APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini

Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini

Kehancuran bisnis dan pernikahan sang mantan membuat hidup Shiloh Jung terpuruk. Demi memulihkan diri, ayahnya mengirim Shiloh berlibur ke luar negeri. Di sanalah ia bertemu Edward Leung yang penuh misteri. Keduanya lalu sepakat menjelajahi Rusia sebagai sepasang kekasih tanpa membongkar identitas asli, dengan janji akan bersatu jika takdir mempertemukan mereka kembali. Namun, setahun berlalu, Edward justru berpura-pura tidak mengenalnya. Rahasia besar apa yang disembunyikan pria itu?
Bab
Bagikan

Bab 2

Jenna menautkan kedua alisnya, tampak tidak puas. Ia menggeleng-gelengkan kepalanya kesal dengan pemikiran polosku.

“Bukan! Aku marah karena aku terlihat buruk karena sudah tidak perawan sejak lulus sekolah menengah. Sedangkan anak tunggal bibiku yang namanya Shiloh masih begitu suci saat usianya hampir seperempat abad!” Jenna lalu memukul-mukul udara, membuatku tertawa lepas sampai perutku sakit.

“Sialan, kau! Hahahahaha!” aku menendangnya dengan kaki dan ia tertawa juga.

“Tapi memangnya kau tidak ingin?” selidiknya untuk memenuhi rasa ingin tahu, kurasa dia sangat penasaran dan kadang-kadang dalam hati mengira aku lesbian.

“Aku tidak tahu, mungkin karena aku terlalu sibuk dengan pendidikan kemudian pekerjaanku, perasaan semacam itu jarang terbersit dalam benakku. Aku bertemu dengan Louis saat lelah, kami hanya mengobrol dan makan bersama,” kataku jujur. Aku tidak punya waktu untuk memikirkan hal semacam itu, dan selalu kehabisan energi tiap harinya.

“Dasar, seharusnya kau jadi biksu saja,” tawa kami kembali pecah.

Baru berhenti disaat yang bersamaan pesanan makanan datang. Kurasa ibuku mengkhawatirkanku apakah sudah makan, kemudian Jenna mendatangiku dan mengajakku bicara. Bagaimana cara mereka menghiburku dengan hal-hal sederhana dan membuatku senang, walau perasaan nyeri di dalam rongga dadaku tidak akan terangkat semudah itu.

Aku masih sesekali mengecek laman sosial media milik Louis, ia menghapus semua foto kebersamaan kami. Menggantikannya dengan sosok perempuan baru yang memiliki jenis rambut pirang yang sama dengannya. Perempuan itu bahkan tidak lebih cantik dariku, memang sih …, orangtuanya kurang suka tiap aku datang ke rumahnya. Tidak semua orang Amerika menyambut baik orang-orang dari ras Asia timur karena menganggap orang China adalah musuh mereka. Harus aku jelaskan berapa kali kalau aku bukan orang China? Mataku terlalu lebar untuk disebut orang China.

Jenna berterima kasih pada kurirnya lalu kembali duduk di dekatku untuk membuka pizza, ayam goreng dan kentang goreng kesukaanku. Sebenarnya aku tidak pilih-pilih makanan, siapa pula yang menolak makanan cepat saji seperti ini? Aku belum makan sama sekali sejak pagi, hanya melamun di gedung yang besok aku tidak boleh datang kemari lagi karena semua barang-barang yang ada di dalamnya sudah diangkut keluar.

“Wah! Masih hangat semua, Shiloh! Ayo makan!”

Aku bangun dari tiduranku, duduk bersila dan memandangi Jenna yang sibuk memilih sisi pizza bagian mana yang seharusnya dia makan. Aku mengambil satu potongan kentang goreng, mencelupkannya ke saos tomat.

Kami makan banyak sekali, Jenna terus menyerocos menceritakan gosip-gosip terbaru dan betapa dia iri pada keluarga Kadarshian. Satu keluarga bisa kaya raya semudah itu hanya karena video yang viral tersebar, seluruh anggota keluarga tersebut rata-rata melakukan operasi plastik.

“Kau tahu, ini adalah pekerjaan yang paling santai di dunia. Menjual kehidupan pribadi dan berakhir memiliki pulai pribadi semudah membalikkan telapak tangan,” cerocosnya tanpa henti. Betapa dia ingin menjadi semacam Kim dan klan Kadarshiannya.

“Jen, jangan bercanda.” Aku merasa pemikirannya sangat konyol untuk yang satu ini.

“Saat aku iseng ke dokter bedah aku lihat banyak orang ingin merubah bagian tubuhnya karena terobsesi pada Kim, ini gila sekali.”

“Tapi kau masih suka menontonnya walau sering mencelanya.”

“Karena hidup mereka seperti serial televisi, bisa marah-marah dan berkonflik dengan mudah sekali. Dan anehnya, ada banyak orang yang menontonnya! Gila!” Ujarnya berapi-api.

“Habiskan ayammu, aku muak mendengarkan ceritamu.” Jenna membentuk kata ‘Ok’ dengan jari tangannya.

Aku makan suap demi suap seolah mengisi kekosongan yang tidak tahu bagaimana menutupnya. Putus setelah tujuh tahun pacaran, jatuh miskin dalam semalam …, aku ingin minum sebotol vodka, tiga soju, miras campuran dan kehilangan pikiranku sendiri.

“Menurutmu kau akan tidur dengan suamimu di masa depan atau kau mau mencoba pengalaman baru sebelum menikah?” tanya Jenna penasaran padaku. Astaga, dia mulai lagi.

“Kenapa kau tertarik sekali pada kehidupan pribadi orang lain, sih?”

“Kehidupan pribadi apanya, kau ini adik sepupuku. Aku berhak ikut campur, tau!” ucapnya tidak mau kalah.

“Jenna …,” aku mengiba dan berharap dia berhenti membicarakan hal tabu ini.

“Apa?” alisnya saling bertaut tidak merasa bersalah.

Jenna sangat antusias jika membicarakan hal-hal semacam ini, untung saja kami lahir dan besar di Chicago. Topik ini cukup sensitif untuk orang Asia Timur. Aku mendengus dan melemparkan tulang ayam padanya, Jenna mengelak lalu mengambilnya dengan tisu, menaruhnya di kumpulan tulang lainnya. Sepertinya dia tidak akan berhenti sampai aku memberikan jawaban yang memuaskannya.

“Aku tidak yakin apakah aku bisa menikah,” jawabku dengan jujur. Bisa saja Louis menyebarkan rumor buruk tentang putusnya kami, teman-teman kami sudah cukup penasaran dan mengirimiku banyak pesan di sosial media.

“Argh! Ayolah, aku sangat iri pada itu!”

Jenna menunjuk pada dadaku, aku menunduk mengamati dadaku yang terbungkus kaos seadanya karena aku malas berdandan. Lalu menatap Jenna dengan pandangan kesal.

“Ukurannya sangat pas untukmu, aku ingin mengoperasi milikku seperti Kim tapi ibuku pasti akan mengutukku seumur hidup. Mengusirku dan menganggap Johnny sebagai anak tunggal.”

“Aku tersinggung, millikku tidak sebesar milik Kim.” Lalu aku menyilangkan tangan di depan dada.

“Aku tahu, tapi itu cukup menggoda, sih. Asal kau tahu, tidak berlebihan seperti milik Kim tapi juga tidak datar seperti milik orang Asia kebanyakan,” sambil tangannya memegangi dadanya yang tepos. Dia cantik seperti super model tetapi satu hal yang selalu membuatnya mengeluh adalah ukuran payudaranya yang nyaris rata.

“Kau itu cantik, cari saja pacar lagi. Apa susahnya?” ujar Jenna tidak mau berhenti membicarakan hal-hal yang membuatku pusing. Aku memelototinya kesal.

“Tidak ada gunanya menjadi cantik kalau hidupmu malang,” selorohku asal.

“Hidupmu bukannya malang, Sis! Anggap saja ini adalah babak baru untuk memulai lembaran baru. Dimulai dengan tidur dengan pria yang seksi semisal?”

“Kenapa harus soal tidur lagi, sih?” aku risih sendiri, aku belum siap untuk hal semacam itu.

Aku memicingkan kedua mataku, idenya Jenna tidak ada yang benar-benar bisa dianggap serius. Beginilah jadinya jika terlalu bebas, apa dia mencoba menyarankan aku tidur dengan sembarangan pria? Tidak akan, aku hanya akan tidur pertama kalinya dengan pria yang ingin kunikahi. Aku tahu ini kolot, tapi kuharap seseorang seperti itu ada.

“Aku menolak, aku lebih suka minum alkohol.” Ini fakta, aku sangat menyukai alkohol.

“Shiloh, ini abad dua puluh satu! Saatnya melakukan apapun yang kita suka, jangan terlalu kolot.”

“Terserah …,” kataku ketus.

Jenna gemas dan langsung menyerangku dengan menggelitiki badanku, anak ini suka sekali memaksakan pemikirannya pada orang lain. Aku tertawa sampai air mataku keluar karena tidak tahan dengan geli.

“Tolong! Aku diperkosa!” teriakku dengan tawa karena Jenna berusaha mengukur sebesar apa dadaku.

“Aku harus memeriksanya untuk dijadikan referensi!”

“Hentikan!” pekikku karena dia meremas buah dadaku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Crystal Of Soul : Twins
9.7
Dua saudara kembar terpisah sejak bayi tanpa sebab yang pasti, menjalani takdir berbeda di dunia manusia dan dunia kristal. Walau terhalang dimensi, ikatan batin mereka tetap terhubung erat. Didorong hasrat mengungkap asal-usul diri, keduanya berjuang memecahkan misteri di balik perpisahan mereka. Mampukah kekuatan hubungan batin ini menyatukan mereka kembali sekaligus menyingkap segala rahasia yang selama ini terselimuti?
Sampul Novel Kronik Kenikmatan Abadi
9.6
Di balik kedok persahabatan dan harapan baru, ada sosok manipulatif yang sangat lihai. Ia tampak suportif, padahal diam-diam mendominasi hidup orang-orang di sekitarnya lewat pesta mewah serta perjalanan jauh. Dengan menguasai festival dan hari libur kota, ia mengubah tatanan dunia demi ambisi pribadi. Bagi para mantan kriminal, ia adalah momok mengerikan yang memegang kendali mutlak atas nasib mereka secara kejam.
Sampul Novel Pandora
9.6
Aaron Elang Cyane kembali dari latihan tiga tahun demi melindungi sahabatnya, namun ia justru mendapati situasi kacau. Guinevere Abigail belum juga pulang, sementara Aurora Bernett diculik organisasi Twilight Fantasy yang mengincar daemon darah murni. Di tengah konflik ini, Elang harus menghadapi perasaan rumitnya pada Aleasha Brunella Aoi dan ancaman pengkhianatan. Takdirnya kini terikat rencana gelap bagai kotak Pandora, menuntut keputusan sulit demi masa depan.
Sampul Novel Pengabaian Luna terhadap Alpha
8.5
Alpha Nikolas Morrison kini sekarat akibat keracunan merkuri yang mematikan. Di tengah kondisi kritis kekasihku itu, aku justru memilih mengakhiri hubungan kami. Aku hancurkan cincin pernikahan sakral kami dan menyerahkan surat pemutusan ikatan. Meski sang pemimpin terhormat itu berlutut memohon di kakiku dan menawarkan seluruh hartanya agar aku bertahan, keputusanku sudah bulat. Aku menyeretnya ke hadapan patung Dewi Bulan, mengancam akan mencabut berkah dewi jika dia tidak melepaskanku selamanya.
Sampul Novel Pengasih Kesayangan CEO
8.6
Sekembalinya dari Hongkong, Maya harus menghadapi kenyataan pahit saat kekasihnya menikahi adiknya. Kemarahan sang ayah membuatnya diusir karena statusnya sebagai anak luar nikah. Di tengah keputusasaan setelah nyaris menjadi korban pemerkosaan, nasib menuntunnya bekerja merawat kakek dari keluarga kaya. Di sana, ia bertemu Jonatan yang kemudian jatuh cinta padanya. Walau mendapat penolakan keras dari ibu Jonatan, hubungan mereka tetap bertahan hingga akhirnya bersatu di pelaminan.
Sampul Novel Pesona Uncle Ji
8.9
Kehidupan gelap Jimmy Hugo, seorang bos mafia besar, berubah setelah kehadiran Graziela. Gadis muda yang merupakan putri mendiang sahabatnya itu membawa warna baru yang tak terduga. Di tengah perbedaan usia yang sangat jauh, jalinan asmara mereka tidaklah mudah. Keduanya harus menghadapi ancaman mematikan dari musuh-musuh berbahaya. Kisah ini memadukan aksi menegangkan penuh risiko dengan romansa mendalam di dunia kriminalitas.