APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ah! Mantap Mas Ramli

Ah! Mantap Mas Ramli

Demi menghidupi tiga anaknya, Ramli bekerja pada pasangan CEO kaya yang belum dikaruniai keturunan setelah lima tahun menikah. Demi uang, duda asal desa ini terpaksa menerima tawaran gila sang majikan pria untuk menghamili istrinya, Vina. Namun, kerja sama ini berubah menjadi hubungan rumit saat Vina mulai nyaman dengannya, terlebih setelah perselingkuhan suaminya terbongkar. Di balik statusnya yang tampak sederhana, Ramli ternyata menyimpan rahasia besar tentang identitas aslinya.
Bab
Bagikan

Bab 4

Bagaimana rasanya, enak?

Pintu akhirnya tertutup, untuk terakhir kalinya Vina melihat wajah suaminya sebelum ia melihat wajah pria lain.

Wanita itu menarik napas panjang sebelum ia memulainya. Hati kecilnya berkata tidak, namun rasa cintanya yang teramat besar kepada sang suami, membuat wanita itu melakukan hal yang gila. Berhubungan badan dengan pelayannya.

Udara di kamar itu memang dingin, tapi bagi Vina, rasanya masih sangat panas. Sepanas hatinya yang ingin segera keluar dari kamar ini.

Hingga akhirnya, suara berat seorang pria memanggil wanita itu.

"Bu Vina, mari minum dulu!"

Ramli menawarkan minum untuk wanita itu. Minuman yang sudah disediakan khusus untuk mereka.

Rangga sengaja memesan bir untuk mereka berdua.

Vina menoleh dengan wajah dingin.

Sesungguhnya wanita itu tidak pernah ingin melakukan hal gila ini. Tapi tuntutan dari suami dan keluarganya, membuatnya nekad untuk menerobos dosa paling terlarang yang konon katanya, rasanya sangat nikmat dari pasangan sah.

"Bu Vina tidak minum?" tawar Ramli lagi.

Wanita itu memegangi kepalanya yang pusing, merutuki dirinya yang saat ini terjebak dalam hubungan yang rumit.

Ramli tahu apa yang ada di dalam hati wanita itu. Ia juga tidak serta-merta memaksanya untuk mau berhubungan dengan dirinya.

"Bu Vina sedih, ya? Apa Bu Vina menyesal dengan perjanjian kita? Jika Bu Vina menyesal, saya tidak keberatan untuk membatalkan kerjasama kita dan uangnya akan saya kembalikan saja ke Pak Rangga!"

"Jangan! Kamu tidak usah melakukan itu. Aku tidak akan membatalkan kerjasama kita. Aku cuma butuh waktu sebentar, tolong! Kepalaku sangat pusing sekali. Bisa kah kamu biarkan aku tenang dulu!" mohon Vina.

Ramli mengangguk dan mengerti. Pria itu pun tidak akan bertanya macam-macam lagi. Hanya saja ia merasa kasihan melihat kondisi Vina yang kurang fit malam ini.

Bagaimana bisa wanita itu menerima benihnya dengan baik jika Vina dalam keadaan seperti itu.

"Maaf Bu Vina. Saya lihat Bu Vina kurang enak badan. Kalau Bu Vina mau, saya bisa bantu pijitin kepala dan area leher. Biasanya otot-otot di daerah itu suka tegang dan bikin pusing! Dulu, waktu di desa saya sering mijitin kepala Emak saya yang suka pusing, setelah saya pijit katanya udah nggak pusing lagi dan sembuh!" tawar Ramli yang masih bersikap hormat seperti pelayan Vina biasanya, meskipun penampilannya saat itu terkesan sangat macho dan gagah.

Sejenak, Vina berpikir, apa yang dikatakan oleh Ramli ada benarnya.

Tidak ada salahnya jika ia meminta bantuan kepada pria itu untuk memijit kepalanya.

"Beneran kamu bisa mijitin kepala?" jawab Vina. Ramli mengangguk sambil tersenyum.

"Kalau Bu Vina tidak percaya, bisa dicoba sekarang!" jawab Ramli percaya diri.

Vina menggerakkan bola matanya ke kanan-kiri untuk memastikan dirinya mengizinkan sang pelayan menyentuh kepalanya.

Setelah beberapa saat setelah berpikir, Vina pun setuju bersedia untuk dipijit.

"Oke, silakan dipijit! Terus, aku harus duduk di mana?" jawab wanita itu tampak memilih posisi yang tepat.

"Bu Vina duduk di situ saja, biar saya yang naik ke ranjang!" jawab Ramli bersiap untuk naik di atas ranjang ukuran Big size itu.

"Oke!" Vina masih duduk di tempatnya.

Lalu, perlahan Ramli naik dan memposisikan dirinya di belakang sang majikan.

Aroma harum dari tubuh Vina cukup membuat konsentrasi Ramli sedikit terganggu.

Wangi itu sangat lembut namun membuat hidung ingin sekali menciumnya lebih dalam.

"Tubuh Bu Vina sangat harum, pasti wanita ini sangat pandai merawat dirinya. Astaga, kulitnya sangat mulus tanpa cela. Kalau aku jadi suaminya, aku tidak akan membiarkan laki-laki lain menatap kecantikannya apalagi sampai berhubungan badan. Pak Rangga memang suami yang sangat aneh!" batin Ramli.

Vina belum merasakan tangan Ramli memijit kepalanya, wanita itu pun langsung protes sambil menoleh ke samping.

"Ramli, kenapa lama sekali? Apa yang kamu pikirkan?" tanyanya dengan tegas.

Ramli terkesiap, lamunannya buyar seketika saat suara Vina memanggilnya.

"Emmm iya Bu, maaf! Saya cuma kagum sama ibu. Bu Vina sangat mencintai Pak Rangga rupanya, sampai-sampai Bu Vina harus mau berada di kamar ini bersama saya!" kata Ramli.

Vina menghela napas dan kali ini ia tidak ingin membicarakan itu lagi.

"Sudahlah, aku sedang tidak ingin bicara tentang itu. Cepat pijitin, udah pusing banget ini!" desak Vina yang bersiap untuk mendapatkan pijitan spesial dari sang pelayan.

"I-iya, Bu!"

Tangan kekar Ramli, mulai menyentuh kepala Vina.

Lalu menekannya pelan-pelan, pria itu tahu di mana titik saraf untuk meringankan sakit kepala.

Tangannya turun ke bawah, tepatnya di pangkal leher sebelah luar.

"Ahhhh lumayan juga pijatan tangan Ramli, kepala jadi nggak tegang lagi!" gumam Vina sambil menikmati pijatan lembut itu.

Vina semakin memejamkan matanya saat pijitan Ramli membuatnya sangat rileks.

Hingga akhirnya, entah kenapa pijatan tangan Ramli tiba-tiba membuat Vina sedikit gugup. Pasalnya, pria itu memijit dengan sangat lembut dan begitu dekat, apalagi saat tangan Ramli menekan pangkal lehernya lalu turun ke pundak dan dada bagian atas.

Kedua bola mata Vina melirik ke bawah di mana tangan besar Ramli hampir saja sampai pada dua gundukan kenyal miliknya.

Napasnya mulai tak beraturan, seolah Ramli tahu di mana letak titik-titik syaraf yang bisa membuat rileks bahkan keenakan.

"Bagaimana rasanya Bu, enak?" bisik pria itu di telinga Vina.

BERSAMBUNG

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Kembar Rahasia Milyader
9.2
Akibat kekeliruan kecil di depan Ben Clayton, CEO New York yang sangat berkuasa, hidup Ivy Anderson kini terancam. Ben yang terobsesi mulai melancarkan siasat licik untuk menjebak Ivy, bahkan mendekati anak kembar Ivy, Terra dan Terry. Demi melindungi buah hatinya, Ivy terpaksa menyerah pada ancaman kejam pria tersebut. Mampukah Ivy melarikan diri dari jeratan berbahaya ini, atau ia akan selamanya terjebak dalam kendali dominasi Ben yang gelap?
Sampul Novel Di Hari Nikah, Aku Pergi
9.3
Liana Tandra mengambil langkah ekstrem demi melarikan diri dari pernikahannya dengan miliarder Hansen Gunadi. Melalui panggilan telepon rahasia, ia memastikan persiapan mayat palsu yang sangat mirip dengannya untuk dikirim tepat di hari pernikahan sepuluh hari lagi. Setelah mendapat jaminan bahwa rencana ini tidak akan dicurigai, Liana akhirnya bisa bernapas lega. Namun, ketegangan baru langsung menyambutnya saat ia melangkah masuk ke dalam ruang VIP, di mana keheningan mendadak mencekam seluruh ruangan.
Sampul Novel Dipaksa Menikahi CEO Kejam
8.4
Sejak kecelakaan fatal merenggut ibunya saat ia berumur delapan tahun, Fallen harus memikul kebencian sang ayah. Sebagai hukuman, ayahnya tega memaksa Fallen menikahi CEO dingin dan kejam, sembari mengutuknya agar hidup menderita sebagai pembunuh. Di tengah pernikahan tanpa cinta dan luka masa lalu, sebuah rahasia besar di balik tragedi masa kecilnya mulai terungkap, membawa kenyataan yang sangat pahit.
Sampul Novel Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku
8.3
Muak dikhianati Agung serta ditindas oleh keluarga mertuanya, Serani Gunawan mantap mengambil keputusan untuk bercerai. Penyesalan mendalam segera menghampiri sang mantan suami ketika menyadari bahwa CEO baru di kantornya adalah Serani, yang selama ini menyembunyikan status miliardernya. Demi menguasai kekayaan Serani, Agung dan selingkuhannya menyusun berbagai rencana jahat. Beruntung, Serani tidak sendirian; dua pria kaya dan tampan siap mendampinginya menghadapi setiap ancaman demi menemukan cinta sejati.
Sampul Novel Gadis Terbuang vs Raja Bisnis
8.7
Sambil memegang map lamaran, Olivia menelusuri jalan dengan letih demi mencari pekerjaan. Ketika ia berbicara dengan seorang satpam, perhatiannya teralihkan oleh kehadiran Alexander Drake. Pengusaha sukses nan karismatik itu baru saja turun dari mobil mewahnya. Pandangan mereka pun bertemu, memicu ketegangan instan di antara keduanya. Walau Olivia merasa tidak percaya diri dan Alexander bergeming dingin, benih ketertarikan mulai tumbuh. Pertemuan di depan kantor ini akan mengubah takdir Olivia.
Sampul Novel ISTRI LUMPUH TUAN NATHAN
8.0
Pernikahan Violetta dan Nathan diselimuti keheningan yang menyakitkan. Meski Violetta telah menyerahkan seluruh jiwa dan raganya demi sang suami, ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan. Nathan terus membangun dinding pemisah yang tebal, memperlakukan Violetta layaknya orang asing di hidupnya. Harapan Violetta untuk bersatu seutuhnya kini pupus, menyisakan kepedihan mendalam akibat sikap dingin dan pengabaian Nathan yang tak berujung.