah siasat balas dendam Javier kepada Devaro. Di luar dugaan, niat jahat itu perlahan luntur oleh cinta tulus yang mulai tumbuh. Kini, mampukah Devaro menerima kenyataan pahit bahwa sang istri telah jatuh ke pelukan pria yang sangat menaruh dendam padanya?
Sampul Novel Pernikahan Tanpa Perasaan dengan Tuan Atasan
9.5
Sejak sang ayah tiada, Niela harus berjuang sendirian menjalani kerasnya hidup. Ia sangat mendambakan kehadiran suami yang bisa melindunginya dan menjadi tempat bersandar. Namun, impian itu hancur ketika ia terikat pernikahan tak terduga dengan bosnya sendiri yang menaruh kebencian mendalam padanya. Bukannya kehangatan, Niela justru menerima sikap dingin dan tekanan dari suaminya yang acuh. Kini, ia terjebak dalam pernikahan tanpa cinta yang begitu menyiksa batinnya.
Sampul Novel Rahasia Mantan Istriku
8.9
Pasca bercerai, Dewi membalas penghinaan Kresna dengan cara tak terduga: menjadi tunangan musuh bebuyutan mantan suaminya itu. Saat Kresna meremehkan aksi balas dendam ini, identitas rahasia Dewi mulai terungkap. Ternyata ia adalah pianis kelas dunia, desainer Kumala, hingga investor misterius. Kresna terkejut menyadari bahwa wanita yang ia sia-siakan adalah sosok impiannya. Namun, mampukah ia memenangkan hati Dewi kembali saat rahasia besar lainnya mulai muncul?