APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku dan Pacar Menikah Di Hari Yang Sama

Aku dan Pacar Menikah Di Hari Yang Sama

Setelah video lamaran kekasihnya, Willy, dengan sang sekretaris viral di internet, Sarah mencari penjelasan. Namun, ia justru mendengar Willy meremehkan hubungan tujuh tahun mereka demi menyelamatkan sang sekretaris dari pernikahan paksa. Sadar kesetiaannya tidak dihargai, Sarah memutuskan untuk menikah dengan pria lain di hari yang sama dengan pernikahan Willy. Saat iring-iringan mobil pengantin mereka berpapasan di jalan, Willy sangat terpukul melihat Sarah mengenakan gaun pengantin bersama pria lain.
Bab
Bagikan

Bab 2

Beberapa hari ini, Willy sepertinya sangat sibuk sampai lupa hari ulang tahunku.

Tapi, aku sudah tidak peduli lagi.

Dia sepertinya tiba-tiba teringat, demi menebus kesalahannya, dia membeli tiket pertunjukan musikal yang paling aku suka.

Pertunjukan ini sangatlah populer, sangat susah untuk mendapat tiketnya, aku sendiri saja tidak mendapati, jadi aku menerima ajakannya saat dia bilang ada tiket.

Tetapi di hari pertunjukannya, aku tidak melihat kedatangannya melainkan melihat Gina memposting tiket di sosial medianya.

Dua tiket.

[Melihat konser di saat bosan, memiliki seseorang yang bisa kamu panggil kapan saja untuk menemanimu bersenang-senang benaran sangat menyenangkan.]

Walaupun tidak kelihatan wajahnya, tetapi tangan yang ada bekas luka di dalam foto itu, jelas-jelas adalah Willy.

Bekas luka di tangannya itu karena menolongku.

Seketika aku merasa diriku seperti badut.

Saat aku berdiri di luar kehujanan karena takut dia terjadi sesuatu, dia sedang berada di kursi VIP bersama sekretarisnya melihat konser.

Air hujan yang dingin jatuh ke wajah, hatiku dan tubuh perlahan-lahan menjadi dingin.

Saat ini, mama mengirimkan pesan bilang pernikahan dijadwalkan 2 minggu lagi, kalau aku merasa terlalu mepet, bisa diundurin lagi.

Aku menggelengkan kepala: “Nggak perlu ma, ikuti yang sekarang saja.”

Hujan deras membuat lalu lintas macet total, aku sudah menunggu lama pun tidak kedapatan mobil.

Telepon Willy saat ini baru datang: “Kamu kenapa nggak di rumah?”

Aku dengan suara yang sangat datar menjawabnya, “Aku sekarang di tempat pertunjukan musikal.”

Dia sepertinya sudah teringat, lalu diam sebentar, “Maaf, tadi sore ada urusan, kamu tunggu di sana, aku pergi jemput kamu.”

Aku tidak menolaknya, karena aku tahu dia tidak akan datang.

Detik selanjutnya, Gina memposting lagi:

[Takut aku demam karena kehujanan, suami CEO membuatkan aku teh kunyit, pria yang lagi masak paling ganteng, mau langsung menikahinya!]

Fotonya adalah punggung Willy yang sedang sibuk di depan kompor.

Aku hanya sekilas melihatnya, lalu dengan tenang keluar dari halaman tersebut.

Hujan deras ini membuat aku demam.

Aku dengan alasan tidak mau nularin ke Willy, pindah ke kamar tamu.

Bisa-bisanya Willy meninggalkan kerja, hanya di rumah untuk merawatku.

Aku jadi tidak terbiasa, “Hanya flu ringan saja, lagi pula aku sudah dewasa bisa menjaga diriku sendiri, kamu pergi kerja saja.”

Dia dengan tatapan aneh melihatku sebentar.

“Bukannya dulu kamu paling berharap aku bisa nemanin kamu saat sakit? Hari ini kenapa aneh kali?

Aku menundukkan kepala untuk menyembunyikan emosiku, lalu dengan senyum paksa: “Dulu aku terlalu kekanak-kanakan, sekarang sudah enggak lagi.”

Willy dengan mata penuh kekhawatiran melihatku: “Sarah, kamu baik-baik saja kan?”

“Iya, pergilah.”

Dia masih merasa aku aneh, tapi nggak tahu mana yang aneh, lalu hanya bisa menatapku dengan penuh perhatian dan menghela nafas:

“Kalau gitu kamu istirahat dulu, kalau ada apa-apa hubungi aku.”

Sesudah dia pergi, aku menghela nafas lega, lalu berbaring dan tidur lagi.

Setelah bangun, aku melihat mama mengirimkan rencana pernikahan yang sangat rinci.

Selain itu, mengirimkan 10an jenis gaun pernikahan untuk aku pilih.

Aku menggeser fotonya, lalu perbesar dan fokus memilih, sampai Willy muncul pun nggak sadar.

Dia menarik handphoneku dan melemparnya ke samping, dengan tidak senang mengerutkan dahinya:

“Ngapain kamu lihat gaun pernikahan?”

Aku kira dia sudah tahu aku mau menikah, jadi mau sekalian jelasin semuanya saja.

Tapi kata-kata selanjutnya, membuat aku merasa betapa konyolnya pemikiranku.

“Sarah, kamu ini lagi paksa nikah kah? Aku sudah bilang aku akan menikah denganmu, jadi jangan gunakan cara-cara ini untuk kodein aku, terlihat sangat tidak pantas.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Camelia Sinesis
8.3
Pertemuan Jean dan Camila pada tahun 1941 membawa kehangatan baru bagi Jean, seorang mantan narapidana kasus pembunuhan. Camila, janda dari pria Belanda, menerima kehadiran Jean dengan tulus hingga pria itu merasa dihargai lagi. Namun, sebuah rahasia gelap tersimpan rapat: korban pembunuhan Jean sebenarnya adalah mantan suami Camila. Ketika kebenaran akhirnya terkuak, segalanya telah berubah rumit. Jean terlanjur mencintai Camila, sementara Camila telanjur menganggap Jean sebagai figur ayah terbaik bagi anak-anaknya.
Sampul Novel Cintaku Bagai Layangan Putus
8.5
Delapan tahun pernikahan Bella Winata hancur seketika saat ia mengetahui pengkhianatan suaminya, Alvaro Winata. Sang gembong mafia tersebut berselingkuh dengan saudara tirinya sendiri, Cindy Martadina, dan menjadikan Bella sekadar alat politik demi memperkuat kekuasaannya. Alih-alih menangis atau memicu keributan atas dusta yang diterimanya, Bella memilih jalan senyap. Melalui sebuah transaksi rahasia di pasar ilegal, ia bersiap untuk melenyapkan dirinya dari dunia ini dalam waktu dua minggu.
Sampul Novel Dulu Istri Bodoh, Sekarang Obsesi Abadi
8.0
Tiga tahun Cathryn bertahan dalam pernikahan dingin demi Liam, sebelum dikhianati bersama adik tirinya saat sang ibu tiada. Muak, ia memilih cerai meski dicibir. Tak disangka, Liam menyesal dan bersujud memohon di bawah hujan agar kembali. Namun, desas-desus rujuk itu diabaikan Cathryn. Kini, seorang taipan kuat berdiri di sisinya, siap melindungi istri tercintanya dan menghancurkan siapa saja yang berani mengusiknya.
Sampul Novel Jejak Cinta di Atas Abu
9.7
Tiga hari setelah kematianku, Sandi Subowo menerima panggilan telepon untuk mengidentifikasi jasadku. Alih-alih peduli, dia justru asyik memeluk wanita lain dan dengan dingin meminta petugas mengkremasi tubuhku terlebih dahulu sebelum menghubunginya lagi. Setelah ragaku hangus terbakar menjadi abu di dalam tungku, pihak rumah abu kembali menghubungi Sandi. Dengan helaan napas tidak sabar dan enggan, pria itu akhirnya bersedia datang untuk menjemput sisa jasadku yang telah tiada.
Sampul Novel Pesona Cantik Aisyah
8.0
Kecantikan luar biasa Aisyah Mehrunisa Zahwa memicu obsesi mendalam dalam diri Hasan Pratama. Walau Aisyah merasa terganggu oleh keagresifan Hasan, lelaki itu justru kian bersemangat untuk memenangkan hatinya. Rumitnya, ibu Aisyah memberikan restu kepada Hasan, padahal perasaan Aisyah sepenuhnya milik Arya, hubungan yang sayangnya terganjal restu orang tua. Di tengah jerat cinta segitiga ini, upaya Aisyah menghindar terus dihadang oleh kegigihan Hasan yang tak peduli pada penolakan.
Sampul Novel REKENING SUAMIKU
9.4
Yasa, suamiku, kerap dihina oleh ayahku sendiri sebagai pengangguran tak berguna yang cuma modal tampang. Di balik kamera dan sikap santainya, ayah tidak pernah tahu bahwa suamiku tengah berjuang keras demi masa depan kami. Aku pun memilih bungkam walau batin ini lelah melihat sisa daganganku dibuang begitu saja saat ayah mengamuk. Aku sangat percaya, suatu hari nanti ayah pasti akan menyesal telah meremehkan kegigihan pria yang tulus mendampingiku ini.