APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel AKSARA HUJAN

AKSARA HUJAN

Julie rela bekerja keras menjadi penari pole dance di sebuah klub malam demi menjamin masa depan Gemma, adik yang sangat ia sayangi. Sayangnya, ketulusan Julie justru dibalas dengan pengkhianatan menyakitkan oleh sang adik sendiri. Saat berjuang menggapai kebahagiaan hidup, Julie malah harus menerima kenyataan pahit dari tindakan Gemma. Akankah sang adik menyadari kesalahannya, atau justru membiarkan Julie kian terpuruk dalam kepedihan yang mendalam?
Bab
Bagikan

Bab 3

“TOAST!” Teriak beberapa anak muda yang sedang menikmati pesta mereka di sebuah klub. Ini adalah pertama kalinya bagi Gemma menghadiri pesta seperti itu. Jika bukan karena Kenan, Gemma benar – benar tidak ingin menghadiri pesta itu. Kenan adalah lelaki yang selama ini mendekati Gemma, dan menjadi teman lelaki yang cukup dekat dengan gadis itu.

Gemma hanya menyesap minuman beralkohol itu sedikit, sekedar mencicipi pahit yang mulai terasa di lidahnya. Gadis itu menyeringai, berniat meletakkan kembali gelas besar berisi bir itu, namun tangan Kenan menahannya dengan cepat, lelaki itu tersenyum, memperlihatkan deretan gigi putih miliknya.

“Kau harus mencobanya, Gemma. Tidak menyenangkan kalau tidak minum,” kata Kenan, sedikit memaksa Gemma untuk kembali meminumnya.

Gemma menatap ke sekeliling, orang – orang itu tertawa sambil menikmati makanan yang sudah tersaji di meja panjang itu. Gemma tidak mengenal mereka. Orang – orang itu adalah kelompok mahasiswa dari kelas seni. Hanya Kenanlah yang mengenal mereka. Kenan mengatakan jika Gemma harus mulai bergaul, berdiam diri tidaklah baik untuk anak muda seperti mereka.

Kenan memberi isyarat kepada Gemma, dan gadis itu terpaksa meneguk kembali minumannya.

“Wow, kau luar biasa, Gemma!” Kenan bertepuk tangan disambut suara riuh orang – orang itu.

“Apakah dia anak baru, Kenan?” kata Ken, laki – laki yang duduk di sisi seorang gadis sambil memeluk gadis itu.

Kenan mengangguk, “Mulai hari ini, Gemma adalah bagian dari kita.” Kenan berkata dengan lantang, disambut kegembiraan mereka.

“Hai, Gemma?” sapa seorang gadis dengan rambut yang diikat ke belakang itu.

Gemma tersenyum, ia masih terlalu gugup untuk menerima pertemanan itu.

“Kau bukan dari jurusan seni, ya? Aku tidak pernah melihatmu,” kata gadis bernama Yuan itu.

Gemma mengangguk, “Aku dari jurusan informatika,” jawab gadis itu.

“Wah, kau gadis yang cerdas. Bagaimana kau bisa mengenal Kenan, hah?” Yuan tertawa, dan Kenan yang duduk di dekat Gemma pun hanya tersenyum tipis. Gemma menoleh, menatap Kenan sesaat.

“Ah, tidak perlu kau jelaskan. Siapa yang tidak mengenal Kenan? Dia terlalu populer di kalangan gadis – gadis.” Yuan menyuapkan sepotong daging ke dalam mulutnya. Dan Gemma hanya tersenyum mendengar kata – kata itu. Gemma tahu, Kenan sangat disukai. Lelaki berkarakter tenang itu kerap menjadi incaran para gadis, itulah mengapa Gemma tidak ingin menjatuhkan dirinya kepada Kenan. Tapi, tak bisa dipungkiri sikap Kenan yang terkadang memberi perhatian lebih kepada Gemma kerap membuat hati gadis itu goyah. Gemma tidak pernah tahu apa yang terjadi diantara mereka. Apakah Kenan hanya sekedar menawarkan pertemanan? Namun, ada kalanya Kenan terlihat seperti seorang kekasih bagi Gemma. Sejauh ini, Kenan tidak pernah menyatakan perasaannya kepada Gemma.

“Mau lagi?” tawar Kenan kepada gadis itu.

“Tidak,” sahut Gemma, yang menolak saat Kenan hendak menuang sebotol minuman ke dalam gelas gadis itu.

“Kau suka di sini, Gemma? Mereka teman – teman yang baik.” Kenan menyuapkan sepotong daging ke dalam mulut Gemma, dan itu cukup membuat Yuan terganggu. Yuan menatap Kenan lekat, lelaki itu hanya tersenyum untuk membalas tatapan Yuan padanya.

“Kenan, bisa kita bicara?” Yuan berdiri, dan Kenan segera mengikuti gadis itu ke luar. Gemma yang tidak tahu apa – apa hanya diam, sembari menatap kepergian mereka.

....

Yuan menyandarkan tubuhnya di dinding, dan Kenan berdiri tepat di depannya.

“Ada apa?” Kenan bertanya dengan tenang, sembari mengulaskan senyum yang begitu manis kepada Yuan. Yuan, gadis bertubuh tinggi dan seksi itu menatap Kenan tajam, bibirnya yang seksi terpulas dengan lipstik merah maroon.

“Dia kekasihmu?” Yuan bertanya dengan ketus, menatap ke dalam mata lelaki itu. Kenan menggeleng, “Bukan. Kau cemburu?”

Yuan tersenyum, melingkarkan tangannya di leher lelaki itu, dan Kenan membalasnya dengan sebuah ciuman di bibirnya.

“Jangan pernah berkencan dengan gadis lain di depanku, Kenan,” pinta Yuan, berbisik di telinga laki – laki itu.

Kenan melepaskan pelukannya, menatap Yuan dengan senyum licik, “Aku tidak memiliki ikatan dengan siapapun, Yuan. Tak seorangpun berhak melarangku.”

Yuan menarik kerah leher laki – laki itu, mendekatkan wajahnya. Kenan bahkan dapat merasakan udara dingin yang ke luar dari mulut gadis itu, “Aku tidak peduli, Kenan,” katanya, sembari mengecup bibir Kenan sekali lagi.

Gemma melangkah ke luar, ia merasa tak nyaman karena Kenan tidak berada di tempat itu. Gemma yakin, melihat Kenan ke luar melalui pintu ini.

“Kenan?”

Kenan seketika mendorong tubuh Yuan menjauh, saat mendengar suara Gemma di sana. Gadis itu menatap Kenan dan Yuan bergantian, tak mengerti apa yang sedang mereka bicarakan di lorong nan sepi itu.

Kenan tersenyum, menghampiri Gemma dan meninggalkan Yuan di sana. “Kenapa kau ke sini, Gemma? Kau tidak menikmati pestanya?” kata Kenan, sembari menyingkirkan rambut yang menutupi kening Gemma.

Gemma tersenyum, “Aku merasa tidak nyaman, Kenan. Tak bisakah kita pergi dari tempat ini?”

Kenan mengangguk, “Ayo, kau ingin ke mana sekarang?”

Yuan tersenyum kecut di belakang mereka, terlebih lagi saat Kenan memeluk pinggang Gemma dan membawanya pergi dari sana.

“Gadis bodoh! Kau akan menyesal nanti,” gumam Yuan, yang melangkah masuk ke dalam klub itu lagi.

....

“Apa yang kau bicarakan dengannya, Kenan?” Gemma bertanya sambil melangkahkan kakinya menapaki sepanjang trotoar di tempat itu. Sesekali Gemma melihat ke atas, ke langit malam tak berbintang pertanda mendung.

“Bukan hal penting. Haruskah kita membahasnya?” Kenan berkata dengan tenang, seperti biasanya.

“Aku hanya penasaran, kau dekat dengan Yuan, kan?”

Kenan mengangguk, “Ya, kau tahu aku dekat dengan siapapun, kan? Kenapa? Apa kau cemburu, Gemma?”

Gemma menatap Kenan sejenak, ia kemudian tersenyum setelah menyakinkan diri jika Kenan bukan seseorang yang spesial baginya. Kenan selalu bersikap hangat kepada siapapun, dan Gemma tak ingin salah paham akan hal itu. Gemma menggeleng, “Tidak,” sahut gadis itu singkat.

Kenan menyisir rambutnya ke belakang, kemudian tersenyum tipis sembari kembali melangkah di sisi gadis itu.

Lelaki itu meraih tangan Gemma, menautkan tangannya di sana. Gemma tidak mengatakan apa – apa, hanya menatap wajah Kenan yang tersenyum di sana.

“Gemma, apa yang kau sukai?” tanya Kenan dengan lembut, masih menggenggam tangan gadis itu.

“Entahlah,” kata Gemma.

“Tidak, kau pasti menyukai sesuatu. Katakan padaku, Gemma,” desak Kenan.

“Ehm, aku suka ketenangan.”

“Apa? Hanya itu?” Kenan tertawa, dan Gemma tersenyum lebar padanya.

“Kalau kau?” Gemma berhenti, berdiri menghadap laki – laki itu.

Kenan melepaskan tangannya dari tangan Gemma, lelaki itu memetik bunga yang tumbuh liar di sisi jalan, lalu menyelipkannya di telinga Gemma.

“Kau,” kata Kenan, membuat Gemma menaikkan alisnya.

“Apa?” ulang Gemma.

“Yang kusukai adalah kau...Gemma.”

Gemma tertegun mendengar itu, apakah ini sebuah pernyataan cinta?

Kenan tersenyum, “Ayo, sepertinya gerimis. Bagaimana kalau kita masuk ke sana?” Kenan menunjuk sebuah minimarket, dan Gemma mengangguk setuju.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku  Dan Ayahku Super Tajir Melintir
7.8
Secara misterius, jiwa Ana tertukar ke dalam raga ibunya. Kejadian aneh ini justru menyingkap fakta bahwa ayah kandungnya adalah seorang bangsawan keraton bergelimang harta yang dahulu sempat merusak hidup mereka. Menghadapi kenyataan rumit tentang asal-usul dirinya, Ana bertekad untuk kembali mempersatukan cinta orang tuanya yang terpisah jurang sosial. Namun, merajut kembali hubungan yang penuh perbedaan itu menghadapkannya pada rintangan yang sangat berat.
Sampul Novel Cinta yang Tak Mungkin Kembali
8.0
Kematian sang ayah mendorong seorang wanita mengakhiri pernikahannya dengan Declan, seorang komandan batalion. Setelah mengelabui Declan agar menandatangani surat cerai dan keluar dari pekerjaannya, ia menyajikan hidangan perpisahan. Bukannya berterima kasih, Declan justru mencelanya karena makanan itu tidak disukai cinta pertamanya. Tanpa ragu, ia bersulang lalu pergi ke desa pegunungan. Dua minggu kemudian, mereka bertemu kembali di desa tersebut, memperlihatkan Declan yang dilingkupi penyesalan.
Sampul Novel Dosa-dosa Suamiku, Balas Dendam Hatiku
9.5
Kehancuran hidupku bermula dari pengkhianatan Bramantyo, suamiku, yang berselingkuh dengan bawahanku, Karin. Bram tega menyiksaku dan membiarkan anak kami mengalami kerusakan otak demi menyelamatkan selingkuhannya dalam kecelakaan rekayasa. Di ambang maut, rasa cintaku berubah menjadi dendam membara. Aku pun menghubungi pengacara untuk memiskinkan Bram lewat perjanjian pranikah, serta meminta bantuan Yudha Perkasa demi menghancurkan monster keji itu tanpa sisa.
Sampul Novel Hanya Istri Kedua
9.3
Demi menyelamatkan sang ayah dari ancaman kebangkrutan, Anyelir rela mengorbankan impian masa depannya. Ia bersedia menjadi istri kedua dari Serkan Alvaro, seorang pengusaha muda sukses yang dikenal sangat dingin. Namun, alasan sebenarnya di balik keputusan Serkan menikahi Anyelir dengan imbalan bantuan keuangan masih menjadi misteri. Anyelir pun harus menjalani kehidupan pernikahan yang penuh teka-teki. Sanggupkah ia menemukan kebahagiaan sejati dalam rumah tangga ini?
Sampul Novel PENGANTIN KONTRAK
9.6
Elmy terlilit utang besar setelah menabrak mobil mewah milik Raffayel, CEO Baskara Group, tepat setelah ia resign. Untuk melunasi ganti rugi sekaligus menghindari perjodohan keluarga, Raffayel menawarkan pernikahan kontrak selama lima bulan. Namun, pernikahan sandiwara mereka terusik oleh obsesi Hannah, sahabat masa kecil sang CEO. Di tengah perbedaan kasta dan tekanan dari luar, mampukah kesepakatan bisnis ini berubah menjadi cinta nyata sebelum batas waktu kontrak habis?
Sampul Novel Tuan, Aku Hamil!
9.0
Demi merebut takhtanya kembali, seorang wanita menyamar jadi pembantu di keluarga Hartanta. Meski dihina, ia bertahan demi membalas dendam. Devan dan Talitha terpikat pesonanya, sementara Gavin menyeretnya dalam gairah hingga ia mengandung anaknya. Semua dilakukan demi kekuasaan, bukan cinta. Namun, saat kendali ada di genggamannya, ia ragu apakah identitasnya akan hancur bersama rahasia besar yang tengah dipertaruhkan.