APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku Hilang, Dia Mencariku Kemana-mana

Aku Hilang, Dia Mencariku Kemana-mana

Menjadi kekasih rahasia sekaligus restorator seni bos mafia Denis Sanggu adalah cara mahasiswi miskin sepertiku bertahan hidup. Namun, hubungan lima tahun ini retak saat Denis bertunangan dengan Bella Rosana. Aku tidak hanya dipaksa mengalah saat Bella melukaiku, tetapi Denis bahkan memaksaku menggantikan Bella bermain Rolet Rusia yang mematikan. Setelah mempertaruhkan nyawa demi membalas budi masa lalu, aku pun lenyap, meninggalkan sang mafia yang kini kehilangan akal sehatnya mencariku.
Bab
Bagikan

Bab 2

Kukira semalam sudah yang terburuk.

Ternyata aku salah.

Keesokan paginya, ponselku penuh dengan panggilan.

"Elian, kamu sudah lihat beritanya?" Suara temanku, Sarah, terdengar sangat panik.

Aku membuka ponsel. Sebuah foto beresolusi tinggi menatap balik padaku.

Aku, dengan gaun putih berlumur anggur, berdiri menyedihkan di bawah hujan.

Judul-judul beritanya membuatku mual.

[SIMPANAN DENIS SANGGU DIPERMALUKAN DI PESTA PERTUNANGAN.]

[DARI STUDIO SENI KE RANJANG: MENGULIK SKANDAL DENIS SANGGU.]

Wajahku ada di mana-mana. Diperbesar, dianalisis, dibagikan.

Ponselku berdering lagi.

"Nona Elian Vanka? Ini wartawan dari Nawa Yok, Haja. Aku ingin menanyakan hubunganmu dengan Denis Sanggu... "

Aku menutup telepon.

Telepon lain masuk.

"Kapan kamu dan Pak Denis mulai menjalin hubungan?"

Kututup.

"Menurutmu tindakan Bella Rosana bisa dibenarkan?"

Kututup.

Aku mematikan ponsel dan ambruk di sofa.

Selama lima tahun, kami sangat berhati-hati dan tidak pernah bersentuhan di depan umum.

Dalam semalam, semua itu sia-sia.

Menjelang sore, semua berita itu lenyap.

Setiap artikel, setiap foto, hilang seolah tidak pernah ada.

Aku tahu itu ulah Denis. Dia punya kuasa untuk melenyapkan apa pun yang melukai keluarganya.

Namun, kisah lain cepat mengambil alih.

[DENIS SANGGU DAN TUNANGANNYA BERCIUMAN PANAS DI MOBIL, TANGGAL PERNIKAHAN KIAN DEKAT.]

Foto itu menunjukkan Denis mendorong Bella ke dinding mobil dengan ciuman penuh gairah.

Kaki Bella melingkari pinggang pria itu, roknya tersingkap tinggi.

Tangan Denis menggenggam pinggulnya, menariknya kuat-kuat mendekat.

Mereka saling melahap.

Aku menatap foto itu, seakan ada pisau yang diputar di dadaku.

Kemarin, Denis berkata hubungan kami "murni profesional".

Hari ini, dia malah menempel pada Bella.

Mungkin sejak awal aku cuma mainan, dia tidak peduli pada perasaanku sama sekali.

Ponselku berdering, kini dari Anton.

"Nona Elian, Pak Denis ingin bertemu denganmu sekarang."

Aku ragu. "Aku sudah mengundurkan diri."

"Ini bukan permintaan, Nona." Suara Anton makin tegas. "Mobil sudah di bawah."

Aku tahu aku tidak bisa menolak.

Di dunia Denis, tidak ada yang berhak menolaknya.

Dua puluh menit kemudian, aku sudah berada di lantai teratas Menara Sanggu.

Kantor pribadi Denis, tempat kami pertama kali tidur.

Jejak samar parfum Bella masih menggantung di meja.

Perutku mual.

Sekretarisnya menuntunku ke pintu kantor, lalu menahanku di luar.

"Tolong tunggu di sini," katanya. "Nona Bella ada di dalam."

Aku berdiri di luar pintu.

Pintu itu tidak tertutup rapat.

Suara mereka terdengar jelas dan tajam.

"Wanita itu masih bekerja untukmu, aku nggak suka." Suara Bella sedingin es. "Denis, aku mau kamu beresin dia sekarang juga, di depanku."

"Dia restorator seni terbaikku." Suara Denis datar.

"Restorator seni?" Bella mencibir. "Apa yang dia pulihkan, Denis? Senimu, atau tubuhmu?"

Keheningan yang panjang.

"Aku bukan orang bodoh, Denis." Suaranya bergetar karena marah. "Tadi malam kamu bikin aku dan keluargaku jadi bahan tertawaan, lalu apa solusimu? Melempar foto kita ke pers? Kamu pikir aku nggak tahu apa yang sebenarnya kamu pikirkan?"

Suara Bella berubah sinis. "Aku paham cara dia menatapmu, dia mencintaimu."

"Itu nggak ada hubungannya denganku."

"Nggak ada hubungannya denganmu?!" Suara Bella melengking. "Lalu kamu gimana, Denis? Kamu ada rasa sama dia? Aku ingin dia disingkirkan, hilang selamanya."

Lagi-lagi hening, keheningan yang panjang.

Lalu jawaban Denis terdengar, tiap kata seperti serpihan es.

"Dia itu aset, nggak lebih."

Sesuatu menghantam hatiku.

Saat itu juga, pintu terbuka.

Bella melangkah keluar dan melihatku berdiri di sana.

Senyum kemenangannya merekah.

"Oh, Elian, kamu di sini?" Suaranya manis, hampir terasa memuakkan. "Kebetulan kau datang. Ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu."

Dia berjalan ke meja minuman di dekat situ dan sengaja menyenggol sebuah gelas kristal.

PRANG! Pecahan kaca berserakan di lantai.

"Ups, ceroboh sekali aku." Bella berpura-pura terkejut. "Tapi ini yang terbaik. Beberapa hal memang ditakdirkan untuk pecah, 'kan?"

Dia membungkuk dan mengambil pecahan itu. Tangannya melesat, menggores punggung tanganku.

Darah langsung merebak.

"Bella!" seruku.

"Kenapa? Sakit?" cibirnya. "Ini nggak seberapa. Memangnya kamu tahu betapa sakitnya melihat tunanganmu terlibat dengan wanita lain?"

Aku memegang erat tanganku yang berdarah sembari menatap Bella.

"Nggak ada apa-apa antara aku dan Denis... "

"Nggak ada?" Bella memotongku, suaranya nyaring. "Seorang gadis miskin yang nggak mampu sekolah dibiayai sama Denis, yang kemudian dengan sukarela tinggal di sisinya selama lima tahun. Kamu pikir aku bodoh?"

Bella berjalan mendekat dengan tatapan yang ganas.

"Kamu sungguh pikir wajah cantik dan tubuhmu bisa bikin Denis jatuh cinta? Sadarlah, Elian. Kamu cuma mainan yang sudah bikin dia bosan."

"Cukup." Suara Denis terdengar dari dalam kantor.

Dia berjalan keluar, tatapannya menyapu kami.

Keningnya berkerut saat melihat darah di tanganku.

Tapi ekspresinya dengan cepat kembali menjadi dingin.

"Bella, pulanglah. Aku ada urusan kerja yang perlu dibicarakan."

"Kerja?" Bella menatap Denis dengan curiga, nadanya penuh ketidaksenangan. "Singkirkan saja dia selamanya. Denis, pilih dia atau aku."

Denis menatapku, lalu kembali menatap Bella.

"Dia masih punya proyek yang harus diselesaikan," katanya dengan dingin. "Aku nggak bisa biarkan perasaan pribadi mengganggu bisnis."

"Perasaan pribadi?" Suara Bella menjadi berbahaya. "Kamu punya perasaan pribadi buat dia?"

"Bukan itu maksudku," ucap Denis meluruskan. "Aku bicara tentang perasaanmu, Bella. Jangan menuduh sembarangan."

Mata Bella menyipit. "Kamu nggak bisa pecat dia atau kamu nggak mau?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA DI BALIK CADAR
8.0
Katrina terpaksa meninggalkan Reyhan karena tembok perbedaan keyakinan lalu pindah ke Surabaya. Sepuluh tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Namun, Reyhan tidak mengenali Katrina yang kini telah berhijrah menjadi mualaf dan mengenakan cadar. Di saat keduanya saling merindukan, rintangan baru muncul. Katrina dijodohkan dengan Hardin, sahabat dekat Reyhan. Sementara itu, Reyhan sendiri bersiap menikahi Anggia. Akankah kisah cinta lama mereka bersatu, atau justru kandas?
Sampul Novel Diawali Dengan Penceraian
8.2
Lima belas tahun hidup miskin setelah diusir oleh Keluarga Wilton, nasib Gerald kian terpuruk. Selama dua tahun pernikahan, ia dicap sebagai menantu tak berguna hingga akhirnya Clarisa menceraikannya. Namun, perpisahan pahit ini justru menjadi titik balik terbesar. Kehidupan barunya dimulai dengan penuh kejutan tak terduga setelah ia tidak lagi menyandang status sebagai suami. Kisah perjalanan baru Gerald pun dimulai pasca perceraian.
Sampul Novel Dusta dan Kenikmatan
8.5
Seorang gadis polos didera keraguan karena belum siap mengemban peran sebagai ibu. Di tengah kebimbangan tersebut, sang kekasih terus membujuknya dengan kata-kata manis hingga ia akhirnya menyerahkan kesuciannya. Namun setelah mendapatkan apa yang diinginkan, pria itu justru pergi dan menghilang tanpa kabar. Kini, sang gadis harus menghadapi kenyataan pahit, meratapi nasibnya yang malang sendirian akibat pengkhianatan kejam dari lelaki yang sangat ia percayai.
Sampul Novel Istri Dekilku Anak Sultan
9.0
Penyesalan mendalam menghampiri Alif setelah menceraikan Shinta, perempuan yang dahulu ia anggap tidak menarik. Ia terkejut saat mengetahui mantan istrinya tersebut adalah pewaris tunggal konglomerat sekaligus pemilik baru perusahaan tempatnya bekerja. Di tengah konflik perebutan kekuasaan yang membahayakan nyawanya, Shinta harus berjuang mempertahankan diri dari musuh-musuhnya. Beruntung, ada Raka yang selalu siap melindungi Shinta, menumbuhkan harapan akan hadirnya cinta sejati di antara mereka.
Sampul Novel Kau Curangi Aku
8.4
Maya hancur saat tahu pacarnya berselingkuh dengan Miya, kembaran sendiri. Namun, ia segera beralih menyelidiki rahasia kelam harta keluarga yang diincar sindikat kriminal. Ternyata, adiknya hanya diperalat dalam rencana licik ini. Kini Maya harus bergerak cepat mengungkap otak kejahatan serta motif tersembunyi di balik konspirasi yang mengancam keselamatan seluruh keluarganya.
Sampul Novel Nilakandi
9.6
Enam tahun lamanya, Diwana tersiksa oleh mimpi berulang tentang gadis bergaun biru beraroma harum dan berlonceng, yang tak boleh ia sentuh atau ajak bicara karena aturan gaib. Batas antara khayalan dan kenyataan runtuh saat ia bertemu Nilakandi, sosok nyata yang sangat mirip dengan perempuan dalam tidurnya. Pertemuan ini perlahan menyingkap rahasia besar serta takdir misterius yang selama ini menyelubungi kehidupan Diwana.