APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku Hilang, Dia Mencariku Kemana-mana

Aku Hilang, Dia Mencariku Kemana-mana

Menjadi kekasih rahasia sekaligus restorator seni bos mafia Denis Sanggu adalah cara mahasiswi miskin sepertiku bertahan hidup. Namun, hubungan lima tahun ini retak saat Denis bertunangan dengan Bella Rosana. Aku tidak hanya dipaksa mengalah saat Bella melukaiku, tetapi Denis bahkan memaksaku menggantikan Bella bermain Rolet Rusia yang mematikan. Setelah mempertaruhkan nyawa demi membalas budi masa lalu, aku pun lenyap, meninggalkan sang mafia yang kini kehilangan akal sehatnya mencariku.
Bab
Bagikan

Bab 8

"Seseorang serendah aku?" Aku mengulang kata-katanya, suaraku pelan.

Para tamu di sekitar kami memperhatikan sembari berbisik-bisik.

"Bella, aku akan pergi besok." Aku mencoba menjelaskan. "Kontraknya… "

"Pergi?" Bella memotong, suaranya tajam. "Kamu pikir bisa kabur begitu saja?"

Bella menoleh ke sekeliling, memastikan ada penonton.

"Semuanya, apa kalian tahu? Nona Elian ini benaran pikir bisa menyaingiku, tunangan yang asli." Dia tertawa mengejek. "Seorang restorator yang naik status karena tidur dengan bos, sungguh mengira bisa jadi istrinya mafia?"

Para tamu bergumam, sebagian melempar tatapan menghina padaku.

"Yang lebih lucu," lanjut Bella, "Dia pikir Denis akan mengorbankan aliansi dua keluarga kami demi dia? Konyol!"

Aku merasakan tatapan hina mereka, tetapi aku sudah mati rasa.

"Kamu sudah selesai?" tanyaku tenang.

"Belum." Mata Bella berkilat jahat. "Aku ingin semua orang tahu posisi aslimu di hati Denis. Kamu nggak lebih berharga dari seekor anjing."

Aku berbalik dan keluar dari aula.

Tidak ada yang menghentikanku.

Bahkan Denis pun tidak.

Dua jam kemudian, aku berada di dalam taksi, menyaksikan lampu kota mengabur melewati jendelaku.

Koperku di kursi belakang, berisi seluruh barang milikku.

Tiket sekali jalan ke Kalifo ada di tanganku.

"Hampir sampai, Nona," kata sopir.

Namun, mobil tiba-tiba berbelok ke gang sepi.

"Ini bukan jalan ke bandara," kataku yang sontak waspada.

"Maaf, Nona." Suara sopir menajam. "Ada yang ingin bertemu denganmu."

Jantungku berdegup kencang.

Apa aku sedang diculik?

Mobil berhenti di depan apartemen tua.

Dua pria keluar dan membukakan pintuku.

"Turun," kata salah satunya.

Aku dibawa masuk ke sebuah apartemen. Sederhana, tapi bersih.

Sosok yang familier duduk di ruang tamu.

Denis.

Dia mengenakan kemeja hitam, tampak kelelahan.

"Ngapain kamu di sini?" tanyaku dingin.

Dia berdiri dan berjalan ke arahku.

"Elian, kita perlu bicara."

"Nggak ada yang perlu dibicarakan." Aku berbalik pergi. "Lepasin aku."

Dia merengkuhku dari belakang, memeluk seperti dulu.

"Aku cuma lakukan hal yang harus kulakukan," gumam Denis di rambutku. Suaranya serak. Bukan permintaan maaf, melainkan fakta.

Aku meronta melepaskan diri dari Denis.

"Lepasin aku!"

"Dengarkan aku." Denis mengeratkan pelukannya. "Bella curiga pada kita. Kalau aku melindungimu, dia bakal kasih tahu ayahnya, terus aliansi akan batal."

"Terus apa?"

"Kamu nggak paham." Denis membalikku menghadapnya, cengkeramannya melukaiku. "Ini bukan tentang perasaan, ini tentang kekuasaan. Kalau aliansi putus, itu berarti perang. Anak buahku akan mati, keluarga mereka pun turut menderita."

Aku menatap mata Denis.

"Jadi kamu memilih mengorbankan aku."

"Bukan mengorbankan, tapi melindungi." Dia membelai pipiku. "Aku menemukan tiket pesawatmu. Kamu mau ke Kalifo?"

Hatiku jatuh.

"Itu kebebasanku."

"Nggak, Elian." Dia menggeleng. "Kamu boleh berhenti, tapi kamu nggak bisa meninggalkanku."

"Apa maksudnya?"

"Aku akan mengirimmu ke rumah di Pantai Barat," ucapnya dengan jari menelusuri bibirku. "Seperti yang kita bicarakan, kamu akan menungguku di sana."

"Aku nggak mau ke sana." Aku mendorongnya. "Aku nggak mencintaimu lagi. Aku mau pergi selamanya dan memulai hidup baru."

Ekspresi Denis seketika menjadi berbahaya.

"Kamu nggak mencintaiku lagi?" Dia mendekat. "Lalu kenapa kamu menangis saat Rolet Rusia?"

"Aku takut!"

"Nggak. Kamu menangis karena merasa dikhianati olehku." Dia menekanku ke dinding. "Kalau kamu nggak cinta sama aku, terus kenapa merasa dikhianati?"

Aku tidak bisa menjawab.

Bibirnya menubruk bibirku, membungkam protesku.

Ciuman yang familiar dan menuntut itu meruntuhkan tekadku.

"Jangan… " Aku mendorongnya, tapi tubuhku mengkhianatiku.

Dia mengangkatku dan membawaku ke kamar tidur.

"Denis, jangan lakukan ini… "

Namun, Denis tidak berhenti.

Dia membaringkanku di ranjang, matanya menyala dengan hasrat untuk memiliki.

"Kamu milikku, Elian," katanya sambil mulai menanggalkan pakaianku. "Selamanya milikku."

Aku mencoba melawan, tapi lima tahun sejarah dan sentuhan yang kukenal membuatku lemah.

Saat dia memasuki tubuhku, aku memejamkan mata.

Denis kasar, seolah melepaskan semua amarah dan ketakutannya.

Aku tahu ini bukan cinta, ini adalah kepemilikan.

Setelahnya, dia menggendongku ke kamar mandi.

Air hangat mengalir membasuh kami saat dia membersihkanku dengan lembut.

"Aku mencintaimu, Elian," bisiknya di telingaku. "Aku nggak bisa kehilanganmu."

Aku tidak menjawab.

Kembali di ranjang, dia mengambil sepasang borgol dari meja samping.

"Ngapain kamu?" tanyaku panik.

"Memastikan kamu nggak kabur." Dia memborgol pergelangan tangan kananku ke sandaran besi. "Aku sudah mengatur pesawat untuk membawamu ke Pantai Barat besok."

Aku menarik-narik borgol itu dengan marah.

"Kamu gila! Gimana kalau Bella tahu kita masih bertemu?"

"Dia nggak akan tahu," katanya sambil berbaring di sebelahku. "Rumah itu terpencil, aku bakal bilang padanya kamu sudah keluar negeri."

"Gimana kalau sampai dia tahu?"

Ekspresinya mengeras.

"Kalau begitu, kamu harus cukup cerdas supaya nggak menghancurkan aliansi keluarga kami."

Aku sampai tidak percaya dengan apa yang kudengar.

"Jadi itu rencanamu? Aku rahasia kotormu? Selingkuhanmu di sangkar emas?"

"Itu satu-satunya cara," katanya tegas. "Inilah realitas kita sekarang, Elian. Nggak ada pilihan lain."

"Bajingan!" Aku menampar dadanya dengan tangan yang bebas.

"Itu kenyataan." Dia menangkap tanganku.

Aku menatapnya, pria yang dulu sangat kucintai.

Dia ingin menyimpanku seperti burung kenari, terkunci di sangkar, tidak pernah melihat cahaya hari.

"Aku membencimu." Aku meludahinya.

"Aku tahu." Dia mencium keningku. "Tapi benci lebih baik daripada kehilangan kamu."

Denis dengan cepat tertidur.

Aku berbaring di sampingnya dengan tangan kananku yang dirantai.

Namun, aku bersumpah. Begitu sampai di Pantai Barat, aku akan kabur.

Tidak peduli apapun resikonya.

Atau mungkin... mungkin Anton bisa membantuku.

Keesokan paginya, Denis melepaskan borgolku.

"Pesawat lepas landas jam sembilan," katanya. "Anton akan pergi bersamamu."

Tentu saja Anton akan ikut.

Aku hanya diam.

Dua jam kemudian, aku sudah di jet pribadi milik Denis.

Aku menatap Anton yang duduk di seberangku, dan aku tersenyum.

Denis tidak tahu bahwa Anton adalah agen rahasia keluarga saingan, yaitu Keluarga Toro.

Saat aku memutuskan untuk pergi selamanya, Anton mendatangiku.

Anton berjanji bisa membantuku menghilang dengan identitas baru, dan aku bisa melanjutkan pekerjaanku di bawah perlindungan mereka.

Sudah waktunya Anton menepati janji itu.

Dalam satu jam, Denis akan mendapat kabar.

Kecelakaan dahsyat, tidak ada yang selamat.

Aku menatap keluar jendela dari pesawat lain, menuju arah yang berbeda.

Lalu, untuk pertama kalinya dalam berbulan-bulan, aku tersenyum.

Senyum yang sesungguhnya.

Utangku sudah lunas...

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B87773" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B87773
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA DI BALIK CADAR
8.0
Katrina terpaksa meninggalkan Reyhan karena tembok perbedaan keyakinan lalu pindah ke Surabaya. Sepuluh tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Namun, Reyhan tidak mengenali Katrina yang kini telah berhijrah menjadi mualaf dan mengenakan cadar. Di saat keduanya saling merindukan, rintangan baru muncul. Katrina dijodohkan dengan Hardin, sahabat dekat Reyhan. Sementara itu, Reyhan sendiri bersiap menikahi Anggia. Akankah kisah cinta lama mereka bersatu, atau justru kandas?
Sampul Novel Diawali Dengan Penceraian
8.2
Lima belas tahun hidup miskin setelah diusir oleh Keluarga Wilton, nasib Gerald kian terpuruk. Selama dua tahun pernikahan, ia dicap sebagai menantu tak berguna hingga akhirnya Clarisa menceraikannya. Namun, perpisahan pahit ini justru menjadi titik balik terbesar. Kehidupan barunya dimulai dengan penuh kejutan tak terduga setelah ia tidak lagi menyandang status sebagai suami. Kisah perjalanan baru Gerald pun dimulai pasca perceraian.
Sampul Novel Dusta dan Kenikmatan
8.5
Seorang gadis polos didera keraguan karena belum siap mengemban peran sebagai ibu. Di tengah kebimbangan tersebut, sang kekasih terus membujuknya dengan kata-kata manis hingga ia akhirnya menyerahkan kesuciannya. Namun setelah mendapatkan apa yang diinginkan, pria itu justru pergi dan menghilang tanpa kabar. Kini, sang gadis harus menghadapi kenyataan pahit, meratapi nasibnya yang malang sendirian akibat pengkhianatan kejam dari lelaki yang sangat ia percayai.
Sampul Novel Istri Dekilku Anak Sultan
9.0
Penyesalan mendalam menghampiri Alif setelah menceraikan Shinta, perempuan yang dahulu ia anggap tidak menarik. Ia terkejut saat mengetahui mantan istrinya tersebut adalah pewaris tunggal konglomerat sekaligus pemilik baru perusahaan tempatnya bekerja. Di tengah konflik perebutan kekuasaan yang membahayakan nyawanya, Shinta harus berjuang mempertahankan diri dari musuh-musuhnya. Beruntung, ada Raka yang selalu siap melindungi Shinta, menumbuhkan harapan akan hadirnya cinta sejati di antara mereka.
Sampul Novel Kau Curangi Aku
8.4
Maya hancur saat tahu pacarnya berselingkuh dengan Miya, kembaran sendiri. Namun, ia segera beralih menyelidiki rahasia kelam harta keluarga yang diincar sindikat kriminal. Ternyata, adiknya hanya diperalat dalam rencana licik ini. Kini Maya harus bergerak cepat mengungkap otak kejahatan serta motif tersembunyi di balik konspirasi yang mengancam keselamatan seluruh keluarganya.
Sampul Novel Nilakandi
9.6
Enam tahun lamanya, Diwana tersiksa oleh mimpi berulang tentang gadis bergaun biru beraroma harum dan berlonceng, yang tak boleh ia sentuh atau ajak bicara karena aturan gaib. Batas antara khayalan dan kenyataan runtuh saat ia bertemu Nilakandi, sosok nyata yang sangat mirip dengan perempuan dalam tidurnya. Pertemuan ini perlahan menyingkap rahasia besar serta takdir misterius yang selama ini menyelubungi kehidupan Diwana.