APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ahli Waris yang Terlupakan

Ahli Waris yang Terlupakan

Akibat kelalaian Emily saat transaksi, keluarga mafia kami kehilangan obat-obatan berharga. Demi melunasi utang, pihak saingan menuntut sandera. Ironisnya, ayah dan tunanganku sepakat mengirimku demi melindungi adik tiriku yang terluka. Mengabaikan pengkhianatan mereka, aku bersedia pergi dalam lima hari. Sebelum pergi selamanya, aku membagikan kasino kepada adik angkatku, uang kepada ayahku, dan mengembalikan cincin tunanganku. Mereka tersenyum tanpa sadar bahwa ini adalah perpisahan abadi yang membawa kehancuran.
Bab
Bagikan

Bab 4

Sudut pandang Aria.

Aku mendapati diriku berada di taman hiburan yang dulu kukunjungi saat kecil, ketika semuanya masih tentang aku, sebelum Emily masuk ke dalam hidup kami.

Saat aku melangkah melewati gerbang, pemandangan di depanku seakan berubah. Aku hampir bisa melihatnya. Ayah yang saat masih muda, menggendongku dengan bangga sambil tersenyum pada Ibu. "Aria pintar banget, sudah menyelesaikan kelas matematikanya. Aku rasa dia bakal jadi pewaris sempurna untuk membawa nama Keluarga Javiera!"

Ibu dengan senyum lembut yang hanya dia miliki, menatapku dan berkata, "Anak kita pasti lelah. Jangan bicarakan bisnis atau sekolah hari ini, fokus saja biar Aria naik komedi putar favoritnya."

Aku terkikik, seluruh perhatianku tertuju pada es krim, balon, dan mainan di sekelilingku.

Saat itu bahagia, bukan?

Kapan tepatnya semua itu berubah?

Aku berjalan ke komidi putar, menyerahkan tiketku pada petugas, lalu naik ke atas. Angin menerbangkan rambutku, dan untuk sesaat, aku hampir merasakan kembali kebahagiaan gadis kecil itu.

Yah, semuanya berubah pada hari ayahku pulang bersama Emily.

Emily adalah putri seorang tangan kanan ayahku yang meninggal saat melindunginya. Ayahku yang merasa berutang pun menerimanya, lalu memberinya segalanya dan memberi tahu semua orang bahwa Emily bagian dari Keluarga Javiera. Dia harus diperlakukan tidak berbeda dariku.

Aku menyambutnya, sungguh. Aku selalu pengen punya seorang saudara perempuan. Aku membayangkan berbagi tempat tidur dengannya, membangun istana putri, lalu menyelinap keluar untuk berpetualang.

Aku sudah merencanakan semuanya.

Namun, aku merasakan jarak Emily ketika aku pertama kali bertemu dengannya, jadi aku memilih menghormati batasannya, menunggu saat dia bisa menerimaku, agar kami benar-benar bisa menjadi saudari suatu hari nanti.

Namun, entah bagaimana, semua berubah menjadi aku yang dianggap mengucilkan dan menggertak Emily di mata Ayah. Saat itu dia menghukumku dengan keras, bertanya apakah aku sudah terlalu dimanjakan, apakah aku sudah tidak patuh pada Ayah.

Aku sempat berpikir untuk menemui Emily demi meluruskan semuanya. Namun, dia hanya bersembunyi di belakang Ibu, menangis seolah aku akan menyakitinya.

Itu pertama kalinya Ibu menggunakan nada keras padaku. "Aria, Ibu kira kamu lebih baik dari ini! Kok bisa kamu jadi tukang rundung begini?"

Tukang rundung... kata itu mengikutiku begitu lama.

Saat sekolah dimulai, semuanya jadi lebih buruk. Teman-temanku mulai menjauh dan memanggilku monster. Guru-guru menatapku dengan jijik dan melabeliku anak bandel.

Dan setiap saat, selalu ada Emily dengan mata basahnya yang terlalu sempurna sedang menatapku.

"Nggak, bukan aku!"

"Nggak, aku nggak lakukan itu!"

"Nggak, aku benaran nggak lakukan itu!"

Aku telah mengucapkan kata-kata itu seribu kali. Kemudian aku menyadari, semua ucapan itu tidaklah penting, tidak ada yang peduli tentang kebenaran. Mereka hanya peduli tentang apa yang mereka lihat.

Dan yang mereka lihat adalah aku gadis yang bisa mengurus dirinya sendiri dengan keluarga dan uang untuk membeli apa pun. Sementara Emily yang kehilangan segalanya, tidak punya siapa pun untuk melindunginya. Dia tampak rapuh, target yang mudah ditindas.

Semua orang memainkan peran menjadi pahlawan, sedangkan aku menjadi penjahat.

Aku sempat ragu kalau Emily yang mengaduk keadaan. Namun, kenapa dia melakukan ini? Kenapa membenciku sedalam itu?

Hingga suatu hari saat aku mendengar pembicaraannya dengan Ayah, aku benar-benar yakin. "Aria menyuruh teman-temannya menghinaku, mereka semua memanggilku anak yatim."

Saat itulah aku tahu. Sejak awal, semuanya adalah ulahnya.

Aku segera menghampirinya saat hanya ada kami berdua. "Kenapa kamu harus melakukan ini?"

Emily tersenyum pada dirinya sendiri, senyum dingin yang membuatku merinding. "Karena aku nggak mau lihat kamu bahagia. Kenapa kamu yang boleh bahagia sementara aku nggak punya apa-apa? Aku kehilangan ayahku karena ayahmu, 'kan? Rasanya menyakitkan melihat kalian begitu angkuh, melempar uang padaku seperti menyuap seekor anjing."

Aku menyesalinya. Menyesal saat Ayah bertanya apakah aku mau Emily menjadi saudariku, aku malah tersenyum sambil meraih tangannya. Aku menyesal telah menyambutnya dengan tangan terbuka, mencoba untuk menyayanginya.

Lalu aku memutuskan untuk membuat semua orang melihat siapa dirinya sebenarnya. Namun, itu pun gagal. Kenapa mereka harus percaya pada sang penjahat, jika mereka sudah punya pemeran utama menyedihkan?

Matahari mulai terbenam di cakrawala, memancarkan cahaya jingga lembut di taman. Ponselku terus bergetar di saku.

Aku mengeluarkannya.

"Nona Aria, penyelidikan yang Anda minta tentang kecelakaan pengiriman keluarga Anda dan dana kasino yang hilang sudah beres."

Detak jantungku melonjak, meski suaraku tetap stabil. "Emily Javiera yang mengatur kecelakaan itu, benar?"

Ada jeda di pihak lain, lalu menjawab dengan ragu, "Ya. Berdasarkan jejak yang aku ikuti, tiga hari lalu kiriman obat-obatan keluarga Anda muncul kembali di dermaga Masaka. Orang yang menerimanya adalah saudara tiri Emily, dia langsung menjualnya ke geng lokal."

Aku terpaku. "Dia punya saudara tiri?"

"Ya. Ibunya menikah lagi beberapa tahun lalu dan punya anak laki-laki. Emily menghubunginya sekitar tiga tahun lalu."

"Biar kutebak," kataku dengan mulut kering. "Sejak saat itu, beberapa hal hilang dari keluarga kami. Terus entah kenapa, muncul kembali di tangan orang itu."

"Ya, terus tentang dana kasino yang hilang, dua hari lalu aku melacak sebuah penarikan, dia menarik sejumlah besar dari rekening kasino, lalu mengubah catatan untuk membuatnya terlihat seperti itu terjadi setahun yang lalu."

Sebuah keheningan berat dan mencekik terbuka di dadaku. "Jadi itu alasan Ayah mengira aku pencurinya. Setahun lalu aku masih mengelola kasino." Tawaku hambar. "Terus hubungannya dengan Damian? Sejak kapan?"

"Sekitar dua tahun yang lalu. Aku menggali beberapa pesan teks Emily dan saudara laki-lakinya tentang merayu Damian dan bagaimana memanfaatkannya untuk bekerja demi keuntungan mereka." Ada jeda hening di sana, lalu pihak sana kembali berucap dengan hati-hati, "Nona Aria, aku bisa mengirimkan buktinya sekarang. Anda akan tahu sebelum Anda berangkat ke Keluarga Ricin."

"Nggak perlu." Suaraku sendiri mengejutkanku, lebih tenang dari yang kukira, terdengar hampir tidak berperasaan.

Kenyataannya, aku tidak menyewa penyelidik ini untuk meyakinkan keluargaku, tidak lagi. Aku hanya ingin bukti bahwa instingku selama ini benar.

Penyesalan mereka, kalaupun pernah ada, tidak lagi penting bagiku. Aku sudah menghabiskan bertahun-tahun berusaha membantu mereka, berusaha mempertahankan semuanya. Jika mereka memilih untuk tidak percaya padaku, biarlah mereka menanggung akibatnya sendiri.

Bukan aku yang meninggalkan mereka, melainkan mereka yang meninggalkanku. Mengenai perjanjian sandera, itulah pengkhianatan terakhir.

"Kirim semuanya pada mereka," kataku dengan suara setajam baja. "Semua bukti, semua rekaman, semua yang kamu temukan tentang Emily setelah aku pergi."

Biarkan itu menjadi hadiah terakhirku bagi mereka. Satu upaya terakhir untuk membuat mereka melihat kebenaran sebelum terlambat.

Sedangkan aku… saat mereka menyadarinya, aku sudah lama pergi.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B18105" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B18105
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bercinta dengan werewolf
8.3
Kecewa karena patah hati, Alexa meluapkan kesedihannya dengan minum hingga mabuk di sebuah bar. Di sana, ia bertemu Michael, seorang pemimpin mafia sekaligus werewolf yang menguasai tempat tersebut. Di bawah pengaruh alkohol, Alexa merayu Michael karena mengiranya seorang gigolo. Malam panas itu pun menjadi awal hubungan kasual yang terus terulang setiap kali mereka berjumpa. Akankah jalinan penuh gairah ini berkembang menjadi cinta yang sesungguhnya?
Sampul Novel Darah Sang Mafia
8.9
Dastan, pembunuh bayaran berjuluk The Black Wings, menyandera Dara di rumahnya sebagai jaminan utang. Ia sempat membenci Dara karena mengira gadis itu wanita simpanan ayahnya. Namun, sikap Dastan melunak saat kebenaran terungkap. Meski kerap diperlakukan kasar, Dara tetap mencintai Dastan. Di tengah kejamnya dunia mafia, akankah Dara berhasil menyelamatkan Dastan dari kegelapan, ataukah maut justru memisahkan mereka?
Sampul Novel DENDAM CINTA SANG MAFIA
8.3
Dunia kelam mafia mengubah total hidup seorang wanita biasa. Terjerat pesona sang bos kriminal yang kejam, ia kini terjebak di tengah gairah berbahaya dan aksi balas dendam yang brutal. Konflik berdarah tersebut memaksanya menghadapi dilema batin yang sangat berat. Pada akhirnya, ia harus menentukan pilihan sulit: tetap mengikuti kata hatinya untuk mencintai sang mafia, atau mempertahankan prinsip moralitas yang selama ini ia pegang teguh.
Sampul Novel Mafia Koplak: Kekacauan Cinta Antara Don Arkhan dan Si Bebeb Gila
9.0
Kehidupan Don Arkhan, bos mafia yang dingin dan disegani, berubah total setelah menikahi Yara. Tingkah konyol dan kelakuan ajaib sang istri terus menguji kesabarannya. Di balik keceriaan itu, Yara rupanya memendam trauma masa lalu yang membuatnya takut akan keintiman. Di tengah gempuran ancaman dari rival organisasinya, Arkhan berjuang meruntuhkan tembok pertahanan hati Yara. Inilah kisah cinta yang absurd sekaligus emosional antara sang predator dan istrinya yang unik.
Sampul Novel Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa
9.8
Amara mengira pernikahannya yang megah adalah sebuah penyelamatan indah. Namun, kenyataan pahit terungkap saat ia mendengar rahasia suaminya dalam bahasa Italia yang ia kuasai diam-diam. Pernikahan itu rupanya hanya kedok untuk melindungi wanita lain bernama Liora. Bahkan, obat depresi yang rutin dikonsumsi Amara ternyata adalah pil KB untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan sang suami. Menyadari cinta dan perhatian suaminya hanyalah kebohongan terencana, Amara memutuskan untuk merelakan hubungan penuh kepalsuan ini.
Sampul Novel Suamiku Nakal dan Liar
8.8
Di dalam kamar yang hangat, Revi tetap memanjakan suaminya dengan penuh gairah meski fisiknya didera kelelahan. Sang suami yang berbaring santai di ranjang membiarkan istrinya memegang kendali penuh. Revi pun memberikan stimulasi intens yang memicu sensasi luar biasa. Walau sempat kewalahan akibat perbedaan ukuran yang mencolok, perjuangan Revi tetap berhasil memberikan kepuasan mendalam bagi suaminya hingga desah kenikmatan pun akhirnya lolos tak terbendung.