APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Affair With My Boyfriend's Lover

Affair With My Boyfriend's Lover

Jessica yang trauma akibat ditinggal menikah memilih menutup diri, sampai Jason hadir di hidupnya. Masalahnya, pria itu adalah kekasih Evelyn, sahabatnya sendiri. Terjebak rasa bersalah, Jessica justru terhanyut dalam hubungan gelap yang intim dan menyerahkan segalanya untuk Jason. Situasi kian pelik saat Evelyn mengumumkan rencana pernikahan mereka. Kini Jessica bimbang antara melepas Jason demi sahabat atau memperjuangkannya setelah semua pengorbanan yang ia lakukan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Jason tersenyum manis menatap ke arah kekasihnya, Evelyn. Ia dan Evelyn sudah berpacaran selama lima tahun lamanya. Jason juga sangat mencintai Evelyn, bahkan Jason sudah pernah melamar Evelyn. Namun sayang, Evelyn tak kunjung menjawab lamarannya itu.

Evelyn berjalan cepat menuju tempat dimana Jason berdiri dan langsung memeluknya. Jason juga membalas pelukan dari kekasihnya itu dengan sangat erat. Sesekali Jason mencium puncak rambut gadisnya itu.

"Aku merindukanmu, sayang," kata Evelyn sembari melepaskan pelukanya.

"Aku juga," jawab Jason sembari mengecup bibir Evelyn.

"Ayo duduk," kata Evelyn dengan semangat. Karena hari ini ia akan mengenalkan sahabatnya kepada Jason. Sahabat yang sudah menemaninya selama bertahun-tahun lamanya.

Jason menganggukkan kepalanya dan duduk di salah satu kursi yang ada di cafe ini. Evelyn memang memiliki sebuah cafe roti yang sangat terkenal di Jakarta. Cafe roti ini adalah warisan dari keluarganya untuk Evelyn.

"Dimana sahabatmu?" tanya Jason sembari mengedarkan pandangannya ke segala cafe. Pasalnya hari ini Evelyn berjanji untuk mengenalkan sahabatnya kepada Jason.

"Dia akan datang sebentar lagi. Kamu tunggu sebentar, ya," kata Evelyn sembari menyandarkan tubuhnya di dada bidang kekasihnya itu.

Jason menganggukkan kepalanya dan mengusap kepala Evelyn yang bersandar di dadanya sembari memainkan ponselnya. Masih ada hal yang harus Jason urus mengenai proyek yang baru saja ia tandatangani sebelum bertemu dengan Evelyn.

Evelyn juga melakukan hal yang sama, ia memainkan ponselnya untuk menghubungi Jessica yang tak kunjung datang. Pasalnya Jessica terlambat cukup lama dari waktu yang keduanya janjikan untuk bertemu.

Jason memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku jasnya. Jason menatap wajah Evelyn yang berada di dadanya sembari mencium keningnya. Tidak ada yang bisa menggambarkan bagaimana perasaan cinta Jason kepada Evelyn. Bahkan, Jason mau menyerahkan apapun yang ia punya hanya untuk kebahagiaan gadisnya itu.

"Aku ingin ke toilet sebentar," kata Jason.

Evelyn menenggakkan tubuhnya dan menganggukkan kepala. "Jangan lama. Jessica sudah ada di depan."

"Iya sayang." Jason mencium bibir Evelyn sekilas dan berlalu dari hadapan gadis itu menuju kamar mandi.

Selang beberapa lama, ada seseorang yang merangkul pundak Evelyn dari samping. Orang tersebut juga mencium pipi Evelyn. Tanpa melihat siapa yang melakukan itu kepadanya, Evelyn sudah tahu. Siapa lagi orang yang berani mencium pipinya selain Jason dan sahabatnya.

"Haloo, Eve."

Jessica duduk di samping Evelyn. Hari ini Evelyn menyuruhnya untuk menemuinya di cafe miliknya. Evelyn ingin mengenalkan kekasihnya kepada Jessica. Selama ini Evelyn selalu menyembunyikan identitias kekasihnya dari Jessica. Tetapi ntah mengapa hari ini ada yang berbeda, Evelyn bahkan memaksa Jessica untuk datang ke cafenya dan bertemu dengan kekasihnya.

"Sekarang dimana kekasihmu? Aku sudah ada disini, tetapi aku tidak melihatnya," kata Jessica.

"Sabar, Jes. Kekasihku sudah ada disini. Tetapi dia sedang ada di toilet. Bersabarlah sedikit," kata Evelyn.

"Aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengan kekasihmu, Eve. Setelah sekian lama baru kali ini kamu mau mengenalkan dia kepadaku. Jadi wajar saja jika aku sangat penasaran, siapa sebenarnya kekasihmu."

"Tahan sebentar saja. Nanti kamu juga akan bertemu dengannya," kata Evelyn dengan senyum penuh arti di wajahnya. Tidak hanya Jessica saja yang tidak sabar ingin bertemu dengan kekasihnya, tetapi Evelyn juga sudah tidak sabar ingin mengenalkan Jason kepada satu-satunya sahabatnya itu. Dan alasan mengapa Evelyn ingin mengenalkan Jason kepasa Jessica adalah karena Evelyn ingin hubungannya dan Jason melangkah ke jenjang yang lebih serius. Dan tentu saja salah satu syaratnya adalah dukungan dari Jessica tentunya. Evelyn akan meminta pendapat Jessica tentang Jason.

Selang beberapa saat kemudian, Jason kembali dari kamar mandi. Jason berdiri di belakang Evelyn sembari memeluknya dari belakang. Jason juga mencium pipi kekasihnya itu.

"Ahh Jason..." Evelyn mengusap tangan Jason yang berada di depannya. Evelyn pun memegang tangan lelakinya itu dan berdiri dari duduknya. "Sekarang, ini saatnya kamu berkenalan dengan sahabatku. Jess, perkenalkan ini Jason, kekasihku."

Jessica yang sedari tadi sedang menundukkan wajahnya pun berdiri dan mengibaskan rambutnya. Jessica menatap ke depannya dan terkejut saat melihat siapa yang berdiri di samping Evelyn. Lelaki itu adalah lelaki yang tidak sengaja ia tabrak pada saat di cafe tadi.

"Kamu..."

Bukan hanya Jessica saja yang terkejut, tetapi Jason juga. Jason masih mengenali perempuan yang ada di depannya ini. "Kamu yang tadi ada di cafe, kan?"

Jessica menganggukkan kepalanya. "Iyaa. Aku yang tidak sengaja menabrakmu tadi."

"Kalian sudah saling mengenal?" tanya Evelyn sembari menatap Jessica dan Jason bergantian seolah meminta jawaban.

Jessica terkekeh singkat dan beralih menatap Evelyn. "Jadi tadi aku tidak sengaja menabrak kekasihmu saat aku buru-buru ingin datang kesini."

"Dan kita juga tidak sempat berkenalan tadi," kata Jason tanpa berpaling dari Jessica. Jason pun mengulurkan tangannya kearah Jessica. "Jason."

"Aku Jessica." Jessica membalas uluran tangan Jason itu. "Senang berkenalan denganmu."

"Aku tidak menyangka jika kalian sudah bertemu tadi. Sebuah kebetulan yang tidak disengaja," kata Evelyn dengan perasaan bahagianya. Evelyn merasa bahagia karena sepertinya Jessica menyukai Jason. Itu artinya Evelyn akan mendapat kartu hijau dari sahabatnya itu.

"Yaa, aku juga tidak menyangka jika lelaki yang tidak sengaja aku tabrak tadi adalah kekasihmu, Eve. Dunia memang sangat sempit sekali," kata Jessica sembari menatap Jason dengan lekat.

Jessica masih tidak menyangka jika lelaki yang tak sengaja ia tabrak tadi adalah Jason. Apalagi Jessica sudah memikirkan lelaki itu tadi. Jessica merasa seolah takdir tidak berpihak kepadanya. Jessica baru saja ingin membuka hatinya kembali setelah tertutup sekian lama. Tetapi sayangnya, lelaki yang menjadi incaran Jessica itu adalah kekasih dari sahabatnya sendiri.

"Sekarang kalian berdua duduk. Aku akan membawa cake buatanku sendiri. Dan aku yakin kalian berdua akan menyukainya," kata Evelyn dengan senyum manisnya sembari melangkahkan kakinya ke belakang.

Jason dan Jessica duduk di berhadapan dan saling melemparkan tatapan canggungnya. Jason merasa canggung karena Jessica adalah sahabat dari kekasihnya. Sedangkan Jessica merasa canggung karena ia sepertinya sudah menaruh perasaan kepada Jason.

"Kamu sudah berapa lama bersahabat dengan Evelyn?" tanya Jason basa-basi. Jessica adalah sahabat Evelyn, itu artinya Jessica juga akan menjadi sahabatnya.

"Sudah cukup lama. Yaa, hampir sepuluh tahun," jawab Jessica.

"Tapi sayangnya Evelyn baru mengenalkanmu kepadaku sekarang. Aku pikir Evelyn tidak memiliki sahabat. Karena memang Evelyn tidak pernah membicarakan soal kamu di depanku," kata Jason lagi.

"Ya sama sepertimu, Evelyn juga tidak pernah membicarakan soal kamu kepadaku. Hanya saja Evelyn sering bercerita jika ia memiliki kekasih dan sudah lama menjalin hubungan dengannya," balas Jessica.

Jason merasa senang bisa berkenalan dengan Jessica. Jika Jason perhatikan, Jessica adalah perempuan yang ramah dan baik. Jessica juga sangat mudah bergaul dengan orang yang baru saja ia kenal. "Sepertinya kita perlu bertemu berdua sesekali. Aku ingin membahas soal Evelyn kepadamu. Aku ingin mengetahui lebih banyak soal Evelyn darimu."

Jessica menahan nafasnya saat Jason mengatakan itu. Jantungnya pun berdegub dengan kencang. Jessica tidak henti-hentinya memuji ketampanan Jason dalam hatinya. Ya, hanya dalam hati, karena Jessica tidak mungkin mengutarakannya secara langsung kepada lelaki itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Desire of Love CEO
8.0
Kehidupan Alana Handoko berubah menjadi mimpi buruk setelah ia dinyatakan bersalah atas kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang anak perempuan. Insiden tragis tersebut menyulut murka Reynar Adiwangsa, seorang CEO tampan yang kehilangan figur tercinta. Terbakar oleh hasrat membalas dendam, Reynar bersumpah membuat hidup Alana menderita. Ia merancang berbagai rencana kejam untuk menyiksa Alana dan mengubah dunianya bagai neraka demi menuntaskan rasa sakit hatinya.
Sampul Novel Ditinggalkan 66 Kali, Kini Aku Pergi
8.1
Tujuh tahun menjalin hubungan dengan Andrew, seorang dokter bedah, berakhir dengan luka mendalam. Sebanyak 66 kali rencana pernikahan kami digagalkan karena dia selalu memilih pergi demi Selena, mulai dari urusan kelalaian medis hingga alasan konyol seperti anjing yang sakit. Bahkan saat ibuku terkena serangan jantung akibat pembatalan itu, Andrew tetap pergi. Meski sempat memohon maaf, dia kembali mengulangi kesalahannya. Kini, aku menyerah, memilih pergi jauh untuk bergabung dengan tim medis internasional.
Sampul Novel Godaan Maut Ipar dan Mertua
8.9
Temukan pelarian sempurna dari penatnya rutinitas lewat rangkaian kisah yang menghibur ini. Dirancang khusus tanpa konflik berat, narasi ini menjadi teman istirahat ideal bagi pembaca dewasa yang ingin melepas stres. Nikmati alur ringan namun sarat makna mendalam yang siap membawa Anda hanyut dalam kesenangan murni. Sebuah karya pemulih jiwa yang adiktif, menyajikan kedamaian dan kesegaran di setiap lembarnya.
Sampul Novel Jangan Ada Dusta di Antara Kita
8.4
Demi menghilang tanpa jejak, Gina mengambil langkah ekstrem dengan mengajukan penghapusan seluruh informasi identitas pribadinya. Meski keputusan ini mengejutkan sang operator, Gina tetap teguh pada pendiriannya agar tidak ada satu orang pun yang dapat melacak keberadaannya di masa depan. Proses penghapusan data ini membutuhkan waktu selama dua minggu, memulai babak baru yang penuh misteri dalam hidup Gina yang bertekad untuk mengubur masa lalunya rapat-rapat.
Sampul Novel Kau Sakiti Orang Yang Salah
9.0
Didorong dendam atas kematian kakek-neneknya, Reza Adyatama tega menghancurkan Luna Daniel yang sebenarnya tidak bersalah. Setelah perpisahan mereka, empat tahun berlalu hingga Reza tak sengaja bertemu balita berumur tiga tahun yang berwajah sangat mirip dengannya. Sadar anak itu adalah darah dagingnya, penyesalan besar pun melanda Reza. Ia kini berjuang mendapatkan kembali hati Luna. Namun, sanggupkah Luna melupakan kepedihan masa lalu demi anak mereka?
Sampul Novel Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda
7.9
Bertemu kembali dalam rapat kerja, Lunara Angkasa berusaha keras menjauhi sang mantan, Kayden Narasoma. Khawatir rahasia anak mereka terungkap, ia memilih bersikap profesional. Kayden yang salah paham berniat membalas dendam demi memuaskan luka lamanya. Namun, saat melihat Lunara terpuruk, ego miliarder itu runtuh dan ia justru ingin hidup bersama mereka. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, Kayden tersadar bahwa dendamnya hanya menyakiti dirinya sendiri, sementara Lunara tetap kukuh menjaga batas.