APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Akhir Cinta yang Getir

Akhir Cinta yang Getir

Menunggu selama tiga jam sia-sia, Arissa harus menghadapi kenyataan pahit tentang kekasihnya, Eldino Marven. Pria miliarder itu rupanya berpura-pura lumpuh demi menghindari pernikahan dengan Arissa, yang hanya dianggapnya sebagai pengasuh gratis. Kebohongan Eldino terbongkar lewat video mesra bersama Adena Horian, yang bahkan memakai gaun pengantin rancangan Arissa. Merasa dikhianati setelah melihat kemesraan mereka, Arissa membuang kuenya dan memutuskan menyerah. Ia langsung menghubungi ibunya untuk menerima tawaran kencan buta.
Bab
Bagikan

Bab 1

Sudah tiga jam aku menunggu Eldino Marven, pacarku.

Pria yang seharusnya jadi tokoh utama itu mendadak ke rumah sakit karena ditelepon oleh gadis kesayangannya.

Pergelangan kaki gadis kesayangannya itu terkilir, tetapi dia malah sengaja merekam video ciumannya dengan Eldino.

Saking dalamnya cinta mereka, Eldino yang kedua kakinya cacat itu ternyata sanggup bangkit berdiri dan bahkan mendorong Adena Horian ke pintu.

"Eldino, kok kamu nggak kasih tahu Arissa kalau kakimu sudah sembuh?"

Eldino pun menjawab.

"Kalau dia tahu, dia pasti akan ribut memintaku menikahinya."

"Memangnya Arissa itu siapa sih? Dia itu cuma pengasuh gratis! Apa dia pantas menikah denganku?"

Eldino dan Adena berciuman dengan penuh gairah.

Adena bahkan mengenakan gaun pengantin rancanganku dan melirik kamera dengan provokatif.

Video pun berakhir dengan bunyi air yang menjurus.

Ternyata selama ini Eldino membohongiku.

Aku langsung membuang kue yang kubuat untuk pria itu ke tempat sampah.

Lalu, aku menundukkan kepala dan mengirim pesan kepada ibuku.

"Halo, Bu, aku mau ikut kencan buta itu."

Detik berikutnya, ibuku membalasku dengan pesan suara.

Suaranya terdengar kaget dan senang.

"Akhirnya kamu mau juga, Rissa! Sudah Ibu bilang si Eldino itu nggak pantas buatmu!"

"Sebentar lagi akan Ibu kirimkan nomor rekan kencan butamu."

Aku memberi tahu ibuku bahwa aku akan pulang tiga hari lagi.

Tepat setelah telepon kami berakhir, gagang pintu pun berputar.

Eldino yang merupakan salah satu pemeran utama dalam video itu datang menggunakan kursi rodanya.

Dia mengernyit menatapku yang duduk di sofa, lalu memarahiku seperti biasa.

"Bukannya kamu mau merayakan ulang tahunku? Kenapa malah duduk diam?"

Kue yang kubuat untuknya tergeletak tenang di dalam tempat sampah.

Aku menatap Eldino itu dengan saksama, lalu pandangannya beralih ke kakinya.

Sepertinya dia merasa bersalah, dia tidak berani menatapku untuk sesaat.

Dia malah memalingkan wajahnya dengan panik sambil berkata dengan tidak sabar.

"Sudahlah, sudah kuduga kamu memang nggak bisa diandalkan. Aku juga nggak berharap kamu mau membantuku merayakan ulang tahunku."

"Aku lapar, sana buatkan makanan untukku. Kamu nggak mungkin nggak bisa melakukan hal sesepele itu, 'kan?"

Eldino memerintahkanku dengan santai.

Hatiku terasa begitu pedih.

Karena Eldino ternyata sama sekali tidak pernah menganggapku sebagai pacarnya selama lima tahun ini.

Melainkan seorang pengasuh gratis.

Baginya, sudah merupakan hal yang wajar melihatku melakukan sesuatu demi dirinya dan mengurusnya.

Baginya aku ini sama seperti budak, bukan sosok kekasih.

Rasanya makin lama hatiku makin mati rasa.

Aku ingin bertanya kenapa dia membohongiku.

Namun, setelah dipikir-pikir lagi, aku mengurungkan niatku.

Aku sudah tidak peduli lagi mau jadi seperti apa kakinya sekarang.

Pokoknya aku akan tetap pergi dari sini.

Tepat pada saat itu, pintu pun diketuk.

Adena masuk sendirian.

Dia seolah tidak menyadari ketegangan yang terjadi antara aku dan Eldino. Dia berjalan ke belakang Eldino, lalu melilitkan syal di leher pria itu dengan penuh kasih sayang.

Adena pun menegakkan tubuh dan menatapku dengan alis terangkat, lalu berkata dengan kaget.

"Oh, ternyata Kak Arissa juga ada di sini? Aku merajut syal ini sendiri pas lagi luang, aku nggak tahu Eldino suka atau nggak."

Eldino melirikku, lalu menjawab sambil tersenyum.

"Dena memang terampil sekali, syalnya sangat cantik."

Mereka berdua saling bermesraan di depanku.

Aku memperhatikan syal rajutan Adena.

Tiba-tiba, aku teringat akan syal rajutanku untuk Eldino seminggu yang lalu.

Apa reaksi Eldino waktu itu?

Dia malah menatap syal itu dengan jijik dan melemparkannya ke tanah seperti seonggok sampah.

Nada suaranya saat itu juga terdengar begitu meremehkan.

"Arissa, kalau kamu menggunakan waktu yang kamu habiskan untuk merajut syal ini buat bekerja, kamu nggak mungkin bisa ditindas oleh orang-orang di perusahaan."

Aku menundukkan kepalaku dan mengambil syal itu.

Malam itu, Eldino tiba-tiba mengambil syal yang tergeletak di sofa dan bergegas keluar.

Kukira dia hanyalah tipe orang yang bicara kasar.

Buktinya, dia bilang dia tidak peduli, tetapi dia tetap mengambil syal dan mendorong kursi rodanya keluar.

Aku takut Eldino masuk angin, jadi aku mengikutinya.

Ternyata di luar sana aku melihatnya menyerahkan syal itu kepada Adena yang sedang menunggu.

"Dena, kamu nggak perlu beli pakaian buat anjing liar. Syal rajutan Arissa yang kukasih tadi cukup hangat, gunakan itu saja untuk membuat kandang."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku yang Dinikahi, Selingkuhannya yang Dimanja
9.6
Hari pernikahan berubah kacau saat cinta pertama sang suami datang memakai gaun pengantin yang sama. Alih-alih marah melihat mereka menyambut tamu bersama, sang istri justru memuji keserasian mereka. Hal ini membuat wanita itu menangis lalu kabur, hingga sang suami memaki istrinya pelit. Setelah pesta usai, sang suami malah membawa cinta pertamanya pergi bulan madu. Tanpa memicu keributan, sang istri langsung mengambil keputusan dingin untuk menjadwalkan aborsi.
Sampul Novel Diary Cinta Naelsa: Macaca Lova
8.5
Buku harian lama yang tak sengaja ditemukan kembali membawa Naelsa larut dalam kenangan masa sekolah. Lembar demi lembar catatan itu membangkitkan ingatan manis tentang cinta monyetnya bersama seorang teman sekelas. Kisah romansa masa lalu yang penuh emosi ini memiliki sebutan unik dari Myna, sahabat dekatnya, yang menamainya Macaca Lova. Naelsa kini harus menelusuri kembali lembaran memori indah yang sempat terlupakan dalam hidupnya.
Sampul Novel Jangan salahkan aku minta cerai
8.1
Elsa sangat terpukul saat mendapati Thomas membangun keluarga rahasia bersama masa lalunya. Setelah lelah mempertahankan rumah tangga yang dirusak orang ketiga, ia pun menyerah dan memilih bercerai demi kedamaian jiwanya. Saat mencoba menata hidup sendiri, sosok pria lain datang membawa getaran baru di hatinya. Elsa kini didera dilema besar: melangkah maju bersama cinta yang baru, atau memberi kesempatan kedua pada Thomas yang datang memohon maaf dan ingin kembali.
Sampul Novel MANTAN DEPAN RUMAH
8.1
Allana tak menyangka lagu bertema kekasih dekat rumah justru mengingatkannya pada Marchell. Sang mantan suami kini tinggal tepat di depan rumahnya. Meski bercerai demi hak asuh anak dan lepas dari beban finansial Marchell, Allana tetap terusik karena ia masih sering memakai barang pribadinya tanpa izin. Walau hakim sempat meragukan alasan perceraian mereka, Allana tetap teguh pada keputusannya. Kini, ia harus menghadapi kenyataan pahit hidup bertetangga dengan sang mantan.
Sampul Novel Moments And Memories
9.6
Evelina, siswi pintar dan menawan yang menutup rapat hatinya, dipertemukan kembali dengan Nox Cyril. Meski Nox adalah pemuda kaya yang trauma masa kecilnya belum sembuh, Evelina justru hilang ingatan tentangnya. Hubungan mereka kian rumit dengan kehadiran Lucas si model top, Frans sang ahli IT, serta Owen pewaris medis. Dapatkah ingatan masa lalu Evelina kembali? Akankah perasaan terpendam mereka terungkap di balik rahasia lama?
Sampul Novel Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku
9.8
Kehidupan Hanum dan Hardi berubah drastis setelah Hardi kehilangan pekerjaan. Meski harus bertahan hidup sebagai kuli cangkul dan buruh cuci, pasangan ini tetap bersyukur dan harmonis membesarkan kedua anak mereka selama tujuh tahun pernikahan. Namun, ketenteraman keluarga kecil ini seketika runtuh saat sebuah musibah besar melanda. Kini, Hanum terpaksa berjuang sendirian menghadapi penderitaan yang luar biasa demi menyelamatkan dan melindungi buah hati tercintanya.